{"id":5296,"date":"2026-10-17T18:41:31","date_gmt":"2026-10-17T11:41:31","guid":{"rendered":"https:\/\/www.pasirpengaraian.com\/?p=3024"},"modified":"2026-06-24T10:24:26","modified_gmt":"2026-06-24T03:24:26","slug":"cara-membuat-halaman-statis-di-wordpress-untuk-homepage","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-halaman-statis-di-wordpress-untuk-homepage.html","title":{"rendered":"Cara Membuat Halaman Statis di WordPress untuk Homepage"},"content":{"rendered":"<p>WordPress secara default menampilkan halaman utama dengan artikel atau post terakhir yang diterbitkan. Anda bisa mengubah pengaturan ini dengan cara membuat halaman statis di WordPress sebagai homepage dengan mudah.<\/p>\n<p>JIka Anda ingin menampilkan halaman utama yang statis di samping post yang diterbitkan, diperlukan mengaktifkan opsi halaman depan statis yang dapat diakses melalui panel dashboard WordPress.<\/p>\n<p>Artikel ini akan membantu Anda mempraktikkan\u00a0cara setting WordPress. Terutama dalam hal cara membuat halaman utama WordPress menggunakan halaman statis. Sebelumnya, izinkan saya memperkenalkan layanan\u00a0<a href=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id?REFERRALCODE=1SONI71\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\"><strong>hosting WordPress murah Hostinger<\/strong><\/a> yang pastinya akan memudahkan Anda mengelola website WordPress yang Anda miliki.<\/p>\n<p>Diharapkan setelah membaca artikel ini, Anda dapat membuat halaman depan statis sendiri. Namun sebelum itu, kenapa Anda perlu membuat halaman depan statis di WordPress?<\/p>\n<h2 id=\"h-kenapa-anda-perlu-menampilkan-halaman-statis-di-homepage\"><span id=\"Kenapa_Anda_Perlu_Menampilkan_Halaman_Statis_di_Homepage\"><strong>Kenapa Anda Perlu Menampilkan Halaman Statis di Homepage?<\/strong><\/span><\/h2>\n<p>Membuat halaman statis di WordPress yang dijadikan halaman utama akan membantu Anda untuk menampilkan informasi penting di website.<\/p>\n<p>Misalnya saja ketika website yang Anda gunakan bertujuan untuk mengenalkan produk. Anda pasti ingin produk yang dijual berada di halaman depan WordPress. Tentu saja jika menggunakan halaman depan default WordPress, produk Anda akan tertimpa post terbaru. Itulah salah satu alasan kenapa Anda perlu menggunakan pengaturan halaman statis untuk WordPress Anda.<\/p>\n<p>Selain itu, halaman depan statis juga dapat Anda gunakan untuk menampilkan informasi harga, diskon terbaru, hot promo, testimoni pelanggan, dan informasi lain yang dapat menarik perhatian pelanggan saat pertama kali membuka website. Inilah yang menjadi alasan kenapa di beberapa\u00a0website company profile\u00a0menggunakan halaman depan statis untuk menyapa pengunjungnya.<\/p>\n<p>Jika diringkas, berikut ini adalah alasan kenapa Anda perlu membuat halaman statis di homepage.<\/p>\n<ul>\n<li>Anda ingin menampilkan informasi yang cukup penting untuk diberikan kepada pengunjung website.<\/li>\n<li>Anda ingin menampilkan informasi yang mungkin saja pengunjung menyukainya.<\/li>\n<li>Menampilkan konten yang mungkin saja menghasilkan konversi yang baik.<\/li>\n<\/ul>\n<h2 id=\"h-kumpulan-struktur-wordpress-untuk-membuat-halaman-depan\"><span id=\"Kumpulan_Struktur_WordPress_Untuk_Membuat_Halaman_Depan\"><strong>Kumpulan Struktur WordPress Untuk Membuat Halaman Depan<\/strong><\/span><\/h2>\n<p>Saat Anda ingin membuat halaman statis di WordPress, ada beberapa opsi yang dapat digunakan.<\/p>\n<p>Pilih opsi tampilan yang menurut Anda cocok untuk digunakan. Ini tergantung dari konten yang ingin Anda tampilkan atau informasi apa saja yang ingin disampaikan.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Halaman Depan Dinamis<\/strong>: Ini merupakan opsi yang terintegrasi antara halaman depan statis dan dinamis. Halaman dinamis mengatur fitur yang tetap tampil di halaman utama dengan tambahan tampilan blog di antara bagiannya. Jadi ini merupakan opsi yang menampilkan kombinasi dari halaman konten statis dan dinamis.