{"id":5309,"date":"2026-09-01T09:08:11","date_gmt":"2026-09-01T02:08:11","guid":{"rendered":"https:\/\/www.pasirpengaraian.com\/?p=3052"},"modified":"2026-06-24T07:59:13","modified_gmt":"2026-06-24T00:59:13","slug":"cara-menggunakan-wp-cli-dan-proses-instalasinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menggunakan-wp-cli-dan-proses-instalasinya.html","title":{"rendered":"Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya"},"content":{"rendered":"<p>Anda mungkin belum tahu bahwa WordPress sebenarnya mempunyai tools\u00a0<em>command line<\/em>\u00a0yang bernama WP-CLI. Tool ini mampu mempermudah pengaturan di WordPress. Bahkan bisa mengubah beberapa pengaturan melebihi user admin di WordPress. Apa itu WP-CLI,\u00a0 bagaimana cara install dan cara menggunakan WP-CLI?<\/p>\n<p>Di artikel ini saya akan membahas mengenai apa WP-CLI, cara install WP-CLI, dan tentu saja cara menggunakan WP-CLI secara lengkap.<\/p>\n<h2 id=\"h-apa-itu-wp-cli\"><span id=\"Apa_Itu_WP-CLI\">Apa Itu WP-CLI?<\/span><\/h2>\n<p>WP-CLI adalah sebuah tool atau aplikasi yang memungkinkan untuk mengelola dan mengatur WordPress menggunakan\u00a0<em>command line\u00a0<\/em>(baris perintah). Anda bisa melakukan banyak hal melalui tool ini, seperti melakukan upgrade, membuat backup, menerbitkan post atau artikel. Bahkan pengaturan yang hanya bisa dilakukan oleh admin memungkinkan dilakukan menggunakan WP-CLI.<\/p>\n<p>Jadi Anda dapat mengelola blog Anda sendiri melalui perintah-perintah tanpa harus login ke interface dashboard. Terkadang cara ini lebih cepat dibandingkan dengan pengaturan melalui dashboard WordPress.<\/p>\n<p>Selain itu, perintah-perintah yang tidak didukung pada tampilan interface WordPress dapat dilakukan menggunakan WP-CLI. Contohnya saja menulis\u00a0<em>command script<\/em>\u00a0yang lebih efisien. Jadi WP-CLI mempunyai hak akses yang bahkan lebih luar dari user admin.<\/p>\n<p>Kelebihan lain dari WP-CLI adalah mempersingkat waktu instalasi, proses konfigurasi, dan lebih mudah jika ingin melakukan maintenance. Anda pun tidak perlu login satu per satu ke setiap website untuk melakukan beberapa pengaturan. Jadi WP-CLI akan memudahkan Anda dalam mengelola beberapa website WordPress.<\/p>\n<p>Menariknya, perintah WP-CLI dapat dijalankan secara otomatis sehingga Anda tidak perlu menjalankan perintah secara manual untuk melakukan tugas yang sama.<\/p>\n<h2 id=\"h-cara-install-wp-cli-di-linux\"><span id=\"Cara_Install_WP-CLI_di_Linux\">Cara Install WP-CLI di Linux<\/span><\/h2>\n<p>Setelah mengetahui sedikit apa itu WP-CLI, ada baiknya langsung mencoba menggunakannya.\u00a0 Pada contoh ini saya menggunakan perangkat lokal. Selain perangkat lokal, panduan ini juga bisa Anda gunakan jika menggunakan\u00a0<em>Virtual Private Server<\/em>\u00a0(VPS).<\/p>\n<p>Bagi yang sudah mempunyai layanan web hosting atau WordPress hosting, Anda dapat langsung mengakses WordPress melalui\u00a0SSH\u00a0untuk menggunakan WP-CLI.<\/p>\n<p>Jika Anda menggunakan sistem operasi Linux, cara install WP-CLI cukup mudah.<\/p>\n<h3 id=\"h-langkah-1-unduh-file-wp-cli-phar\"><span id=\"Langkah_1_Unduh_File_wp-cliphar\"><strong>Langkah 1. Unduh File \u2018wp-cli.phar\u2019.<\/strong><\/span><\/h3>\n<p>Silakan unduh terlebih dahulu file \u2018wp-cli.phar\u2019 menggunakan perintah Curl. File ini juga merupakan executable-file yang dapat menjalankan WP-CLI di dalam folder instalasi WordPress.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>$ sudo curl -O https:\/\/raw.githubusercontent.com\/wp-cli\/builds\/gh-pages\/phar\/wp-cli.phar<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<h3 id=\"h-langkah-2-cek-file-wp-cli-phar\"><span id=\"Langkah_2_Cek_File_wp-cliphar\"><strong>Langkah 2. Cek File \u2018wp-cli.phar\u2019.<\/strong><\/span><\/h3>\n<p>Lakukan pengecekan apakah file \u2018wp-clip.phar\u2019 sudah terunduh dengan baik menggunakan perintah PHP dengan opsi \u2013info. Perintah ini akan menampilkan informasi sistem operasi yang dipakai, versi PHP, dan beberapa informasi terkait dengan WP-CLI lainnya.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>$ sudo php wp-cli.phar \u2013info<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<h3 id=\"h-langkah-3-atur-hak-akses-dan-rename-file-wp-cli-char\"><span id=\"Langkah_3_Atur_Hak_Akses_dan_Rename_File_wp-clichar\"><strong>Langkah 3. Atur Hak Akses dan Rename File \u2018wp-cli.char\u2019.