{"id":3758,"date":"2026-07-09T08:23:50","date_gmt":"2026-07-09T01:23:50","guid":{"rendered":"https:\/\/www.pasirpengaraian.com\/?p=3758"},"modified":"2026-06-24T07:25:13","modified_gmt":"2026-06-24T00:25:13","slug":"apa-itu-cpanel-dan-cara-menggunakannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-cpanel-dan-cara-menggunakannya.html","title":{"rendered":"Apa Itu cPanel dan Cara Menggunakannya?"},"content":{"rendered":"<p>Pada artikel ini saya akan membahas mengenai apa itu cPanel dan cara menggunakannya. Setelah mengetahui segala fitur, manfaat dan fungsi cPanel akan saya bahas mengenai cara menggunakan cPanel untuk server Anda. Di akhir artikel ini saya memiliki tautan untuk mengunduh ebook cPanel. Keduanya gratis, hanya untuk Anda.<\/p>\n<h2 id=\"h-apa-itu-cpanel-hosting\"><span id=\"Apa_Itu_cPanel_Hosting\"><b>Apa Itu cPanel Hosting?<\/b><\/span><\/h2>\n<p><strong>cPanel<\/strong>\u00a0adalah panel kontrol yang digunakan untuk melakukan pengaturan pada\u00a0<strong>layanan\u00a0<\/strong><strong>hosting<\/strong>\u00a0yang meliputi manajemen file, database, domain, security, software dan konfigurasi lainnya. Tanpa cPanel, pengaturan web hosting hanya bisa dilakukan melalui perintah teks. cPanel memudahkan pengguna untuk melakukan berbagai macam konfigurasi melalui tampilan user interface yang menarik dan mudah dioperasikan.<\/p>\n<p>cPanel biasanya dipasang pada Dedicated Server atau Virtual Private Server (VPS) yang menggunakan sistem operasi Linux, FreeBSD, dan sejenisnya. Aplikasi-aplikasi yang didukung cPanel meliputi Apache, PHP, mySQL, Postgres, Perl, Python, and BIND, dengan email seperti POP3, IMAP, layanan-layanan SMTP.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><\/figure>\n<h2 id=\"h-cpanel-hosting-dashboard\"><span id=\"cPanel_Hosting_Dashboard\">cPanel Hosting Dashboard<\/span><\/h2>\n<p>Melalui dukungan tersebut, cPanel hosting Anda dapat melakukan beberapa hal berikut ini.<\/p>\n<ul>\n<li>Melakukan pengaturan PHP dan Apache Handler.<\/li>\n<li>Mengelola email yang mengarah ke domain Anda.<\/li>\n<li>Melakukan upload\/restore\/backup file website.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Fungsi dan fitur cPanel secara lengkap akan \u00a0saya bahas pada bagian selanjutnya.<\/p>\n<h2 id=\"h-fungsi-manfaat-cpanel\"><span id=\"Fungsi_Manfaat_cPanel\"><b>Fungsi &amp; Manfaat cPanel<\/b><\/span><\/h2>\n<p>Secara sederhana, fungsi cPanel adalah untuk memudahkan pengelolaan website yang ada dalam akun hosting Anda. cPanel sangat memudahkan konfigurasi yang berkaitan dengan domain dan hosting. Di samping itu, cPanel juga dapat menambahkan beberapa aplikasi tambahan yang perlu dipasang guna mendukung website agar bekerja dengan baik.<\/p>\n<p><b>Bandingkan tampilan berikut.<\/b><\/p>\n<p>Tampilan cPanel untuk mengakses file manager.<\/p>\n<p>Tampilan teks perintah, yang fungsinya sama untuk mengakses file manager.<\/p>\n<p>Pengguna yang sebelumnya belum pernah mengenal Linux kemungkinan besar akan kebingungan melihat gambar yang diatas. Gambar kedua merupakan gambar yang sama-sama menampilkan file website, fungsinya juga sama dengan gambar yang pertama. Hanya saja, gambar kedua menggunakan teks perintah untuk mengaksesnya.<\/p>\n<p>Jadi, fungsi cPanel pada hakikatnya adalah mempermudah pengguna. Di bawah ini adalah aspek-aspek yang dipermudah dengan adanya cPanel:<\/p>\n<ol>\n<li aria-level=\"1\">Pengelolaan file website<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Pengaturan website<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Pengaturan dan manajemen email<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Pengelolaan domain<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Pengelolaan database<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Konfigurasi modul PHP<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Pengaturan keamanan<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Backup dan restore<\/li>\n<\/ol>\n<p>Nah, di bawah ini kami akan mengajak Anda untuk mengenal fitur-fitur yang ada di cPanel.<\/p>\n<h2 id=\"h-mengenal-fitur-di-cpanel\"><span id=\"Mengenal_Fitur_di_cPanel\"><b>Mengenal Fitur di cPanel<\/b><\/span><\/h2>\n<p>Ketika pertama kali melihat tampilan cPanel, bisa jadi Anda kebingungan karena banyaknya menu yang ada. Agar tidak bingung saat Anda ingin menggunakannya, yuk, berkenalan dengan fitur-fitur di cPanel.<\/p>\n<h3 id=\"h-1-fitur-pengelolaan-file-website\"><span id=\"1_Fitur_Pengelolaan_File_Website\"><strong>1. Fitur Pengelolaan File Website<\/strong><\/span><\/h3>\n<p>Tampilan menu Files di cPanel<\/p>\n<p>Secara garis besar, cPanel menyediakan fitur pengelolaan file yang bisa digunakan untuk menghapus, menyunting, dan menyalin file website yang ada di hosting. Selain itu, terdapat juga pengaturan FTP yang bisa Anda gunakan untuk mengakses file website dari aplikasi FTP Client tanpa harus login cPanel terlebih dahulu.