<\/li>\n<li><strong>Halaman Depan Statis<\/strong>: Opsi ini menggunakan model homepage statis menggunakan HTML dengan halam depan yang tetap. Tampilannya nanti akan seperti konten yang diletakkan di halaman pages.<\/li>\n<li><strong>Halaman Depan Statis &amp; Blog<\/strong>: Jika Anda ingin menampilkan halaman blog yang tidak berubah-ubah, gunakan opsi ini. Tampilkan konten terbaik Anda, apalah konten yang tidak memiliki batasan umur atau akan dipakai terus dalam waktu yang lama. Anda mungkin juga dapat mengisinya dengan halaman kontak, layanan, informasi layanan, dan lain sebagainya.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Setiap opsi mempunyai tampilan dan tujuan yang berbeda-beda. Pilih opsi yang sesuai dengan kebutuhan dari layanan atau informasi yang ingin Anda bagikan.<\/p>\n<h2 id=\"h-cara-membuat-halaman-statis-di-wordpress\"><span id=\"Cara_Membuat_Halaman_Statis_di_WordPress\"><strong>Cara Membuat Halaman Statis di WordPress<\/strong><\/span><\/h2>\n<p>Saya asumsikan Anda sudah mempunyai layanan hosting dan domain yang sudah aktif. Tentu saja dengan WordPress yang sudah terinstall di dalamnya.<\/p>\n<p>Bagi Anda yang belum mempunyai layanan hosting dan domain sendiri, silakah untuk mengunjungi penyedia layanan hosting murah untuk memasang website WordPress.<\/p>\n<p>Oya, di website harus sudah ada beberapa artikel atau post yang sudah diterbitkan. Langkah ini dilakukan supaya Anda bisa melihat langsung bagaimana \u00a0tampilan konten Anda tampil di halaman depan website.<\/p>\n<p>Lalu bagaimana cara edit halaman depan wordpress? Baiklah, mari coba untuk membahasnya dari awal.<\/p>\n<p>Pada bagian ini Anda akan belajar bagaimana cara untuk mengarahkan WordPress supaya menampilkan halaman statis di homepage. Sedangkan pada bagian selanjutnya akan membahas bagaimana cara mengatur konten supaya lebih menarik.<\/p>\n<h3 id=\"h-lakukan-dua-hal-ini-untuk-membuat-halaman-statis-di-wordpress-sebagai-homepage\"><span id=\"Lakukan_Dua_Hal_Ini_Untuk_Membuat_Halaman_Statis_di_WordPress_Sebagai_Homepage\"><strong>Lakukan Dua Hal Ini Untuk Membuat Halaman Statis di WordPress Sebagai Homepage<\/strong><\/span><\/h3>\n<ol>\n<li>Membuat halaman (<em>pages<\/em>) baru yang digunakan sebagai homepage di website.<\/li>\n<li>Mengubah pengaturan WordPress supaya menampilkan halaman statis di homepage.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Anda perlu menambahkan halaman baru untuk membuat halaman depan statis di WordPress. Langkah yang perlu dilakukan yaitu akses dashboard WordPress kemudian buka\u00a0<strong>\u201cPages \u00bb Add New\u201d<\/strong>.<\/p>\n<p>Supaya lebih mudah mencari halaman ini, gunakan nama yang mudah untuk dikenali. Pada contoh ini saya menggunakan nama\u00a0<strong>\u2018Homepage\u2019<\/strong>. Pastikan klik \u201c<strong>Publish<\/strong>\u201d untuk menerbitkan pages Anda.<\/p>\n<p>Anda juga bisa menambahkan pages lain. Misalnya saja ingin membuat\u00a0<em>pages<\/em>\u00a0yang nantinya menampilkan blog post. Cukup ulangi langkah di atas kemudian ganti nama menjadi Blog \u2013atau nama lain yang sesuai dengan keinginan Anda.<\/p>\n<p>Setelah membuat kedua pages di atas, atur WordPress supaya menampilkan halaman website statis yang awalnya \u00a0menampilkan post terbaru. Buka\u00a0<strong>\u201cSettings \u00bb Reading\u201d<\/strong>.<\/p>\n<p>Pada bagian ini, ubah bagian \u2018<em>Your homepage displays<\/em>\u2019 menjadi \u2018<strong><em>static page<\/em><\/strong>\u2019.<\/p>\n<p>Kemudian pilih\u00a0<strong>\u2018Homepage\u2019<\/strong>\u00a0dan\u00a0<strong>\u2018Post pages\u2019<\/strong>:<\/p>\n<ul>\n<li>Homepage: Pilih\u00a0<em>pages<\/em>\u00a0yang ingin dijadikan sebagai homepage. Pada contoh di artikel ini menggunakan nama \u2018Homepage\u2019.