{"id":5382,"date":"2026-07-30T15:17:24","date_gmt":"2026-07-30T08:17:24","guid":{"rendered":"https:\/\/www.pasirpengaraian.com\/?p=3398"},"modified":"2026-06-24T07:38:30","modified_gmt":"2026-06-24T00:38:30","slug":"addon-domain-semua-hal-yang-perlu-anda-ketahui","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/addon-domain-semua-hal-yang-perlu-anda-ketahui.html","title":{"rendered":"Addon Domain: Semua Hal yang Perlu Anda Ketahui!"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/panduan-addon-domain-di-cyberpanel.html\"><strong>Addon Domain<\/strong><\/a>\u00a0adalah domain yang ditambahkan setelah\u00a0domain\u00a0utama ada. Biasanya Addon Domain mempunyai folder sendiri di dalam direktori sebuah website di dalam web server. Jadi Addon Domain berada pada\u00a0<em>sub-direktori<\/em>\u00a0setelah direktori utama.<\/p>\n<p>Pada artikel mengenai Addon Domain ini nanti saya akan membahas mengenai fungsi Addon Domain, perbedaan Addon Domain dengan Subdomain, dan bagaimana cara membuat Addon Domain.<\/p>\n<p>Sebagai contoh pembuka mengenai\u00a0Addon Domain, saya coba berikan cerita sederhana seperti ini:<\/p>\n<blockquote class=\"wp-block-quote\"><p>\u201cEko memiliki sebuah website dengan domain\u00a0<b>ekoblogger.com<\/b>. File ekoblogger.com berada pada direktori root pada hosting yang biasanya berada pada folder\u00a0<b>public_html<\/b>. Setelah website pertamanya sukses, Eko ingin membuat website baru dengan alamat domain\u00a0<b>ekook.com<\/b>. Salah satu solusi \u2018<b>murah<\/b>\u2019 adalah dengan menambahkannya pada\u00a0<b>Addon Domain<\/b>.<\/p>\n<p>Addon Domain yang dibuat Eko akan membuat folder baru di dalam\u00a0<b>public_html<\/b>\u00a0dengan nama folder\u00a0<b>ekook.com<\/b>\u00a0(nama folder dapat disesuaikan). Jadi struktur direktorinya akan menjadi\u00a0<b>public_html\/ekook.com<\/b>. Sedangkan\u00a0<b>ekoblogger.com<\/b>\u00a0tetap berada di\u00a0<b>public_html<\/b>.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<p>Lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar di bawah ini:\u00a0<i>[Infographic]<\/i><\/p>\n<p>Jadi, bagaimana cara membuat Addon Domain?. Nanti akan saya bahas pada penjelasan di bawah.<\/p>\n<h2 id=\"h-fungsi-addon-domain\"><span id=\"Fungsi_Addon_Domain\"><b>Fungsi Addon Domain<\/b><\/span><\/h2>\n<p>Addon\u00a0Domain adalah\u00a0domain yang ditambahkan pada hosting yang sebelumnya sudah ada domain yang terpasang. Jadi Addon Domain merupakan domain kedua, ketiga, dan seterusnya. Fungsi Addon Domain untuk apa?<\/p>\n<p>Berikut keuntungan atau fungsi Addon Domain yang bisa Anda manfaatkan.<\/p>\n<ul>\n<li>Pada saat membuat Addon Domain maka beberapa akun seperti\u00a0<em>File Transfer Protocol<\/em>\u00a0(FTP) akan dibuat secara otomatis.<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li>Tidak perlu membeli hosting baru untuk membuat website pada domain baru.<\/li>\n<li>Terbuat folder baru pada\u00a0<strong>public_html<\/strong>\u00a0yang dibuat khusus untuk meletakkan file Addon Domain website, sehingga terpisah dengan domain utama.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dikarenakan Addon Domain adalah menambahkan domain baru ke hosting yang sudah ada domain sebelumnya, maka resource yang ada juga dibagi menjadi dua. Semua resource seperti\u00a0<em>disk space<\/em>, bandwidth, dan lain sebagainya dibagi menjadi dua. Meskipun dibagi menjadi dua cPanel hanya tetap ada satu, jadi Addon domain tidak mempunyai akses ke cPanel. Akses cPanel hanya bisa dilakukan menggunakan akun domain utama.<\/p>\n<p>Kesimpulannya, fitur Addon domain mempunyai fungsi yang sama seperti domain utama. Hanya saja terdapat beberapa batasan yang tidak bisa dilakukan oleh Addon domain. Salah satunya adalah tidak mempunyai cPanel sendiri.