<\/p>\n<p>Untuk lebih lengkapnya, berikut penjelasan fitur-fitur cPanel yang berhubungan dengan manajemen files:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>File Manager<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0dipakai untuk mengunggah, membuat, menghapus, dan mengubah file tanpa perlu FTP atau aplikasi lainnya;<\/li>\n<li><strong>Images<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0dipakai untuk mengatur file berbentuk gambar. Di sini, Anda bisa mengubah ukuran gambar dan mengubah format gambar;<\/li>\n<li><strong>Directory Privacy<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0digunakan untuk membatasi akses pengguna ke pengaturan tertentu lewat password;<\/li>\n<li><strong>Disk Usage<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0menampilkan persentase penggunaan disk;<\/li>\n<li><strong>Web Disk<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0dipakai untuk mengakses files di cPanel seperti halnya local drive di sebuah komputer;<\/li>\n<li><strong>FTP Accounts<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0dipakai untuk mengakses dan mengelola File Transfer Protocol (FTP);<\/li>\n<li><strong>FTP Connections<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0digunakan untuk menghubungkan atau memutuskan koneksi FTP;<\/li>\n<li><strong>Backup<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0digunakan untuk melakukan backup konten website dan konten cPanel dalam bentuk zip;<\/li>\n<li><strong>File Restoration<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0dipakai untuk merestorasi file yang di-backup;<\/li>\n<li><b>Backup Wizard \u2500\u00a0<\/b>gunakan fitur ini untuk mendapat bantuan ketika melakukan backup.<\/li>\n<\/ul>\n<h3 id=\"h-2-fitur-pengelolaan-domain\"><span id=\"2_Fitur_Pengelolaan_Domain\"><strong>2. Fitur Pengelolaan Domain<\/strong><\/span><\/h3>\n<p>Tampilan menu Domain di cPanel<\/p>\n<p>Salah satu menu cPanel mengizinkan Anda untuk melakukan pengaturan domain. Menu tersebut berisi fitur addon domain, subdomain, redirect, dan lain sebagainya. Fitur yang tersedia di sana dapat dimanfaatkan untuk mengatur bagaimana cPanel menangani permintaan pada saat browser mengakses domain Anda.<\/p>\n<p>Untuk lebih lengkapnya, berikut penjelasan fitur-fitur cPanel yang berhubungan dengan domains:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Site Publisher<\/strong>\u00a0\u2500 dapat dipakai untuk membuat website dengan berbagai pilihan template. Opsi ini juga bisa dipakai untuk menampilkan informasi kontak dengan jelas;<\/li>\n<li><strong>Addon Domains<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0dipakai untuk\u00a0menambahkan domain\u00a0dalam satu akun cPanel;<\/li>\n<li><strong>Subdomains<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0dipakai untuk menambahkan subdomain dalam akun cPanel;<\/li>\n<li><strong>Aliases<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0dipakai untuk menambahkan URL alias untuk sebuah website;<\/li>\n<li><strong>Redirects<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0dipakai untuk melakukan\u00a0<i>redirect\u00a0<\/i>dari satu halaman spesifik ke sebuah website. Fitur ini juga dapat dipakai untuk menambahkan URL versi lebih singkat pada sebuah website;<\/li>\n<li><strong>Simple Zone Editor<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0dipakai untuk membuat dan mengedit A dan CNAME records;<\/li>\n<li><strong>Advanced Zone Editor<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0buat, ubah, atau hapus A, AAAA, CNAME, SRV, and TXT dari DNS records;<\/li>\n<li><strong>Zone Editor<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0merupakan fungsi gabungan dari Simple Zone Editor dan Advanced Zone Editor. Dipakai untuk menambahkan, mengedit, atau menghapus A, AAAA, CNAME, SRV, MX, danTXT dari DNS records.<\/li>\n<\/ul>\n<h3 id=\"h-3-fitur-pengaturan-manajemen-email\"><span id=\"3_Fitur_Pengaturan_Manajemen_Email\"><strong>3. Fitur Pengaturan &amp; Manajemen Email<\/strong><\/span><\/h3>\n<p>Tampilan menu Email di cPanel<\/p>\n<p>cPanel juga menyediakan menu berisi beragam fitur yang berhubungan dengan email. Anda dapat membuat alamat\u00a0email baru dengan nama domain Anda sendiri di sini. Selain itu, terdapat juga fitur untuk membuka dan melihat email masuk, lengkap dengan kapasitas penyimpanan yang dipakai pada setiap akun email.<\/p>\n<p>Supaya Anda dapat gambaran lebih jelas, berikut uraian fitur cPanel yang berhubungan dengan pengelolaan email:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Email Accounts<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0merupakan tampilan untuk mengelola akun email yang terhubung dengan domain;<\/li>\n<li><strong>Forwarders<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0fitur untuk meneruskan email ke satu atau beberapa alamat email yang ditunjuk;<\/li>\n<li><strong>Email Routing<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0fitur yang berguna untuk melakukan\u00a0<i>routing\u00a0<\/i>email masuk ke server spesifik;<\/li>\n<li><strong>Autoresponders<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0dipakai untuk membuat email balasan yang terkirim secara otomatis. Fitur ini berguna untuk memberi notifikasi semisal Anda tak bisa membalas email seketika;<\/li>\n<li><strong>Default Address<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0dipakai untuk memasang alamat email default. Fitur ini memungkinkan Anda tetap menerima email dari pengirim yang salah ketik ketika menuliskan alamat email;<\/li>\n<li><strong>Mailing Lists<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0digunakan untuk membuat daftar email yang memudahkan Anda mengirimkan email sekaligus;<\/li>\n<li><strong>Track Delivery<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0berguna untuk melakukan\u00a0<i>tracking\u00a0<\/i>atau memantau proses pengiriman email;<\/li>\n<li><strong>Global Email Filters<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0menambahkan filter untuk akun email yang terdapat di cPanel;<\/li>\n<li><strong>Email Filters<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0menambahkan filter alamat email khusus. Fitur ini juga berguna untuk menghindarkan Anda dari spam, redirect email, email terusan dari program;<\/li>\n<li><strong>Authentication<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0dipakai