{"id":5289,"date":"2026-08-13T17:22:13","date_gmt":"2026-08-13T10:22:13","guid":{"rendered":"https:\/\/www.pasirpengaraian.com\/?p=2995"},"modified":"2026-06-24T07:47:17","modified_gmt":"2026-06-24T00:47:17","slug":"mengapa-anda-harus-menonaktifkan-xmlrpc-php","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mengapa-anda-harus-menonaktifkan-xmlrpc-php.html","title":{"rendered":"Mengapa Anda Harus Menonaktifkan Xmlrpc.php?"},"content":{"rendered":"<p>WordPress mempunyai\u00a0<em>script\u00a0<\/em>atau spesifikasi berisi kumpulan fungsi yang memungkinkan sistem dapat berkomunikasi dengan sistem lainnya, yaitu XML-RPC. Mekanisme transportasi XML-RPC menggunakan HTTP, dan XML sebagai mekanisme pengkodean yang memungkinkan berbagai data dapat ditransmisikan. XML-RPC dirancang sesederhana mungkin supaya struktur data yang kompleks dapat ditransmisikan, diproses, dan dikembalikan.<\/p>\n<p>Adanya XML-RPC di WordPress memungkinkan Anda untuk mengakses website dari berbagai tempat. Hal ini memudahkan pengguna atau blogger untuk memposting dari perangkat desktop atau perangkat seluler ke website online. Ketika mengkoneksikan antara perangkat offline dengan online, Anda membutuhkan akses remote yang dapat diaktifkan menggunakan xmlrpc.php.<\/p>\n<p>Sayangnya, saat ini ada beberapa masalah yang terjadi ketika XML-RPC berjalan di WordPress, seperti pelaku kejahatan\u00a0<em>cyber\u00a0<\/em>yang memanfaatkan file ini untuk mengumpulkan informasi login atau menjadikannya sebagai target serangan<em>\u00a0brute force<\/em>.<\/p>\n<p>WordPress API hadir di tengah-tengah masalah yang dialami XML-RPC. Adanya WordPress API dengan RESful API seperti menjadi angin segar di dalam penerapan komunikasi antar sistem di masa yang akan datang \u2013menggantikan xmlrpc.php. WordPress API menghadirkan lebih banyak fleksibilitas, keamanan yang lebih baik, dan bentuk data yang lebih sederhana.<\/p>\n<p>Namun, sebelum Anda memutuskan untuk menonaktifkan xmlrpc.php, akan lebih baik jika mengetahui terlebih dahulu bagaimana peran file ini di dalam perkembangan WordPress dari awal sampai dengan saat ini.<\/p>\n<h2 id=\"h-apa-itu-xmlrpc-php\"><span id=\"Apa_itu_xmlrpcphp\"><strong>Apa itu xmlrpc.php?<\/strong><\/span><\/h2>\n<p>XML-RPC adalah protokol yang memungkinkan beberapa sistem dapat saling terhubung menggunakan jaringan internet.<\/p>\n<p>WordPress menggunakan XML-RPC supaya dapat mentransformasikan data dan berkomunikasi dengan sistem lainnya, di mana HTTP berperan sebagai\u00a0<em>transport\u00a0<\/em>dan XML sebagai\u00a0<em>encoding<\/em>.<\/p>\n<p>Xmlrpc.php yang digunakan oleh WordPress memungkinkan Anda untuk mengakses WordPress menggunakan perangkat mobile, menjalankan\u00a0<em>trackback\u00a0<\/em>dan\u00a0<em>pingback\u00a0<\/em>dari website lain, serta mengaktifkan beberapa fungsi yang terkait dengan plugin WordPress.<\/p>\n<h2 id=\"h-wordpress-xml-rpc-sejarah-perkembangannya\"><span id=\"WordPress_XML-RPC_Sejarah_Perkembangannya\"><strong>WordPress XML-RPC: Sejarah &amp; Perkembangannya<\/strong><\/span><\/h2>\n<p>Pada masa awal perkembangan WordPress, kondisi internet masih lambat sehingga membuat sebagian besar orang memilih menulis secara offline. Maka dari itu, dibuatlah platform bloging secara offline seperti WordPress online maupun perangkat editor yang ada di desktop.<\/p>\n<p>Apabila ingin menerbitkan konten yang ditulis secara offline, pengguna harus melakukan koneksi ke platform blogging online. Supaya platform blogging offline dan online dapat terkoneksi, digunakanlah XML-RPC. Jadi pada saat itu, WordPress menggunakan XML-RPC supaya pengguna dapat login dari perangkat lain ke WordPress.