Blog Pediaon

Yogyakarta

DIY, Indonesia

Punya Pertanyaan?

(+62) 821 3688 3308

Kirim Email Anda

[email protected]



Home / Blog / Panduan Mudah Menghubungkan Custom Domain ke Google Sites

Panduan Mudah Menghubungkan Custom Domain ke Google Sites

šŸ“… August 16, 2026 šŸ“‚ Domain, Teknologi

Ingin membangun website dengan mudah? Google Sites bisa menjadi pilihan. Layanan Google ini bisa membantu Anda mewujudkannya dengan cepat dan gratis. Tak perlu punya keahlian coding.

Sayangnya, Google Sites menentukan penggunaan subdomain sebagai URL default. Jadi, alamat website Anda adalahĀ https://sites.google.com/view/namawebsite.Ā Tampak kurang menarik dan profesional, bukan?

Tapi, tenang. Google Sites menyediakan fitur customĀ domainĀ kok.Ā  Anda bisa menggunakan domain sendiri untuk website tersebut. Nah, bagaimana cara menghubungkan domain ke Google Sites?

Di artikel ini, kami akan menjelaskannya kepada Anda. Sebelumnya, ada baiknya kalau Anda kenali dulu apa itu Google Sites. Yuk, simak!

Apa itu Google Sites?

Google SitesĀ merupakan platform pembuatan website gratis milik Google. Dikembangkan sejak tahun 2008, platform ini merupakan pengganti dariĀ Google Page CreatorĀ yang sempat populer.

Google Sites dibuat agar pengguna layanan Google bisa membangun website dengan mudah. Ibaratnya, Google Sites memberikan layanan layaknya sebuahĀ Content Management SystemĀ atau CMS.

Tetapi, apakah Google Sites sama dengan CMS lain seperti WordPress?

Secara tujuan memang sama, yaitu memudahkan siapapun memiliki website tanpa harus menguasaiĀ HTMLĀ atau bahasa pemrograman lainnya. Penggunaannya pun hampir sama. Anda bisa mengganti tema, dan memposting konten dalam bentuk teks, gambar dan video.

Bedanya, Google Sites terintegrasi dengan lebih baik dengan berbagai produk Google seperti spreadsheets, calendar, atau maps. Selain itu, Google Sites lebih cocok untuk membuat website yang sederhana.

Sayangnya, kustomisasi fitur dan tampilan Google Sites memangĀ  terbatas. Platform ini kurang mendukung untukĀ membuat website toko onlineĀ yang cenderung kompleks. Tak heran, website e-commerce biasanya dibangun dengan CMS lain seperti WordPress atau Joomla.

Google Site sering digunakan untuk mengerjakan proyek desain web secara kolaboratif. Baik untuk keperluan pribadi maupun perusahaan. Tampilan websitenya pun bisa terlihat profesional seperti contoh berikut:

Nah, untuk membuatnya lebih profesional, tentu akan semakin baik jika menggunakanĀ nama domainĀ sendiri secara custom, bukan? Bagaimana caranya?

Cara Custom Domain ke Google Sites

Cara custom domain ke Google Sites cukup mudah. Sama halnya dengan panduan menghubungkan domain untukĀ WordPress. Inilah langkah-langkahnya:

Langkah 1 – Verifikasi Kepemilikan Custom Domain di Google Sites

Sebelum menghubungkan domain ke Google Sites, pastikan Anda sudah memiliki domain yang aktif, ya. Anda bisa membeli domain di berbagai hosting provider, seperti HostingerĀ yang menyediakan ekstensi domain terlengkap.

Setelah domain aktif, Anda bisaĀ login ke akun Google SitesĀ Anda melaluiĀ https://sites.google.com/new?hl=id.

Setelah berhasil masuk ke halaman website Anda, bukaĀ SettingsĀ dengan mengklik tombol ā€œgearā€ pada menu di kanan atas.

PilihĀ Custom URLsĀ danĀ masukkan nama domainĀ Anda yang telah aktif.