untuk mengamankan server email dan melihat informasi email keluar. Fitur yang sama bisa digunakan untuk memastikan apakah email dikirim oleh sumber terpercaya;<\/li>\n<li><strong>Address Importer<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0digunakan untuk mengimpor dokumen sehingga dapat dikirim secara bersamaan ke beberapa alamat sekaligus;<\/li>\n<li><strong>Apache SpamAssasin<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0fitur yang berguna untuk mengidentifikasi email spam;<\/li>\n<li><strong>Encryption<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0melakukan enkripsi pada pesan agar aman dan tetap rahasia;<\/li>\n<li><strong>Configure Greylisting<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0mengamankan email yang terhubung dengan domain dari spam;<\/li>\n<li><strong>Calendars and Contacts<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0dipakai untuk melakukan konfigurasi kalender dan aplikasi di cPanel;<\/li>\n<li><strong>Email Disk Usage<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0menunjukkan kapasitas disk yang dipakai untuk email.<\/li>\n<\/ul>\n<h3 id=\"h-4-fitur-pengelolaan-database\"><span id=\"4_Fitur_Pengelolaan_Database\"><strong>4. Fitur Pengelolaan Database<\/strong><\/span><\/h3>\n<p>Anda juga dapat mengelola database melalui menu yang terdapat di cPanel. Salah satu fitur yang terdapat dalam menu\u00a0database adalah\u00a0fitur untuk membuka phpMyAdmin. Dalam menu tersebut, Anda juga bisa menambahkan menghapus database yang ada serta memberikan hak akses kepada akun yang berwenang.<\/p>\n<h3 id=\"h-5-fitur-konfigurasi-modul-php-yang-digunakan\"><span id=\"5_Fitur_Konfigurasi_Modul_PHP_yang_Digunakan\"><strong>5. Fitur Konfigurasi Modul PHP yang Digunakan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p>Tampilan fitur untuk mengatur PHP di cPanel<\/p>\n<p>Salah satu bagian paling penting dalam web hosting adalah kemampuannya untuk bisa menjalankan sistem atau website dengan baik. Persyaratan yang biasanya perlu disesuaikan adalah versi PHP yang digunakan berikut modul-modul yang tersedia. cPanel mampu memberikan kemudahan itu dengan menyediakan fitur pemilihan versi PHP yang ingin digunakan. Bahkan Anda bisa melakukan instalasi sendiri \u00a0PHP Extension dari file terpisah.<\/p>\n<h3 id=\"h-6-fitur-pengaturan-keamanan-pada-hosting\"><span id=\"6_Fitur_Pengaturan_Keamanan_pada_Hosting\"><strong>6. Fitur Pengaturan Keamanan pada Hosting<\/strong><\/span><\/h3>\n<p>Tampilan menu keamanan yang ada di cPanel<\/p>\n<p>cPanel mampu mempermudah pekerjaan Anda dalam mengatur keamanan pada website. Semua fitur di bawah ini dapat Anda gunakan agar terhindar dari tindak kejahatan di dunia maya.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>SSH Access<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0dipakai untuk menghubungkan Anda ke server secara aman lewat command line;<\/li>\n<li><strong>IP Blocker<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0menghindari akses ke website melalui IP Addresss;<\/li>\n<li><strong>SSL\/TLS<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0bagian untuk mengelola kunci, sertifikat, dan permintaan SSL\/TLS. Bagian ini sekaligus dapat dipakai untuk meningkatkan keamanan website;<\/li>\n<li><strong>Hotlink Protection<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0menghalangi website lain menampilkan konten website Anda dengan menggunakan bandwith yang Anda miliki;<\/li>\n<li><strong>Leech Protection<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0mengatur jumlah login yang dapat dilakukan dalam rentang dua jam;<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li><strong>SSL\/TLS Status<\/strong>\u00a0\u2500\u00a0menampilkan status SSL\/TLS. Bagian ini juga dipakai untuk melakukan upgrade atau memperbarui sertifikat SSL\/TLS;<\/li>\n<li><b>Let\u2019s Encrypt SSL \u2500\u00a0<\/b>dipakai untuk menambahkan SSL gratis keluaran Let\u2019s Encrypt.<\/li>\n<\/ul>\n<h3 id=\"h-7-fitur-proses-backup-dan-restore-website\"><span id=\"7_Fitur_Proses_Backup_dan_Restore_Website\"><strong>7. Fitur Proses Backup dan Restore Website<\/strong><\/span><\/h3>\n<p>Tampilan menu backup dan restore di cPanel<\/p>\n<p>Fitur cPanel penting lainnya adalah kemampuan melakukan backup dan restore. Anda bisa menikmati fasilitas full backup yang langsung mem-backup seluruh data termasuk database. Ini tentu sangat membantu.<\/p>\n<h2 id=\"h-cara-menggunakan-cpanel\"><span id=\"Cara_Menggunakan_cPanel\">Cara Menggunakan cPanel<\/span><\/h2>\n<p>Di bagian sebelumnya Anda sudah mengenal fitur-fitur cPanel, bukan? Saking banyaknya, mungkin Anda tidak akan langsung menggunakan semuanya. Namun, tidak ada salahnya jika Anda belajar menggunakan fitur-fitur cPanel supaya siap ketika membutuhkan. Mari pelajari satu per satu!<\/p>\n<h3 id=\"h-cara-menggunakan-file-manager-cpanel\"><span id=\"Cara_Menggunakan_File_Manager_cPanel\">Cara Menggunakan File Manager cPanel<\/span><\/h3>\n<p>File manager adalah fitur untuk mengakses semua file website Anda. Dengannya, Anda bisa mengelola file, seperti menghapus, memindahkan, dan mengkopinya.<\/p>\n<p>Jika menggunakan perangkat Windows, mungkin Anda tidak akan asing dengan antarmuka file manager cPanel. Antarmukanya bisa dibagi menjadi empat bagian:<\/p>\n<ul>\n<li>Daftar folder<\/li>\n<li>Daftar isi folder<\/li>\n<li>Menu navigasi<\/li>\n<li>Menu manajemen file dan folder<\/li>\n<\/ul>\n<h4 id=\"h-1-daftar-folder-di-file-manager\"><span id=\"1_Daftar_Folder_di_File_Manager\">1. Daftar Folder di File Manager<\/span><\/h4>\n<p>Daftar folder terletak di sebelah kiri layar. Untuk membuka sebuah folder, Anda tinggal klik satu kali.