{"id":5261,"date":"2026-07-26T07:46:30","date_gmt":"2026-07-26T00:46:30","guid":{"rendered":"https:\/\/www.pasirpengaraian.com\/?p=2931"},"modified":"2026-06-24T07:35:11","modified_gmt":"2026-06-24T00:35:11","slug":"pengertian-plugin-beserta-jenis-dan-fungsinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/pengertian-plugin-beserta-jenis-dan-fungsinya.html","title":{"rendered":"Pengertian Plugin Beserta Jenis dan Fungsinya"},"content":{"rendered":"<h2 id=\"h-plugin-adalah\"><span id=\"Plugin_adalah\"><b>Plugin adalah\u2026<\/b><\/span><\/h2>\n<p>Plugin adalah kode software dengan fungsi tertentu yang memungkinkan aplikasi atau program untuk menjalankan fitur tambahan di aplikasi atau program tersebut. Kode software tersebut\u00a0jamak ditemukan di program atau aplikasi seperti Mozilla, Google Chrome, Opera Browser, dan WordPress.<\/p>\n<p>Mungkin Anda pernah mendapatkan notifikasi \u201cInstall plugin X untuk bisa menonton video di browser Y.\u201d<\/p>\n<p>Beberapa aplikasi memang menggunakan istilah berbeda seperti Add-on (Mozilla dan Opera Browser) dan Extension (Google Chrome). Sedangkan WordPress tetap menggunakan istilah plugin.<\/p>\n<p>Umumnya setiap plugin memang didesain untuk satu aplikasi atau program tertentu. Misalnya, add ons Mozilla tidak dapat diinstall untuk Google Chrome. Begitu juga sebaliknya, extension Google Chrome tidak dapat dipasang di Mozilla.<\/p>\n<h2 id=\"h-plugin-di-wordpress\"><span id=\"Plugin_di_WordPress\"><b>Plugin di WordPress<\/b><\/span><\/h2>\n<p>WordPress sebagai salah satu\u00a0Content Management System\u00a0terpopuler menyediakan plugin agar para penggunanya bisa memberikan fitur-fitur terbaik di website atau blognya. Keberadaan\u00a0plugin WordPress\u00a0memudahkan para pengguna WordPress yang tidak ahli dalam coding.<\/p>\n<p>Plugin adalah cara mudah bagi para pengguna CMS WordPress untuk menambahkan fitur-fitur di website atau blognya.<\/p>\n<p>Anda tidak perlu ahli coding untuk menambahkan satu atau beberapa fitur di blog atau website yang menggunakan WordPress berkat adanya plugin ini. Anda hanya perlu memasang plugin yang dibutuhkan dan mengikuti instruksi yang diberikan oleh pengembang plugin tersebut.<\/p>\n<p>Saat ini WordPress menyediakan setidaknya sekitar\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/wordpress.org\/plugins\/\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">55 ribu plugin<\/a><\/strong>. 55 ribu plugin tersebut terbagi menjadi beberapa jenis kategori. Beberapa jenis kategori plugin WordPress yang populer adalah sebagai berikut:<\/p>\n<h3 id=\"h-plugin-seo\"><span id=\"Plugin_SEO\"><b>Plugin SEO<\/b><\/span><\/h3>\n<p>Ingin website atau blog Anda menempati peringkat atas di hasil pencarian Google? Agar artikel-artikel yang ditulis bisa muncul di halaman pertama hasil pencarian Google diperlukan berbagai usaha.<\/p>\n<p>Salah satunya adalah dengan mengunduh dan memasang plugin SEO seperti Yoast SEO. Plugin tersebut berfungsi untuk membantu menganalisis artikel yang akan Anda rilis dari segi SEO, apakah artikel tersebut sudah SEO friendly atau belum.<\/p>\n<p>Contoh plugin SEO:\u00a0<strong>All in One SEO Pack, Yoast SEO<\/strong><\/p>\n<h3 id=\"h-plugin-keamanan\"><span id=\"Plugin_Keamanan\"><b>Plugin Keamanan<\/b><\/span><\/h3>\n<p>Dunia maya bukan tempat yang aman. Anda perlu melindungi website Anda dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan memasang plugin keamanan untuk menghindari serangan siber yang bisa datang kapan saja.<\/p>\n<p>Contoh plugin keamanan:\u00a0<strong>iThemes Security, Jetpack, dan Wordfence<\/strong><\/p>\n<h3 id=\"h-plugin-backup\"><span id=\"Plugin_Backup\"><b>Plugin Backup<\/b><\/span><\/h3>\n<p>Plugin backup berfungsi untuk mengembalikan data website yang error atau terhapus. Memasang plugin ini merupakan langkah antisipasi jika terjadi error pada website yang menyebabkan data-data di dalamnya terhapus.<\/p>\n<p>Contoh plugin backup:\u00a0<strong>UpdraftPlus dan BackWPUp<\/strong><\/p>\n<h3 id=\"h-plugin-anti-spam\"><span id=\"Plugin_Anti-Spam\"><b>Plugin Anti-Spam<\/b><\/span><\/h3>\n<p>Memperoleh banyak komentar di setiap artikel yang Anda rilis tentu menyenangkan. Namun, terkadang tidak jarang kolom komentar dipenuhi komentar-komentar spam. Menjengkelkan bukan?<\/p>\n<p>Oleh karena itu, Anda perlu memasang plugin seperti Akismet agar website atau blog Anda terhindar dari komentar-komentar spam yang mengganggu.<\/p>\n<p>Contoh plugin anti spam:\u00a0<strong>Akismet<\/strong><\/p>\n<h3 id=\"h-plugin-kecepatan-website\"><span id=\"Plugin_Kecepatan_Website\"><strong>Plugin Kecepatan Website<\/strong><\/span><\/h3>\n<p>Kecepatan adalah hal vital untuk sebuah website karena bisa berpengaruh pada performa di hasil pencarian Google. Website yang kecepatan loadingnya lebih cepat mempunyai nilai lebih untuk mendapatkan peringkat teratas di hasil pencarian. Oleh karena itu, Anda juga disarankan untuk memasang plugin untuk meningkatkan kecepatan website.