{"id":5324,"date":"2026-10-21T07:21:26","date_gmt":"2026-10-21T00:21:26","guid":{"rendered":"https:\/\/www.pasirpengaraian.com\/?p=3086"},"modified":"2026-06-24T10:26:36","modified_gmt":"2026-06-24T03:26:36","slug":"panduan-membuat-user-administrator-wordpress-dari-phpmyadmin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/panduan-membuat-user-administrator-wordpress-dari-phpmyadmin.html","title":{"rendered":"Panduan Membuat User Administrator WordPress dari phpMyAdmin"},"content":{"rendered":"<p><strong><a href=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/category\/phpMyAdmin\">phpMyAdmin<\/a> adalah<\/strong>\u00a0aplikasi berbasis web yang dapat digunakan untuk melakukan pengaturan pada database MySQL. phpMyAdmin memiliki fungsi untuk mempermudah user mengakses serta mengatur database website. Anda bisa mengatur database website mulai\u00a0 dari membuat user baru, mengedit user, hingga menghapus user.<\/p>\n<p>Melalui artikel ini, kami akan memberikan panduan <a href=\"https:\/\/www.domainesia.com\/panduan\/cara-membuat-user-admin-wordpress-di-phpmyadmin\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">membuat user administrator WordPress dari phpMyAdmin<\/a>.<\/p>\n<h2 id=\"h-panduan-membuat-user-administrator-wordpress-dari-phpmyadmin\"><span id=\"Panduan_Membuat_User_Administrator_WordPress_dari_phpMyAdmin\">Panduan Membuat User Administrator WordPress dari phpMyAdmin<\/span><\/h2>\n<p>Sebelum Anda membuat user Administrator WordPress, pastikan Anda sudah login ke phpMyAdmin.\u00a0Setelah berhasil login, ikuti langkah di bawah ini.<\/p>\n<h3 id=\"h-langkah-1-masuk-cpanel-hosting\"><span id=\"Langkah_1_Masuk_cPanel_Hosting\">Langkah 1: Masuk cPanel Hosting<\/span><\/h3>\n<p>Langkah pertama yang harus dilakukan adalah login cPanel Anda. Masukkan username dan password lalu klik tombol\u00a0<strong>Log in<\/strong>.<\/p>\n<h3 id=\"h-langkah-2-pilih-phpmyadmin\"><span id=\"Langkah_2_Pilih_phpMyAdmin\">Langkah 2: Pilih phpMyAdmin<\/span><\/h3>\n<p>Setelah Anda masuk ke halaman cPanel, cari menu databases dan pilih fitur phpMyAdmin. Seperti contoh pada gambar di bawah ini.<\/p>\n<h3 id=\"h-langkah-3-pilih-database-website\"><span id=\"Langkah_3_Pilih_Database_Website\">Langkah 3: Pilih Database Website<\/span><\/h3>\n<p>Kemudian, Anda akan diarahkan ke halaman phpMyAdmin. Pilih dan klik pada Database website untuk menambahkan user baru.<\/p>\n<p>Setelah memilih nama database website, silahkan klik tabel user. Tabel user memiliki identitas\u00a0<em>wp_users<\/em>\u00a0(biasanya menggunakan kata \u201cuser\u201d). Silakan sesuaikan dengan prefix database yang ada.<\/p>\n<p>Prefix\u00a0database adalah\u00a0awalan pada tabel yang digunakan untuk mengatur data. Setiap tabel pada database akan memiliki prefix yang berbeda. Prefix database ini dapat Anda temukan pada file\u00a0<em>wp_config<\/em>.<\/p>\n<p>Untuk menemukan prefix database website, silakan login cPanel kemudian masuk ke File Manager. Setelah itu cari file\u00a0<em>wp_config<\/em>\u00a0kemudian klik view.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/cXitjTu3x8yd7e2Q-Xogf6jGxn3755CtWvWR9cldlGWnWy8H04VTvEx-sZyWkWvhemWIH2fMFx-B92fBPt4Ivd0NDZTmvqMVAivWktXfqlxIMtUiC-ReVKVkbYdTJMf8yYWn9I6x\" alt=\"\" \/><\/figure>\n<p>Pada panduan ini menggunakan nama prefix database wp_. Setiap user akan memiliki prefix database yang berbeda-beda.<\/p>\n<p>Lalu klik pada wp_users. Maka Anda akan diarahkan pada halaman tabel user website. Seperti contoh pada gambar di bawah ini.<\/p>\n<h3 id=\"h-langkah-4-tambahkan-user\"><span id=\"Langkah_4_Tambahkan_User\">Langkah 4: Tambahkan User<\/span><\/h3>\n<p>Selanjutnya, tambahkan user pada website Anda dengan cara klik tombol\u00a0<strong>Insert<\/strong>\u00a0pada tabel. wp_users.<\/p>\n<p>Kemudian, Anda akan diarahkan ke beberapa form untuk diisi. Berikut ini penjelasan mengenai form mana saja yang wajib Anda isi:<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><strong>ID<\/strong><\/td>\n<td>Wajib diisi dengan angka secara random (misalnya angka 2).<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>user_login<\/strong><\/td>\n<td>Wajib diisi menggunakan username yang akan digunakan untuk login ke Dashboard WordPress.