{"id":5345,"date":"2026-08-05T08:15:18","date_gmt":"2026-08-05T01:15:18","guid":{"rendered":"https:\/\/www.pasirpengaraian.com\/?p=3134"},"modified":"2026-06-24T07:42:27","modified_gmt":"2026-06-24T00:42:27","slug":"wordpress-5-4-kenali-17-fitur-barunya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wordpress-5-4-kenali-17-fitur-barunya.html","title":{"rendered":"WordPress 5.4: Kenali 17+ Fitur Barunya!"},"content":{"rendered":"<p>WordPress 5.4 telah dirilis pada 31 Maret 2020 lalu. Meskipun bukan merupakan\u00a0<em>major update<\/em>\u00a0dari versi sebelumnya, update WordPress terbaru ini menghadirkan cukup banyak pembaharuan, di antaranya adalah fitur-fitur anyar di Block Editor.<\/p>\n<p>Anda pastinya penasaran dengan semua fitur barunya bukan? Mari kenali update di WordPress 5.4 satu per satu!<\/p>\n<h2 id=\"h-fitur-fitur-baru-di-block-editor-wordpress-5-4\"><span id=\"Fitur-Fitur_Baru_di_Block_Editor_WordPress_54\">Fitur-Fitur Baru di Block Editor WordPress 5.4\u00a0<\/span><\/h2>\n<p>Block Editor muncul pertama kali saat WordPress 5 dirilis. Meskipun belum sempurna, di versi terbaru ini ada banyak fitur baru yang membuat Block Editor makin mudah digunakan. Berikut adalah fitur-fitur tersebut:<\/p>\n<ul>\n<li>Welcome Guide<\/li>\n<li>Mode Fullscreen menjadi\u00a0<em>default<\/em><\/li>\n<li>Blok Social Icons<\/li>\n<li>Blok Buttons<\/li>\n<li>Warna Tulisan dalam blok Paragraph dapat diubah<\/li>\n<li>Pengaturan warna untuk blok Column dan Cover<\/li>\n<li>Blok Latest Post menampilkan featured image<\/li>\n<li>Breadcrumb Bar untuk navigasi blok<\/li>\n<li>Fitur-fitur baru lainnya<\/li>\n<\/ul>\n<h3 id=\"h-1-welcome-guide\"><span id=\"1_Welcome_Guide\">1. Welcome Guide<\/span><\/h3>\n<p>Setelah memperbarui WordPress ke versi 5.4, Anda akan disambut dengan sebuah welcome guide atau panduan pendek ketika membuka editor pertama kali.<\/p>\n<p>Pada dasarnya, panduan ini mengenalkan Block Editor dan mengajak pengguna untuk mengakses\u00a0<a href=\"https:\/\/wordpress.org\/support\/article\/wordpress-editor\/\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">dokumentasi editor ini<\/a>.<\/p>\n<p>Bagi Anda yang sudah terbiasa membuat halaman situs maupun konten blog dengan Block Editor mungkin tidak membutuhkannya.<\/p>\n<p>Akan tetapi, Welcome Guide akan sangat berguna bagi para pengguna yang baru pertama kali mengoperasikan WordPress.<\/p>\n<h3 id=\"h-2-mode-fullscreen-menjadi-default\"><span id=\"2_Mode_Fullscreen_Menjadi_Default\">2. Mode Fullscreen Menjadi\u00a0<em>Default<\/em><\/span><\/h3>\n<p>Sebelum WordPress 5.4 dirilis, tampilan yang muncul ketika Anda membuka editor.<\/p>\n<p>Kini, mode fullscreen Block Editor menjadi\u00a0<em>default<\/em>\u00a0atau pengaturan standar. Dengannya, sidebar di sebelah kiri dan toolbar di atas akan tersembunyi secara otomatis.<\/p>\n<p>Jangan khawatir. Anda masih dapat mengganti pengaturannya dengan meng-klik ikon titik tiga di pojok kanan atas editor.<\/p>\n<p>Perubahan mode editor menjadi fullscreen ini mungkin tidak terlihat istimewa. Namun, Anda yang lebih suka membuat konten atau mendesain halaman tanpa distraksi visual barangkali menyukai perubahan ini.<\/p>\n<h3 id=\"h-3-blok-social-icons\"><span id=\"3_Blok_Social_Icons\">3. Blok Social Icons<\/span><\/h3>\n<p>Sebelumnya, baik TinyMCE maupun Block Editor WordPress tidak memiliki fitur bawaan untuk meletakkan tautan media sosial berupa ikon.<\/p>\n<p>Ketiadaan ini mengharuskan pengguna untuk meng-<em>install<\/em>\u00a0plugin terkait atau menggunakan kode HTML.<\/p>\n<p>Namun, blok Social Icons di versi terbaru ini memungkinkan Anda untuk menyematkan ikon media sosial dengan mudah. Seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini, Anda juga dapat menampilkan lebih dari satu ikon.<\/p>\n<p>Tampilan ikonnya pun dapat diubah. Saat mengkustomisasi blok Social Icons, klik tab\u00a0<strong>Block<\/strong>\u00a0di sidebar editor.<\/p>\n<p>Setelah itu, klik menu\u00a0<em>drop-down<\/em>\u00a0<strong>Styles<\/strong>\u00a0dan Anda akan menemukan tiga gaya ikon: Default, Logos Only, dan Pill Shape. Untuk menggantinya, Anda tinggal meng-klik salah satu.<\/p>\n<h3 id=\"h-4-blok-buttons\"><span id=\"4_Blok_Buttons\">4. Blok Buttons<\/span><\/h3>\n<p>Di versi WordPress sebelumnya memang sudah ada blok untuk meletakkan tombol di dalam post. Namun, Anda hanya dapat menaruh satu tombol dengan satu blok.<\/p>\n<p>Nah, Block Editor di WordPress 5.4 memperbolehkan Anda untuk menyisipkan lebih dari satu tombol dengan satu blok.