<\/li>\n<li>Posts page: Pilih\u00a0<em>pages<\/em>\u00a0yang ingin dijadikan sebagai halaman untuk kumpulan post. Pada contoh di artikel ini menggunakan nama \u2018Blog\u2019<\/li>\n<\/ul>\n<p>Jangan lupa klik \u201cSave Changes\u201d setelah selesai!<\/p>\n<p>Sampai di sini, Anda sudah membuat halaman depan statis di WordPress. Mudah kan? Anda bisa melakukan pengecekan dengan mengakses halaman homepage.<\/p>\n<p>Anda tidak melihat konten apa-apa di sini. \u00a0Tampilan hanya kosong karena Anda belum melakukan pengaturan gaya atau tampilan website di homepage.<\/p>\n<h2 id=\"h-cara-mengatur-halaman-depan-statis-di-wordpress\"><span id=\"Cara_Mengatur_Halaman_Depan_Statis_di_WordPress\"><strong>Cara Mengatur Halaman Depan Statis di WordPress<\/strong><\/span><\/h2>\n<p>Pada bagian sebelumnya, Anda sudah berhasil membuat halaman depan statis di WordPress. Namun tidak hanya sampai di situ. Anda masih harus mengatur tampilan sedemikian rupa sehingga enak untuk dilihat.<\/p>\n<p>Jadi bagaimana caranya menambahkan konten ke dalam halaman depan statis di WordPress? Anda dan saya akan membahas satu persatu pada bagian ini.<\/p>\n<h3 id=\"h-menggunakan-wordpress-editor-bawaan\"><span id=\"Menggunakan_WordPress_Editor_Bawaan\"><strong>Menggunakan WordPress Editor Bawaan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p>Di bagian sebelumnya Anda sudah membuat pages \u2018Homepage\u2019 melalui dashboard WordPress.<\/p>\n<p>Ada hal lain yang lebih mudah untuk membuat halaman statis di WordPress, yaitu menggunakan Editor Bawaan yang sudah tersedia di WordPress.<\/p>\n<p>Buka kembali pages tersebut kemudian edit layaknya post atau pages WordPress pada umumnya.<\/p>\n<p>Segala perubahan yang Anda lakukan akan tampil pada halaman depan statis.<\/p>\n<p>Contohnya ketika menambahkan sebuah paragraf di pages.<\/p>\n<p>Cukup mudah. Anda hanya tinggal menyesuaikan tampilan dan menambahkan beberapa item di dalam\u00a0<em>pages<\/em>\u00a0supaya terlihat lebih menarik.<\/p>\n<p>Jika Anda ingin menambahkan beberapa elemen tambahan yang tidak terdapat di WordPress Editor, gunakan beberapa elemen di bawah ini untuk memperindah dan menata homepage statis Anda, seperti menambahkan pendaftaran email newsletter untuk menjaring\u00a0<em>subscriber<\/em>\u00a0atau grid untuk menampilkan post terbaru.<\/p>\n<p>Supaya Anda dapat menambahkan fungsi tambahan di homepage baru, di bawah ini beberapa plugin yang mungkin bermanfaat untuk menambahkan elemen-elemen di atas.<\/p>\n<h4 id=\"h-1-menambahkan-form-signup-newsletter\"><span id=\"1_Menambahkan_Form_Signup_Newsletter\"><strong>1. Menambahkan Form Signup Newsletter<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Form signup newsletter ini akan membantu Anda untuk mengumpulkan informasi mengenai pengunjung. Melalui form ini Anda bisa menjalin komunikasi dan interaksi dua arah. Hal ini dapat membantu meningkatkan konversi.<\/p>\n<p>Jika Anda ingin menambahkan signup newsletter form, Anda dapat menggunakan plugin gratis yang sudah tersedia di WordPress, yaitu Optin Forms.<\/p>\n<p>Anda bisa langsung menginstall plugin ini melalui dashboard WordPress.<\/p>\n<p>Setelah Anda install, jangan lupa aktifkan plugin. Anda dapat langsung masuk ke dalam dashboard Optin Form di bagian sidebar dan mengkonfigurasi form Anda.<\/p>\n<p>Di bagian ini Anda akan melihat empat menu konfigurasi:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Style Your Form<\/strong>: Menu ini mengatur tampilan, warna, teks, dan title.<\/li>\n<li><strong>Form Options<\/strong>: Menu ini berisi pengaturan bagian apa saja yang ingin ditampilkan dan juga kolom yang digunakan untuk melakukan Custom CSS.