{"id":5464,"date":"2026-08-27T08:01:11","date_gmt":"2026-08-27T01:01:11","guid":{"rendered":"https:\/\/www.pasirpengaraian.com\/?p=3593"},"modified":"2026-06-24T07:55:34","modified_gmt":"2026-06-24T00:55:34","slug":"10-contoh-top-level-domain-untuk-keperluan-bisnis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/10-contoh-top-level-domain-untuk-keperluan-bisnis.html","title":{"rendered":"10 Contoh Top Level Domain untuk Keperluan Bisnis"},"content":{"rendered":"<p>Anda mau bikin website tapi domainnya sudah telanjur dipakai orang lain? Tenang, Anda bisa kok mengakalinya dengan Top Level Domain (TLD). Contoh Top Level Domain yaitu\u00a0domain\u00a0<em>.CO.ID<\/em><em>, .COM, .ID,\u00a0<\/em>dsb.<\/p>\n<p>Bukan hanya sebagai akhiran alamat website, TLD itu seperti seragam yang menunjukkan identitas situs. Jadi, ada aturan serta manfaat tertentu dari setiap jenis top level domain.<\/p>\n<p>TLD<strong>\u00a0.CO.ID<\/strong>, misalnya, untuk website yang dimiliki perusahaan\/organisasi dari Indonesia. Lain lagi dengan .COM yang bisa untuk penggunaan internasional.<\/p>\n<p>Nah, itu hanya segelintir contoh top level domain. Kalau Anda ingin tahu apa saja top level domain terbaik yang digunakan untuk keperluan bisnis, silakan simak artikel ini sampai akhir!<\/p>\n<h2 id=\"h-manfaat-top-level-domain-untuk-keperluan-bisnis\"><span id=\"Manfaat_Top_Level_Domain_untuk_Keperluan_Bisnis\">Manfaat Top Level Domain untuk Keperluan Bisnis<\/span><\/h2>\n<p>TLD yaitu\u00a0bagian akhir dari sebuah domain website. Mungkin, Anda mengenalnya sebagai\u00a0ekstensi domain.<\/p>\n<p>Sebagai pengingat, domain adalah alamat untuk mengantarkan visitor ke website tertentu. Contohnya, Pediaon.com adalah domain, sedangkan .COM adalah TLD-nya.<\/p>\n<p>Tidak bisa diremehkan, top level domain yang digunakan untuk keperluan bisnis membawa banyak manfaat:<\/p>\n<h3 id=\"h-1-memudahkan-calon-pelanggan-mengenali-situs-anda\"><span id=\"1_Memudahkan_Calon_Pelanggan_Mengenali_Situs_Anda\">1. Memudahkan Calon Pelanggan Mengenali Situs Anda<\/span><\/h3>\n<p>Seperti yang Anda tahu, top level domain itu seperti seragam. Seragam ini memudahkan orang lain mengidentifikasi siapa pemakainya. Alasannya, penggunaan setiap domain sudah ada aturannya sendiri.<\/p>\n<p>Misalnya, Anda bisa dengan mudah mengenali\u00a0<strong>Pediaon.com<\/strong>\u00a0sebagai situs perusahaan yang berasal dari Indonesia. Beda dengan wikipedia.org yang merupakan organisasi non-profit.<\/p>\n<h3 id=\"h-2-menjaring-lebih-banyak-traffic-potensial\"><span id=\"2_Menjaring_Lebih_Banyak_Traffic_Potensial\">2. Menjaring Lebih Banyak Traffic Potensial<\/span><\/h3>\n<p>Salah satu\u00a0kelebihan top level domain\u00a0yaitu mampu mendongkrak performa\u00a0SEO\u00a0Anda. Yang artinya, situs lebih mudah ditemukan oleh traffic potensial. Sebab, Google lebih mudah mengidentifikasi topik website Anda untuk diantarkan ke audiens yang tepat.<\/p>\n<p>Selain itu, rupanya top level domain membantu Anda melakukan\u00a0retargeting\u00a0berdasarkan geografis. Contoh, website dengan domain .ID lebih berpeluang muncul jika pencarinya berlokasi di Indonesia.<\/p>\n<h3 id=\"h-3-meningkatkan-kredibilitas-bisnis\"><span id=\"3_Meningkatkan_Kredibilitas_Bisnis\">3. Meningkatkan Kredibilitas Bisnis<\/span><\/h3>\n<p>Perlu Anda tahu, beberapa nama domain punya kesan kurang baik bagi Google. Contoh top level domain itu adalah .zip, .country. dll. Menurut pengalaman, TLD tersebut seringkali mengindikasikan website spam dan bisnis yang tidak sah.<\/p>\n<p>Jadi boleh dibilang, TLD turut meningkatkan kredibilitas suatu website. Tak heran, setiap TLD punya\u00a0persyaratan penggunaan domain\u00a0sehingga tak sembarang orang bisa memakainya.<\/p>\n<h2 id=\"h-10-contoh-top-level-domain-terbaik-sebagai-inspirasi-anda\"><span id=\"10_Contoh_Top_Level_Domain_Terbaik_Sebagai_Inspirasi_Anda\">10 Contoh Top Level Domain Terbaik Sebagai Inspirasi Anda<\/span><\/h2>\n<p>Sebelum membaca artikel ini, mungkin Anda sudah tahu beberapa contoh top level domain seperti ini:<\/p>\n<ul>\n<li>.COM: ekstensi paling populer. Biasanya untuk penggunaan komersial;<\/li>\n<li>.ORG: ekstensi untuk organisasi non-profit;<\/li>\n<li>.NET: top level domain untuk perusahaan teknologi jaringan, seperti penyedia jasa internet.