<\/p>\n<p>Sama seperti Social Icons tadi, tampilan tombol yang dibuat dengan blok Buttons dapat dikustomisasi.<\/p>\n<p>Pertama, Anda dapat memilih di antara dua gaya tombol, yaitu Fill dan Outline. Bedanya, gaya Outline akan menambahkan garis tepi pada tombol yang Anda pilih.<\/p>\n<p>Kedua, Anda dapat mengubah warna latar belakang, teks, dan garis tepi tombol.<\/p>\n<p>Pengaturan warna teks dan garis tepi menjadi satu, jadi Anda tidak dapat memilih warna berbeda untuk keduanya. Untuk latar belakang, Anda dapat memilih antara warna solid atau gradien.<\/p>\n<p>Terakhir, Anda dapat mengubah bentuk sudut-sudut tombol yang dipilih.<\/p>\n<p>Pada contoh tadi sudut tombol tajam, sehingga bentuk tombolnya persegi. Namun, Anda dapat membuat bentuk tombol lebih lonjong dengan meningkatkan radius-nya pada menu\u00a0<em>drop-down<\/em>\u00a0<strong>Border Settings<\/strong>.<\/p>\n<h3 id=\"h-5-warna-tulisan-dalam-blok-paragraph-dapat-diubah\"><span id=\"5_Warna_Tulisan_dalam_Blok_Paragraph_Dapat_Diubah\">5. Warna Tulisan dalam Blok Paragraph Dapat Diubah<\/span><\/h3>\n<p>Saat menulis artikel blog mungkin ada satu atau beberapa kalimat yang warnanya ingin Anda ubah. Barangkali Anda ingin melakukan ini untuk kalimat dengan pesan penting atau sekedar menambah nilai estetika.<\/p>\n<p>Untungnya, sekarang Anda sudah dapat melakukan itu tanpa harus mengubah kode HTML.<\/p>\n<p>Caranya mudah. Anda tinggal meng-<em>highlight<\/em>\u00a0teks yang warnanya ingin diganti. Kemudian, klik tombol anak panah ke bawah pada toolbar blok dan pilih\u00a0<strong>Text Color<\/strong>.<\/p>\n<h3 id=\"h-6-pengaturan-warna-untuk-blok-column-dan-cover\"><span id=\"6_Pengaturan_Warna_untuk_Blok_Column_dan_Cover\">6. Pengaturan Warna untuk Blok Column dan Cover<\/span><\/h3>\n<p>Tak hanya blok Buttons dan Paragraph yang warnanya dapat diubah berkat WordPress 5.4.<\/p>\n<p>Kini Anda juga dapat mengatur warna yang digunakan blok Column. Seperti yang ditunjukkan oleh gambar di bawah ini, Anda dapat mengganti warna teks dan latar belakang masing-masing kolom.<\/p>\n<p>Selain itu, kini Anda juga dapat menggunakan latar belakang gradien warna pada blok Cover.<\/p>\n<h3 id=\"h-7-blok-latest-posts-menampilkan-featured-image\"><span id=\"7_Blok_Latest_Posts_Menampilkan_Featured_Image\">7. Blok Latest Posts Menampilkan Featured Image<\/span><\/h3>\n<p>Apakah Anda suka menampilkan daftar posting terbaru blog? Jika ya, Anda akan senang dengan fitur baru ini.<\/p>\n<p>Kini, blok Latest Post menampilkan featured image masing-masing posting di atas judulnya. Pengaturannya mudah. Setelah Anda menambahkan blok tersebut pada posting.<\/p>\n<p>Untuk menampilkan featured image-nya, Anda perlu mengubah tampilannya dari\u00a0<strong>List view<\/strong>\u00a0menjadi\u00a0<strong>Grid view<\/strong>.<\/p>\n<p>Caranya dengan meng-klik ikon yang ditunjuk oleh anak panah merah di atas.Namun, featured image-nya tidak akan langsung muncul.<\/p>\n<p>Selanjutnya, temukan menu\u00a0<em>drop-down<\/em>\u00a0<strong>Featured image settings<\/strong> di toolbar. Klik slider yang terdapat pada menu tersebut, dan blok Latest Posts Anda.<\/p>\n<p>Anda juga dapat mengatur tampilan featured image pada blok ini dengan mengakses menu\u00a0<em>drop-down<\/em>\u00a0yang sama.<\/p>\n<h3 id=\"h-8-breadcrumb-bar-untuk-navigasi-blok\"><span id=\"8_Breadcrumb_Bar_untuk_Navigasi_Blok\">8. Breadcrumb Bar untuk Navigasi Blok<\/span><\/h3>\n<p>Di WordPress 5.4 Anda akan menemukan bar navigasi di pojok kiri bawah editor.<\/p>\n<p>Sepertinya terlihat sepele, tapi bar ini sangat berguna jika Anda membuat grup blok yang kompleks seperti pada contoh di atas.<\/p>\n<p>Jika Anda klik salah satu nama blok pada bar tersebut, pointer Anda akan langsung berpindah ke blok yang dipilih. Menarik, bukan?<\/p>\n<h3 id=\"h-8-fitur-fitur-baru-lainnya\"><span id=\"8_Fitur-Fitur_Baru_Lainnya\">8. Fitur-Fitur Baru Lainnya<\/span><\/h3>\n<p>Di samping yang telah kami bahas, masih ada beberapa fitur baru yang tidak begitu kentara. Namun, Anda juga perlu mengetahuinya agar dapat memanfaatkannya di saat-saat tertentu.<\/p>\n<p><strong>Pertama<\/strong>, sekarang Block Editor memiliki dua mode, yaitu\u00a0<strong>Edit<\/strong>\u00a0dan\u00a0<strong>Select<\/strong>.<\/p>\n<p>Mode\u00a0<strong>Edit<\/strong>\u00a0memperbolehkan Anda untuk mengetik, menghapus, atau mengubah format teks seperti biasa.<\/p>\n<p>Mode kedua, yaitu\u00a0<strong>Select<\/strong>, memungkinkan Anda untuk meng-klik sebuah blok tanpa harus mengedit isinya.