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>user_pass<\/strong><\/td>\n<td>Wajib diisi menggunakan password untuk login ke Dashboard WordPress. Pastikan Anda pilih MD5 ya!<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>user_nicename<\/strong><\/td>\n<td>Wajib diisi. Anda bisa menyamakan nickname dengan user_login.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>user_email<\/strong><\/td>\n<td>Wajib diisi dengan menggunakan email aktif Anda.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>user_url<\/strong><\/td>\n<td>Kosongkan bagian ini karena database otomatis tersinkron dengan website Anda. Jadi, Anda tidak perlu menambahkan URL website.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>user_registered<\/strong><\/td>\n<td>Ini tidak wajib untuk diisi. Isi dengan waktu saat Anda membuat user.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>user_status<\/strong><\/td>\n<td>Wajib diisi menggunakan angka 0.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>display_name<\/strong><\/td>\n<td>Wajib diisi menggunakan nama yang akan Anda tampilkan pada halaman WordPress.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p>Setelah Anda mengisi form sesuai dengan gambar di atas, klik\u00a0<strong>Go<\/strong>\u00a0untuk menambahkan user. Jika Anda berhasil menambahkan user maka akan muncul tampilan seperti pada gambar di bawah ini.<\/p>\n<h3 id=\"h-langkah-5-tambahkan-usermeta\"><span id=\"Langkah_5_Tambahkan_UserMeta\">Langkah 5: Tambahkan UserMeta<\/span><\/h3>\n<p>Langkah selanjutnya, pilih table wp_usermeta. Lalu klik\u00a0<strong>Insert<\/strong>\u00a0untuk menambahkan usermeta baru.<\/p>\n<p>Kemudian, Anda akan diarahkan pada form untuk mengisi beberapa informasi berikut keterangan form yang wajib diisi.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><strong>unmeta_id<\/strong><\/td>\n<td>Untuk form ini Anda dapat mengosongkan saja.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>user_id<\/strong><\/td>\n<td>Isikan sesuai dengan ID yang telah Anda buat pada tabel wp_users. Pada panduan ini kami menggunakan angka 2.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>meta_key<\/strong><\/td>\n<td>Isikan dengan wpna_capabilities.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>meta_value<\/strong><\/td>\n<td>Isikan dengan kode berikut a:1:{s:13:\u201dadministrator\u201d;s:1:\u201d1\u2033;}<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p>Setelah Anda mengisi form dengan sesuai, klik\u00a0<strong>Go<\/strong>\u00a0untuk menyimpan dan menambahkan usermeta.<\/p>\n<p>Selanjutnya, masih pada menu usermeta. Kali ini Anda perlu scroll ke bawah dan menambahkan beberapa informasi. Berikut ini penjelasannya.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><strong>unmeta_id<\/strong><\/td>\n<td>orm ini dapat Anda kosongkan saja.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>user_id<\/strong><\/td>\n<td>Isikan sesuai dengan ID yang telah Anda buat pada tabel wp_users. anduan ini menggunakan Angka 2<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>meta_key<\/strong><\/td>\n<td>Isikan dengan wpna_user_level.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>meta_value<\/strong><\/td>\n<td>Isikan dengan angka 10.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p>Setelah Anda mengisi form dengan sesuai, klik\u00a0<strong>Go<\/strong>\u00a0untuk menyimpan dan menambahkan usermeta.<\/p>\n<h3 id=\"h-langkah-6-cek-user-admin-di-database\"><span id=\"Langkah_6_Cek_User_Admin_di_Database\">Langkah 6: Cek User Admin di Database<\/span><\/h3>\n<p>Untuk melakukan pengecekan user yang sudah Anda tambahkan, Anda bisa melihat dengan cara klik tabel wp_users. Pastikan nama yang sudah Anda tambahkan muncul pada tabel wp_users.<\/p>\n<h3 id=\"h-langkah-7-login-wordpress\"><span id=\"Langkah_7_Login_WordPress\">Langkah 7 membuat user administrator WordPress dari phpMyAdmin: Login WordPress<\/span><\/h3>\n<p>Langkah terakhir adalah memastikan penambahan user WordPress berhasil. Untuk itu, Anda dapat melakukan pengecekan dengan cara login ke halaman WordPress menggunakan user dan password yang telah Anda buat.<\/p>\n<h2 id=\"h-kesimpulan\"><span id=\"Kesimpulan\">Kesimpulan (membuat user administrator WordPress dari phpMyAdmin)<\/span><\/h2>\n<p>Demikian panduan membuat user administrator WordPress dari phpMyAdmin. Semoga panduan memudahkan Anda untuk\u00a0mengelola database\u00a0user di website.