<\/p>\n<p>WordPress sendiri mulai menggunakan xmlrpc.php di versinya yang ke 2.6. Pada versi ini, WordPress masih memberikan opsi kepada pengguna untuk mengaktifkan atau menonaktifkan XML-RPC. Semenjak WordPress merilis aplikasi WordPress untuk iPhone, fitur XML-RPC diaktifkan secara\u00a0<em>default<\/em>. Sayangnya setelah itu user tidak diberi pilihan untuk mematikan pengaturan fitur ini.<\/p>\n<p>Sampai dengan saat ini, xmlrpc.php masih sering dijumpai di website WordPress. Namun seiring berjalannya waktu, fungsionalitas xmlrpc.php semakin menurun dan hampir tidak mempunyai dampak besar. Bahkan di beberapa kondisi, xmlrpc.php menjadi celah keamanan yang dimanfaatkan hacker untuk meretas website.<\/p>\n<p>Hingga akhirnya saat ini WordPress mengembangkan API terbaru. WordPress API ini digadang-gadang dapat menggantikan fungsi dari XML-RPC bahkan mempunyai fungsi yang lebih baik. Meskipun WordPress API sudah dapat digunakan, tetapi saat ini masih dalam tahap uji coba.<\/p>\n<h2 id=\"h-mengecek-status-xml-rpc-di-situs-wordpress-anda\"><span id=\"Mengecek_Status_XML-RPC_Di_Situs_WordPress_Anda\"><strong>Mengecek Status XML-RPC Di Situs WordPress Anda<\/strong><\/span><\/h2>\n<p>Anda dapat melakukan pengecekan untuk memastikan apakah XML-RPC berjalan di WordPress atau tidak. Terdapat aplikasi kecil yang dibuat oleh Danilo Ercoli, dari tim Automattic, yaitu<a href=\"http:\/\/xmlrpc.eritreo.it\/\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">\u00a0Validator XML-RPC<\/a>.<\/p>\n<p>Anda cukup memasukkan alamat website ke dalam kolom dan secara otomatis aplikasi akan melakukan pengecekan ke dalam website.<\/p>\n<p>Ketika Anda klik tombol \u201cCheck\u201d dan menghasilkan pesan kegagalan berarti XML-RPC di WordPress Anda tidak aktif. Namun ketika Anda mendapatkan pesan \u201c<em>Congratulation! Your site passed the first check.<\/em>\u201d berarti XML-RPC di website aktif.<\/p>\n<h2 id=\"h-menonaktifkan-xml-rpc-apa-alasannya\"><span id=\"Menonaktifkan_XML-RPC_Apa_Alasannya\"><strong>Menonaktifkan XML-RPC: Apa Alasannya?<\/strong><\/span><\/h2>\n<p>Faktor yang menjadi aset terbesar API adalah keamanan dan ada pembaruan berkala.<\/p>\n<p>Keamanan XML-RPC perlu dipertanyakan karena XML-RPC mengautentifikasi dengan otentikasi dasar. Ini berarti pengiriman username dan password di setiap request tidak dilakukan secara aman.<\/p>\n<p>Sedangkan WordPress API menggunakan Oauth yang tidak pernah mengirimkan username dan password, metode ini menggunakan token untuk proses autentifikasi sehingga membuat prosesnya menjadi lebih aman.<\/p>\n<p>Terkait dengan pembaruan, XML-RPC dapat diperpanjang, tetapi proses dokumentasi tidak dilakukan dengan baik \u2013tidak sebaik yang dilakukan WordPress API.<\/p>\n<p>Proses pengiriman dan penerimaan data juga berbeda antara XML-RPC dan JSON. XML-RPC menggunakan XML yang sedikit rumit dan membutuhkan PHP Classes untuk membaca dengan baik. Sedangkan WordPress API menggunakan JSON untuk mengirimkan dan menerima data, yang mana tipe data ini menjadi favorit digunakan oleh developer. JSON cukup mudah digunakan baik di server maupun di sisi klien.<\/p>\n<p>Selain itu, dalam\u00a0<a href=\"https:\/\/blog.sucuri.net\/2014\/07\/new-brute-force-attacks-exploiting-xmlrpc-in-wordpress.html\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">beberapa tahun terakhir<\/a>\u00a0XML-RPC telah menjadi dan semakin besar target serangan\u00a0<em>brute force<\/em>. Penyerang mencoba memasukkan kombinasi username dan password yang berbeda berkali-kali hanya dengan satu perintah saja. Cara ini dapat membobol keamanan yang seharusnya menjadi alat untuk mendeteksi dan memblokir serangan.