<\/strong><\/span><\/h3>\n<p>Supaya file \u2018wp-cli.char\u2019 dapat dieksekusi dan mudah untuk dijalankan, hal yang perlu Anda lakukan adalah mengubah hak aksesnya menggunakan perintah\u00a0<strong>chmod<\/strong>\u00a0dan mengubah nama file menjadi lebih singkat.<\/p>\n<p>Pada contoh di bawah ini, file \u2018wp-cli.char\u2019 diubah menjadi \u2018wp\u2019 sehingga ketika Anda ingin menjalankannya tinggal mengetikkan perintah \u2018wp\u2019 saja tanpa panjang mengetik \u2018wp-cli.phar\u2019.<\/p>\n<p>Ubah hak akses file \u2018wp-cli.phar\u2019 menjadi\u00a0<em>executable<\/em>.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>$ sudo chmod +x wp-cli.phar<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p>Kemudian rename file \u2018wp-cli.phar\u2019 menjadi \u2018wp\u2019 dan pindah ke folder instalasi WordPress.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>$ sudo mv wp-cli.phar \/usr\/local\/bin\/wp<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<h3 id=\"h-langkah-4-cek-status-wp-cli\"><span id=\"Langkah_4_Cek_Status_WP-CLI\"><strong>Langkah 4.\u00a0 Cek Status WP-CLI.<\/strong><\/span><\/h3>\n<p>Lakukan pengecekan apakah instalasi WP-CLI berhasil atau tidak. Silakan arahkan\u00a0<em>session<\/em>\u00a0ke dalam folder instalasi WordPress. Kemudian jalankan perintah\u00a0<strong>\u201c$ wp core version\u201d<\/strong>\u00a0untuk mengecek versi WordPress menggunakan WP-CLI.<\/p>\n<p>Jika Anda belum mempunyai instalasi WordPress aktif, unduh terlebih dahulu\u00a0<a href=\"https:\/\/wordpress.org\/latest.zip\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">file instalasi WordPress<\/a>\u00a0dan pindahkan ke folder penyimpanan web server (folder http). Atau, jika Anda menggunakan web hosting, pindahkan ke dalam folder root domain, biasanya di public_html.<\/p>\n<p>Jika Anda melihat pesan error yang mengatakan \u2018berjalan menggunakan user root\u2019, tambahkan opsi \u2018\u2013allow-root\u2019 ke dalam perintah WP-CLI, seperti di bawah ini:<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>$ wp core version \u2013allow-root<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<h2 id=\"h-cara-install-wp-cli-di-windows\"><span id=\"Cara_Install_WP-CLI_di_Windows\">Cara Install WP-CLI di Windows<\/span><\/h2>\n<p>Proses install WP-CLI di Windows sedikit lebih panjang. Hal ini dikarenakan PHP terkadang tidak tersedia secara default sehingga Anda perlu menginstallnya terlebih dahulu. Anda dapat menginstall PHP secara manual, tapi ada cara yang lebih mudah, yaitu menggunakan perangkat lunak\u00a0<em>local development server<\/em>\u00a0semacam XAMPP atau MAMP. Di\u00a0 kedua perangkat lunak tersebut secara otomatis sudah terinstall PHP sebagai bagian dari proses instalasinya.<\/p>\n<p>Jika PHP sudah terinstall di dalam sistem operasi, Anda perlu mencari di mana file PHP executable dan membuatnya dapat diakses secara global (Anda bisa membaca panduan lengkapnya di\u00a0<a href=\"https:\/\/php.net\/manual\/en\/faq.installation.php#faq.installation.addtopath\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">PHP manual<\/a>)<\/p>\n<p>Jika Anda sudah menginstall PHP dan berjalan dengan baik, unduh file\u00a0<strong>\u2018wp-cli.phar\u2019<\/strong>\u00a0secara manual dan simpan ke dalam folder, contohnya\u00a0<strong>\u201cc:\\wp-cli\u201d<\/strong>. Supaya Anda dapat menjalankan WP-CLI hanya dengan menggunakan perintah \u2018wp\u2019 seperti di Linux, buat file\u00a0<em>batch<\/em>\u00a0dengan nama wp.bat di folder yang sama dengan file \u2018wp-cli.phar\u2019.<\/p>\n<p>Kemudian tambahkan beberapa baris di bawah ini ke dalam file\u00a0<em>batch.<\/em><\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>@ECHO OFFphp \u201cc:\/wp-cli\/wp-cli.phar\u201d %*<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p>Terakhir, tambahkan\u00a0<strong>\u201cc:\\wp-cli\u201d<\/strong>\u00a0ke dalam file global.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>setx path \u201c%path%;c:\\wp-cli\u201d<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p>Jika berhasil, perintah WP-CLI seharusnya sudah ada dalam\u00a0<em>command prompt<\/em>.