<\/p>\n<h2 id=\"h-perbedaan-addon-domain-dengan-subdomain\"><span id=\"Perbedaan_Addon_Domain_dengan_SubDomain\"><b>Perbedaan Addon Domain dengan SubDomain<\/b><\/span><\/h2>\n<p>Pada bagian ini akan saya coba tuliskan mengenai Subdomain dan apa perbedaan Subdomain dengan Addon Domain. Dikarenakan beberapa pengguna terkadang salah atau bingung membedakan antara Addon Domain dengan Subdomain.<\/p>\n<p>Addon Domain adalah domain baru yang ditambahkan pada hosting dan mempunyai Uniform Resource Locator (URL) yang berbeda dengan domain utama. Sedangkan,\u00a0<b>subdomain<\/b>\u00a0adalah domain baru yang masih menjadi bagian dari domain utama. Jadi URL yang digunakan masih mengandung domain utama.<\/p>\n<p>Sebagai contoh, cerita sederhananya seperti ini:<\/p>\n<blockquote class=\"wp-block-quote\"><p>\u201cEko sudah mempunyai website lain dengan alamat\u00a0<b>ekoblogger.com<\/b>. Dia ingin membuat website baru dengan tampilan dan panel admin yang berbeda. Website yang baru akan digunakan untuk memproses pembayaran dan forum toko online yang dimilikinya. Namun, Eko tidak ingin membeli domain lagi, jadi solusinya adalah dengan menambahkan\u00a0<b>subdomain<\/b>\u00a0baru ke domain utama yang sudah ada.<\/p>\n<p>Domain utama\u00a0<b>ekoblogger.com<\/b>\u00a0kemudian ditambahkan subdomain baru, dengan alamat domain\u00a0<b>pembayaran.<\/b>ekoblogger.com dan\u00a0<b>forum.<\/b>ekoblogger.com. Saat membuat subdomain baru maka sistem akan otomatis membuat folder\u00a0<b>pembayaran<\/b>\u00a0dan\u00a0<b>forum<\/b>\u00a0di public_html. Kurang lebih struktur foldernya akan menjadi\u00a0<b>public_html\/pembayaran<\/b>\u00a0dan\u00a0<b>public_html\/forum\u00a0<\/b>yang terpisah fungsinya.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<p>Lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar di bawah ini:\u00a0<i>[Infographic]<\/i><\/p>\n<p>Secara sekilas, hampir sama saja dengan Addon domain, karena sama-sama membuat folder baru di\u00a0<b>public_html<\/b>. Namun, ada perbedaan yang cukup membedakan antara dua tipe domain ini. Berikut adalah tabel perbedaan antara kedua domain tersebut.<\/p>\n<h3 id=\"h-addon-domain\"><span id=\"Addon_Domain\"><b>Addon Domain<\/b><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li>Akun FTP dibuat pada saat menambahkan Addon Domain.<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li>Addon adalah domain yang terpisah dengan domain utama. Jika domain utama tidak bisa diakses, Addon Domain tetap bisa diakses.<\/li>\n<li>Tidak bisa ditambahkan pada URL yang sama dengan domain utama.<\/li>\n<\/ul>\n<h3 id=\"h-subdomain\"><span id=\"Subdomain\"><b>Subdomain<\/b><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li>Tidak ada kun FTP yang dibuat, akun FTP sama dengan akun domain utama.<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li>Jika domain utama mati, maka semua subdomain tidak bisa diakses.<\/li>\n<li>Dapat ditambahkan pada URL yang sama dengan domain utama, seperti www.ekoblogger.com\/pembayaran.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sedangkan ada satu jenis domain lain yaitu parked domain. Parked domain atau biasa juga disebut dengan parking domain adalah domain yang ditempelkan pada domain utama. Akibatnya pada saat domain yang diparkingkan jika diakses akan menampilkan sama seperti web domain utama.<\/p>\n<h2 id=\"h-cara-membuat-addon-domain\"><span id=\"Cara_Membuat_Addon_Domain\"><b>Cara Membuat Addon Domain<\/b><\/span><\/h2>\n<p>Pada bagian sebelumnya sudah dibahas mengenai Addon Domain adalah domain yang ditambahkan pada domain utama dan apa perbedaannya dengan Subdomain. Pada bagian ini saya akan mencoba membahas mengenai cara yang tepat untuk menambahkan Addon Domain.