<\/li>\n<li><strong>Form Functionality<\/strong>: Menu yang mengatur fungsionalitas form.<\/li>\n<li><strong>Form Placement<\/strong>: Menu yang digunakan untuk mengatur letak form dan juga berisi shortcode yang nantinya digunakan di homepage.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Setelah selesai, salin\u00a0<em>shortcode<\/em>\u00a0yang ada di dalam menu kemudian masukkan ke dalam homepage statis WordPress.<\/p>\n<p>Satu konfigurasi yang tidak boleh terlewatkan adalah pengaturan email. Anda perlu \u00a0mengkonfigurasi layanan email marketing. Pengaturan ini dapat ditemukan di pengaturan plugin.<\/p>\n<p>Melalui sistem Email Marketing, Anda dapat mengelola beberapa informasi pengunjung yang melakukan\u00a0<em>sign up<\/em>\u00a0layanan\u00a0<em>newsletter<\/em>.<\/p>\n<p>Salah satu layanan\u00a0email marketing\u00a0yang direkomendasikan adalah MailChimp. Namun bila Anda lebih yakin menggunakan layanan lain, itu tidak masalah selama dapat bekerja dengan baik.<\/p>\n<h4 id=\"h-2-menambahkan-post-grid\"><span id=\"2_Menambahkan_Post_Grid\"><strong>2. Menambahkan Post Grid<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Meskipun tampilan homepage Anda tidak lagi menampilkan artikel atau post terbaru, masih ada cara lain untuk menampilkan post terbaru menjadi lebih menarik, yaitu dengan menggunakan Post Grid.<\/p>\n<p>Menampilkan beberapa post terbaru dapat menjadi hal baik untuk website. Misalnya saja untuk mendapatkan pengunjung blog setelah mereka membuka halaman homepage. Ini dapat Anda lakukan dengan menggunakan Post Grid.<\/p>\n<p>Post Grid merupakan plugin yang sudah tersedia di WordPress. Selain menampilkan post terbaru, plugin ini juga dapat menampilkan post sesuai dengan kategori, popularitas, tanggal, dan lain sebagainya.<\/p>\n<p>Anda hanya tinggal menginstall plugin ini melalui dashboard WordPress.<\/p>\n<p>Setelah terinstall dan aktif, hal yang perlu Anda lakukan adalah menyalin shortcode yang nantinya ditambahkan ke dalam homepage WordPress. Dan Anda juga dapat mengkonfigurasi detail dari post grid dengan melakukan pengaturan pada menu lainnya.<\/p>\n<p>Di dalam Post Grid setidaknya ada sembilan submenu:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Shortcode<\/strong>: Menu ini berisi informasi shortcode yang Anda butuhkan untuk menempelkan post grid ke dalam homepage atau post. Di dalam ini juga terdapat kode PHP yang dapat digunakan untuk menambahkan post grid ke dalam sebuah tema.<\/li>\n<li><strong>General:<\/strong>\u00a0Menu ini berisi pengaturan fitur\u00a0<em>lazy load<\/em>. Dengan fitur ini, gambar di grid post baru akan dimuat ketika grid post tampil di layar. Alhasil, loading halaman bisa lebih cepat.<\/li>\n<li><strong>Query Post<\/strong>: Menu ini berisi pengaturan logika query post yang nantinya diterapkan pada post grid.<\/li>\n<li><strong>Layout<\/strong>: Menu ini berisi pengaturan layout yang nantinya diterapkan di dalam post grid. Ada banyak pengaturan menarik yang bisa Anda terapkan, seperti\u00a0<em>grid layout<\/em>,\u00a0<em>content layout<\/em>, dan\u00a0<em>skins<\/em>.<\/li>\n<li><strong>Grid Settings:<\/strong>\u00a0Menu ini berisi pengaturan layout dan ukuran grid.<\/li>\n<li><strong>Item Style:<\/strong>\u00a0Menu ini berisi pengaturan tampilan posting.<\/li>\n<li><strong>Masonry:<\/strong>\u00a0Anda bisa mengaktifkan style masonry untuk post grid di menu ini.<\/li>\n<li><strong>Pagination:<\/strong>\u00a0Anda bisa mengaktifkan fitur paginasi di post grid dengan pengaturan di menu ini.<\/li>\n<li><strong>Custom Scripts<\/strong>: Anda bisa memanfaatkan menu ini untuk mengatur dan menambahkan custom kode CSS dan JS di post grid.<\/li>\n<\/ul>\n<h4 id=\"h-3-menggabungkan-form-signup-newsletter-dan-post-grid\"><span id=\"3_Menggabungkan_Form_Signup_Newsletter_dan_Post_Grid\"><strong>3. Menggabungkan Form Signup Newsletter dan Post Grid.