<\/p>\n<h2 id=\"h-cara-menonaktifkan-xmlrpc-php-wordpress\"><span id=\"Cara_Menonaktifkan_Xmlrpcphp_WordPress\"><strong>Cara Menonaktifkan Xmlrpc.php WordPress<\/strong><\/span><\/h2>\n<p>Ada dua cara yang dapat Anda coba untuk menonaktifkan xmlrpc di WordPress, yaitu menggunakan plugin dan secara manual. Di bawah ini panduan untk menonaktifkan xmlrpc.php di WordPress.<\/p>\n<h3 id=\"h-1-menggunakan-plugin-disable-xml-rpc\"><span id=\"1_Menggunakan_Plugin_Disable_XML-RPC\"><strong>1. Menggunakan Plugin \u201cDisable XML-RPC\u201d<\/strong><\/span><\/h3>\n<p>Cara ini Anda harus menginstall plugin Disable XML-RPC terlebih dahulu.<\/p>\n<ul>\n<li>Login ke dashboard WordPress, kemudian buka \u201cPlugins \u00bb Add New\u201d. Cari \u201cDisable XML-RPC\u201d, kemudian install.<\/li>\n<li>Setelah terinstall, jangan lupa klik \u201cActive Now\u201d untuk mengaktifkannya. Plugin \u201cDisable XML-RPC\u201d akan secara otomatis memasukkan kode yang dibutuhkan untuk menonaktifkan XML-RPC.<\/li>\n<\/ul>\n<p>XML-RPC terkadang digunakan oleh beberapa plugin. Akibatnya ketika XML-RPC dinonaktifkan, di beberapa plugin muncul permasalahan atau bahkan bisa membuat plugin tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.<\/p>\n<p>Ada opsi lain yang bisa Anda gunakan, yaitu mematikan sebagian elemen dari XML-RPC supaya plugin yang menggunakan XML-RPC masih tetap bisa berjalan. Anda bisa menggunakan plugin seperti \u201cStop XML-RPC Attack\u201d atau \u201cControl XML-RPC Publishing\u201d untuk menonaktifkan elemen tertentu dari XML-RPC.<\/p>\n<h3 id=\"h-2-mematikan-xmlrpc-php-secara-manual\"><span id=\"2_Mematikan_Xmlrpcphp_Secara_Manual\"><strong>2. Mematikan Xmlrpc.php Secara Manual<\/strong><\/span><\/h3>\n<p>Selain menggunakan plugin, Anda dapat menonaktifkan XML-RPC menggunakan file .htaccess. File .htaccess dapat dikonfigurasi untuk menghalangi permintaan yang melibatkan xmlrpc.php sebelum masuk ke WordPress.<\/p>\n<ul>\n<li>Buka file .htaccess di folder root instalasI WordPress Anda. Gunakan File Manager atau FTP untuk mengaksesnya.<\/li>\n<li>Kemudian masukkan baris kode di bawah ini ke dalam file .htaccess:<\/li>\n<\/ul>\n<p>(Baris kode di bawah ini akan menghalangi seluruh permintaan yang melakukan akses ke file xmlrpc.php.)<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td># Block WordPress xmlrpc.php requests&lt;Files xmlrpc.php&gt; \u00a0\u00a0order deny,allow \u00a0\u00a0deny from all \u00a0\u00a0allow from 123.123.123.123&lt;\/Files&gt;<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<ul>\n<li>Setelah selesai, jangan lupa klik \u201c<strong>Save<\/strong>\u201d.<\/li>\n<\/ul>\n<h2 id=\"h-kesimpulan\"><span id=\"Kesimpulan\"><strong>Kesimpulan<\/strong><\/span><\/h2>\n<p>File XML-RPC merupakan file yang cukup penting di WordPress pada jaman dulu. Sekarang, file ini menjadi kurang efektif bahkan cenderung memberikan dampak yang buruk bagi perkembangan <a href=\"https:\/\/www.pediaon.com\/jasa-landing-page\">website<\/a> Anda. Sebagai gantinya, WordPress API hadir untuk menggantikan tugas dari XML-RPC di WordPress, tentunya dengan keamanan dan fleksibilitas yang lebih baik.<\/p>\n<p>Semoga artikel ini membantu Anda memahami bagaimana XML-RPC dan mengapa sebaiknya Anda nonaktifkan. Jika Anda menyukai artikel dari kami, jangan lupa klik\u00a0<em>subscribe\u00a0<\/em>untuk mendapatkan informasi terbaru dari kami, atau tinggalkan komentar melalui kolom di bawah ini jika masih ada pertanyaan yang ingin disampaikan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WordPress mempunyai\u00a0script\u00a0atau spesifikasi berisi kumpulan fungsi yang memungkinkan sistem dapat berkomunikasi dengan sistem lainnya, yaitu XML-RPC. Mekanisme transportasi XML-RPC menggunakan HTTP, dan XML sebagai mekanisme pengkodean yang memungkinkan berbagai data