<\/p>\n<h4 id=\"h-2-daftar-isi-folder-di-file-manager\"><span id=\"2_Daftar_Isi_Folder_di_File_Manager\">2. Daftar Isi Folder di File Manager<\/span><\/h4>\n<p>Ketika Anda membuka sebuah folder, isinya akan ditampilkan di sebelah kanan layar. Daftar isi folder juga menampilkan beberapa informasi file, seperti:<\/p>\n<ul>\n<li>Ukuran file<\/li>\n<li>Waktu perubahan terakhir<\/li>\n<li>Tipe file<\/li>\n<li>Permission<\/li>\n<\/ul>\n<p>Untuk membuka file atau folder di bagian ini, Anda perlu klik dua kali.<\/p>\n<h4 id=\"h-3-menu-navigasi-di-file-manager\"><span id=\"3_Menu_Navigasi_di_File_Manager\">3. Menu Navigasi di File Manager<\/span><\/h4>\n<p>Menu navigasi adalah barisan menu yang terletak di atas daftar folder dan isinya. Berikut ini adalah menu-menu yang ada dan fungsinya:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Home<\/b>: untuk kembali ke folder utama<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Up One Level<\/b>: untuk kembali ke folder yang satu tingkat di atas folder yang sedang diakses<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Back\/Forward<\/b>: untuk kembali ke folder terakhir yang diakses<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Reload<\/b>: untuk memuat ulang isi folder yang sedang diakses<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Select All<\/b>: untuk memilih semua isi folder yang sedang diakses<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Unselect All<\/b>: kebalikan dari\u00a0<b>Select All<\/b><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>View Trash<\/b>: untuk menampilkan file dan folder yang sudah dihapus di folder trash<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Empty Trash<\/b>: untuk menghapus file dan folder di folder trash secara permanen<\/li>\n<\/ul>\n<h4 id=\"h-4-menu-manajemen-file-dan-folder\"><span id=\"4_Menu_Manajemen_File_dan_Folder\">4. Menu Manajemen File dan Folder<\/span><\/h4>\n<p>Tepat di atas menu navigasi ada sederet menu lainnya untuk manajemen file. Namun, menu-menu ini juga bisa Anda akses dengan klik kanan di file atau folder. Berikut ini adalah menu-menu yang ada beserta fungsinya:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>File<\/b>: untuk membuat file baru<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Folder<\/b>: untuk membuat folder baru<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Copy<\/b>: untuk menyalin file atau folder<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Move<\/b>: untuk memindahkan file atau folder<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Upload<\/b>:untuk mengunggah file atau folder<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Download<\/b>: untuk mengunduh file atau folder<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Delete<\/b>:untuk mengunduh file atau folder<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Restore<\/b>:ketika mengakses folder trash, menu ini digunakan untuk mengembalikan file atau folder yang sudah dihapus ke folder asalnya<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Rename<\/b>: untuk mengubah nama file atau folder<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Edit<\/b>\u00a0<b>dan HTML Editor<\/b>: untuk mengedit kode file<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Permissions<\/b>: untuk mengubah hak akses ke file atau folder<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>View<\/b>: untuk melihat isi file<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Extract<\/b>: untuk mengekstrak file atau folder yang dikompres<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Compress<\/b>: untuk mengompres file atau folder<b><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<h3 id=\"h-cara-cek-penggunaan-disk-space-di-cpanel\"><span id=\"Cara_Cek_Penggunaan_Disk_Space_di_cPanel\">Cara Cek Penggunaan Disk Space di cPanel<\/span><\/h3>\n<p>Sebagai pemilik website, wajib bagi Anda untuk memperhatikan porsi penggunaan disk space hosting. Nah, di cPanel ada dua cara untuk memeriksanya. Pertama, Anda bisa langsung melihat sisa kapasitas storage di bagian kanan cPanel di bawah teks\u00a0<strong>Disk Usage<\/strong>.<\/p>\n<p>Apabila ingin melihat statistik penggunaan disk space, Anda bisa klik menu\u00a0<b>Disk Usage\u00a0<\/b>yang ada di kategori menu\u00a0<b>Files<\/b>.<\/p>\n<p>Di menu ini, cPanel menampilkan folder-folder yang ada di akun hosting Anda beserta ukurannya. Anda bisa klik tanda\u00a0<strong>&gt;<\/strong> untuk melihat folder-folder yang ada dalam sebuah folder. Jika Anda klik nama folder, Anda akan dibawa ke folder tersebut di file manager.<\/p>\n<h3 id=\"h-cara-backup-website-di-cpanel\"><span id=\"Cara_Backup_Website_di_cPanel\">Cara Backup Website di cPanel<\/span><\/h3>\n<p>Penting bagi Anda untuk melakukan backup berkala agar punya cadangan data website. Nah, di cPanel ada tiga jenis backup yang bisa Anda buat, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Full account backup<\/b>: membuat cadangan seluruh data akun hosting<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Full website backup<\/b>: membuat cadangan data website saja, seperti file-file dan databasenya<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Partial website backup<\/b>: membuat cadangan data website yang Anda pilih saja<\/li>\n<\/ul>\n<p>Panduan di bawah ini akan menjelaskan cara membuat masing-masing jenis backup tersebut.