{"id":5443,"date":"2026-08-30T16:14:11","date_gmt":"2026-08-30T09:14:11","guid":{"rendered":"https:\/\/www.pasirpengaraian.com\/?p=3206"},"modified":"2026-06-24T07:57:53","modified_gmt":"2026-06-24T00:57:53","slug":"cara-membuat-popup-di-wordpress","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-popup-di-wordpress.html","title":{"rendered":"Cara Membuat Popup di WordPress"},"content":{"rendered":"<p>Anda pernah kan ingin meninggalkan website dan tiba-tiba ada jendela\u00a0pop up\u00a0muncul? Saking menariknya informasi yang diberikan, Anda malah keasikan membaca dan tidak jadi pergi.<\/p>\n<p>Itu dia salah satu peran popup: mencegah website ditinggal pergi pengunjung.<\/p>\n<p>Nah, ingin menggunakannya di website Anda juga? Tapi, belum tahu cara membuat popup di WordPress?<\/p>\n<p>Tenang, cara menambahkan Popup di WordPress itu mudah kok. Bahkan tak perlu waktu terlalu lama melakukannya.<\/p>\n<p><strong>Cara Membuat Popup di WordPress<\/strong><\/p>\n<p>1. Login ke Akun WordPress<br \/>\n2. Instalasi Plugin CM Popup<br \/>\n3. Membuat Popup<br \/>\n4. Isi Judul dan Konten<br \/>\n5. Melakukan Konfigurasi Popup<br \/>\n6. Popup Berhasil Dibuat!<\/p>\n<p>Ingin mengetahui lebih lanjut? Yuk, simak penjelasan lengkapnya!<\/p>\n<h2 id=\"h-cara-membuat-popup-di-wordpress\"><span id=\"Cara_Membuat_Popup_di_WordPress\">Cara Membuat Popup di WordPress<\/span><\/h2>\n<p>Untuk menampilkan popup, cara termudah adalah dengan bantuan\u00a0plugin WordPress.<\/p>\n<p>Ada banyak pilihan\u00a0popup plugin\u00a0yang bisa Anda gunakan. Nah, di panduan ini, kami akan menggunakan Plugin\u00a0<strong>CM Popup\u00a0<\/strong>sebagai contoh karena pengaturannya termasuk yang paling mudah.<\/p>\n<p>Apa saja langkahnya?<\/p>\n<h3 id=\"h-1-login-ke-akun-wordpress\"><span id=\"1_Login_ke_Akun_WordPress\">1. Login ke Akun WordPress<\/span><\/h3>\n<p>Sebagai langkah pertama, Anda bisa login dulu untuk masuk ke dashboard WordPress.<\/p>\n<h3 id=\"h-2-instalasi-plugin-cm-popup\"><span id=\"2_Instalasi_Plugin_CM_Popup\">2. Instalasi Plugin CM Popup<\/span><\/h3>\n<p>Langkah berikutnya adalah menginstall plugin CM Popup. Dari dashboard, pilih menu\u00a0<strong>Plugin<\/strong>, lalu klik\u00a0\u00a0<strong>Add New<\/strong>.<\/p>\n<p>Selanjutnya, pada kolom pencarian, ketikkan<strong>\u00a0CM Popup<\/strong>. Lalu, klik\u00a0<strong>Install Now.<\/strong><\/p>\n<p>Setelah proses install berhasil, klik<strong>\u00a0Activate<\/strong>\u00a0dan akan muncul menu CM Popup di dashboard WordPress Anda.<\/p>\n<h3 id=\"h-3-membuat-popup\"><span id=\"3_Membuat_Popup\">3. Membuat Popup<\/span><\/h3>\n<p>Langkah berikutnya adalah masuk ke menu\u00a0<strong>CM Popup Banners for WordPress<\/strong>\u00a0dan klik\u00a0<strong>Add New Campaign<\/strong>.<\/p>\n<h3 id=\"h-4-isi-judul-dan-konten\"><span id=\"4_Isi_Judul_dan_Konten\">4. Isi Judul dan Konten<\/span><\/h3>\n<p>Anda akan masuk ke halaman editor New Campaign. Saatnya mengisikan judul campaign untuk popup tersebut. Misalnya,<strong>\u00a0Promo 12.12<\/strong><\/p>\n<p>Pada bagian konten, gunakan image atau video sesuai dengan tujuan popup\u00a0 Anda. Misalnya jika Anda ingin menampilkan promo terbaru, pilihlah gambar yang dapat langsung menarik perhatian pengunjung.<\/p>\n<p>Jangan lupa, tambahkan keterangan pendukung apabila diperlukan di bagian bawah gambar.<\/p>\n<h3 id=\"h-5-melakukan-konfigurasi-popup\"><span id=\"5_Melakukan_Konfigurasi_Popup\">5. Melakukan Konfigurasi Popup<\/span><\/h3>\n<p>Setelah konten popup siap, Anda masih perlu melakukan konfigurasi pada bagian\u00a0<strong>Campaign-Option.<\/strong>\u00a0Anda bisa mengatur tampilan popup hingga menentukan kapan popup tersebut akan muncul.<\/p>\n<p>Di dalam menu tersebut, terdapat beberapa kolom konfigurasi yang perlu Anda isi, diantaranya:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Type<\/strong>. Pilihlah tipe popup yang diinginkan. Sebagai langkah awal, pilih\u00a0<strong>Pop-Up\u00a0<\/strong>saja<strong>.