dapat ditransmisikan. XML-RPC dirancang sesederhana mungkin supaya struktur data yang kompleks dapat ditransmisikan, diproses, dan dikembalikan. Adanya XML-RPC di WordPress memungkinkan Anda untuk mengakses website [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6105,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5,8,10],"tags":[4,13,6,7,9],"class_list":["post-5289","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-teknologi","category-website","category-wordpress","tag-plugin","tag-tema","tag-tutorial","tag-website","tag-wordpress"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v23.3 (Yoast SEO v23.3) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengapa Anda Harus Menonaktifkan Xmlrpc.php? - Blog Pediaon<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ketahui mengapa Anda harus menonaktifkan xmlrpc.php di WordPress untuk meningkatkan keamanan website dari serangan brute force dan eksploitasi.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mengapa-anda-harus-menonaktifkan-xmlrpc-php.html\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengapa Anda Harus Menonaktifkan Xmlrpc.php?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketahui mengapa Anda harus menonaktifkan xmlrpc.php di WordPress untuk meningkatkan keamanan website dari serangan brute force dan eksploitasi.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mengapa-anda-harus-menonaktifkan-xmlrpc-php.html\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Pediaon\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-13T10:22:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-24T00:47:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Mengapa-Anda-Harus-Menonaktifkan-Xmlrpc-php.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1040\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mengapa-anda-harus-menonaktifkan-xmlrpc-php.html\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mengapa-anda-harus-menonaktifkan-xmlrpc-php.html\",\"name\":\"Mengapa Anda Harus Menonaktifkan Xmlrpc.php? - Blog Pediaon\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mengapa-anda-harus-menonaktifkan-xmlrpc-php.html#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mengapa-anda-harus-menonaktifkan-xmlrpc-php.html#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Mengapa-Anda-Harus-Menonaktifkan-Xmlrpc-php.webp\",\"datePublished\":\"2026-08-13T10:22:13+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-24T00:47:17+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\"},\"description\":\"Ketahui mengapa Anda harus menonaktifkan xmlrpc.php di WordPress untuk meningkatkan keamanan website dari serangan brute force dan eksploitasi.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mengapa-anda-harus-menonaktifkan-xmlrpc-php.html#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mengapa-anda-harus-menonaktifkan-xmlrpc-php.html\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mengapa-anda-harus-menonaktifkan-xmlrpc-php.html#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Mengapa-Anda-Harus-Menonaktifkan-Xmlrpc-php.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Mengapa-Anda-Harus-Menonaktifkan-Xmlrpc-php.webp\",\"width\":1040,\"height\":500,\"caption\":\"Mengapa Anda Harus Menonaktifkan Xmlrpc.php\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mengapa-anda-harus-menonaktifkan-xmlrpc-php.html#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengapa Anda Harus Menonaktifkan Xmlrpc.php?