<\/p>\n<p><strong>Kedua<\/strong>, kini Anda dapat menuliskan caption untuk blok Table. Apabila Anda ingin menjelaskan maksud dari tabel yang dibuat, ini merupakan fitur yang bermanfaat.<\/p>\n<p><strong>Ketiga<\/strong>, Anda dapat mengunggah featured image dengan\u00a0<em>drag-and-drop<\/em>\u00a0filenya ke bidang di sidebar editor.<\/p>\n<p>Cara ini lebih praktis daripada harus meng-klik bidangnya terlebih dahulu dan mengunggah file ke Media Library.<\/p>\n<p><strong>Keempat<\/strong>, Anda dapat mengubah ukuran gambar yang tampil dalam blok Gallery melalui sidebar.<\/p>\n<p><strong>Terakhir<\/strong>, Block Editor di WordPress 5.4 memungkinkan Anda untuk menyematkan tautan pada gambar di dalam blok Media &amp; Text.<\/p>\n<h2 id=\"h-fitur-fitur-wordpress-5-4-yang-dapat-dimanfaatkan-developer\"><span id=\"Fitur-Fitur_WordPress_54_yang_Dapat_Dimanfaatkan_Developer\">Fitur-Fitur WordPress 5.4 yang Dapat Dimanfaatkan Developer<\/span><\/h2>\n<p>Di samping fitur-fitur Block Editor tadi, WordPress 5.4 juga menghadirkan berbagai update yang dapat dimanfaatkan developer website, plugin, maupun tema. Berikut adalah daftarnya:<\/p>\n<ul>\n<li>Keyboard shortcut custom<\/li>\n<li>Gradient theme API<\/li>\n<li>Perubahan markup dan style<\/li>\n<li>Block scaffolding<\/li>\n<li>Block collections<\/li>\n<li>Block variations<\/li>\n<li>Penyempurnaan struktur HTML pada widget kalender<\/li>\n<li>Penggunaan shortcode dalam skrip PHP<\/li>\n<li>Action hooks untuk menambahkan custom fields pada menu<\/li>\n<\/ul>\n<h3 id=\"h-9-shortcut-keyboard-custom\"><span id=\"9_Shortcut_Keyboard_Custom\">9. Shortcut Keyboard Custom<\/span><\/h3>\n<p>Tombol shortcut untuk mempermudah pengoperasian editor WordPress memang sudah ada sejak lama. Namun, baru kali ini Anda diperbolehkan untuk membuat shortcut keyboard custom.<\/p>\n<p>Untuk melakukannya, Anda perlu mengakses\u00a0<em>package<\/em>\u00a0@wordpress\/keyboard-shortcuts dan mengaktifkan\u00a0<em>action<\/em>\u00a0registerShortcut dengan mengetikkan kode di bawah ini:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">wp.data.dispatch( 'core\/keyboard-shortcuts' ).registerShortcut( {<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\/\/ Shortcut identifier<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\"> name: 'plugin\/shortcut-test',<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\/\/ Shortcut category (possible values global, block, selection)<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\"> category: 'global',<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\/\/ Shortcut description<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\"> description: 'Custom shortcut',<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\/\/ The key combination that triggers the shortcut<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\"> keyCombination: {<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\/\/ Available modifiers:<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\/\/ primary, primaryShift, primaryAlt,<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\/\/ secondary, access, ctrl, alt,<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\/\/ ctrlShift, shift, shiftAlt<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\tmodifier: 'alt',<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\tcharacter: 'w',<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\"> },<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\/\/ An alias for the key combination<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\taliases: [<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t{<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\tmodifier: 'primary',<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\tcharacter: 'q',<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t},<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t],<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">} );<\/pre>\n<p>Sebagai catatan, Anda dapat mengganti \u201cCustom shortcut\u201d pada shortcut description dengan nama apa saja. Ini akan menjadi nama dari shortcut yang Anda buat.