<\/p>\n<p>Langkah-langkah singkat\u00a0cara menambahkan domain ke cPanel\u00a0adalah seperti ini:<\/p>\n<h3 id=\"h-langkah-1-melakukan-akses-ke-cpanel-hosting-melalui-domain-utama\"><span id=\"Langkah_1_-_Melakukan_Akses_ke_cPanel_hosting_Melalui_Domain_Utama\"><b>Langkah 1 \u2013 Melakukan Akses ke cPanel hosting Melalui Domain Utama<\/b><\/span><\/h3>\n<p>Jika ingin menambahkan Addon Domain tentu saja hal pertama yang dilakukan adalah mengakses panel hosting yang digunakan. Pada panduan tersebut menggunakan cPanel.<\/p>\n<h3 id=\"h-langkah-2-cari-fitur-addon-domains\"><span id=\"Langkah_2_-_Cari_Fitur_AddOn_Domains\"><b>Langkah 2 \u2013 Cari Fitur AddOn Domains<\/b><\/span><\/h3>\n<p>Di menu cPanel cari fitur AddOn Domains, kemudian klik \u2018<strong>Addon Domains<\/strong>\u2019.<\/p>\n<h3 id=\"h-langkah-3-memasukkan-addon-domain-di-cpanel\"><span id=\"Langkah_3_-_Memasukkan_Addon_Domain_di_cPanel\"><b>Langkah 3 \u2013 Memasukkan Addon Domain di cPanel<\/b><\/span><\/h3>\n<p>Pada menu fitur Addon Domains masukkan domain baru yang ingin ditambahkan.<\/p>\n<p>Note:<\/p>\n<ol>\n<li>Pastikan domain yang akan ditambahkan sudah dibeli dan aktif.<\/li>\n<\/ol>\n<ol>\n<li>Centang \u2018Create an FTP account associated with this Addon Domain\u2019 untuk menambahkan akun FTP baru.<\/li>\n<li>Gunakan \u2018Generate Password\u2019 untuk menghasilkan password yang aman.<\/li>\n<\/ol>\n<h3 id=\"h-langkah-4-mengatur-addon-domain\"><span id=\"Langkah_4_-_Mengatur_Addon_Domain\"><b>Langkah 4 \u2013 Mengatur Addon Domain<\/b><\/span><\/h3>\n<p>Sekarang Anda sudah berhasil membuat sebuah addon domain, Anda dapat melihatnya pada bagian Modify Addon Domain di bawah Addon Domains.<\/p>\n<p>Terdapat beberapa pilihan yang dapat Anda gunakan:<\/p>\n<ul>\n<li><em><strong>Addon Domains<\/strong><\/em>: Semua addon domain yang telah Anda tambahkan dapat dilihat pada kolom ini.<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li><em><strong>Document Root<\/strong><\/em>: Subfolder dari addon domain. Jika Anda klik link subfolder, Anda akan diarahkan ke File Manager dari cPanel.<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li><em><strong>Subdomain<\/strong><\/em>: Subdomain yang dibuat otomatis ketika menambahkan domain.<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li><em><strong>Redirects to<\/strong><\/em>: Di sini Anda dapat melihat kemana addon domain diarahkan. Jika Anda tidak meredirectnya maka akan terlihat not redirected. Anda dapat mengatur redirect dari addon domain tersebut dengan menekan Manage Redirection yang ada di sebelah kanan.<\/li>\n<li><strong><em>Actions<\/em>\u00a0<\/strong>\u2013 Pilihan untuk menghapus addon domain<\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Kesimpulan<\/b><\/h2>\n<p>Addon Domain adalah fitur yang dapat dimanfaatkan untuk menambahkan website lain yang berbeda dari domain utama. Fitur ini dapat Anda manfaatkan untuk menghemat biaya dikarenakan tidak perlu membeli hosting lagi untuk menambahkan website baru.\u00a0 Namun Anda harus memastikan bahwa domain Anda sudah aktif, Anda bisa\u00a0cek domain\u00a0terlebih dahulu di member area yang Anda miliki. Anda juga bisa memanfaatkan\u00a0domain .COM promo\u00a0dari <a href=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id?REFERRALCODE=1SONI71\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\"><strong>Hostinger<\/strong><\/a>.<\/p>\n<p>Selain itu, jika Anda sudah terlanjur punya domain di provider lain, Anda bisa beralih ke Hostinger tanpa perlu merogoh kocek terlalu dalam. Karena,\u00a0biaya transfer domain\u00a0di Hostinger sangat terjangkau!