<\/strong><\/li>\n<li><strong>Disable Campaign<\/strong>. Centang menu ini jika Anda masih belum ingin menampilkan popup di website.<\/li>\n<li><strong>Width and Height<\/strong>. Tentukanlah tinggi dan lebar popup yang akan digunakan. Misal, 400px dan 600px.<\/li>\n<li><strong>Background Color.<\/strong>\u00a0Isikan warna latar Popup yang akan dimunculkan menggunakan\u00a0kode warna\u00a0hexadecimal.<\/li>\n<li><strong>Shape<\/strong>. Tentukan bentuk popup yang diinginkan seperti bulat atau runcing.<\/li>\n<li><strong>Underlay Type<\/strong>. Pilih 3 jenis underlay untuk popup Anda, yaitu dark, light, dan no underlay. Tujuannya, untuk menambah kesan artistik.<\/li>\n<li><strong>Hide Devices with Width Less Than<\/strong>. Gunakan pengaturan ini untuk menentukan ukuran minimal layar device yang tidak akan memunculkan Popup.<\/li>\n<li><strong>Show on Every Page, Home Page or Selected Page<\/strong>. Anda bisa memilih apakah akan menampilkan popup di setiap halaman atau di halaman tertentu.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Nah, setelah selesai melakukan konfigurasi, saatnya klik\u00a0<strong>Publish<\/strong>.<\/p>\n<h3 id=\"h-6-popup-berhasil-dibuat\"><span id=\"6_Popup_Berhasil_Dibuat\">6. Popup Berhasil Dibuat!<\/span><\/h3>\n<p>Cara membuat popup di WordPress sudah selesai. Bagaimana dengan hasilnya? Cobalah buka halaman situs Anda, lalu perhatikan bagaimana popup dimunculkan.<\/p>\n<p>Kalau hasilnya masih belum sesuai dengan keinginan, Anda bisa mengeditnya lagi kok.<\/p>\n<h2 id=\"h-3-tips-dalam-membuat-popup-di-wordpress-yang-efektif\"><span id=\"3_Tips_dalam_Membuat_Popup_di_WordPress_yang_Efektif\">3+ Tips dalam Membuat Popup di WordPress yang Efektif<\/span><\/h2>\n<p>Cara menambahkan popup di WordPress memang cukup mudah. Namun, agar hasilnya sesuai tujuan, perhatikan beberapa hal berikut:<\/p>\n<h3 id=\"h-1-gunakan-exit-popup\"><span id=\"1_Gunakan_Exit_Popup\">1. Gunakan Exit Popup<\/span><\/h3>\n<p>Jangan buat pengunjung kesal dengan banyaknya popup yang muncul. Nah, salah satu caranya adalah menggunakan Exit Popup. Jenis Popup ini muncul hanya saat pengunjung akan meninggalkan halaman website Anda.<\/p>\n<p>Menggunakan Exit Popup dapat menjaga\u00a0user experience\u00a0tetap baik selama pengunjung menjelajahi website. Popup ini tidak akan muncul saat pengunjung sedang asyik membaca konten.<\/p>\n<h3 id=\"h-2-atur-popup-agar-mobile-friendly\"><span id=\"2_Atur_Popup_agar_Mobile_Friendly\">2. Atur Popup agar Mobile Friendly<\/span><\/h3>\n<p>Menampilkan popup yang terlalu besar sebaiknya dihindari. Meskipun bisa langsung menarik perhatian tapi kurang estetis dan menyulitkan pengguna perangkat mobile melihatnya.<\/p>\n<p>Aturlah ukuran popup atau gunakan desain yang mobile friendly jika akan menampilkannya di perangkat mobile.<\/p>\n<h3 id=\"h-3-buat-popup-mudah-untuk-ditutup\"><span id=\"3_Buat_Popup_Mudah_untuk_Ditutup\">3. Buat Popup Mudah untuk Ditutup<\/span><\/h3>\n<p>Bagaimana jika Anda menemukan popup yang menutup layar dan tidak bisa ditutup? Kesal, kan?<\/p>\n<p>Nah, itulah pentingnya mengatur ukuran popup dan melengkapinya dengan tombol close. Jadi, kalau tidak menginginkannya, pengunjung bisa dengan mudah menutup popup tersebut.<\/p>\n<h3 id=\"h-4-jangan-spam\"><span id=\"4_Jangan_Spam\">4. Jangan Spam<\/span><\/h3>\n<p>Popup yang muncul berkali-kali juga akan membuat pengunjung website tidak nyaman. Untuk mengatasinya, Anda bisa mengatur durasi jeda setelah pengunjung menutup Popup sebelumnya. Tentukan juga berapa banyak popup yang akan ditampilkan dalam sebuah halaman website.