<\/p>\n<h4 id=\"h-1-cara-membuat-full-account-backup-di-cpanel\"><span id=\"1_Cara_Membuat_Full_Account_Backup_di_cPanel\">1. Cara Membuat Full Account Backup di cPanel<\/span><\/h4>\n<p>cPanel membuat full account backup secara otomatis. Jadi, Anda tinggal mengunduh backup-nya untuk disimpan. Untuk mengakses backup tersebut, klik\u00a0<b>Full Account Backups<\/b>\u00a0di kategori menu\u00a0<b>JetBackup<\/b>.<\/p>\n<p>Di halaman selanjutnya, pilih backup yang ingin Anda unduh dan klik\u00a0<b>Generate Download<\/b>.<\/p>\n<p>Akan muncul tombol\u00a0<b>Add to Download Queue<\/b>. Klik tombol tersebut untuk memulai download backup. Prosesnya akan memakan beberapa saat.<\/p>\n<p>Kini muncul tombol\u00a0<b>Download<\/b> di sebelah backup yang Anda pilih. Klik tombol tersebut untuk mengunduhnya.<\/p>\n<h4 id=\"h-2-cara-membuat-full-website-backup-di-cpanel\"><span id=\"2_Cara_Membuat_Full_Website_Backup_di_cPanel\">2. Cara Membuat Full Website Backup di cPanel<\/span><\/h4>\n<p>Untuk membuat full website backup, klik\u00a0<b>Backup Wizard<\/b>\u00a0di kategori menu\u00a0<b>Files<\/b>.<\/p>\n<p>Di halaman berikutnya, klik\u00a0<b>Backup<\/b>.<\/p>\n<p>Di halaman berikutnya ada dua pilihan, yaitu full dan partial backup. Karena Anda ingin membuat backup semua data website, pilih full.<\/p>\n<p>Langkah berikutnya adalah memilih tempat untuk menyimpan backup Anda. Ada empat opsi yang bisa Anda pilih:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Home directory<\/b>: di server hosting Anda<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Remote FTP server<\/b>:di\u00a0 server lain melalui koneksi FTP<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Remote FTP server (passive mode transfer)<\/b>: di server lain melalui mode passive transfer FTP<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Secure copy<\/b>: di server lain melalui secure copy protocol<\/li>\n<\/ul>\n<p>Jika Anda sudah memilih, klik\u00a0<b>Generate Backup<\/b>. Opsi untuk mengunduh backup akan muncul setelah prosesnya selesai.<\/p>\n<h4 id=\"h-3-cara-membuat-partial-website-backup-di-cpanel\"><span id=\"3_Cara_Membuat_Partial_Website_Backup_di_cPanel\">3. Cara Membuat Partial Website Backup di cPanel<\/span><\/h4>\n<p>Seperti yang tadi sudah Anda lihat, opsi untuk membuat partial backup juga ada di dalam menu Backup Wizard. Untuk menggunakannya, Anda tinggal memilih salah satu dari ketiga jenis data berikut ini:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Home directory (file-file website)<\/li>\n<li aria-level=\"1\">MySQL database<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Email forwarders &amp; filters<\/li>\n<\/ul>\n<p>Di halaman berikutnya Anda tidak perlu memilih lokasi penyimpanan backup. Anda tinggal klik tombol download yang ada.<\/p>\n<h3 id=\"h-cara-cek-bandwidth-di-cpanel\"><span id=\"Cara_Cek_Bandwidth_di_cPanel\">Cara Cek Bandwidth di cPanel<\/span><\/h3>\n<p>Seperti disk space, Anda juga harus memperhatikan penggunaan\u00a0bandwidth\u00a0hosting. Terutama jika bandwidth paket hosting Anda dibatasi. Nah, cara mengeceknya di cPanel mudah.<\/p>\n<p>Untuk memeriksa penggunaan bandwidth secara umum, cek daftar statistik yang ada di halaman utama cPanel.<\/p>\n<p>Namun, apabila Anda ingin mengetahui penggunaannya secara lebih detail, klik menu\u00a0<b>Bandwidth<\/b>\u00a0yang ada di kategori menu\u00a0<b>Metrics<\/b>.<\/p>\n<p>Di menu ini, Anda bisa melihat grafik penggunaan bandwidth dalam 24 jam, satu minggu, dan satu tahun terakhir. Dalam grafik tersebut juga ditampilkan jenis protokol yang menggunakan bandwidth Anda, seperti HTTP, FTP, IMAP, POP3, dan SMTP.<\/p>\n<h3 id=\"h-cara-membuat-database-mysql-di-cpanel\"><span id=\"Cara_Membuat_Database_MySQL_di_cPanel\">Cara Membuat Database MySQL di cPanel<\/span><\/h3>\n<p>Membuat database mungkin hal yang membingungkan jika Anda masih awam dalam hal IT. Untungnya, cPanel mempermudahnya untuk Anda. Langkah-langkahnya dijelaskan di bawah ini.<\/p>\n<h4 id=\"h-1-membuat-database-mysql\"><span id=\"1_Membuat_Database_MySQL\">1. Membuat Database MySQL<\/span><\/h4>\n<p>Klik\u00a0<b>MySQL Databases<\/b> di halaman utama cPanel.<\/p>\n<p>Di halaman berikutnya, tentukan nama database baru dan klik\u00a0<b>Create Database<\/b>.<\/p>\n<h4 id=\"h-2-membuat-user-mysql\"><span id=\"2_Membuat_User_MySQL\">2. Membuat User MySQL<\/span><\/h4>\n<p>Setiap database harus memiliki user. Untuk membuat user untuk database baru Anda, scroll ke bagian\u00a0<b>Add New User<\/b>. Di situ, tentukan username dan password yang diinginkan. Klik\u00a0<b>Create User<\/b> jika sudah.<\/p>\n<p>Sekarang Anda perlu memasukkan user yang baru saja dibuat ke database baru. Scroll ke bagian\u00a0<b>Add User to Database<\/b>. Klik kolom\u00a0<b>User<\/b>\u00a0untuk memilih user. Lalu, pilih database baru di kolom\u00a0<b>Database<\/b>. Jika sudah, klik\u00a0<b>Add<\/b>. Anda akan dibawa ke halaman\u00a0<b>Manage User Privileges<\/b>.<\/p>\n<h4 id=\"h-3-memberikan-hak-akses-ke-user\"><span id=\"3_Memberikan_Hak_Akses_ke_User\">3. Memberikan Hak Akses ke User<\/span><\/h4>\n<p>Di halaman\u00a0<b>Manage User Privileges<\/b>\u00a0ada banyak jenis hak akses. Nah, centang checkbox hak akses yang Anda tentukan untuk user baru. Klik\u00a0<b>Make Changes<\/b> jika sudah selesai.<\/p>\n<h3 id=\"h-cara-membuat-addon-domain-di-cpanel\"><span id=\"Cara_Membuat_Addon_Domain_di_cPanel\">Cara Membuat Addon Domain di cPanel<\/span><\/h3>\n<p>Addon domain\u00a0adalah\u00a0solusi bagi Anda yang ingin memiliki domain baru dalam satu akun hosting. Nah, cara membuatnya di cPanel tidak rumit. Mari ikuti langkah-langkah di bawah ini.<\/p>\n<p>Pertama-tama, klik menu\u00a0<b>Addon Domains<\/b> di halaman utama cPanel.