<\/p>\n<p>Semoga setelah membaca artikel ini Anda sudah mengerti mengenai contoh addon domain, cara membuat addon domain, apa itu addon dan parked domain, addon domain and subdomain, dan domain parking. Setelah Addon domain sudah ditambahkan, maka Anda sudah dapat mengatur dan mengkonfigurasi website baru yang sudah dibuat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Addon Domain\u00a0adalah domain yang ditambahkan setelah\u00a0domain\u00a0utama ada. Biasanya Addon Domain mempunyai folder sendiri di dalam direktori sebuah website di dalam web server. Jadi Addon Domain berada pada\u00a0sub-direktori\u00a0setelah direktori utama. Pada artikel mengenai Addon Domain ini nanti saya akan membahas mengenai fungsi Addon Domain, perbedaan Addon Domain dengan Subdomain, dan bagaimana cara membuat Addon Domain. Sebagai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5909,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[15,5],"tags":[14,6,7,9],"class_list":["post-5382","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-domain","category-teknologi","tag-domain","tag-tutorial","tag-website","tag-wordpress"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v23.3 (Yoast SEO v23.3) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Addon Domain: Semua Hal yang Perlu Anda Ketahui! - Blog Pediaon<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Addon Domain: semua hal yang perlu Anda ketahui tentang fungsi, cara kerja, dan manfaatnya untuk mengelola beberapa website dalam satu hosting.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/addon-domain-semua-hal-yang-perlu-anda-ketahui.html\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Addon Domain: Semua Hal yang Perlu Anda Ketahui!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Addon Domain: semua hal yang perlu Anda ketahui tentang fungsi, cara kerja, dan manfaatnya untuk mengelola beberapa website dalam satu hosting.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/addon-domain-semua-hal-yang-perlu-anda-ketahui.html\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Pediaon\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-30T08:17:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-24T00:38:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Addon-Domain-Semua-Hal-yang-Perlu-Anda-Ketahui.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1040\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/addon-domain-semua-hal-yang-perlu-anda-ketahui.html\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/addon-domain-semua-hal-yang-perlu-anda-ketahui.html\",\"name\":\"Addon Domain: Semua Hal yang Perlu Anda Ketahui! - Blog Pediaon\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/addon-domain-semua-hal-yang-perlu-anda-ketahui.html#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/addon-domain-semua-hal-yang-perlu-anda-ketahui.html#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Addon-Domain-Semua-Hal-yang-Perlu-Anda-Ketahui.webp\",\"datePublished\":\"2026-07-30T08:17:24+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-24T00:38:30+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\"},\"description\":\"Addon Domain: semua hal yang perlu Anda ketahui tentang fungsi, cara kerja, dan manfaatnya untuk mengelola beberapa website dalam satu hosting.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/addon-domain-semua-hal-yang-perlu-anda-ketahui.html#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/addon-domain-semua-hal-yang-perlu-anda-ketahui.html\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/addon-domain-semua-hal-yang-perlu-anda-ketahui.html#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Addon-Domain-Semua-Hal-yang-Perlu-Anda-Ketahui.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Addon-Domain-Semua-Hal-yang-Perlu-Anda-Ketahui.webp\",\"width\":1040,\"height\":500,\"caption\":\"Addon Domain: Semua Hal yang Perlu Anda Ketahui!\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/addon-domain-semua-hal-yang-perlu-anda-ketahui.html#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Addon Domain: Semua Hal yang Perlu Anda Ketahui!