<\/p>\n<p>Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran , tidak ada salahnya untuk disampaikan melalui kolom komentar. Silahkan Subscribe melalui kolom yang tersedia untuk mendapatkan artikel terbaru langsung di inbox email Anda.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>phpMyAdmin adalah\u00a0aplikasi berbasis web yang dapat digunakan untuk melakukan pengaturan pada database MySQL. phpMyAdmin memiliki fungsi untuk mempermudah user mengakses serta mengatur database website. Anda bisa mengatur database website mulai\u00a0 dari membuat user baru, mengedit user, hingga menghapus user. Melalui artikel ini, kami akan memberikan panduan membuat user administrator WordPress dari phpMyAdmin. Panduan Membuat User [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6112,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5,8,10],"tags":[4,13,6,7,9],"class_list":["post-5324","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-teknologi","category-website","category-wordpress","tag-plugin","tag-tema","tag-tutorial","tag-website","tag-wordpress"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v23.3 (Yoast SEO v23.3) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Panduan Membuat User Administrator WordPress dari phpMyAdmin<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Panduan membuat user administrator WordPress dari phpMyAdmin untuk mengembalikan akses login dengan cepat melalui database.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/panduan-membuat-user-administrator-wordpress-dari-phpmyadmin.html\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Panduan Membuat User Administrator WordPress dari phpMyAdmin\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Panduan membuat user administrator WordPress dari phpMyAdmin untuk mengembalikan akses login dengan cepat melalui database.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/panduan-membuat-user-administrator-wordpress-dari-phpmyadmin.html\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Pediaon\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-21T00:21:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-24T03:26:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Panduan-Membuat-User-Administrator-WordPress-dari-phpMyAdmin.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1040\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/panduan-membuat-user-administrator-wordpress-dari-phpmyadmin.html\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/panduan-membuat-user-administrator-wordpress-dari-phpmyadmin.html\",\"name\":\"Panduan Membuat User Administrator WordPress dari phpMyAdmin\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/panduan-membuat-user-administrator-wordpress-dari-phpmyadmin.html#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/panduan-membuat-user-administrator-wordpress-dari-phpmyadmin.html#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Panduan-Membuat-User-Administrator-WordPress-dari-phpMyAdmin.webp\",\"datePublished\":\"2026-10-21T00:21:26+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-24T03:26:36+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\"},\"description\":\"Panduan membuat user administrator WordPress dari phpMyAdmin untuk mengembalikan akses login dengan cepat melalui database.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/panduan-membuat-user-administrator-wordpress-dari-phpmyadmin.html#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/panduan-membuat-user-administrator-wordpress-dari-phpmyadmin.html\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/panduan-membuat-user-administrator-wordpress-dari-phpmyadmin.html#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Panduan-Membuat-User-Administrator-WordPress-dari-phpMyAdmin.