{"id":5291,"date":"2026-08-22T15:09:12","date_gmt":"2026-08-22T08:09:12","guid":{"rendered":"https:\/\/www.pasirpengaraian.com\/?p=3014"},"modified":"2026-06-24T07:52:39","modified_gmt":"2026-06-24T00:52:39","slug":"cara-mengaktifkan-dark-mode-di-wordpress-anda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dark-mode-di-wordpress-anda.html","title":{"rendered":"Cara Mengaktifkan Dark Mode di WordPress Anda"},"content":{"rendered":"<p>Bekerja lembur hingga malam sering kali tak terhindarkan. Kalau sudah begitu, mata biasanya gampang lelah dan terasa pedih. Padahal tenggat kerja tetap harus dipenuhi.<\/p>\n<p>Untungnya, banyak aplikasi, media sosial, dan\u00a0<em>web service<\/em>\u00a0yang dilengkapi dengan\u00a0<em>dark mode.\u00a0<\/em>Termasuk di dalamnya adalah WordPress. Fitur ini sedikitnya akan membantu Anda bekerja dengan nyaman, tanpa rasa pedih dan lelah di mata.<\/p>\n<p>Artikel ini akan menunjukkan cara mengaktifkan dark mode di website berbasis WordPress. Sebelum itu, artikel ini juga akan menyinggung sedikit soal apa itu dark mode beserta manfaatnya.<\/p>\n<h2><span id=\"Apa_itu_Dark_Mode_dan_Apa_Manfaatnya\">Apa itu Dark Mode dan Apa Manfaatnya?<\/span><\/h2>\n<p>Dark mode atau night mode adalah sebutan untuk tampilan\u00a0<em>front-end\u00a0<\/em>dengan latar belakang berwarna gelap. Penggunaan fitur ini menyebabkan teks dan komponen visual berukuran kecil lainnya berubah warna menjadi lebih terang.<\/p>\n<p>Fitur tersebut sebetulnya merupakan kebalikan dari apa yang umumnya dipakai, latar terang dan teks berwarna gelap. Meski begitu, fitur ini cukup populer selama tiga sampai lima tahun belakangan. Berbagai aplikasi populer \u2500 YouTube, Twitter, Facebook, hingga Gmail \u2500 menawarkan tampilan dark mode atau night mode.<\/p>\n<p>Popularitas dark mode tersebut bukan tanpa alasan. Konon, fitur dark mode memang memiliki sejumlah manfaat dibandingkan tampilan pada umumnya.\u00a0<a href=\"http:\/\/people.ds.cam.ac.uk\/ssb22\/css\/dark.html\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Riset<\/a>\u00a0University of Cambridge menyebutkan beberapa manfaat penggunaan dark mode, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Mengurangi kemungkinan mata lelah. Tampilan layar yang terlalu terang sering kali menyilaukan mata. Tak jarang, untuk menyesuaikannya, mata harus terpicing memandangi layar. Lama-kelamaan, otot mata terlalu tegang dan menjadikan mata lelah.<\/li>\n<li>Mengurangi kemungkinan layar berkedip (<em>flickering display<\/em>).\u00a0<em>Flickering display\u00a0<\/em>dalam bentuk garis sering kali mendistraksi Anda. Dengan dark mode, tampilan yang mengganggu ini bisa dikurangi.<\/li>\n<li>Memudahkan proses pemrograman (<em>coding<\/em>). Dark mode membuat perbedaan warna setiap syntax akan terlihat lebih kentara. Dengan kata lain, dark mode membantu mengurangi kesalahan pemrograman.<\/li>\n<li>Mengurangi kemungkinan perubahan jam biologis. Sinar biru dari layar sering menyebabkan perubahan jam tidur. Dalam jangka panjang, menatap layar tanpa dark mode bisa mengubah pola tidur dan jam biologis.<\/li>\n<li>Menghemat baterai laptop dan aliran listrik. Dark mode membantu Anda menghemat daya laptop. Untuk bisa berjalan dengan baik, dark mode juga harus dibarengi dengan lingkugan yang temaram. Di sinilah Anda juga bisa menghemat listrik.<\/li>\n<li>Mempermudah proses desain. Tampilan gelap membantu Anda fokus ke komponen desain utama. Ketika margin desain nampak lebih gelap, Anda bisa lebih awas dan menghindari komponen utama menabrak batas area desain.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Walaupun night mode memiliki banyak manfaat, penggunaanya tetap perlu diperhatikan. Beberapa kondisi justru membuat penggunaan night mode kontraproduktif. Misalnya, ketika layar justru merefleksikan Anda atau dalam kata lain seperti cermin. Karena dengan begini, Anda justru tak bisa melihat dengan jelas apa yang ditampilkan di layar.<\/p>\n<p>Lingkungan kerja yang terlalu terang juga membuat dark mode tidak efektif. Di samping itu, font yang terlalu tipis dan berukuran kecil sering kali membat teks tidak terbaca ketika dark mode digunakan.<\/p>\n<h2><span id=\"Cara_Mengaktifkan_Dark_Mode_pada_WordPress\">Cara Mengaktifkan Dark Mode pada WordPress<\/span><\/h2>\n<p>Cara termudah untuk mengaktifkan dark mode di WordPress adalah dengan plugin. Maka dari itu, Anda perlu menginstal plugin\u00a0<a href=\"https:\/\/wordpress.org\/plugins\/dark-mode\/\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Dark Mode<\/a>.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-image\"><\/figure>\n<p>Di bagian Dashboard, pilih menu\u00a0<strong>Plugins\u00a0<\/strong>dan klik pilihan\u00a0<strong>Add New.\u00a0<\/strong>Setelah itu Anda akan dibawa ke halaman yang memuat banyak pilihan plugin.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-image\"><\/figure>\n<p>Masukkan kata kunci \u201cDark Mode\u201d ke kolom yang tersedia dan klik\u00a0<strong>Install Now\u00a0<\/strong>di plugin yang diinginkan. Tunggu sebentar dan klik\u00a0<strong>Activate\u00a0<\/strong>di lokasi tombol yang sama.