<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Hanya dengan menggunakan kedua plugin di atas Anda sudah bisa membuat halaman depan statis di WordPress yang menarik. Misalnya saja seperti:<\/p>\n<ul>\n<li>Menambahkan teks dan gambar yang unik melalui WordPress Editor.<\/li>\n<li>Menambahkan Form Signup Newsletter<\/li>\n<li>Menampilkan beberapa post menggunakan grid<\/li>\n<\/ul>\n<p>Contoh tampilannya seperti di bawah ini.<\/p>\n<h2 id=\"h-memanfaatkan-page-builder\"><span id=\"Memanfaatkan_Page_Builder\"><strong>Memanfaatkan Page Builder<\/strong><\/span><\/h2>\n<p>Cara di atas mungkin saja membutuhkan waktu ekstra untuk mengaturnya. Bagi Anda yang tidak ingin membuang-buang waktu dan ingin cara yang instan, Anda bisa mencoba Page Builder untuk mempermudah kerja Anda.<\/p>\n<p>Cara membuat homepage di WordPress selanjutnya menggunakan bantuan Page Builder. Page Builder memungkinkan Anda untuk membuat\u00a0<em>pages<\/em>\u00a0yang kompleks tanpa harus berurusan dengan kode program yang cukup membuat pusing.<\/p>\n<p>WordPress sendiri sudah menyediakan plugin page builder untuk membuat halaman homepage. Anda bisa menggunakan beberapa plugin ini secara gratis, antara lain\u00a0<a href=\"https:\/\/www.wpbeginner.com\/refer\/beaver-builder\/\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Beaver Builder<\/a>,\u00a0<a href=\"https:\/\/www.wpbeginner.com\/refer\/elegantthemes-divi\/\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Divi<\/a>,\u00a0<a href=\"https:\/\/www.wpbeginner.com\/refer\/elementor-pro\/\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Elementor<\/a>,\u00a0<a href=\"https:\/\/www.wpbeginner.com\/refer\/visualcomposer\/\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Visual Composer Website Builder<\/a>,\u00a0<a href=\"https:\/\/www.wpbeginner.com\/refer\/themify-builder\/\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Themify Builder<\/a>, dan\u00a0<a href=\"https:\/\/wordpress.org\/plugins\/siteorigin-panels\/\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Page Builder by Site Origin<\/a>.<\/p>\n<p>Manfaatkan page builder ini untuk\u00a0membuat website WordPress\u00a0yang menarik untuk dikunjungi.<\/p>\n<h2 id=\"h-penutup\"><span id=\"Penutup\"><strong>Penutup<\/strong><\/span><\/h2>\n<p>Membuat halaman statis di WordPress menjadi homepage \/ halaman depan website bukanlah hal yang cukup mudah untuk dilakukan. Anda harus menjalani beberapa langkah dan pengaturan yang mungkin saja membutuhkan waktu cukup lama.<\/p>\n<p>Setidaknya ada tiga langkah yang perlu dilakukan supaya bisa membuat halaman homepage yang menarik dan indah untuk dikunjungi; membuat\u00a0<em>page<\/em>\u00a0baru untuk homepage, membuat page baru untuk blog, dan mengatur WordPress supaya menampilkan halaman statis.<\/p>\n<p>Tidak hanya sampai di situ saja. Anda perlu mengatur dan menyesuaikan tampilan homepage supaya menarik untuk dikunjungi dan supaya informasi yang ingin disampaikan lebih jelas.<\/p>\n<p>Namun Anda tidak perlu khawatir karena ada beberapa plugin di WordPress yang siap membantu Anda untuk mengatur tampilan homepage dengan mudah, cepat, dan semenarik mungkin.<\/p>\n<p>Semoga artikel \u00a0cara membuat halaman statis di WordPress sebagai hompage ini dapat bermanfaat untuk Anda. Tinggalkan komentar melalui kolom di bawah ini jika masih ada pertanyaan atau informasi tambahan yang ingin disampaikan. Anda juga dapat melakukan\u00a0<em>subscribe<\/em>\u00a0menggunakan form di bawah untuk mendapatkan informasi terbaru dari kami.