{"id":5272,"date":"2026-09-23T19:53:09","date_gmt":"2026-09-23T12:53:09","guid":{"rendered":"https:\/\/www.pasirpengaraian.com\/?p=2956"},"modified":"2026-06-24T08:48:56","modified_gmt":"2026-06-24T01:48:56","slug":"cara-menonaktifkan-gutenberg-dengan-mudah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menonaktifkan-gutenberg-dengan-mudah.html","title":{"rendered":"Cara Menonaktifkan Gutenberg dengan Mudah"},"content":{"rendered":"<p>WordPress melakukan update (pembaruan) yang cukup besar. Pada update kali ini, WordPress mengganti editornya menjadi Gutenberg di versinya yang ke 5.0. Pengubahan ini ternyata tidak langsung diterima oleh pengguna lama maupun pengguna baru. Bisa jadi dikarenakan sudah terlalu nyaman dengan editor lama, atau editor yang baru tidak mudah untuk digunakan. Tidak sedikit pula yang mencari cara menonaktifkan Gutenberg dan kembali ke editor lama.<\/p>\n<p>Gutenberg mempunyai tampilan yang sangat berbeda dengan Classic Editor WordPress. Editor ini menggunakan\u00a0<i>Block Based User Interface<\/i> (UI). Artinya tampilan editor tersusun dari kotak-kotak modular yang bisa dipindah-pindah setiap bloknya. Anda dapat memindahkan setiap blok\/bagian dengan hanya menggesernya saja.<\/p>\n<p>Bagi Anda yang masih merasa kesulitan dan ingin kembali ke editor lama, di bawah ini ada beberapa cara menonaktifkan Gutenberg supaya bisa menggunakan Classic Editor WordPress.<\/p>\n<h2><span id=\"Alasan_Menonaktifkan_Gutenberg_Editor\"><b>Alasan Menonaktifkan Gutenberg Editor<\/b><\/span><\/h2>\n<p>Banyak pengguna yang sepertinya tidak terlalu suka dengan editor yang baru atau mungkin belum siap. Ini ditunjukkan dengan rating yang kurang memuaskan. Hanya mendapatkan bintang dua dengan 417 memberikan bintang lima dan sebanyak 1,424 memberikan rating di bintang satu.<\/p>\n<p>Meskipun banyak menerima kritik dan menampilkan hasil yang kurang memuaskan, tim WordPress tetap menggunakan Gutenberg sebagai editor default-nya. Namun mereka juga memberikan opsi untuk tetap bisa menggunakan Classic Editor disamping Gutenberg.<\/p>\n<p>Berikut ini beberapa cara menonaktifkan Gutenberg yang bisa Anda coba gunakan.<\/p>\n<h2><span id=\"Cara_Menonaktifkan_Gutenberg_di_WordPress\"><b>Cara Menonaktifkan Gutenberg di WordPress<\/b><\/span><\/h2>\n<p>Ada beberapa cara menonaktifkan Gutenberg di WordPress, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Menonaktifkan Gutenberg dengan Plugin<\/li>\n<li>Menonaktifkan Gutenberg dengan Kode<\/li>\n<\/ul>\n<p>Anda dapat menggunakan salah satu cara ini untuk mengaktifkan kembali editor lama.<\/p>\n<h3><span id=\"1_Menonaktifkan_Gutenberg_dengan_Plugin\"><b>1. Menonaktifkan Gutenberg dengan Plugin<\/b><\/span><\/h3>\n<p>Cara yang paling mudah dan sederhana adalah dengan menggunakan plugin. Ada beberapa plugin yang bisa menjadi pilihan: untuk menonaktifkan Gutenberg plugin atau menginstall dan mengaktifkan plugin Classic Editor.<\/p>\n<ul>\n<li><b>Menonaktifkan Gutenberg dengan Plugin Classic Editor<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p>Pada cara ini kita akan menggunakan cara menonaktifkan Gutenberg dengan menggunakan plugin Classic Editor. Tidak perlu khawatir, dikarenakan plugin ini dikembangkan dan dikelola oleh kontributor WordPress.<\/p>\n<p>Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan menginstall dan mengaktifkan plugin Classic Editor. Anda dapat mengikuti panduan\u00a0Cara Install Plugin WordPress\u00a0untuk menginstal plugin di WordPress.<\/p>\n<figure id=\"attachment_10923\" class=\"wp-caption aligncenter\" aria-describedby=\"caption-attachment-10923\"><figcaption id=\"caption-attachment-10923\" class=\"wp-caption-text\"><em>Plugin Classic Editor<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>Ketika plugin ini diaktifkan, maka otomatis editor WordPress akan beralih ke Classic Editor. Selain itu, plugin ini juga memberikan pilihan untuk menggunakan editor Gutenberg atau menggunakan Classic Editor pada waktu yang sama.