<\/p>\n<h2 id=\"h-5-alasan-mengapa-menampilkan-popup-di-wordpress-itu-penting\"><span id=\"5_Alasan_Mengapa_Menampilkan_Popup_di_WordPress_itu_Penting\">5 Alasan Mengapa Menampilkan Popup di WordPress itu Penting<\/span><\/h2>\n<p>Nah, Anda sudah tahu cara membuat popup di WordPress. Dengan menggunakannya, Anda akan mendapat manfaat seperti in:<\/p>\n<h3 id=\"h-1-meningkatkan-conversion-rate\"><span id=\"1_Meningkatkan_Conversion_Rate\">1. Meningkatkan Conversion Rate<\/span><\/h3>\n<p>Popup dapat meningkatkan\u00a0conversion rate. Bahkan riset terakhir menunjukkan peningkatannya bisa hingga\u00a0<a href=\"https:\/\/www.wpbeginner.com\/wp-tutorials\/increased-email-subscribers-600-optinmonster\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">600%<\/a>, lho. Wow!<\/p>\n<p>Nah, mungkin Anda bertanya: \u201cKok bisa ya?\u201d<\/p>\n<p>Jadi begini, saat pengunjung berlama-lama di sebuah halaman produk, bisa jadi ia tengah menimbang produk yang akan dibeli. Nah, kalau tiba-tiba Anda menampilkan Popup informasi diskon terbatas khusus hari ini, pengunjung tentu akan tergugah untuk langsung membeli, bukan?<\/p>\n<p>Sebagai contoh, popup dari Zalora di bawah ini. Dengan iming-iming potongan harga dengan kode kupon, pengunjung akan tertarik untuk segera melakukan pembelian.<\/p>\n<h3 id=\"h-2-meningkatkan-leads\"><span id=\"2_Meningkatkan_Leads\">2. Meningkatkan Leads<\/span><\/h3>\n<p>Tak hanya meningkatkan conversion rate, rupanya Popup juga efektif meningkatkan\u00a0Leads, yaitu calon konsumen potensial.<\/p>\n<p>Bagaimana caranya? Salah satunya, dengan membagikan\u00a0<em>freebies\u00a0<\/em>atau gratisan. Bentuk produknya, sesuai dengan jenis bisnis Anda.<\/p>\n<p>Nah, agar mendapatkan produk gratis, Anda bisa meminta pengunjung mengisikan email atau data diri untuk mengirimkan barang gratis tersebut.<\/p>\n<p>Pada akhirnya, Anda bisa menggunakan data yang dimiliki untuk menyapa leads tersebut kembali. Contohnya, melalui email Anda bisa menginformasikan berbagai produk terbaru. Atau, Anda bisa memberikan kupon untuk menarik mereka membeli produk tertentu.<\/p>\n<h3 id=\"h-3-mengidentifikasi-buyer-persona\"><span id=\"3_Mengidentifikasi_Buyer_Persona\">3. Mengidentifikasi Buyer Persona<\/span><\/h3>\n<p>Popup juga bisa Anda gunakan untuk mengidentifikasi\u00a0buyer persona. Inilah gambaran nyata tipe pelanggan Anda. Buyer persona penting untuk dapat memahami konsumen dengan lebih baik.<\/p>\n<p>Dengan menggunakan popup, Anda bisa mendapatkan data-data pelanggan untuk mengetahui pelanggan, mulai dari jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, hingga status pekerjaan.<\/p>\n<p>Sayangnya, tidak semua pengunjung mau memberikan data mereka begitu saja, kan? Jadi, Anda bisa menggunakan strategi kupon diskon untuk menarik mereka seperti contoh di atas.<\/p>\n<h3 id=\"h-4-ajang-promosi\"><span id=\"4_Ajang_Promosi\">4. Ajang Promosi<\/span><\/h3>\n<p>Popup bisa Anda manfaatkan sebagai ajang\u00a0promosi\u00a0lho. Mulai dari promosi produk, event, hingga diskon.<\/p>\n<p>Katakanlah Anda tak ingin pengunjung ketinggalan event yang akan Anda selenggarakan. Strateginya, bisa menggunakan popup di halaman depan website. Dengan cara itu, setiap kali pengunjung masuk ke website Anda, informasi event akan langsung diketahui.<\/p>\n<p>Ini bisa menjadi cara termudah menampilkan promo daripada harus menambahkan desain di website utama Anda. Salah satu contoh penggunaan popup ini adalah promosi event dari beberapa marketplace.<\/p>\n<p>Tidak hanya untuk event, Anda juga bisa menggunakannya untuk promosi diskon. Dengan popup, berbagai campaign promo Anda bisa langsung diketahui pengunjung dengan mudah.<\/p>\n<p>Anda cukup menampilkan informasi utama saja di popup tersebut. Lalu, arahkan pengunjung ke halaman penawaran diskon yang lebih lengkap.<\/p>\n<h3 id=\"h-5-menghindari-bounce-rate\"><span id=\"5_Menghindari_Bounce_Rate\">5. Menghindari Bounce Rate<\/span><\/h3>\n<p>Popup juga bisa mengurangi\u00a0bounce rate, lho. Bounce Rate adalah persentase pengunjung yang buru-buru pergi setelah membuka satu halaman saja. Biasanya hal ini karena pengunjung tidak menemukan penawaran yang sesuai keinginan mereka.<\/p>\n<p>Nah, dengan popup, Anda bisa mengarahkan pengunjung ke berbagai produk atau penawaran yang menarik, seperti diskon atau produk New Arrivals.