<\/p>\n<p>Setelah itu, aktifkan keyboard shortcut handler dengan\u00a0<em>action<\/em>\u00a0useShortcut. Kodenya seperti berikut ini:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">import { useShortcut } from '@wordpress\/keyboard-shortcuts';<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">import { useCallback } from '@wordpress\/element';<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">const MyComponent = () =&gt; {<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\"> useShortcut(<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\"> 'plugin\/shortcut-test',<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\tuseCallback(<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\t( event ) =&gt; {<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\t\t\/\/ Do something<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\t},<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\t[]<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t)<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t);<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">}<\/pre>\n<h3 id=\"h-10-gradient-theme-api\"><span id=\"10_Gradient_Theme_API\">10. Gradient Theme API<\/span><\/h3>\n<p>Tentunya Anda sudah tahu bahwa WordPress 5.4 menawarkan pengaturan gradien warna pada blok tertentu. Ini dapat terjadi berkat Gradient Theme API.<\/p>\n<p>Di dalam API ini Anda dapat menemukan opsi editor-gradient-presets yang memungkinkan Anda untuk membuat preset gradien tersendiri.<\/p>\n<p>Untuk melakukannya, masukkan kode seperti di bawah ini ke dalam opsi tersebut:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">add_theme_support(<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t'editor-gradient-presets',<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\tarray(<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\tarray(<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\t'name'\t\t=&gt; __( 'CadetBlue to Chartreuse', 'themeLangDomain' ),<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\t'gradient'\t=&gt; 'linear-gradient(135deg,rgba(95,158,160,1) 0%,rgb(127,255,0) 100%)',<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\t'slug'\t\t=&gt; 'cedetblue-chartreuse'<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t),<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\tarray(<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\t'name'\t\t=&gt; __( 'Chocolate to Coral', 'themeLangDomain' ),<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\t'gradient'\t=&gt; 'linear-gradient(135deg,rgba(210,105,30,1) 0%,rgba(255,127,80,1) 100%)',<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\t'slug'\t\t=&gt;\u00a0 'chocolate-to-coral',<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t),<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\tarray(<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\t'name'\t\t=&gt; __( 'DarkMagenta to DarkOrchid', 'themeLangDomain' ),<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\t'gradient'\t=&gt; 'linear-gradient(135deg,rgb(139,0,139) 0%,rgb(153,50,204) 100%)',<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\t'slug'\t\t=&gt; 'darkmagenta-to-darkorchid',<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t),<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\tarray(<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\t'name'\t\t=&gt; __( 'DeepSkyBlue to DodgerBlue', 'themeLangDomain' ),<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\t'gradient'\t=&gt; 'linear-gradient(135deg,rgba(0,191,255,1) 0%,rgba(30,144,255,1) 100%)',<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\t'slug'\t\t=&gt; 'deepskyblue-to-dodgerblue',<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t),<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t)<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">);<\/pre>\n<p>Kode tersebut dapat Anda jadikan contekan. Tentunya, warna preset gradiennya dapat Anda ubah sendiri. Berikut adalah tiga bagian dari kode di atas yang dapat diganti:<\/p>\n<ul>\n<li>name: label atau nama dari preset gradien<\/li>\n<li>gradient: value CSS gradien<\/li>\n<li>slug: untuk membuat CSS classes yang digunakan dalam Block Editor<\/li>\n<\/ul>\n<p>Jika Anda ingin menonaktifkan gradien yang telah dibuat, tinggal masukkan kode berikut ini:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">add_theme_support( 'disable-custom-gradients' );<\/pre>\n<p>Selain itu, Anda juga dapat menghapus gradien tersebut dengan menambahkan kode ini:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">add_theme_support( 'disable-custom-gradients' );<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">add_theme_support( 'editor-gradient-presets', array() );<\/pre>\n<h3 id=\"h-11-perubahan-markup-dan-style\"><span id=\"11_Perubahan_Markup_dan_Style\">11. Perubahan Markup dan Style<\/span><\/h3>\n<p>Bagi para developer tema, ada beberapa perubahan pada struktur DOM yang perlu Anda perhatikan. Berikut adalah daftarnya:<\/p>\n<ul>\n<li><em>Prefix<\/em>\u00a0editor- pada skrip di Block Editor sudah dihapus dan diganti dengan\u00a0<em>prefix<\/em>\u00a0block-editor.