<\/p>\n<p>Anda dapat mengganti default editor melalui menu pengaturan plugin. Cukup akses\u00a0<b>Setting<\/b>\u00a0\u00bb\u00a0<b>Writing<\/b>\u00a0Settings kemudian akan ada pilihan\u00a0<b>Default editor for all users<\/b>\u00a0yang bisa dipilih salah satu.<\/p>\n<figure id=\"attachment_10924\" class=\"wp-caption aligncenter\" aria-describedby=\"caption-attachment-10924\"><figcaption id=\"caption-attachment-10924\" class=\"wp-caption-text\"><em>Pengaturan di plugin Classic Editor<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>Jangan lupa klik \u201c<b>Save Changes<\/b>\u201d untuk menyimpan pengubahan yang sudah dilakukan.<\/p>\n<ul>\n<li><b>Menonaktifkan Gutenberg dengan Plugin Disable Gutenberg<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p>Cara menonaktifkan Gutenberg yang kedua adalah menggunakan plugin\u00a0<a href=\"https:\/\/wordpress.org\/plugins\/disable-gutenberg\/\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Disable Gutenberg<\/a>. Plugin ini tidak hanya mengganti ke editor lama, tetapi juga terdapat beberapa pilihan pengaturan yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_10925\" class=\"wp-caption aligncenter\" aria-describedby=\"caption-attachment-10925\"><figcaption id=\"caption-attachment-10925\" class=\"wp-caption-text\"><em>Plugin Disable Gutenberg<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>Langkah pertama tentu saja melakukan proses instalasi kemudian mengaktifkan plugin Disable Gutenberg. Setelah proses aktivasi selesai, plugin ini mengganti semua pengaturan editor dengan editor lama. Lebih lanjut, Anda dapat menyesuaikan mana saja pengaturan Gutenberg diaktifkan melalui menu\u00a0<b>Setting<\/b>\u00a0\u00bb\u00a0<b>Disable Gutenberg<\/b>.<\/p>\n<figure id=\"attachment_10926\" class=\"wp-caption aligncenter\" aria-describedby=\"caption-attachment-10926\"><figcaption id=\"caption-attachment-10926\" class=\"wp-caption-text\"><em>Tampilan pengaturan plugin Disable Gutenberg<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>Anda dapat melihat beberapa pengaturan lain dengan meng-klik opsi \u201c<b>Click Here<\/b>\u201d. Pengaturan tersebut antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Disable Gutenberg completely (all post types)<\/li>\n<li>Disable Gutenberg for any post type<\/li>\n<li>Disable Gutenberg for any user role<\/li>\n<li>Disable Gutenberg for any theme template<\/li>\n<li>Disable Gutenberg for any post\/page IDs<\/li>\n<li>Disable Gutenberg admin notice (nag)<\/li>\n<li>Option to hide the plugin menu item<\/li>\n<li>Option to hide the Gutenberg plugin menu item (settings link)<\/li>\n<\/ul>\n<p>Plugin ini sangat simpel dan mudah untuk digunakan. Plugin ini mempunyai fungsi kerja yang sama dengan plugin Classic Editor, tetapi mempunyai yang lebih banyak.<\/p>\n<figure id=\"attachment_10927\" class=\"wp-caption aligncenter\" aria-describedby=\"caption-attachment-10927\"><figcaption id=\"caption-attachment-10927\" class=\"wp-caption-text\"><em>Tampilan pengaturan plugin Disable Gutenberg (2)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>Jangan lupa klik \u201c<b>Save Changes<\/b>\u201d untuk menyimpan pengaturan yang sudah diubah.<\/p>\n<h3><span id=\"2_Menonaktifkan_Gutenberg_dengan_Kode\"><b>2. Menonaktifkan Gutenberg dengan Kode<\/b><\/span><\/h3>\n<p>Ada cara lain yang bisa digunakan untuk menonaktifkan Gutenberg, yaitu dengan menggunakan baris kode. Cara ini dilakukan dengan mengganti baris kode yang sudah ada di WordPress dengan baris kode baru.<\/p>\n<p>Anda dapat menambahkan dua baris kode berikut ke dalam\u00a0<b>functions.php<\/b>\u00a0untuk menonaktifkan Gutenberg secara menyeluruh. Catatan! Perlu diperhatikan bahwa Gutenberg merupakan editor yang bisa saja setiap waktu melakukan update, sehingga perlu dilakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum mengubah baris kode secara online atau live.