<\/p>\n<p>Contoh plugin kecepatan website:\u00a0<strong>W3 Total Cache dan WP Super Cache<\/strong>.<\/p>\n<h3 id=\"h-plugin-social-media\"><span id=\"Plugin_Social_Media\"><b>Plugin Social Media<\/b><\/span><\/h3>\n<p>Mendapatkan trafik dari Google saja tidak cukup. Anda juga perlu trafik yang datang dari media sosial karena kebanyakan orang membagikan artikel melalui platform tersebut. Agar pembaca artikel bisa membagikan artikel Anda dengan mudah, Anda perlu memasang plugin social media.<\/p>\n<p>Dengan menambahkan plugin social media ke WordPress, Anda bisa meningkatkan jumlah share artikel di blog atau website.<\/p>\n<p>Contoh plugin social media:\u00a0<strong>Sassy Share, Social Widget, dll<\/strong><\/p>\n<h2 id=\"h-kesimpulan\"><span id=\"Kesimpulan\"><b>Kesimpulan<\/b><\/span><\/h2>\n<p>Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, WordPress memiliki sekitar 55 ribu plugin saat ini dan kemungkinan akan terus bertambah.<\/p>\n<p>Tentu Anda tidak bisa semua plugin tersebut bisa Anda gunakan. Anda perlu memilih <a href=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/plugin-chat-whatsapp-wordpress-terbaik.html\">plugin<\/a> sesuai dengan kebutuhan website atau blog Anda. Banyak plugin menyediakan fungsi yang sama sehingga Anda perlu mempertimbangkan fitur apa benar-benar dibutuhkan website atau blog Anda.<\/p>\n<p>Selalu perhatikan terlebih dahulu fungsi apa yang ditawarkan oleh plugin. Kemudian lihat juga rating dan reviewnya. Apakah ratingnya bagus? Apakah pengguna plugin tersebut memberikan review positif?<\/p>\n<p>Anda harus hati-hati dan teliti sebelum memasang sebuah plugin karena dalam beberapa kasus, pemasangan plugin bisa merusak kinerja <a href=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/plugin-wordpress-untuk-membuat-website-mobile-friendly.html\">website<\/a> atau blog. Oleh karena itu, Anda harus selalu mengecek review terlebih dahulu agar bisa mengetahui pengalaman pemasangan plugin tersebut dari orang lain.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Plugin adalah\u2026 Plugin adalah kode software dengan fungsi tertentu yang memungkinkan aplikasi atau program untuk menjalankan fitur tambahan di aplikasi atau program tersebut. Kode software tersebut\u00a0jamak ditemukan di program atau aplikasi seperti Mozilla, Google Chrome, Opera Browser, dan WordPress. Mungkin Anda pernah mendapatkan notifikasi \u201cInstall plugin X untuk bisa menonton video di browser Y.\u201d Beberapa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6118,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5,8,10],"tags":[4,6,7,9],"class_list":["post-5261","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-teknologi","category-website","category-wordpress","tag-plugin","tag-tutorial","tag-website","tag-wordpress"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v23.3 (Yoast SEO v23.3) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengertian Plugin Beserta Jenis dan Fungsinya - Blog Pediaon<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pengertian plugin beserta jenis dan fungsinya dalam WordPress untuk menambah fitur, meningkatkan performa, dan memudahkan pengelolaan website.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/pengertian-plugin-beserta-jenis-dan-fungsinya.html\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Plugin Beserta Jenis dan Fungsinya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pengertian plugin beserta jenis dan fungsinya dalam WordPress untuk menambah fitur, meningkatkan performa, dan memudahkan pengelolaan website.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/pengertian-plugin-beserta-jenis-dan-fungsinya.html\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Pediaon\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-26T00:46:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-24T00:35:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Pengertian-Plugin-Beserta-Jenis-dan-Fungsinya.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1040\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/pengertian-plugin-beserta-jenis-dan-fungsinya.html\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/pengertian-plugin-beserta-jenis-dan-fungsinya.html\",\"name\":\"Pengertian Plugin Beserta Jenis dan Fungsinya - Blog Pediaon\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/pengertian-plugin-beserta-jenis-dan-fungsinya.html#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/pengertian-plugin-beserta-jenis-dan-fungsinya.html#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Pengertian-Plugin-Beserta-Jenis-dan-Fungsinya.webp\",\"datePublished\":\"2026-07-26T00:46:30+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-24T00:35:11+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\"},\"description\":\"Pengertian plugin beserta jenis dan fungsinya dalam WordPress untuk menambah fitur, meningkatkan performa, dan memudahkan pengelolaan website.