<\/p>\n<p>Di halaman selanjutnya Anda akan menemukan formulir untuk membuat addon domain. Berikut ini adalah informasi yang harus anda masukkan dalam masing-masing kolomnya:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>New domain name<\/b>: addon domain yang Anda inginkan.<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Subdomain<\/b>: subdomain addon domain. cPanel otomatis mengisi kolom ini sesuai addon domain Anda.<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Document root<\/b>: folder utama milik addon domain. cPanel juga mengisi kolom ini secara otomatis.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Apabila ingin membuat akun FTP untuk addon domain ini, Anda perlu mencentang checkbox\u00a0<b>Create an FTP account associated with this Addon Domain<\/b>. Kolom username dan password untuk akun FTP akan muncul. Jika sudah selesai, klik\u00a0<b>Add Domain<\/b>.<\/p>\n<p>Addon domain yang Anda buat akan tampil di daftar\u00a0<b>Modify Addon Domain<\/b>. Dalam daftar ini, Anda juga bisa menghapus addon domain atau menentukan URL yang ingin Anda redirect ke addon domain tersebut.<\/p>\n<h3 id=\"h-cara-membuat-subdomain-di-cpanel\"><span id=\"Cara_Membuat_Subdomain_di_cPanel\">Cara Membuat Subdomain di cPanel<\/span><\/h3>\n<p>Barangkali Anda ingin membuat subdomain untuk bagian tersendiri dari website yang sudah ada. Jika ya, salah satu caranya adalah dengan\u00a0membuat subdomain di cPanel. Berikut ini adalah caranya.<\/p>\n<p>Untuk membuat subdomain, klik menu\u00a0<b>Subdomains<\/b> di halaman utama cPanel.<\/p>\n<p>Di bawah teks\u00a0<b>Create a Subdomain<\/b>, Anda akan menemukan tiga kolom. Nah, di bawah ini adalah kolom beserta informasi yang harus Anda isikan:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Subdomain<\/b>: isi dengan subdomain yang Anda inginkan.<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Domain<\/b>: pilih domain yang ingin Anda buatkan subdomain.<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Document Root<\/b>: tentukan nama folder utama subdomain. Folder ini otomatis dibuat di dalam folder\u00a0<b>public_html<\/b>.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Jika sudah, klik\u00a0<b>Create<\/b> untuk membuat subdomain.<\/p>\n<p>Selanjutnya, Anda tinggal mengunggah file-file yang dibutuhkan website ke folder utama subdomain melalui file manager cPanel.<\/p>\n<h3 id=\"h-cara-menambahkan-parked-domain-di-cpanel\"><span id=\"Cara_Menambahkan_Parked_Domain_di_cPanel\">Cara Menambahkan Parked Domain di cPanel<\/span><\/h3>\n<p>Anda mungkin membeli domain dengan beberapa ekstensi sekaligus untuk menjaga brand. Jika demikian, Anda bisa menyambungkannya ke domain utama sebagai\u00a0parked domain. Di bawah ini adalah cara untuk melakukannya di cPanel.<\/p>\n<h4 id=\"h-1-menambahkan-alias\"><span id=\"1_Menambahkan_Alias\">1. Menambahkan Alias<\/span><\/h4>\n<p>Akses menu\u00a0<b>Aliases<\/b> di halaman utama cPanel.<\/p>\n<p>Pada kolom yang tersedia di bawah teks\u00a0<b>Create a New Alias<\/b>, ketikkan parked domain Anda dan klik\u00a0<b>Add Domain<\/b>.<\/p>\n<h4 id=\"h-2-menghubungkan-alias-dengan-domain-utama\"><span id=\"2_Menghubungkan_Alias_dengan_Domain_Utama\">2. Menghubungkan Alias dengan Domain Utama<\/span><\/h4>\n<p>Dalam menu Aliases, scroll ke bawah hingga Anda menemukan teks\u00a0<b>Remove Aliases<\/b>. Parked domain yang sudah Anda tambahkan akan terdaftar di bawah teks tersebut. Nah, sekarang Anda tinggal klik\u00a0<b>Manage Redirection<\/b>. Di halaman selanjutnya, ketikkan domain utama di kolom yang tersedia, lalu klik\u00a0<b>Save<\/b>.<\/p>\n<h3 id=\"h-cara-menambahkan-atau-mengubah-dns-record-di-cpanel\"><span id=\"Cara_Menambahkan_atau_Mengubah_DNS_Record_di_cPanel\">Cara Menambahkan atau Mengubah DNS Record di cPanel<\/span><\/h3>\n<p>Sebagai pemilik domain, Anda mungkin perlu mengutak-atik DNS record-nya. Misalnya ketika ingin menghubungkan domain dengan tool email marketing atau layanan hosting gratis. Untuk melakukannya, Anda bisa\u00a0menggunakan DNS zone editor\u00a0di cPanel.<\/p>\n<p>Pertama-tama, Anda harus mengakses menu\u00a0<b>Zone Editor<\/b>.<\/p>\n<p>Untuk menambahkan DNS record ke domain Anda, Anda tinggal klik jenis yang diinginkan (A, CNAME, atau MX record).<\/p>\n<p>Namun, Anda juga bisa menambahkan jenis-jenis DNS record lainnya, seperti SRV dan TXT record. Caranya, klik tombol\u00a0<b>Manage<\/b>.<\/p>\n<p>Di halaman selanjutnya, temukan tombol\u00a0<b>Add Record<\/b> seperti yang ditunjuk oleh anak panah di gambar berikut ini.<\/p>\n<p>Kemudian, klik tombol dengan simbol panah ke bawah yang ada di sebelah kanannya. Daftar jenis DNS record akan muncul dan tinggal Anda pilih.<\/p>\n<p>Di halaman ini pula Anda bisa mengubah pengaturan DNS record atau menghapusnya. Untuk melakukannya, Anda tinggal klik\u00a0<b>Edit<\/b>\u00a0atau\u00a0<b>Delete<\/b> di sebelah kanan DNS record yang Anda inginkan.<\/p>\n<h3 id=\"h-cara-membuat-akun-email-di-cpanel\"><span id=\"Cara_Membuat_Akun_Email_di_cPanel\">Cara Membuat Akun Email di cPanel<\/span><\/h3>\n<p>Akun hosting Anda sudah disertai dengan fitur untuk menggunakan email. Nah, untuk membuat akun email, Anda harus melakukannya di cPanel. Ikuti langkah-langkahnya di bawah ini.<\/p>\n<h4 id=\"h-1-akses-menu-email-accounts\"><span id=\"1_Akses_Menu_Email_Accounts\">1. Akses Menu Email Accounts<\/span><\/h4>\n<p>Untuk membuat akun email, klik\u00a0<b>Email Accounts<\/b> di halaman utama cPanel.<\/p>\n<p>Jika sudah masuk ke menu tersebut, klik tombol\u00a0<b>Create<\/b> seperti yang ditunjukkan di gambar berikut ini. Halaman baru akan muncul.