<\/p>\n<blockquote><p><i>\/\/ disable for posts<\/i><\/p>\n<p><i>add_filter(\u2018use_block_editor_for_post\u2019, \u2018__return_false\u2019, 10);<\/i><\/p>\n<p><i>\/\/ disable for post types<\/i><\/p>\n<p><i>add_filter(\u2018use_block_editor_for_post_type\u2019, \u2018__return_false\u2019, 10);<\/i><\/p><\/blockquote>\n<p>Informasi terkait cara menonaktifkan Gutenberg menggunakan kode dapat Anda simak pada ulasan\u00a0<a href=\"https:\/\/digwp.com\/2018\/04\/how-to-disable-gutenberg\/\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">digwp<\/a>. Namun, kami tetap menyarankan menggunakan plugin untuk dapat menonaktifkan Gutenberg dan kembali ke editor lama.<\/p>\n<h3><span id=\"Kesimpulan\"><b>Kesimpulan<\/b><\/span><\/h3>\n<p>Gutenberg adalah editor modern yang ditawarkan oleh WordPress, tetapi dikarenakan masih ada beberapa kekurangan membuat editor ini kurang diminati oleh beberapa pengguna. Anda dapat menggunakan panduan di atas untuk mengganti Gutenberg dan kembali ke Classic Editor.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WordPress melakukan update (pembaruan) yang cukup besar. Pada update kali ini, WordPress mengganti editornya menjadi Gutenberg di versinya yang ke 5.0. Pengubahan ini ternyata tidak langsung diterima oleh pengguna lama maupun pengguna baru. Bisa jadi dikarenakan sudah terlalu nyaman dengan editor lama, atau editor yang baru tidak mudah untuk digunakan. Tidak sedikit pula yang mencari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6083,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5,8,10],"tags":[4,6,7,9],"class_list":["post-5272","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-teknologi","category-website","category-wordpress","tag-plugin","tag-tutorial","tag-website","tag-wordpress"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v23.3 (Yoast SEO v23.3) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Menonaktifkan Gutenberg dengan Mudah - Blog Pediaon<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cara menonaktifkan Gutenberg dengan mudah di WordPress tanpa ribet. Gunakan plugin atau metode manual sesuai kebutuhan Anda sekarang.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menonaktifkan-gutenberg-dengan-mudah.html\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Menonaktifkan Gutenberg dengan Mudah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara menonaktifkan Gutenberg dengan mudah di WordPress tanpa ribet. Gunakan plugin atau metode manual sesuai kebutuhan Anda sekarang.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menonaktifkan-gutenberg-dengan-mudah.html\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Pediaon\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-23T12:53:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-24T01:48:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Menonaktifkan-Gutenberg-dengan-Mudah.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1040\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menonaktifkan-gutenberg-dengan-mudah.html\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menonaktifkan-gutenberg-dengan-mudah.html\",\"name\":\"Cara Menonaktifkan Gutenberg dengan Mudah - Blog Pediaon\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menonaktifkan-gutenberg-dengan-mudah.html#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menonaktifkan-gutenberg-dengan-mudah.html#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Menonaktifkan-Gutenberg-dengan-Mudah.webp\",\"datePublished\":\"2026-09-23T12:53:09+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-24T01:48:56+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\"},\"description\":\"Cara menonaktifkan Gutenberg dengan mudah di WordPress tanpa ribet. Gunakan plugin atau metode manual sesuai kebutuhan Anda sekarang.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menonaktifkan-gutenberg-dengan-mudah.html#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menonaktifkan-gutenberg-dengan-mudah.html\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menonaktifkan-gutenberg-dengan-mudah.html#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Menonaktifkan-Gutenberg-dengan-Mudah.