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Lebih lengkapnya lagi, mari lihat beberapa contoh top level domain terbaik yang inspiratif ini:<\/p>\n<h3 id=\"h-1-id\"><span id=\"1_ID\">1. .ID<\/span><\/h3>\n<p>Domain .ID\u00a0adalah top level domain yang digunakan untuk keperluan bisnis di Indonesia. Dengan kata lain, ia adalah\u00a0ccTLD\u00a0untuk pemilik website asal tanah air. Meski begitu, sebenarnya kebutuhan personal seperti blog pun boleh memakai domain ini.<\/p>\n<p>Oleh sebab itu, domain .ID tidak membutuhkan persyaraan khusus untuk pemakainya. Contoh website yang menggunakan domain .ID yaitu RRI Radio, Wifi.id, dll.<\/p>\n<h3 id=\"h-2-co-id\"><span id=\"2_COID\">2. .CO.ID<\/span><\/h3>\n<p>Domain .CO.ID\u00a0khusus diperuntukkan bagi website dengan perusahaan di Indonesia yang sudah diakusi secara hukum. Oleh sebab itu Anda harus mengumpulkan persyaratan seperti scan SIUP\/TDP, surat kepemilikan merk, dll.<\/p>\n<p>Menggunakan domain .CO.ID, kredibilitas perusahaan akan meningkat. Sebab, hanya bisnis dengan legalitas hukum saja yang bisa mengantonginya.<\/p>\n<h3 id=\"h-3-or-id\"><span id=\"3_ORID\">3. .OR.ID<\/span><\/h3>\n<p>Contoh top level domain berikutnya, .OR.ID. Ini adalah singkatan dari organisasi Indonesia. Artinya, hanya organisasi sah dari Indonesia saja yang bisa menggunakannya. Misalnya, website resmi Palang Merah Indonesia (PMI).<\/p>\n<h3 id=\"h-4-com\"><span id=\"4_COM\">4. .COM<\/span><\/h3>\n<p>Pasti, Anda sudah familiar dengan contoh top level domain .COM. Yap, domain .COM memang ditujukan untuk kebutuhan komersial. Tidak harus perusahaan, individu pun juga bisa memakai TLD ini untuk website apapun.<\/p>\n<h3 id=\"h-5-co\"><span id=\"5_CO\">5. .CO<\/span><\/h3>\n<p>Top level domain .CO biasa digunakan untuk korporat. Baik startup, perusahaan, ataupun jenis bisnis lainnya.<\/p>\n<p>Bagusnya, apapun bidang industrinya boleh menggunakan contoh top level domain ini. Baik perusahaan kuliner, pendidikan, teknologi, dsb.<\/p>\n<h3 id=\"h-6-store\"><span id=\"6_STORE\">6. .STORE<\/span><\/h3>\n<p>Dari namanya saja, mungkin Anda sudah tahu contoh top level domain ini digunakan untuk keperluan bisnis.<\/p>\n<p>Yang bikin unik,\u00a0domain .STORE\u00a0tidak merujuk ke lokasi geografis tertentu secara spesifik. Sehingga, Anda bisa menjangkau target audiens secara nasional maupun internasional.<\/p>\n<h3 id=\"h-7-tech\"><span id=\"7_TECH\">7. .TECH<\/span><\/h3>\n<p>Contoh top level\u00a0domain .TECH\u00a0bagus untuk perusahaan teknologi. Saat mendengar domain dengan ekstensi .TECH, pasti orang-orang langsung menduga website tersebut bergerak di teknologi. Misalnya, ces.tech.<\/p>\n<h3 id=\"h-8-edu\"><span id=\"8_EDU\">8. .EDU<\/span><\/h3>\n<p>Sesuai dugaan Anda, contoh top level domain .EDU memang untuk kepentingan pendidikan. Oleh sebab itu, domain ini banyak digunakan oleh sekolah, universitas, atau institusi pendidikan lainnya.<\/p>\n<h3 id=\"h-9-blog\"><span id=\"9_BLOG\">9. .BLOG<\/span><\/h3>\n<p>Kalau ingin memperkuat branding Anda sebagai blogger, TLD .BLOG bisa menjadi ekstensi yang tepat.<\/p>\n<p>Dan meskipun untuk website blog, Anda boleh kok melakukan bisnis lewat situs yang bersangkutan. Seperti yang dilakukan Seth Godin, seorang penulis dan pengusaha asal Amerika Serikat,\u00a0 yang mempromosikan kursusnya lewat website blog-nya.<\/p>\n<h3 id=\"h-10-xyz\"><span id=\"10_XYZ\">10. .XYZ<\/span><\/h3>\n<p>Mungkin, contoh top level domain .XYZ terdengar asing di telinga Anda. Padahal, domain ini dibuat sebagai alternatif domain .COM yang cenderung memberikan kesan website jaman dulu.<\/p>\n<p>Domain .XYZ\u00a0sebenarnya kumpulan inisial dari tiga julukan generasi usia. Generasi X, Y, dan Z.<\/p>\n<p>Jadi, diharapkan domain ini bisa memberi kesan yang lebih unik, modern, dan merangkul berbagai kalangan usia. Terutama bagi Anda yang target audiens bisnisnya cukup luas.<\/p>\n<h2 id=\"h-jadi-apa-top-level-domain-pilihan-anda\"><span id=\"Jadi_Apa_Top_Level_Domain_Pilihan_Anda\">Jadi, Apa Top Level Domain Pilihan Anda?