<\/p>\n<h4 id=\"h-2-isi-formulir-akun-email\"><span id=\"2_Isi_Formulir_Akun_Email\">2. Isi Formulir Akun Email<\/span><\/h4>\n<p>Di halaman yang muncul ada formulir yang harus Anda isi untuk membuat akun email. Nah, masukkan username dan password yang Anda inginkan di kolom masing-masing.<\/p>\n<p>Jika ingin melakukan pengaturan tambahan, klik\u00a0<b>Edit Settings<\/b>. Dalam pengaturan tambahan tersebut, Anda bisa menentukan tiga hal, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Batas penggunaan disk space<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Mengatur agar folder email tidak dibuat secara otomatis ketika ada email masuk yang menggunakan\u00a0<i>plus address<\/i><\/li>\n<li aria-level=\"1\">Mengirimkan panduan pengaturan email client ke alamat yang akan Anda buat<\/li>\n<\/ul>\n<p>Untuk menyelesaikan pembuatan akun email, klik\u00a0<b>Create<\/b>.<\/p>\n<h3 id=\"h-cara-mengaktifkan-autentikasi-dua-faktor-di-cpanel\"><span id=\"Cara_Mengaktifkan_Autentikasi_Dua_Faktor_di_cPanel\">Cara Mengaktifkan Autentikasi Dua Faktor di cPanel<\/span><\/h3>\n<p>Autentikasi dua faktor sudah menjadi standar keamanan online. cPanel Anda pun membutuhkannya. Untungnya, cPanel menawarkan cara mudah untuk mengaktifkan autentikasi dua faktor. Ikuti caranya di bawah ini.<\/p>\n<h4 id=\"h-1-setup-two-factor-authentication\"><span id=\"1_Setup_Two-Factor_Authentication\">1. Setup Two-Factor Authentication<\/span><\/h4>\n<p>Di halaman utama cPanel, klik\u00a0<b>Two-Factor Authentication<\/b>.<\/p>\n<p>Setelah masuk ke menu tersebut, klik\u00a0<b>Set Up Two-Factor Authentication<\/b>.<\/p>\n<h4 id=\"h-2-hubungkan-cpanel-dengan-aplikasi-autentikasi-dua-faktor\"><span id=\"2_Hubungkan_cPanel_dengan_Aplikasi_Autentikasi_Dua_Faktor\">2. Hubungkan cPanel dengan Aplikasi Autentikasi Dua Faktor<\/span><\/h4>\n<p>cPanel akan memberikan QR code untuk Anda scan dengan aplikasi autentikasi dua faktor. QR code ini digunakan untuk menghubungkan cPanel dengan aplikasi tersebut.<\/p>\n<p>Namun, apabila tidak bisa memindai QR code tadi, Anda bisa memasukkan username cPanel dan key code-nya ke aplikasi autentikasi dua faktor. Letak username dan key code ada di bawah QR code.<\/p>\n<h4 id=\"h-3-memasukkan-security-code\"><span id=\"3_Memasukkan_Security_Code\">3. Memasukkan Security Code<\/span><\/h4>\n<p>Setelah scan QR code atau memasukkan username dan key code, aplikasi autentikasi dua faktor akan memberi Anda security code. Masukkanlah kode ini ke kolom yang tersedia di bawah key code. Jika sudah, klik\u00a0<b>Configure Two-Factor Authentication<\/b>.<\/p>\n<h3 id=\"h-cara-membuat-halaman-error-di-cpanel\"><span id=\"Cara_Membuat_Halaman_Error_di_cPanel\">Cara Membuat Halaman Error di cPanel<\/span><\/h3>\n<p>Halaman error adalah halaman yang memberitahukan pengunjung website bahwa ada kesalahan ketika mereka mengakses website Anda. Contohnya adalah\u00a0error 404\u00a0yang menunjukkan bahwa URL yang pengunjung tuju tidak tersedia di website.<\/p>\n<p>Nah, Anda bisa membuat halaman error untuk berbagai jenis error website di cPanel. Di panduan ini kami akan membuat halaman error 404 sebagai contoh.<\/p>\n<h4 id=\"h-1-memilih-jenis-error\"><span id=\"1Memilih_Jenis_Error\">1.Memilih Jenis Error<\/span><\/h4>\n<p>Pertama-tama, klik\u00a0<b>Error Pages<\/b> di halaman utama cPanel.<\/p>\n<p>Di halaman selanjutnya, pilih domain yang halaman error-nya ingin Anda buat. Kemudian klik jenis error yang halamannya ingin Anda buat. Anda akan dibawa ke halaman untuk membuat halaman error.<\/p>\n<h4 id=\"h-2-membuat-halaman-error\"><span id=\"2_Membuat_Halaman_Error\">2. Membuat Halaman Error<\/span><\/h4>\n<p>Halaman editor halaman error berisi editor HTML yang harus Anda isi. Untuk membantu Anda, cPanel menyediakan beberapa tag HTML yang bisa dimasukkan ke editor tersebut, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Referring URL<\/b>: URL yang membawa pengunjung ke URL yang tidak ada di situs Anda.<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Visitor\u2019s IP address<\/b>: alamat IP pengunjung.<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Requested URL<\/b>: URL yang ingin diakses pengunjung, tetapi tidak ada di situs Anda.<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Server name<\/b>: nama server.<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Visitor\u2019s browser<\/b>: jenis browser yang digunakan pengunjung.<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Redirect status code<\/b>: menampilkan kode error website.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Jika sudah selesai membuat halaman error Anda, klik tombol\u00a0<b>Save<\/b>\u00a0di bawah editor.<\/p>\n<h3 id=\"h-cara-membuat-cron-job-di-cpanel\"><span id=\"Cara_Membuat_Cron_Job_di_cPanel\">Cara Membuat Cron Job di cPanel<\/span><\/h3>\n<p>Cron job\u00a0adalah cara untuk menjadwalkan command dan skrip Linux secara otomatis di server website. Jika Anda sudah tidak asing dengan cron job, cPanel menyediakan fitur untuk menggunakannya. Ikuti langkah-langkah berikut ini untuk memanfaatkan fitur tersebut.<\/p>\n<h4 id=\"h-1-setup-cron-email\"><span id=\"1_Setup_Cron_Email\">1. Setup Cron Email<\/span><\/h4>\n<p>Temukan dan klik\u00a0<b>Cron Jobs<\/b> di halaman utama cPanel.<\/p>\n<p>Perlu Anda ketahui bahwa cPanel mengirimkan laporan setiap kali sebuah cron job dijalankan ke alamat email domain Anda. Jika Anda ingin mengarahkan laporan tersebut ke alamat email lain, ketikkan alamatnya pada kolom di bawah teks\u00a0<b>Cron Email<\/b>.<\/p>\n<p>Namun, jika tidak ingin mendapatkan laporan cron job, Anda bisa menjalankan command\u00a0<strong>mycommand &gt;\/dev\/null 2&gt;&amp;1<\/strong>\u00a0di kolom command yang akan dijelaskan di langkah berikutnya.