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Menonaktifkan-Gutenberg-dengan-Mudah.webp\",\"width\":1040,\"height\":500,\"caption\":\"Cara Menonaktifkan Gutenberg dengan Mudah\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menonaktifkan-gutenberg-dengan-mudah.html#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Menonaktifkan Gutenberg dengan Mudah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog Pediaon\",\"description\":\"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\",\"name\":\"Soni Indratmoko\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Soni Indratmoko\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Menonaktifkan Gutenberg dengan Mudah - Blog Pediaon","description":"Cara menonaktifkan Gutenberg dengan mudah di WordPress tanpa ribet. Gunakan plugin atau metode manual sesuai kebutuhan Anda sekarang.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menonaktifkan-gutenberg-dengan-mudah.html","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Menonaktifkan Gutenberg dengan Mudah","og_description":"Cara menonaktifkan Gutenberg dengan mudah di WordPress tanpa ribet. Gunakan plugin atau metode manual sesuai kebutuhan Anda sekarang.","og_url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menonaktifkan-gutenberg-dengan-mudah.html","og_site_name":"Blog Pediaon","article_published_time":"2026-09-23T12:53:09+00:00","article_modified_time":"2026-06-24T01:48:56+00:00","og_image":[{"width":1040,"height":500,"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Menonaktifkan-Gutenberg-dengan-Mudah.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Soni Indratmoko","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Soni Indratmoko","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menonaktifkan-gutenberg-dengan-mudah.html","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menonaktifkan-gutenberg-dengan-mudah.html","name":"Cara Menonaktifkan Gutenberg dengan Mudah - Blog Pediaon","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menonaktifkan-gutenberg-dengan-mudah.html#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menonaktifkan-gutenberg-dengan-mudah.html#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Menonaktifkan-Gutenberg-dengan-Mudah.webp","datePublished":"2026-09-23T12:53:09+00:00","dateModified":"2026-06-24T01:48:56+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00"},"description":"Cara menonaktifkan Gutenberg dengan mudah di WordPress tanpa ribet. Gunakan plugin atau metode manual sesuai kebutuhan Anda sekarang.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menonaktifkan-gutenberg-dengan-mudah.html#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menonaktifkan-gutenberg-dengan-mudah.html"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menonaktifkan-gutenberg-dengan-mudah.html#primaryimage","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Menonaktifkan-Gutenberg-dengan-Mudah.webp","contentUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Menonaktifkan-Gutenberg-dengan-Mudah.webp","width":1040,"height":500,"caption":"Cara Menonaktifkan Gutenberg dengan Mudah"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-menonaktifkan-gutenberg-dengan-mudah.html#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Menonaktifkan Gutenberg dengan Mudah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/","name":"Blog Pediaon","description":"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00","name":"Soni Indratmoko","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Soni Indratmoko"},"sameAs":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5272","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5272"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5272\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5616,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5272\/revisions\/5616"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6083"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5272"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5272"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5272"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}