<\/p>\n<p>Sebenarnya, ada cara yang lebih mudah untuk install WP-CLI di Windows, yaitu dengan menggunakan perangkat lunak\u00a0<a href=\"https:\/\/serverpress.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">DesktopServer<\/a>. Sayangnya bagi Anda yang belum berlangganan perangkat lunak ini harus membayar karena fitur WP-CLI hanya tersedia untuk premium user saja.<\/p>\n<p>Namun jika Anda sudah mempunyai akses dan berlangganan DesktopServer, saya menyarankan untuk menggunakan menggunakan cara ini untuk install WP-CLI di Windows.<\/p>\n<h2 id=\"h-cara-menggunakan-wp-cli\"><span id=\"Cara_Menggunakan_WP-CLI\">Cara Menggunakan WP-CLI<\/span><\/h2>\n<p>Anda sudah sering menggunakan command prompt di Windows atau Terminal di Linux? Jika sudah, WP-CLI mungkin akan sedikit terlihat mudah bagi Anda.<\/p>\n<p>Perintah di WP-CLI sudah saling terintegrasi. Jadi Anda dapat menyusun berbagai perintah di dalam WP-CLI sehingga dipakai untuk menginstall berbagai macam plugin untuk mendukung kerja WP-CLI.<\/p>\n<p>Di bawah ini akan membahas berbagai macam cara menggunakan perintah WP-CLI dan contoh penggunaannya untuk menginstall WordPress dan juga plugin maupun tema yang ada di dalamnya.<\/p>\n<h3 id=\"h-kumpulan-perintah-dasar-di-wp-cli\"><span id=\"Kumpulan_Perintah_Dasar_di_WP-CLI\">Kumpulan Perintah Dasar di WP-CLI<\/span><\/h3>\n<p>Ada berbagai perintah dasar yang perlu Anda ketahui sebelum menggunakan lebih jauh WP-CLI, di antaranya \u2018wp-info\u2019, \u2018\u2019wp-help\u2019, dan penggunaanya dasarnya.<\/p>\n<p>Perintah\u00a0<strong>\u2018wp \u2013info\u2019\u00a0<\/strong>akan memunculkan informasi versi WP-CLI yang Anda pakai.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>wp \u2013info<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p>Jika Anda ingin melihat daftar dokumentasi atau berbagai macam perintah yang tersedia di dalam WP-CLI dapat menggunakan perintah \u2018wp-help\u2019.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>wp help<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p>Anda dapat keluar dari halaman \u2018help\u2019 dengan menggunakan perintah \u2018Q\u2019 atau \u2018ctrl+c\u2019 di keyboard.<\/p>\n<p>Selain perintah utama, di dalam WP-CLI terdapat sub-perintah yang bisa ditambahkan setelah perintah utama. Sub-perintah ini dipakai untuk menspesifikasikan perintah lebih detail lagi. Misalnya saja ketika Anda ingin mendapatkan dokumentasi dari perintah \u2018wp comment count\u2019 maka perintah yang Anda pakai adalah\u00a0<strong>\u2018wp help comment count\u2019<\/strong>.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>wp help comment count<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<h2 id=\"h-cara-menggunakan-wp-cli-untuk-menginstall-wordpress\"><span id=\"Cara_Menggunakan_WP-CLI_untuk_Menginstall_WordPress\">Cara Menggunakan WP-CLI untuk Menginstall WordPress<\/span><\/h2>\n<p>Selain untuk mengelola WordPress, WP-CLI juga dapat menginstall WordPress itu sendiri. Proses instalasinya cukup mudah. Anda hanya tinggal mengakses database server dan mengunduh core WordPress untuk proses instalasi.<\/p>\n<p>Cara menggunakan WP-CLI untuk menginstall WordPress ini hanya bisa dilakukan untuk perangkat lokal dan VPS.<\/p>\n<h3 id=\"h-langkah-1-login-ke-mysql-server\"><span id=\"Langkah_1_Login_ke_MySQL_Server\"><strong>Langkah 1. Login ke MySQL Server<\/strong><\/span><\/h3>\n<p>Pertama Anda harus login ke dalam database MySQL terlebih dahulu. Jika Anda belum mempunyai atau mengetahui username dan password database, silakan masuk ke \u201ccPanel \u00bb MySQL Databases\u201d untuk melihat user dan database yang tersedia.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>mysql -u username_and -p<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<h3 id=\"h-langkah-2-membuat-database-wordpress\"><span id=\"Langkah_2_Membuat_Database_WordPress\"><strong>Langkah 2. Membuat Database WordPress<\/strong><\/span><\/h3>\n<p>Setelah masuk ke database MySQL, buat database terlebih dahulu. Pada contoh perintah di bawah ini database diberi nama \u2018wordpress\u2019.