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WordPress secara default menampilkan halaman utama dengan artikel atau post terakhir yang diterbitkan. Anda bisa mengubah pengaturan ini dengan cara membuat halaman statis di WordPress sebagai homepage dengan mudah. JIka Anda ingin menampilkan halaman utama yang statis di samping post yang diterbitkan, diperlukan mengaktifkan opsi halaman depan statis yang dapat diakses melalui panel dashboard WordPress. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6047,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5,8,10],"tags":[4,13,6,7,9],"class_list":["post-5296","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-teknologi","category-website","category-wordpress","tag-plugin","tag-tema","tag-tutorial","tag-website","tag-wordpress"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v23.3 (Yoast SEO v23.3) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Membuat Halaman Statis di WordPress untuk Homepage<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cara membuat halaman statis di WordPress untuk homepage dengan mudah. Panduan lengkap mengatur front page agar website lebih profesional dan SEO friendly.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-halaman-statis-di-wordpress-untuk-homepage.html\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Membuat Halaman Statis di WordPress untuk Homepage\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara membuat halaman statis di WordPress untuk homepage dengan mudah. Panduan lengkap mengatur front page agar website lebih profesional dan SEO friendly.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-halaman-statis-di-wordpress-untuk-homepage.html\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Pediaon\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-17T11:41:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-24T03:24:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Membuat-Halaman-Statis-di-WordPress-untuk-Homepage.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1040\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-halaman-statis-di-wordpress-untuk-homepage.html\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-halaman-statis-di-wordpress-untuk-homepage.html\",\"name\":\"Cara Membuat Halaman Statis di WordPress untuk Homepage\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-halaman-statis-di-wordpress-untuk-homepage.html#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-halaman-statis-di-wordpress-untuk-homepage.html#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Membuat-Halaman-Statis-di-WordPress-untuk-Homepage.webp\",\"datePublished\":\"2026-10-17T11:41:31+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-24T03:24:26+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\"},\"description\":\"Cara membuat halaman statis di WordPress untuk homepage dengan mudah. Panduan lengkap mengatur front page agar website lebih profesional dan SEO friendly.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-halaman-statis-di-wordpress-untuk-homepage.html#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-halaman-statis-di-wordpress-untuk-homepage.html\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-halaman-statis-di-wordpress-untuk-homepage.html#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Membuat-Halaman-Statis-di-WordPress-untuk-Homepage.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Membuat-Halaman-Statis-di-WordPress-untuk-Homepage.webp\",\"width\":1040,\"height\":500,\"caption\":\"Cara Membuat Halaman Statis di WordPress untuk Homepage\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-halaman-statis-di-wordpress-untuk-homepage.html#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Membuat Halaman Statis di WordPress untuk Homepage\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog Pediaon\",\"description\":\"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\",\"name\":\"Soni Indratmoko\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Soni Indratmoko\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Membuat Halaman Statis di WordPress untuk Homepage","description":"Cara membuat halaman statis di WordPress untuk homepage dengan mudah. Panduan lengkap mengatur front page agar website lebih profesional dan SEO friendly.