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/pengertian-plugin-beserta-jenis-dan-fungsinya.html#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/pengertian-plugin-beserta-jenis-dan-fungsinya.html\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/pengertian-plugin-beserta-jenis-dan-fungsinya.html#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Pengertian-Plugin-Beserta-Jenis-dan-Fungsinya.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Pengertian-Plugin-Beserta-Jenis-dan-Fungsinya.webp\",\"width\":1040,\"height\":500,\"caption\":\"Pengertian Plugin Beserta Jenis dan Fungsinya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/pengertian-plugin-beserta-jenis-dan-fungsinya.html#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengertian Plugin Beserta Jenis dan Fungsinya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog Pediaon\",\"description\":\"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\",\"name\":\"Soni Indratmoko\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Soni Indratmoko\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Plugin Beserta Jenis dan Fungsinya - Blog Pediaon","description":"Pengertian plugin beserta jenis dan fungsinya dalam WordPress untuk menambah fitur, meningkatkan performa, dan memudahkan pengelolaan website.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/pengertian-plugin-beserta-jenis-dan-fungsinya.html","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengertian Plugin Beserta Jenis dan Fungsinya","og_description":"Pengertian plugin beserta jenis dan fungsinya dalam WordPress untuk menambah fitur, meningkatkan performa, dan memudahkan pengelolaan website.","og_url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/pengertian-plugin-beserta-jenis-dan-fungsinya.html","og_site_name":"Blog Pediaon","article_published_time":"2026-07-26T00:46:30+00:00","article_modified_time":"2026-06-24T00:35:11+00:00","og_image":[{"width":1040,"height":500,"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Pengertian-Plugin-Beserta-Jenis-dan-Fungsinya.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Soni Indratmoko","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Soni Indratmoko","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/pengertian-plugin-beserta-jenis-dan-fungsinya.html","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/pengertian-plugin-beserta-jenis-dan-fungsinya.html","name":"Pengertian Plugin Beserta Jenis dan Fungsinya - Blog Pediaon","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/pengertian-plugin-beserta-jenis-dan-fungsinya.html#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/pengertian-plugin-beserta-jenis-dan-fungsinya.html#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Pengertian-Plugin-Beserta-Jenis-dan-Fungsinya.webp","datePublished":"2026-07-26T00:46:30+00:00","dateModified":"2026-06-24T00:35:11+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00"},"description":"Pengertian plugin beserta jenis dan fungsinya dalam WordPress untuk menambah fitur, meningkatkan performa, dan memudahkan pengelolaan website.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/pengertian-plugin-beserta-jenis-dan-fungsinya.html#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/pengertian-plugin-beserta-jenis-dan-fungsinya.html"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/pengertian-plugin-beserta-jenis-dan-fungsinya.html#primaryimage","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Pengertian-Plugin-Beserta-Jenis-dan-Fungsinya.webp","contentUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Pengertian-Plugin-Beserta-Jenis-dan-Fungsinya.webp","width":1040,"height":500,"caption":"Pengertian Plugin Beserta Jenis dan Fungsinya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/pengertian-plugin-beserta-jenis-dan-fungsinya.html#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian Plugin Beserta Jenis dan Fungsinya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/","name":"Blog Pediaon","description":"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00","name":"Soni Indratmoko","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Soni Indratmoko"},"sameAs":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5261","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5261"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5261\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6229,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5261\/revisions\/6229"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6118"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5261"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5261"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5261"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}