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>create database wordpress;<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<h3 id=\"h-langkah-3-membuat-user-mysql-server\"><span id=\"Langkah_3_Membuat_User_MySQL_Server\"><strong>Langkah 3. Membuat User MySQL Server<\/strong><\/span><\/h3>\n<p>Langkah selanjutnya adalah memberikan akses user untuk mengakses database \u2018wordpress\u2019 menggunakan perintah GRANT.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>grant all on wordpress.* to \u2018username_anda\u2019 identified by \u2018password_anda\u2019;<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p>Logout dari MySQL server dan lanjutkan ke langkah berikutnya.<\/p>\n<h3 id=\"h-langkah-4-unduh-instalasi-wordpress\"><span id=\"Langkah_4_Unduh_Instalasi_WordPress\"><strong>Langkah 4. Unduh Instalasi WordPress<\/strong><\/span><\/h3>\n<p>Jika sudah selesai membuat database dan memberikan akses ke dalamnya, langkah selanjutnya adalah mengunduh instalasi WordPress dan mengeksekusinya.<\/p>\n<p>Pastikan saat Anda menjalankan perintah ini di dalam direktori WordPress yang dikehendaki, misalnya di dalam folder public_html.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>wp core download<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<h3 id=\"h-langkah-5-atur-informasi-dan-database-wordpress\"><span id=\"Langkah_5_Atur_Informasi_dan_Database_WordPress\"><strong>Langkah 5. Atur Informasi dan Database WordPress<\/strong><\/span><\/h3>\n<p>Setelah proses pengunduhan selesai, akses halaman instalasi WordPress menggunakan browser. Pada tahap ini diminta untuk mengisi beberapa informasi yang berhubungan dengan username dan password database untuk WordPress.<\/p>\n<p>Isi semua informasi sesuai dengan pada saat membuat database di awal tadi.<\/p>\n<p>Selain menggunakan browser, Anda juga bisa menggunakan WP-CLI untuk mengisi beberapa informasi di atas. Caranya dengan perintah seperti di bawah ini.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>wp core config \u2013dbname=wordpress \u2013dbuser=user \u2013dbpass=password \u2013dbhost=localhost \u2013dbprefix=wp_<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p><strong>Keterangan<\/strong>:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>dbname<\/strong>, Nama database WordPress di MySQL.<\/li>\n<li><strong>dbuser<\/strong>, Username MySQL yang sudah dibuat di awal.<\/li>\n<li><strong>dbpass<\/strong>, Password MySQL yang sudah dibuat di awal.<\/li>\n<li><strong>dbhost<\/strong>, Alamat hostname server database.<\/li>\n<li><strong>dbprefix<\/strong>, Tabel prefix untuk database WordPress di MySQL.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Jika perintah di atas dijalankan, WordPress akan membuat file konfigurasi dengan nama \u2018wp-config.php\u2019.<\/p>\n<h3 id=\"h-langkah-6-memasukkan-informasi-website\"><span id=\"Langkah_6_Memasukkan_Informasi_Website\"><strong>Langkah 6.\u00a0 Memasukkan Informasi Website<\/strong><\/span><\/h3>\n<p>Langkah selanjutnya adalah memberikan beberapa informasi yang berhubungan dengan website, seperti judul, username dan password untuk login, dan email.<\/p>\n<p>Jika menggunakan WP-CLI, Anda dapat menggunakan perintah seperti di bawah ini.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>wp core install \u2013url=\u201ddomainand.com\u201d\u00a0 \u2013title=\u201dJudul Website\u201d \u2013admin_user=\u201dadmin_username\u201d \u2013admin_password=\u201dadmin_password\u201d \u2013admin_email=\u201dalamatemail@email.com\u201d<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p>Sampai di sini Anda sudah berhasil menginstall WordPress menggunakan WP-CLI. Selanjutnya adalah membahas cara menggunakan WP-CLI untuk menginstall tema dan juga plugin di WordPress.<\/p>\n<h2 id=\"h-cara-menggunakan-wp-cli-untuk-menginstall-tema-di-wordpress\"><span id=\"Cara_Menggunakan_WP-CLI_untuk_Menginstall_Tema_di_WordPress\">Cara Menggunakan WP-CLI untuk Menginstall Tema di WordPress<\/span><\/h2>\n<p>Anda bisa menggunakan WP-CLI untuk mengelola tema yang ada di WordPress. Misalnya saja untuk melihat tema yang tersedia, menginstall, dan juga menghapusnya.<\/p>\n<p>Contohnya ketika Anda ingin melihat daftar tema yang tersedia menggunakan perintah \u2018wp theme list\u2019.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>wp theme list<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p>Kemudian jika Anda ingin mengaktifkan tema yang ada di dalam WordPress cukup dengan menjalankan perintah \u2018wp theme activate nama_tema\u2019.