Setelah itu, Anda akan menemukan pesan ā€œThis URL is not verifiedā€.Ā Jadi, Anda perlu melakukan verifikasi terlebih dahulu dengan mengklikĀ verify your ownership.

Selanjutnya, Anda akan dibawa ke halamanĀ Webmaster Central. KlikĀ Select your domain registrar or providerĀ dan pilihĀ Other.

Setelah itu, Anda akan mendapatkan kode TXT record yang perlu Anda copy keĀ DNS ManagementĀ untuk memverifikasi domain.

Langkah 2 – Menambahkan TXT Record di DNS Management

Langkah selanjutnya adalah menyimpan kode TXT Record di DNS Management. Di sini, kami akan memberikan contoh melaluiĀ Member Area Hostinger.

Pertama, login ke akun HostingerĀ Anda diĀ https://Hostinger.com/login. Lalu, pilihĀ Layanan Domain. Selanjutnya, klikĀ Kelola DomainĀ pada domain yang akan dihubungkan ke Google Site.

Saat masuk ke halamanĀ Pengaturan Domainm,Ā pilih menuĀ DNS Management.

Di halaman DNS Management, klik tombolĀ Add New Record.

Nah, karena akan memasukkan TXT record yang sudah disalin, pilihĀ TXT RecordĀ di kolomĀ Record Type.

Kemudian, Anda bisa memasukkanĀ kode TXTĀ yang sudah dicopy tadi pada kolom Text Data. KlikĀ Save Record.

Langkah 3 – Menambahkan Kode CNAME di DNS Management

Selain TXT Record, Anda perlu menambahkan kode CNAME di DNS Management. Caranya, kurang lebih sama dengan langkah sebelumnya, yaitu:

Di halamanĀ Web Central Google Site, pilihĀ Add a CNAME RecordĀ seperti di gambar berikut:

Langkah selanjutnya adalahĀ meng-copy kode CNAMEĀ untuk dimasukkan ke pengaturan DNS Management.

Anda bisa masuk kembali keĀ Member Area Hostinger, pilih menuĀ DomainĀ >Ā Kelola Domain >Ā DNS Management.

Selanjutnya, klik tombolĀ Add RecordĀ dan pilihĀ tipe CNAME.

Anda bisa memasukkanĀ kode CNAMEĀ yang sudah Anda copy tadi pada kolomĀ Hostname.Ā Lalu, masukkan ā€œwwwā€Ā pada kolomĀ sub domain.Ā Setelah itu, klikĀ Save Record.Ā 

Selanjutnya, Anda bisa menambahkan kode CNAME lagi. Caranya, klikĀ Add RecordĀ dan isikanĀ ghs.googlehosted.comĀ pada kolomĀ Hostname. Lalu, klikĀ Save Record.

Setelah langkah di atas, Anda bisa kembali ke halamanĀ Webmaster Central Google Sites. Lalu, klikĀ Verify.

Nah, pada halaman pengaturanĀ Custom URLsĀ di akun Google Sites Anda, klikĀ AssignĀ untuk menghubungkan domain.

Setelah itu, Anda bisa kembali klikĀ Publish.

Semua tahapan untuk menghubungkan custom domain ke Google Sites sudah selesai.Ā Anda hanya perlu menunggu proses propagasi kurang lebih 24 jam.

Selanjutnya, Anda bisa coba mengakses google sites Anda dengan domain unik yang Anda miliki.

Hubungkan Custom Domain ke Google Sites Anda Sekarang!

Bagaimana? Mudah bukan cara custom domain ke Google Sites?Ā Yup,Ā dengan tiga langkah mudah, website Google Sites Anda sudah memiliki domain unik dan profesional.

Tentunya, menggunakan domain sendiri dapat membantu upaya branding Anda. Baik sebagai individu maupun untuk bisnis. Custom domain juga dapat membuat website Anda terlihat lebih profesional.

Soni Indratmoko

Penulis aktif di Pediaon yang membahas teknologi, website, WordPress, digital marketing, dan berbagai tutorial internet.
ARTIKEL

Lainnya