<\/li>\n<li><em>Class<\/em>\u00a0edit-post-layout__content telah dihilangkan dari DOM Block Editor.<\/li>\n<li>Sejumlah\u00a0<em>wrapper<\/em>\u00a0div telah dihapus dari blok RichText dan beberapa blok lainnya karena dinilai terlalu banyak. Dengan ini, performa blok-blok tersebut meningkat.<\/li>\n<li><em>Padding<\/em>\u00a0blok dan margin negatif sudah tidak ada lagi.<\/li>\n<\/ul>\n<h3 id=\"h-12-block-scaffolding\"><span id=\"12_Block_Scaffolding\">12. Block Scaffolding<\/span><\/h3>\n<p>Kini para developer dapat membuat struktur direktori untuk plugin Block Editor sendiri berkat\u00a0<em>package<\/em>\u00a0@wordpress\/create-block. Untuk melakukannya, Anda tinggal menjalankan perintah berikut:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">$ npm init @wordpress\/block block-name<\/pre>\n<h3 id=\"h-13-block-collections\"><span id=\"13_Block_Collections\">13. Block Collections<\/span><\/h3>\n<p>Fitur ini memungkinkan developer tema dan plugin untuk mengelompokkan blok-blok custom dalam satu kategori. Dengan itu, pengguna dapat lebih mudah menemukan blok yang diinginkan.<\/p>\n<p>Untuk menciptakan kategori baru, Anda hanya perlu menggunakan API berikut:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">registerBlockCollection( namespace, { title, icon } );<\/pre>\n<p>Nah, di bawah ini adalah penjelasan dari masing-masing bagian API tersebut:<\/p>\n<ul>\n<li>namespace: judul kategori blok<\/li>\n<li>title: nama blok<\/li>\n<li>icon: ikon yang digunakan<\/li>\n<\/ul>\n<h3 id=\"h-14-block-variations\"><span id=\"14_Block_Variations\">14. Block Variations<\/span><\/h3>\n<p>Selain memungkinkan Anda untuk membuat kategori blok sendiri, WordPress 5.4 juga memperbolehkan Anda untuk mengubah isi kategori blok yang sudah ada.<\/p>\n<p>Misalnya, Anda ingin mengosongkan kategori\u00a0<strong>Common Blocks<\/strong>\u00a0dan menggantinya dengan blok-blok custom.<\/p>\n<p>Apabila Anda seorang developer website, fitur ini akan sangat bermanfaat. Dengannya, Anda dapat memudahkan klien untuk membuat konten atau mengkustomisasi situsnya.<\/p>\n<p>Untuk mengubah isi kategori blok, Anda dapat menggunakan kode JavaScript di bawah ini sebagai contekan:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">wp.blocks.registerBlockVariation( 'core\/heading', {<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\tname: 'green-text',<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\ttitle: 'Green Text',<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\tdescription: 'This block has green text. It overrides the default description.',<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\tattributes: {<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\tcontent: 'Green Text',<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\ttextColor: 'vivid-green-cyan'<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t},<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\ticon: 'palmtree',<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\tscope: [ 'inserter' ]<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">} );<\/pre>\n<h3 id=\"h-15-penyempurnaan-struktur-html-pada-widget-kalender\"><span id=\"15_Penyempurnaan_Struktur_HTML_pada_Widget_Kalender\">15. Penyempurnaan Struktur HTML pada Widget Kalender<\/span><\/h3>\n<p>Sebelum WordPress 5.4, link navigasi bulan pada widget kalender menjadi satu dengan tabelnya. Meskipun sepele, ini menyulitkan\u00a0<em>screenreader<\/em>\u00a0untuk memahami struktur halaman situs.<\/p>\n<p>Untungnya,\u00a0<em>element<\/em>\u00a0nav pada struktur HTML widget kalender sekarang lepas dari tabel kalender. Perubahan ini dapat Anda lihat pada kode HTML di bawah ini:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">&lt;div class=\"widget widget_calendar\"&gt;<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t&lt;div class=\"widget-content\"&gt;<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t&lt;div id=\"calendar_wrap\" class=\"calendar_wrap\"&gt;<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\t&lt;table id=\"wp-calendar\" class=\"wp-calendar-table\"&gt;<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\t\t&lt;caption&gt;February 2020&lt;\/caption&gt;<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\t\t&lt;thead&gt;<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\t\t\t&lt;tr&gt;&lt;!