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>wp theme activate twentysixteen<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p>\u2018Twenty Sixteen\u2019 merupakan nama tema default yang biasanya ada di WordPress.<\/p>\n<p>Bahkan WP-CLI dapat Anda pakai untuk menginstall tema baru untuk WordPres. Misalnya saja ketika Anda ingin mencari tema yang mendukung penggunaan Bootstrap menggunakan perintah seperti di bawah ini.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>wp theme search bootstrap<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p>Anda akan diberikan informasi seperti nama dan rating tema yang tersedia.<\/p>\n<p>Jika ingin menginstall dan mengaktifkan tema tersebut, Anda bisa langsung menggunakan perintah seperti di bawah ini.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>wp theme install bootstrap-beauty \u2013activate<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p>Perintah di atas akan menginstall tema Bootstrap Beauty dan langsung mengaktifkannya.<\/p>\n<h2 id=\"h-cara-menggunakan-wp-cli-untuk-install-plugin\"><span id=\"Cara_Menggunakan_WP-CLI_untuk_Install_Plugin\">Cara Menggunakan WP-CLI untuk Install Plugin<\/span><\/h2>\n<p>Anda dapat menginstall dan mengaktifkan plugin dengan langsung menyebutkan nama plugin yang tersedia. Perintahnya seperti contoh berikut ini.<\/p>\n<p>Untuk menginstall gunakan opsi \u2018plugin install\u2019 kemudian masukkan nama plugin setelahnya.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>wp plugin install nama_plugin<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p>Untuk mengaktifkan plugin, gunakan opsi \u2018plugin activate\u2019 kemudian masukkan nama plugin di belakangnya.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>wp plugin activate nama_plugin<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p>Sebagai contoh, berikut ini cara menginstall WP Doctor dan juga WP Profile di WordPress menggunakan WP-CLI.<\/p>\n<h3 id=\"h-proses-instalasi-dan-cara-menggunakan-wp-doctor\"><span id=\"Proses_Instalasi_dan_Cara_Menggunakan_WP_Doctor\">Proses Instalasi dan Cara Menggunakan WP Doctor<\/span><\/h3>\n<p>WP Doktor merupakan tools yang dikembangkan untuk mengecek masalah yang terjadi di website yang menggunakan WordPress. Masalah yang terjadi misalnya hanya muncul layar putih, gagal melakukan pembaruan (<em>update<\/em>), kegagalan mengunggah file (<em>upload<\/em>), dan sejenisnya. Jika ingin menggunakan tool ini, Anda harus menginstall terlebih dahulu.<\/p>\n<p>Cara menggunakan WP-CLI untuk instalasi tema ini cukup mudah. Anda bisa menggunakan perintah seperti di bawah ini.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>wp package install git@github.com:wp-cli\/doctor-command.git<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p>Setelah selesai menginstall plugin WP Doctor, Anda bisa langsung menggunakan perintah \u2018wp doctor\u2019.<\/p>\n<p>Jika ingin melihat apa saja opsi yang tersedia, Anda bisa menggunakan perintah \u2018wp doctor \u2013help\u2019 seperti ketika menggunakan\u00a0perintah Linux\u00a0melalui terminal.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>wp doctor \u2013help<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p>Kemudian jika Anda ingin melakukan pengecekan menggunakan WP Doctor dapat menggunakan perintah \u2018wp doctor check \u2013all\u2019. Perintah ini akan mengecek secara menyeluruh terhadap website WordPress.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>wp doctor check \u2013all<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p>Keterangan masing-masing pengecekan dapat dilihat pada tabel di bawah ini.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table class=\"has-fixed-layout\">\n<tbody>\n<tr>\n<td>core-verify-checksums<\/td>\n<td>Memverifikasi apakah WordPress sudah sesuai dengan checksumnya \u2013identitas dari sebuah file.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>file-eval<\/td>\n<td>Mengecek apakah WordPress mengandung kode\u00a0 eval\\(.*base64_decode\\(.* yang mengindikasikan kode berbahaya.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>cache-flush<\/td>\n<td>Mendeteksi banyaknya kode wp_cache_flush() yang muncul.