<\/span><\/h2>\n<p>Sampai sini, pasti Anda sudah mendapat lebih banyak inspirasi seputar contoh top level domain yang digunakan untuk keperluan bisnis.<\/p>\n<p>Ternyata, TLD itu jenisnya macam-macam, bukan? Dan tidak semuanya bisa Anda gunakan begitu saja. Sebab, beberapa top level domain mengharuskan Anda memenuhi syarat tertentu.<\/p>\n<p>Tapi selain jenis TLD-nya, Anda juga harus memperhatikan kualitas penyedia domain. Kalau sembarangan membeli ekstensi dari penyedia domain abal-abal, bisa jadi Anda membayar lebih mahal, konfigurasi sulit, dan produknya kurang terpercaya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anda mau bikin website tapi domainnya sudah telanjur dipakai orang lain? Tenang, Anda bisa kok mengakalinya dengan Top Level Domain (TLD). Contoh Top Level Domain yaitu\u00a0domain\u00a0.CO.ID, .COM, .ID,\u00a0dsb. Bukan hanya sebagai akhiran alamat website, TLD itu seperti seragam yang menunjukkan identitas situs. Jadi, ada aturan serta manfaat tertentu dari setiap jenis top level domain. TLD\u00a0.CO.ID, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5905,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[15,5],"tags":[14,16,6,9],"class_list":["post-5464","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-domain","category-teknologi","tag-domain","tag-hosting","tag-tutorial","tag-wordpress"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v23.3 (Yoast SEO v23.3) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>10 Contoh Top Level Domain untuk Keperluan Bisnis - Blog Pediaon<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Temukan 10 contoh Top Level Domain untuk keperluan bisnis agar website terlihat profesional, kredibel, dan mudah diingat pelanggan online.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/10-contoh-top-level-domain-untuk-keperluan-bisnis.html\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"10 Contoh Top Level Domain untuk Keperluan Bisnis\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Temukan 10 contoh Top Level Domain untuk keperluan bisnis agar website terlihat profesional, kredibel, dan mudah diingat pelanggan online.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/10-contoh-top-level-domain-untuk-keperluan-bisnis.html\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Pediaon\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-27T01:01:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-24T00:55:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/10-Contoh-Top-Level-Domain-untuk-Keperluan-Bisnis.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1040\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/10-contoh-top-level-domain-untuk-keperluan-bisnis.html\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/10-contoh-top-level-domain-untuk-keperluan-bisnis.html\",\"name\":\"10 Contoh Top Level Domain untuk Keperluan Bisnis - Blog Pediaon\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/10-contoh-top-level-domain-untuk-keperluan-bisnis.html#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/10-contoh-top-level-domain-untuk-keperluan-bisnis.html#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/10-Contoh-Top-Level-Domain-untuk-Keperluan-Bisnis.webp\",\"datePublished\":\"2026-08-27T01:01:11+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-24T00:55:34+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\"},\"description\":\"Temukan 10 contoh Top Level Domain untuk keperluan bisnis agar website terlihat profesional, kredibel, dan mudah diingat pelanggan online.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/10-contoh-top-level-domain-untuk-keperluan-bisnis.html#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/10-contoh-top-level-domain-untuk-keperluan-bisnis.html\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/10-contoh-top-level-domain-untuk-keperluan-bisnis.html#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/10-Contoh-Top-Level-Domain-untuk-Keperluan-Bisnis.