-- Day names --&gt;&lt;\/tr&gt;<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\t\t&lt;\/thead&gt;<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\t\t&lt;tbody&gt;<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\t\t\t&lt;!-- Calendar cells --&gt;<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\t\t&lt;\/tbody&gt;<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\t&lt;\/table&gt;<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\t&lt;nav aria-label=\"Previous and next months\" class=\"wp-calendar-nav\"&gt;<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\t\t&lt;span class=\"wp-calendar-nav-prev\"&gt;&lt;a href=\"http:\/\/example.com\/?m=201912\"&gt;&amp;laquo; Dec&lt;\/a&gt;&lt;\/span&gt;<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\t\t&lt;span class=\"pad\"&gt;&amp;nbsp;&lt;\/span&gt;<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\t\t&lt;span class=\"wp-calendar-nav-next\"&gt;&amp;nbsp;&lt;\/span&gt;<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t\t&lt;\/nav&gt;<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t\t&lt;\/div&gt;<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\t&lt;\/div&gt;<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">&lt;\/div&gt;<\/pre>\n<p>Kini, tampilan widget kalender seperti berikut:<\/p>\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/lh5.googleusercontent.com\/Ms3up9pgF0s0GnXh9M6j_JvMJlc1MIzei2nMAkRW0cvAmtE_GVmsf3jUi9PEz10c1gOZ5C60Ni9hosCGfiAib1vmOWHcm9P3maQlzff5NELLgy8y3inG0Y7Z7c4aS7cp6Pqom79T\" alt=\"Tampilan baru blok calendar\" \/><\/figure>\n<h3 id=\"h-16-penggunaan-shortcode-dalam-skrip-php\"><span id=\"16_Penggunaan_Shortcode_dalam_Skrip_PHP\">16. Penggunaan Shortcode dalam Skrip PHP<\/span><\/h3>\n<p>Pada versi-versi WordPress sebelumnya Anda perlu menggunakan\u00a0fungsi do_shortcode()\u00a0untuk dapat meletakkan\u00a0shortcode\u00a0dalam tema.<\/p>\n<p>Fungsi ini sekarang digantikan oleh apply_shortcodes(). Ditambah lagi, fungsi baru ini juga memperbolehkan Anda untuk menggunakan shortcode dalam skrip PHP.<\/p>\n<p>Kodenya seperti berikut ini:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\/\/ Displays the result of the shortcode<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">echo apply_shortcodes( '[shortcode]' . $text . '[\/shortcode]' );<\/pre>\n<p>Apabila Anda developer yang masih menggunakan do_shortcode() pada tema atau plugin, jangan khawatir. Meskipun telah merilis fungsi baru dengan kegunaan yang sama, WordPress tidak berencana menonaktifkan do_shortcode().<\/p>\n<h3 id=\"h-17-action-hooks-untuk-menambahkan-custom-fields-pada-menu\"><span id=\"17_Action_Hooks_untuk_Menambahkan_Custom_Fields_pada_Menu\">17. Action Hooks untuk Menambahkan Custom Fields pada Menu<\/span><\/h3>\n<p>WordPress 5.4 memperkenalkan dua jenis\u00a0<em>action<\/em>\u00a0<em>hooks<\/em>\u00a0untuk menambahkan\u00a0<em>custom fields<\/em>\u00a0pada menu website.<\/p>\n<p><em>Action hook<\/em>\u00a0yang pertama adalah wp_nav_menu_item_custom_fields, yang bekerja pada halaman kustomisasi menu di\u00a0<strong>Appearance &gt; Menu<\/strong>. Contoh kodenya seperti ini:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">function example_add_menu_item_custom_field() {<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">\techo '&lt;p class=\"menu-item-custom-field\"&gt;Hey! This is an example for Kinsta blog readers!&lt;\/p&gt;';<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">}<\/pre>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">add_action( 'wp_nav_menu_item_custom_fields', 'kinsta_add_menu_item_custom_field' );<\/pre>\n<p>Ada lima parameter yang dapat Anda gunakan untuk mengatur\u00a0<em>custom field<\/em>:<\/p>\n<ul>\n<li>$item_id \u2014 judul set menu<\/li>\n<li>$item \u2014 obyek data menu<\/li>\n<li>$depth \u2014\u00a0<em>depth<\/em>\u00a0menu<\/li>\n<li>$args \u2014 obyek dari argumen menu<\/li>\n<li>$id \u2014 judul menu<\/li>\n<\/ul>\n<p><em>Action hook<\/em>\u00a0yang kedua adalah wp_nav_menu_item_custom_fields_customize_template. Bedanya,\u00a0<em>action hook<\/em>\u00a0ini bekerja pada sidebar kustomisasi menu saat Anda mengakses\u00a0<strong>Appearance &gt; Customize<\/strong>\u00a0di Dashboard.