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>autoload-options-size<\/td>\n<td>Mengecek pengaturan autoload yang melebihi normal (900kb).<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>constant-savequeries-falsy<\/td>\n<td>Mengecek apakah fungsi SAVEQUERY sudah sesuai dengan pengaturan normal atau belum.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>constant-wp-debug-falsy<\/td>\n<td>Mengecek apakah \u2018wp debug\u2019 dalam kondisi aktifk atau tidak dengan mengecek fungsi WP_DEBUG.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>core-update<\/td>\n<td>Mengecek apakah WordPress sudah dalam kondisi terbaru. Error akan muncul jika ada pembaruan major tetapi WordPress belum diperbarui.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>cron-count<\/td>\n<td>Mengecek adanya cron job. Error akan muncul jika di dalam WordPress terdapat cron job lebih dari 50.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>cron-duplicates<\/td>\n<td>Mengecek adanya cron job yang mempunyai fungsi yang sama. Error akan muncul jika terdapat lebih dari 10 cron job yang sama.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>option-blog-public<\/td>\n<td>Mengecek website WordPress dalam status publish dengan mengecek nilai pada opsi \u2018<em>blog_public\u2019<\/em>.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>plugin-active-count<\/td>\n<td>Mengecek jumlah plugin yang aktif. Pengecekan ini akan memunculkan error jika terdapat lebih dari 80 plugin yang aktif.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>plugin-deactivated<\/td>\n<td>Mengecek plugin yang tidak aktif. Muncul pesan warning jika terdapat 40% plugin yang tidak aktif.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>plugin-update<\/td>\n<td>Mengecek ketersediaan versi plugin terbaru. Memunculkan pesan warning jika terdapat plugin yang belum diperbarui ke versi terbaru.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>theme-update<\/td>\n<td>Mengecek ketersediaan versi tema terbaru. Memunculkan pesan warning jika terdapat tema yang belum diperbarui.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>php-in-upload<\/td>\n<td>Mengecek apakah ada ada file PHP di dalam folder Uploads.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>language-update<\/td>\n<td>Mengecek ketersediaan versi bahasa yang baru.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<h4 id=\"h-menjalankan-salah-satu-opsi-wp-doctor\"><span id=\"Menjalankan_Salah_Satu_Opsi_WP_Doctor\"><strong>Menjalankan Salah Satu Opsi\u00a0 WP Doctor<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Jika ingin melakukan beberapa pengecekan saja, Anda dapat mengganti opsi \u2013all dengan jenis pengecekan yang ingin dilakukan. Misalnya saja ketika ingin mengecek \u2018autoload-options-size\u2019 dan \u2018core-verify-checksums\u2019, Anda dapat menggunakan perintah seperti di bawah ini.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>wp doctor check autoload-options-size core-verify-checksums<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<h3 id=\"h-proses-instalasi-dan-cara-menggunakan-wp-profile\"><span id=\"Proses_Instalasi_dan_Cara_Menggunakan_WP_Profile\">Proses Instalasi dan Cara Menggunakan WP Profile<\/span><\/h3>\n<p>Website Anda terasa lambat? Anda dapat mengeceknya menggunakan WP-CLI dengan bantuan plugin WP Profile. WP Plugin berguna untuk melakukan pengecekan penyebab website Anda terasa lambat dimuat.<\/p>\n<p>WP Profile melakukan pengecekan website dengan memisahkan proses loading menjadi beberapa bagian dan melakukan pengecekan masing-masing bagian. Plugin ini memberikan informasi mengenai lokasi,\u00a0<em>callbacks<\/em>, dan waktu unduh.<\/p>\n<p>Supaya dapat menggunakan plugin ini tentu saja perlu melakukan proses instalasi terlebih dahulu. Cara menggunakan WP-CLI untuk menginstall plugin WP Profile sama seperti plugin pada umumnya. Namun lokasi yang dipakai adalah folder \u2018root\u2019 dari website yang aktif.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>wp package install wp-cli\/profile-command<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p>Setelah plugin terinstall dengan baik, Anda dapat langsung menggunakannya dengan perintah \u2018wp profile\u2019. Contohnya ketika Anda ingin melihat beberapa opsi yang tersedia, Anda dapat menggunakan perintah seperti di bawah ini.