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-image\"><\/figure>\n<p>Setelah plugin aktif, Anda perlu kembali ke Dashboard dan mencari menu\u00a0<strong>Users\u00a0<\/strong>dan klik di bagian submenu\u00a0<strong>Your Profile<\/strong>.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-image\"><\/figure>\n<p>Lalu, cari pilihan Dark Mode dan centang\u00a0<strong>Enable Dark Mode in the dashboard<\/strong>. Jangan lupa untuk klik\u00a0<strong>Update Profile\u00a0<\/strong>di bagian paling bawah halaman. Dengan begitu, dark mode pada bagian\u00a0<em>back-end<\/em>\u00a0website WordPress Anda sudah aktif.<\/p>\n<p>Tampilan night mode cukup konsisten di berbagai menu Dashboard, kecuali di bagian Post dan Page yang memiliki\u00a0<em>text editor.<\/em><\/p>\n<p>Ketika Gutenberg editor di WordPress diaktifkan, maka tampilan terang mendominasi halaman WordPress. Terutama di bagian tulisan dan pilihan kustomisasi di bagian kanan.<\/p>\n<p>Bagi sebagian orang, tampilan semacam ini mungkin tidak efektif. Tujuan awal untuk mendapat tampilan gelap yang nyaman di mata, tidak bisa tercapai.<\/p>\n<p>Untuk itu kami coba menginstal plugin\u00a0<a href=\"https:\/\/wordpress.org\/plugins\/classic-editor\/\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"><strong>Classic Editor<\/strong><\/a><strong>\u00a0<\/strong>untuk mencari tahu perbedaannya dengan Gutenberg editor.<\/p>\n<p>Setelah mengaktifkan Classic Editor, kami menemukan bagian terang hanya ada di bagian\u00a0<em>text editor\u00a0<\/em>saja. Pilihan publikasi dan format konten di bagian kanan tetap ada dalam keadaan\u00a0<em>dark mode.<\/em><\/p>\n<figure class=\"wp-block-image\"><\/figure>\n<p>Dibandingkan dengan\u00a0Gutenberg\u00a0editor, tampilan satu ini mungkin lebih nyaman bagi mata. Hanya saja, tampilan seperti ini kurang mampu memberikan tombol pilihan yang\u00a0<em>user-friendly\u00a0<\/em>seperti laiknya di Gutenberg.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-image\"><\/figure>\n<p>Lalu mana yang lebih baik? Itu kembali ke pilihan Anda.<\/p>\n<h2><span id=\"Kesimpulan\">Kesimpulan<\/span><\/h2>\n<p>Jika Anda seorang blogger, web developer, atau pengurus web agency yang sering lembur malam hari, dark mode sudah pasti jadi kebutuhan. Untung saja WordPress memiliki plugin untuk menambahkan fitur dark mode ke Dashboard.<\/p>\n<p>Selain cara menginstal plugin dan pengaturan dark mode, artikel di atas juga menjabarkan perbedaan tampilan dark mode di Gutenberg dan Classic Editor. Dengan begitu, Anda juga bisa sekaligus memilih\u00a0<em>text editor\u00a0<\/em>yang tepat untuk website WordPress Anda.<\/p>\n<p>Sekarang, katakan selamat tinggal untuk mata lelah. Terima kasih, dark mode!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bekerja lembur hingga malam sering kali tak terhindarkan. Kalau sudah begitu, mata biasanya gampang lelah dan terasa pedih. Padahal tenggat kerja tetap harus dipenuhi. Untungnya, banyak aplikasi, media sosial, dan\u00a0web service\u00a0yang dilengkapi dengan\u00a0dark mode.\u00a0Termasuk di dalamnya adalah WordPress. Fitur ini sedikitnya akan membantu Anda bekerja dengan nyaman, tanpa rasa pedih dan lelah di mata. Artikel [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6061,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5,8,10],"tags":[4,13,6,7,9],"class_list":["post-5291","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-teknologi","category-website","category-wordpress","tag-plugin","tag-tema","tag-tutorial","tag-website","tag-wordpress"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v23.3 (Yoast SEO v23.3) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Mengaktifkan Dark Mode di WordPress Anda - Blog Pediaon<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cara mengaktifkan dark mode di WordPress untuk tampilan website yang lebih nyaman di mata, modern, dan hemat energi layar.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dark-mode-di-wordpress-anda.html\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Mengaktifkan Dark Mode di WordPress Anda\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara mengaktifkan dark mode di WordPress untuk tampilan website yang lebih nyaman di mata, modern, dan hemat energi layar.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dark-mode-di-wordpress-anda.html\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Pediaon\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-22T08:09:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-24T00:52:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Mengaktifkan-Dark-Mode-di-WordPress-Anda.