<\/p>\n<p>Kunci dari keberhasilan popup ini adalah menampilkan informasi yang relevan dengan kebutuhan pengunjung. Anda bisa menampilkan produk yang paling sering dilihat atau paling laris.<\/p>\n<h2 id=\"h-saatnya-menambahkan-popup-di-website-wordpress-anda\"><span id=\"Saatnya_Menambahkan_Popup_di_Website_WordPress_Anda\">Saatnya Menambahkan Popup di Website WordPress Anda!<\/span><\/h2>\n<p>Itulah cara membuat Popup di WordPress. Bagaimana, cukup mudah, bukan?<\/p>\n<p>Anda hanya perlu menginstal plugin popup di website WordPress dan mengaturnya sesuai dengan kebutuhan Anda. Di artikel ini, kami juga sudah membagikan tips cara menampilkan popup di WordPress dengan baik.<\/p>\n<p>Nah, dengan memanfaatkan popup di website WordPress, Anda akan mendapat berbagai manfaat. Mulai dari kemudahan menjaring leads, menggunakannya sebagai sarana promosi, hingga meningkatkan penjualan. Apalagi, semua ini bisa Anda lakukan dengan sebuah plugin gratis.<\/p>\n<p>Bagaimana? Anda sudah siap membuatnya? Selamat mencoba, ya!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anda pernah kan ingin meninggalkan website dan tiba-tiba ada jendela\u00a0pop up\u00a0muncul? Saking menariknya informasi yang diberikan, Anda malah keasikan membaca dan tidak jadi pergi. Itu dia salah satu peran popup: mencegah website ditinggal pergi pengunjung. Nah, ingin menggunakannya di website Anda juga? Tapi, belum tahu cara membuat popup di WordPress? Tenang, cara menambahkan Popup di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6050,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5,8,10],"tags":[4,13,6,7,9],"class_list":["post-5443","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-teknologi","category-website","category-wordpress","tag-plugin","tag-tema","tag-tutorial","tag-website","tag-wordpress"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v23.3 (Yoast SEO v23.3) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Membuat Popup di WordPress - Blog Pediaon<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cara membuat popup di WordPress untuk meningkatkan konversi, promosi, dan interaksi pengunjung secara efektif di website Anda.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-popup-di-wordpress.html\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Membuat Popup di WordPress\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara membuat popup di WordPress untuk meningkatkan konversi, promosi, dan interaksi pengunjung secara efektif di website Anda.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-popup-di-wordpress.html\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Pediaon\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-30T09:14:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-24T00:57:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Membuat-Popup-di-WordPress.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1040\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-popup-di-wordpress.html\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-popup-di-wordpress.html\",\"name\":\"Cara Membuat Popup di WordPress - Blog Pediaon\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-popup-di-wordpress.html#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-popup-di-wordpress.html#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Membuat-Popup-di-WordPress.webp\",\"datePublished\":\"2026-08-30T09:14:11+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-24T00:57:53+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\"},\"description\":\"Cara membuat popup di WordPress untuk meningkatkan konversi, promosi, dan interaksi pengunjung secara efektif di website Anda.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-popup-di-wordpress.html#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-popup-di-wordpress.html\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-popup-di-wordpress.html#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Membuat-Popup-di-WordPress.