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>wp-profile \u2013help<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<h2 id=\"h-penutup\"><span id=\"Penutup\">Penutup<\/span><\/h2>\n<p>WP-CLI merupakan tools serbaguna yang memudahkan pengelolaan website WordPress. Tool ini dapat Anda pakai untuk, mengubah dan menambahkan tema maupun plugin, mengatur cron job, bahkan juga dapat menginstall WordPress dari awal.<\/p>\n<p>Tidak hanya itu, Anda pun bisa mengubah berbagai macam script langsung menggunakan tools ini. Jadi jika menggunakan WP-CLI Anda mempunyai hak akses yang bahkan melebihi user admin di WordPress.<\/p>\n<p>Pengaturan menggunakan WP-CLI mempunyai kelebihan lebih cepat dan mudah jika Anda sudah menguasai beberapa perintah dasarnya. Anda tidak perlu login ke dalam dashbaord yang terkadang membutuhkan waktu yang lama dan mengunduh tampilan yang cukup besar. Jika menggunakan WP-CLI, Anda bisa mengubah pengaturan hanya menggunakan Terminal atau command prompt.<\/p>\n<p>Semoga artikel cara menggunakan WP-CLI ini bermanfaat untuk Anda. Anda mungkin mempunyai pengalaman sendiri ketika menggunakan WP-CLI. Jangan lupa juga <strong><em>subscribe<\/em><\/strong>\u00a0untuk mendapatkan informasi terbaru dari kami seputar dunia teknologi, digital marketing, dan bisnis.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anda mungkin belum tahu bahwa WordPress sebenarnya mempunyai tools\u00a0command line\u00a0yang bernama WP-CLI. Tool ini mampu mempermudah pengaturan di WordPress. Bahkan bisa mengubah beberapa pengaturan melebihi user admin di WordPress. Apa itu WP-CLI,\u00a0 bagaimana cara install dan cara menggunakan WP-CLI? Di artikel ini saya akan membahas mengenai apa WP-CLI, cara install WP-CLI, dan tentu saja cara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6078,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5,8,10],"tags":[4,13,6,7,9],"class_list":["post-5309","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-teknologi","category-website","category-wordpress","tag-plugin","tag-tema","tag-tutorial","tag-website","tag-wordpress"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v23.3 (Yoast SEO v23.3) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya - Blog Pediaon<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cara menggunakan WP-CLI dan proses instalasinya untuk mengelola WordPress lebih cepat, efisien, dan tanpa perlu akses dashboard.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menggunakan-wp-cli-dan-proses-instalasinya.html\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara menggunakan WP-CLI dan proses instalasinya untuk mengelola WordPress lebih cepat, efisien, dan tanpa perlu akses dashboard.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menggunakan-wp-cli-dan-proses-instalasinya.html\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Pediaon\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-01T02:08:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-24T00:59:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Menggunakan-WP-CLI-dan-Proses-Instalasinya.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1040\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menggunakan-wp-cli-dan-proses-instalasinya.html\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menggunakan-wp-cli-dan-proses-instalasinya.html\",\"name\":\"Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya - Blog Pediaon\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menggunakan-wp-cli-dan-proses-instalasinya.html#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menggunakan-wp-cli-dan-proses-instalasinya.html#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Menggunakan-WP-CLI-dan-Proses-Instalasinya.webp\",\"datePublished\":\"2026-09-01T02:08:11+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-24T00:59:13+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\"},\"description\":\"Cara menggunakan WP-CLI dan proses instalasinya untuk mengelola WordPress lebih cepat, efisien, dan tanpa perlu akses dashboard.