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog Pediaon\",\"description\":\"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\",\"name\":\"Soni Indratmoko\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Soni Indratmoko\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Addon Domain: Semua Hal yang Perlu Anda Ketahui! - Blog Pediaon","description":"Addon Domain: semua hal yang perlu Anda ketahui tentang fungsi, cara kerja, dan manfaatnya untuk mengelola beberapa website dalam satu hosting.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/addon-domain-semua-hal-yang-perlu-anda-ketahui.html","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Addon Domain: Semua Hal yang Perlu Anda Ketahui!","og_description":"Addon Domain: semua hal yang perlu Anda ketahui tentang fungsi, cara kerja, dan manfaatnya untuk mengelola beberapa website dalam satu hosting.","og_url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/addon-domain-semua-hal-yang-perlu-anda-ketahui.html","og_site_name":"Blog Pediaon","article_published_time":"2026-07-30T08:17:24+00:00","article_modified_time":"2026-06-24T00:38:30+00:00","og_image":[{"width":1040,"height":500,"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Addon-Domain-Semua-Hal-yang-Perlu-Anda-Ketahui.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Soni Indratmoko","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Soni Indratmoko","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/addon-domain-semua-hal-yang-perlu-anda-ketahui.html","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/addon-domain-semua-hal-yang-perlu-anda-ketahui.html","name":"Addon Domain: Semua Hal yang Perlu Anda Ketahui! - Blog Pediaon","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/addon-domain-semua-hal-yang-perlu-anda-ketahui.html#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/addon-domain-semua-hal-yang-perlu-anda-ketahui.html#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Addon-Domain-Semua-Hal-yang-Perlu-Anda-Ketahui.webp","datePublished":"2026-07-30T08:17:24+00:00","dateModified":"2026-06-24T00:38:30+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00"},"description":"Addon Domain: semua hal yang perlu Anda ketahui tentang fungsi, cara kerja, dan manfaatnya untuk mengelola beberapa website dalam satu hosting.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/addon-domain-semua-hal-yang-perlu-anda-ketahui.html#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/addon-domain-semua-hal-yang-perlu-anda-ketahui.html"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/addon-domain-semua-hal-yang-perlu-anda-ketahui.html#primaryimage","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Addon-Domain-Semua-Hal-yang-Perlu-Anda-Ketahui.webp","contentUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Addon-Domain-Semua-Hal-yang-Perlu-Anda-Ketahui.webp","width":1040,"height":500,"caption":"Addon Domain: Semua Hal yang Perlu Anda Ketahui!"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/addon-domain-semua-hal-yang-perlu-anda-ketahui.html#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Addon Domain: Semua Hal yang Perlu Anda Ketahui!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/","name":"Blog Pediaon","description":"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00","name":"Soni Indratmoko","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Soni Indratmoko"},"sameAs":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5382","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5382"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5382\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6234,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5382\/revisions\/6234"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5909"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5382"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5382"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5382"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}