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Panduan-Membuat-User-Administrator-WordPress-dari-phpMyAdmin.webp\",\"width\":1040,\"height\":500,\"caption\":\"Panduan Membuat User Administrator WordPress dari phpMyAdmin\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/panduan-membuat-user-administrator-wordpress-dari-phpmyadmin.html#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Panduan Membuat User Administrator WordPress dari phpMyAdmin\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog Pediaon\",\"description\":\"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\",\"name\":\"Soni Indratmoko\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Soni Indratmoko\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Panduan Membuat User Administrator WordPress dari phpMyAdmin","description":"Panduan membuat user administrator WordPress dari phpMyAdmin untuk mengembalikan akses login dengan cepat melalui database.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/panduan-membuat-user-administrator-wordpress-dari-phpmyadmin.html","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Panduan Membuat User Administrator WordPress dari phpMyAdmin","og_description":"Panduan membuat user administrator WordPress dari phpMyAdmin untuk mengembalikan akses login dengan cepat melalui database.","og_url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/panduan-membuat-user-administrator-wordpress-dari-phpmyadmin.html","og_site_name":"Blog Pediaon","article_published_time":"2026-10-21T00:21:26+00:00","article_modified_time":"2026-06-24T03:26:36+00:00","og_image":[{"width":1040,"height":500,"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Panduan-Membuat-User-Administrator-WordPress-dari-phpMyAdmin.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Soni Indratmoko","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Soni Indratmoko","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/panduan-membuat-user-administrator-wordpress-dari-phpmyadmin.html","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/panduan-membuat-user-administrator-wordpress-dari-phpmyadmin.html","name":"Panduan Membuat User Administrator WordPress dari phpMyAdmin","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/panduan-membuat-user-administrator-wordpress-dari-phpmyadmin.html#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/panduan-membuat-user-administrator-wordpress-dari-phpmyadmin.html#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Panduan-Membuat-User-Administrator-WordPress-dari-phpMyAdmin.webp","datePublished":"2026-10-21T00:21:26+00:00","dateModified":"2026-06-24T03:26:36+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00"},"description":"Panduan membuat user administrator WordPress dari phpMyAdmin untuk mengembalikan akses login dengan cepat melalui database.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/panduan-membuat-user-administrator-wordpress-dari-phpmyadmin.html#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/panduan-membuat-user-administrator-wordpress-dari-phpmyadmin.html"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/panduan-membuat-user-administrator-wordpress-dari-phpmyadmin.html#primaryimage","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Panduan-Membuat-User-Administrator-WordPress-dari-phpMyAdmin.webp","contentUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Panduan-Membuat-User-Administrator-WordPress-dari-phpMyAdmin.webp","width":1040,"height":500,"caption":"Panduan Membuat User Administrator WordPress dari phpMyAdmin"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/panduan-membuat-user-administrator-wordpress-dari-phpmyadmin.html#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Panduan Membuat User Administrator WordPress dari phpMyAdmin"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/","name":"Blog Pediaon","description":"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00","name":"Soni Indratmoko","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Soni Indratmoko"},"sameAs":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5324","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5324"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5324\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6355,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5324\/revisions\/6355"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6112"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5324"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5324"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5324"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}