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menggunakan-wp-cli-dan-proses-instalasinya.html#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menggunakan-wp-cli-dan-proses-instalasinya.html\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menggunakan-wp-cli-dan-proses-instalasinya.html#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Menggunakan-WP-CLI-dan-Proses-Instalasinya.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Menggunakan-WP-CLI-dan-Proses-Instalasinya.webp\",\"width\":1040,\"height\":500,\"caption\":\"Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menggunakan-wp-cli-dan-proses-instalasinya.html#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog Pediaon\",\"description\":\"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\",\"name\":\"Soni Indratmoko\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Soni Indratmoko\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya - Blog Pediaon","description":"Cara menggunakan WP-CLI dan proses instalasinya untuk mengelola WordPress lebih cepat, efisien, dan tanpa perlu akses dashboard.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menggunakan-wp-cli-dan-proses-instalasinya.html","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya","og_description":"Cara menggunakan WP-CLI dan proses instalasinya untuk mengelola WordPress lebih cepat, efisien, dan tanpa perlu akses dashboard.","og_url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menggunakan-wp-cli-dan-proses-instalasinya.html","og_site_name":"Blog Pediaon","article_published_time":"2026-09-01T02:08:11+00:00","article_modified_time":"2026-06-24T00:59:13+00:00","og_image":[{"width":1040,"height":500,"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Menggunakan-WP-CLI-dan-Proses-Instalasinya.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Soni Indratmoko","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Soni Indratmoko","Est. reading time":"11 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menggunakan-wp-cli-dan-proses-instalasinya.html","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menggunakan-wp-cli-dan-proses-instalasinya.html","name":"Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya - Blog Pediaon","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menggunakan-wp-cli-dan-proses-instalasinya.html#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menggunakan-wp-cli-dan-proses-instalasinya.html#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Menggunakan-WP-CLI-dan-Proses-Instalasinya.webp","datePublished":"2026-09-01T02:08:11+00:00","dateModified":"2026-06-24T00:59:13+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00"},"description":"Cara menggunakan WP-CLI dan proses instalasinya untuk mengelola WordPress lebih cepat, efisien, dan tanpa perlu akses dashboard.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menggunakan-wp-cli-dan-proses-instalasinya.html#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menggunakan-wp-cli-dan-proses-instalasinya.html"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menggunakan-wp-cli-dan-proses-instalasinya.html#primaryimage","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Menggunakan-WP-CLI-dan-Proses-Instalasinya.webp","contentUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Menggunakan-WP-CLI-dan-Proses-Instalasinya.webp","width":1040,"height":500,"caption":"Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menggunakan-wp-cli-dan-proses-instalasinya.html#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/","name":"Blog Pediaon","description":"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00","name":"Soni Indratmoko","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Soni Indratmoko"},"sameAs":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5309","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5309"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5309\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6293,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5309\/revisions\/6293"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6078"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5309"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5309"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5309"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}