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/10-Contoh-Top-Level-Domain-untuk-Keperluan-Bisnis.webp\",\"width\":1040,\"height\":500,\"caption\":\"10 Contoh Top Level Domain untuk Keperluan Bisnis\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/10-contoh-top-level-domain-untuk-keperluan-bisnis.html#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"10 Contoh Top Level Domain untuk Keperluan Bisnis\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog Pediaon\",\"description\":\"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\",\"name\":\"Soni Indratmoko\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Soni Indratmoko\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"10 Contoh Top Level Domain untuk Keperluan Bisnis - Blog Pediaon","description":"Temukan 10 contoh Top Level Domain untuk keperluan bisnis agar website terlihat profesional, kredibel, dan mudah diingat pelanggan online.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/10-contoh-top-level-domain-untuk-keperluan-bisnis.html","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"10 Contoh Top Level Domain untuk Keperluan Bisnis","og_description":"Temukan 10 contoh Top Level Domain untuk keperluan bisnis agar website terlihat profesional, kredibel, dan mudah diingat pelanggan online.","og_url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/10-contoh-top-level-domain-untuk-keperluan-bisnis.html","og_site_name":"Blog Pediaon","article_published_time":"2026-08-27T01:01:11+00:00","article_modified_time":"2026-06-24T00:55:34+00:00","og_image":[{"width":1040,"height":500,"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/10-Contoh-Top-Level-Domain-untuk-Keperluan-Bisnis.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Soni Indratmoko","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Soni Indratmoko","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/10-contoh-top-level-domain-untuk-keperluan-bisnis.html","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/10-contoh-top-level-domain-untuk-keperluan-bisnis.html","name":"10 Contoh Top Level Domain untuk Keperluan Bisnis - Blog Pediaon","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/10-contoh-top-level-domain-untuk-keperluan-bisnis.html#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/10-contoh-top-level-domain-untuk-keperluan-bisnis.html#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/10-Contoh-Top-Level-Domain-untuk-Keperluan-Bisnis.webp","datePublished":"2026-08-27T01:01:11+00:00","dateModified":"2026-06-24T00:55:34+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00"},"description":"Temukan 10 contoh Top Level Domain untuk keperluan bisnis agar website terlihat profesional, kredibel, dan mudah diingat pelanggan online.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/10-contoh-top-level-domain-untuk-keperluan-bisnis.html#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/10-contoh-top-level-domain-untuk-keperluan-bisnis.html"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/10-contoh-top-level-domain-untuk-keperluan-bisnis.html#primaryimage","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/10-Contoh-Top-Level-Domain-untuk-Keperluan-Bisnis.webp","contentUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/10-Contoh-Top-Level-Domain-untuk-Keperluan-Bisnis.webp","width":1040,"height":500,"caption":"10 Contoh Top Level Domain untuk Keperluan Bisnis"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/10-contoh-top-level-domain-untuk-keperluan-bisnis.html#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"10 Contoh Top Level Domain untuk Keperluan Bisnis"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/","name":"Blog Pediaon","description":"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00","name":"Soni Indratmoko","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Soni Indratmoko"},"sameAs":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5464","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5464"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5464\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5583,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5464\/revisions\/5583"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5905"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5464"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5464"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5464"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}