<\/p>\n<h2 id=\"h-segera-update-ke-wordpress-5-4\"><span id=\"Segera_Update_ke_WordPress_54\">Segera Update ke WordPress 5.4!<\/span><\/h2>\n<p>Dapat Anda lihat bahwa pembaharuan yang dilakukan WordPress pada versi 5.4 ini membuatnya makin mudah digunakan.<\/p>\n<p>Mulai dari blok-blok baru di editor hingga\u00a0<em>action hooks<\/em>\u00a0untuk membuat\u00a0<em>custom fields<\/em>\u00a0menu, semua fitur baru CMS ini akan membuat Anda makin betah menggunakannya.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, kami sangat merekomendasikan Anda untuk segera update ke WordPress 5.4 agar mendapatkan manfaatnya.<\/p>\n<p>Anda dapat\u00a0memperbarui versi WordPress\u00a0melalui link update yang biasanya muncul pada halaman utama Dashboard.<\/p>\n<p>Juga, jangan lupa untuk mem-<a href=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/plugin-backup-wordpress-terbaik.html\"><em>backup<\/em><\/a>\u00a0website terlebih dahulu. Ini untuk menghindari hilangnya data-data penting. Anda dapat menggunakan\u00a0plugin\u00a0atau fitur backup di\u00a0panel kontrol\u00a0hosting.<\/p>\n<p>Agar lebih gampang lagi, Anda dapat menggunakan Paket WordPress hosting <a href=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id?REFERRALCODE=1SONI71\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\"><strong>Hostinger<\/strong><\/a>. Dengan layanan ini, Anda tidak perlu repot-repot log in ke Dashboard untuk memperbarui WordPress. Cukup menyalakan <em>automatic update<\/em>, WordPress Anda akan selalu diperbarui.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WordPress 5.4 telah dirilis pada 31 Maret 2020 lalu. Meskipun bukan merupakan\u00a0major update\u00a0dari versi sebelumnya, update WordPress terbaru ini menghadirkan cukup banyak pembaharuan, di antaranya adalah fitur-fitur anyar di Block Editor. Anda pastinya penasaran dengan semua fitur barunya bukan? Mari kenali update di WordPress 5.4 satu per satu! Fitur-Fitur Baru di Block Editor WordPress 5.4\u00a0 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6135,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5,8,10],"tags":[4,13,6,7,9],"class_list":["post-5345","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-teknologi","category-website","category-wordpress","tag-plugin","tag-tema","tag-tutorial","tag-website","tag-wordpress"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v23.3 (Yoast SEO v23.3) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>WordPress 5.4: Kenali 17+ Fitur Barunya! - Blog Pediaon<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"WordPress 5.4: kenali 17+ fitur baru yang meningkatkan editor blok, performa, dan pengalaman pengguna untuk pengelolaan website lebih mudah.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wordpress-5-4-kenali-17-fitur-barunya.html\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"WordPress 5.4: Kenali 17+ Fitur Barunya!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"WordPress 5.4: kenali 17+ fitur baru yang meningkatkan editor blok, performa, dan pengalaman pengguna untuk pengelolaan website lebih mudah.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wordpress-5-4-kenali-17-fitur-barunya.html\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Pediaon\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-05T01:15:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-24T00:42:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WordPress-5-4-Kenali-17-Fitur-Barunya.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1040\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wordpress-5-4-kenali-17-fitur-barunya.html\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wordpress-5-4-kenali-17-fitur-barunya.html\",\"name\":\"WordPress 5.4: Kenali 17+ Fitur Barunya! - Blog Pediaon\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wordpress-5-4-kenali-17-fitur-barunya.html#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wordpress-5-4-kenali-17-fitur-barunya.html#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WordPress-5-4-Kenali-17-Fitur-Barunya.webp\",\"datePublished\":\"2026-08-05T01:15:18+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-24T00:42:27+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\"},\"description\":\"WordPress 5.4: kenali 17+ fitur baru yang meningkatkan editor blok, performa, dan pengalaman pengguna untuk pengelolaan website lebih mudah.