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog Pediaon\",\"description\":\"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\",\"name\":\"Soni Indratmoko\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Soni Indratmoko\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengapa Anda Harus Menonaktifkan Xmlrpc.php? - Blog Pediaon","description":"Ketahui mengapa Anda harus menonaktifkan xmlrpc.php di WordPress untuk meningkatkan keamanan website dari serangan brute force dan eksploitasi.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mengapa-anda-harus-menonaktifkan-xmlrpc-php.html","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengapa Anda Harus Menonaktifkan Xmlrpc.php?","og_description":"Ketahui mengapa Anda harus menonaktifkan xmlrpc.php di WordPress untuk meningkatkan keamanan website dari serangan brute force dan eksploitasi.","og_url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mengapa-anda-harus-menonaktifkan-xmlrpc-php.html","og_site_name":"Blog Pediaon","article_published_time":"2026-08-13T10:22:13+00:00","article_modified_time":"2026-06-24T00:47:17+00:00","og_image":[{"width":1040,"height":500,"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Mengapa-Anda-Harus-Menonaktifkan-Xmlrpc-php.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Soni Indratmoko","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Soni Indratmoko","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mengapa-anda-harus-menonaktifkan-xmlrpc-php.html","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mengapa-anda-harus-menonaktifkan-xmlrpc-php.html","name":"Mengapa Anda Harus Menonaktifkan Xmlrpc.php? - Blog Pediaon","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mengapa-anda-harus-menonaktifkan-xmlrpc-php.html#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mengapa-anda-harus-menonaktifkan-xmlrpc-php.html#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Mengapa-Anda-Harus-Menonaktifkan-Xmlrpc-php.webp","datePublished":"2026-08-13T10:22:13+00:00","dateModified":"2026-06-24T00:47:17+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00"},"description":"Ketahui mengapa Anda harus menonaktifkan xmlrpc.php di WordPress untuk meningkatkan keamanan website dari serangan brute force dan eksploitasi.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mengapa-anda-harus-menonaktifkan-xmlrpc-php.html#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mengapa-anda-harus-menonaktifkan-xmlrpc-php.html"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mengapa-anda-harus-menonaktifkan-xmlrpc-php.html#primaryimage","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Mengapa-Anda-Harus-Menonaktifkan-Xmlrpc-php.webp","contentUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Mengapa-Anda-Harus-Menonaktifkan-Xmlrpc-php.webp","width":1040,"height":500,"caption":"Mengapa Anda Harus Menonaktifkan Xmlrpc.php"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mengapa-anda-harus-menonaktifkan-xmlrpc-php.html#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengapa Anda Harus Menonaktifkan Xmlrpc.php?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/","name":"Blog Pediaon","description":"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00","name":"Soni Indratmoko","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Soni Indratmoko"},"sameAs":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5289","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5289"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5289\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6264,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5289\/revisions\/6264"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6105"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5289"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5289"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5289"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}