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1040\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dark-mode-di-wordpress-anda.html\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dark-mode-di-wordpress-anda.html\",\"name\":\"Cara Mengaktifkan Dark Mode di WordPress Anda - Blog Pediaon\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dark-mode-di-wordpress-anda.html#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dark-mode-di-wordpress-anda.html#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Mengaktifkan-Dark-Mode-di-WordPress-Anda.webp\",\"datePublished\":\"2026-08-22T08:09:12+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-24T00:52:39+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\"},\"description\":\"Cara mengaktifkan dark mode di WordPress untuk tampilan website yang lebih nyaman di mata, modern, dan hemat energi layar.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dark-mode-di-wordpress-anda.html#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dark-mode-di-wordpress-anda.html\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dark-mode-di-wordpress-anda.html#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Mengaktifkan-Dark-Mode-di-WordPress-Anda.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Mengaktifkan-Dark-Mode-di-WordPress-Anda.webp\",\"width\":1040,\"height\":500,\"caption\":\"Cara Mengaktifkan Dark Mode di WordPress Anda\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dark-mode-di-wordpress-anda.html#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Mengaktifkan Dark Mode di WordPress Anda\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog Pediaon\",\"description\":\"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\",\"name\":\"Soni Indratmoko\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Soni Indratmoko\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Mengaktifkan Dark Mode di WordPress Anda - Blog Pediaon","description":"Cara mengaktifkan dark mode di WordPress untuk tampilan website yang lebih nyaman di mata, modern, dan hemat energi layar.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dark-mode-di-wordpress-anda.html","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Mengaktifkan Dark Mode di WordPress Anda","og_description":"Cara mengaktifkan dark mode di WordPress untuk tampilan website yang lebih nyaman di mata, modern, dan hemat energi layar.","og_url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dark-mode-di-wordpress-anda.html","og_site_name":"Blog Pediaon","article_published_time":"2026-08-22T08:09:12+00:00","article_modified_time":"2026-06-24T00:52:39+00:00","og_image":[{"width":1040,"height":500,"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Mengaktifkan-Dark-Mode-di-WordPress-Anda.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Soni Indratmoko","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Soni Indratmoko","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dark-mode-di-wordpress-anda.html","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dark-mode-di-wordpress-anda.html","name":"Cara Mengaktifkan Dark Mode di WordPress Anda - Blog Pediaon","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dark-mode-di-wordpress-anda.html#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dark-mode-di-wordpress-anda.html#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Mengaktifkan-Dark-Mode-di-WordPress-Anda.webp","datePublished":"2026-08-22T08:09:12+00:00","dateModified":"2026-06-24T00:52:39+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00"},"description":"Cara mengaktifkan dark mode di WordPress untuk tampilan website yang lebih nyaman di mata, modern, dan hemat energi layar.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dark-mode-di-wordpress-anda.html#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dark-mode-di-wordpress-anda.html"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dark-mode-di-wordpress-anda.html#primaryimage","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Mengaktifkan-Dark-Mode-di-WordPress-Anda.webp","contentUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Mengaktifkan-Dark-Mode-di-WordPress-Anda.webp","width":1040,"height":500,"caption":"Cara Mengaktifkan Dark Mode di WordPress Anda"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dark-mode-di-wordpress-anda.html#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Mengaktifkan Dark Mode di WordPress Anda"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/","name":"Blog Pediaon","description":"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00","name":"Soni Indratmoko","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Soni Indratmoko"},"sameAs":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5291","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5291"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5291\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5563,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5291\/revisions\/5563"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6061"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5291"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5291"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5291"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}