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Membuat-Popup-di-WordPress.webp\",\"width\":1040,\"height\":500,\"caption\":\"Cara Membuat Popup di WordPress\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-popup-di-wordpress.html#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Membuat Popup di WordPress\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog Pediaon\",\"description\":\"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\",\"name\":\"Soni Indratmoko\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Soni Indratmoko\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Membuat Popup di WordPress - Blog Pediaon","description":"Cara membuat popup di WordPress untuk meningkatkan konversi, promosi, dan interaksi pengunjung secara efektif di website Anda.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-popup-di-wordpress.html","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Membuat Popup di WordPress","og_description":"Cara membuat popup di WordPress untuk meningkatkan konversi, promosi, dan interaksi pengunjung secara efektif di website Anda.","og_url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-popup-di-wordpress.html","og_site_name":"Blog Pediaon","article_published_time":"2026-08-30T09:14:11+00:00","article_modified_time":"2026-06-24T00:57:53+00:00","og_image":[{"width":1040,"height":500,"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Membuat-Popup-di-WordPress.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Soni Indratmoko","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Soni Indratmoko","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-popup-di-wordpress.html","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-popup-di-wordpress.html","name":"Cara Membuat Popup di WordPress - Blog Pediaon","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-popup-di-wordpress.html#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-popup-di-wordpress.html#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Membuat-Popup-di-WordPress.webp","datePublished":"2026-08-30T09:14:11+00:00","dateModified":"2026-06-24T00:57:53+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00"},"description":"Cara membuat popup di WordPress untuk meningkatkan konversi, promosi, dan interaksi pengunjung secara efektif di website Anda.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-popup-di-wordpress.html#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-popup-di-wordpress.html"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-popup-di-wordpress.html#primaryimage","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Membuat-Popup-di-WordPress.webp","contentUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Membuat-Popup-di-WordPress.webp","width":1040,"height":500,"caption":"Cara Membuat Popup di WordPress"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-popup-di-wordpress.html#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Membuat Popup di WordPress"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/","name":"Blog Pediaon","description":"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00","name":"Soni Indratmoko","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Soni Indratmoko"},"sameAs":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5443","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5443"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5443\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5591,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5443\/revisions\/5591"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6050"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5443"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5443"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5443"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}