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wordpress-5-4-kenali-17-fitur-barunya.html#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wordpress-5-4-kenali-17-fitur-barunya.html\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wordpress-5-4-kenali-17-fitur-barunya.html#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WordPress-5-4-Kenali-17-Fitur-Barunya.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WordPress-5-4-Kenali-17-Fitur-Barunya.webp\",\"width\":1040,\"height\":500,\"caption\":\"WordPress 5.4: Kenali 17+ Fitur Barunya!\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wordpress-5-4-kenali-17-fitur-barunya.html#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"WordPress 5.4: Kenali 17+ Fitur Barunya!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog Pediaon\",\"description\":\"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\",\"name\":\"Soni Indratmoko\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Soni Indratmoko\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"WordPress 5.4: Kenali 17+ Fitur Barunya! - Blog Pediaon","description":"WordPress 5.4: kenali 17+ fitur baru yang meningkatkan editor blok, performa, dan pengalaman pengguna untuk pengelolaan website lebih mudah.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wordpress-5-4-kenali-17-fitur-barunya.html","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"WordPress 5.4: Kenali 17+ Fitur Barunya!","og_description":"WordPress 5.4: kenali 17+ fitur baru yang meningkatkan editor blok, performa, dan pengalaman pengguna untuk pengelolaan website lebih mudah.","og_url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wordpress-5-4-kenali-17-fitur-barunya.html","og_site_name":"Blog Pediaon","article_published_time":"2026-08-05T01:15:18+00:00","article_modified_time":"2026-06-24T00:42:27+00:00","og_image":[{"width":1040,"height":500,"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WordPress-5-4-Kenali-17-Fitur-Barunya.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Soni Indratmoko","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Soni Indratmoko","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wordpress-5-4-kenali-17-fitur-barunya.html","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wordpress-5-4-kenali-17-fitur-barunya.html","name":"WordPress 5.4: Kenali 17+ Fitur Barunya! - Blog Pediaon","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wordpress-5-4-kenali-17-fitur-barunya.html#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wordpress-5-4-kenali-17-fitur-barunya.html#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WordPress-5-4-Kenali-17-Fitur-Barunya.webp","datePublished":"2026-08-05T01:15:18+00:00","dateModified":"2026-06-24T00:42:27+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00"},"description":"WordPress 5.4: kenali 17+ fitur baru yang meningkatkan editor blok, performa, dan pengalaman pengguna untuk pengelolaan website lebih mudah.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wordpress-5-4-kenali-17-fitur-barunya.html#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wordpress-5-4-kenali-17-fitur-barunya.html"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wordpress-5-4-kenali-17-fitur-barunya.html#primaryimage","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WordPress-5-4-Kenali-17-Fitur-Barunya.webp","contentUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WordPress-5-4-Kenali-17-Fitur-Barunya.webp","width":1040,"height":500,"caption":"WordPress 5.4: Kenali 17+ Fitur Barunya!"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wordpress-5-4-kenali-17-fitur-barunya.html#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"WordPress 5.4: Kenali 17+ Fitur Barunya!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/","name":"Blog Pediaon","description":"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00","name":"Soni Indratmoko","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Soni Indratmoko"},"sameAs":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5345","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5345"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5345\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6247,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5345\/revisions\/6247"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6135"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5345"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5345"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5345"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}