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-halaman-statis-di-wordpress-untuk-homepage.html","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Membuat Halaman Statis di WordPress untuk Homepage","og_description":"Cara membuat halaman statis di WordPress untuk homepage dengan mudah. Panduan lengkap mengatur front page agar website lebih profesional dan SEO friendly.","og_url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-halaman-statis-di-wordpress-untuk-homepage.html","og_site_name":"Blog Pediaon","article_published_time":"2026-10-17T11:41:31+00:00","article_modified_time":"2026-06-24T03:24:26+00:00","og_image":[{"width":1040,"height":500,"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Membuat-Halaman-Statis-di-WordPress-untuk-Homepage.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Soni Indratmoko","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Soni Indratmoko","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-halaman-statis-di-wordpress-untuk-homepage.html","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-halaman-statis-di-wordpress-untuk-homepage.html","name":"Cara Membuat Halaman Statis di WordPress untuk Homepage","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-halaman-statis-di-wordpress-untuk-homepage.html#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-halaman-statis-di-wordpress-untuk-homepage.html#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Membuat-Halaman-Statis-di-WordPress-untuk-Homepage.webp","datePublished":"2026-10-17T11:41:31+00:00","dateModified":"2026-06-24T03:24:26+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00"},"description":"Cara membuat halaman statis di WordPress untuk homepage dengan mudah. Panduan lengkap mengatur front page agar website lebih profesional dan SEO friendly.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-halaman-statis-di-wordpress-untuk-homepage.html#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-halaman-statis-di-wordpress-untuk-homepage.html"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-halaman-statis-di-wordpress-untuk-homepage.html#primaryimage","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Membuat-Halaman-Statis-di-WordPress-untuk-Homepage.webp","contentUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Membuat-Halaman-Statis-di-WordPress-untuk-Homepage.webp","width":1040,"height":500,"caption":"Cara Membuat Halaman Statis di WordPress untuk Homepage"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-halaman-statis-di-wordpress-untuk-homepage.html#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Membuat Halaman Statis di WordPress untuk Homepage"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/","name":"Blog Pediaon","description":"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00","name":"Soni Indratmoko","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Soni Indratmoko"},"sameAs":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5296","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5296"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5296\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5676,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5296\/revisions\/5676"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6047"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5296"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5296"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5296"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}