<\/p>\n<h4 id=\"h-2-membuat-cron-job\"><span id=\"2_Membuat_Cron_Job\">2. Membuat Cron Job<\/span><\/h4>\n<p>Di bawah kolom\u00a0<b>Cron Email<\/b>\u00a0Anda akan menemukan formulir yang harus diisi untuk membuat cron job. Berikut ini adalah informasi-informasi yang harus Anda masukkan ke formulir tersebut:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Common settings<\/b>: pengaturan yang umum digunakan, misalnya satu kali dalam satu menit, jam, atau hari.<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Minute<\/b>: menit di mana command dijalankan.<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Hour<\/b>: jam di mana command dijalankan.<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Day<\/b>: tanggal di mana command dijalankan.<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Month<\/b>: bulan di mana command dijalankan.<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Weekday<\/b>: hari di mana command dijalankan.<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Command<\/b>: command yang ingin Anda otomatisasi.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Setelah mengatur cron job, klik\u00a0<b>Add New Cron Job<\/b>.<\/p>\n<h4 id=\"h-3-mengelola-cron-job\"><span id=\"3_Mengelola_Cron_Job\">3. Mengelola Cron Job<\/span><\/h4>\n<p>Cron job yang sudah Anda buat akan muncul dalam daftar di bawah teks\u00a0<b>Current Cron Jobs<\/b>. Di daftar ini, Anda bisa mengubah pengaturan cron job atau menghapusnya. Untuk melakukannya, klik tombol\u00a0<b>Edit<\/b>\u00a0atau\u00a0<b>Delete.<\/b><\/p>\n<h3 id=\"h-cara-menggunakan-tool-optimasi-website-di-cpanel\"><span id=\"Cara_Menggunakan_Tool_Optimasi_Website_di_cPanel\">Cara Menggunakan Tool Optimasi Website di cPanel<\/span><\/h3>\n<p>Anda bisa meningkatkan kecepatan loading website dengan mengkompres file-filenya. Nah, Anda tidak perlu menginstal plugin WordPress untuk melakukannya. Anda bisa mengkompres file melalui menu\u00a0<b>Optimize Website<\/b> di cPanel.<\/p>\n<p>Di dalam menu\u00a0<b>Optimize Website<\/b>\u00a0ada tiga opsi yang bisa Anda pilih:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Disabled<\/b>: tidak menjalankan kompresi.<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Compress All Content<\/b>: mengkompres semua file.<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>Compress the specified MIME types<\/b>: mengkompres jenis-jenis file yang Anda tentukan saja, misalnya teks HTML dan XML. Anda bisa menentukan jenis file dengan mengetikkannya di kolom yang tersedia.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Apabila sudah, klik\u00a0<b>Update Settings<\/b>.<\/p>\n<h2 id=\"h-apakah-beli-hosting-gratis-cpanel\"><span id=\"Apakah_Beli_Hosting_Gratis_cPanel\"><b>Apakah Beli Hosting Gratis cPanel?<\/b><\/span><\/h2>\n<p>Ketika Anda menggunakan layanan hosting, Anda sudah mendapatkan cPanel gratis. Setelah melakukan aktivasi akun hosting, Anda bisa langsung mengelola website Anda melalui cPanel.<\/p>\n<p>cPanel bisa Anda akses melalui DomainAnda\/cpanel. Namun, jika Anda menggunakan layanan <a href=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id?REFERRALCODE=1SONI71\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\"><strong>Hostinger<\/strong><\/a>, Anda bisa langsung menuju cPanel melalui member area.<\/p>\n<h2 id=\"h-kesimpulan\"><span id=\"Kesimpulan\"><b>Kesimpulan<\/b><\/span><\/h2>\n<p>cPanel merupakan panel kontrol yang mempunyai banyak fitur yang sangat membantu pengguna dalam hal pengelolaan web hosting. Tidak hanya sebatas pengelolaan website saja, \u00a0pengguna juga memiliki keleluasaan dalam mengelola email yang masuk ke domain mereka.<\/p>\n<p>Dibandingkan dengan teks perintah yang cukup sulit untuk dipahami, cPanel memberikan solusi praktis yang bisa langsung dipelajari dengan mudah. Anda juga dapat mencoba untuk melihat fitut-fitur yang ada pada cPanel.<\/p>\n<p>Terima kasih telah membaca artikel mengenai apa itu <a href=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-parkir-domain-di-cpanel-dengan-mudah.html\">cPanel<\/a> dan cara menggunakannya. Jika masih ada pertanyaan mengenai apa itu cPanel jangan sungkan untuk menanyakannya melalui komentar di bawah. Semoga setelah membaca artikel ini Anda sudah mengerti mengenai fungsi cpanel, pengertian cpanel, dimana download cpanel, manfaat cpanel, apa itu cpanel dan cara menggunakannya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada artikel ini saya akan membahas mengenai apa itu cPanel dan cara menggunakannya. Setelah mengetahui segala fitur, manfaat dan fungsi cPanel akan saya bahas mengenai cara menggunakan cPanel untuk server Anda. Di akhir artikel ini saya memiliki tautan untuk mengunduh ebook cPanel. Keduanya gratis, hanya untuk Anda. Apa Itu cPanel Hosting? cPanel\u00a0adalah panel kontrol yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5873,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17,5],"tags":[16,6,7,9],"class_list":["post-3758","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hosting","category-teknologi","tag-hosting","tag-tutorial","tag-website","tag-wordpress"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v23.3 (Yoast SEO v23.3) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa Itu cPanel dan Cara Menggunakannya? - Blog Pediaon<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa Itu cPanel dan Cara Menggunakannya sebagai control panel hosting untuk mengelola website, domain, email, dan file dengan mudah dan cepat.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-cpanel-dan-cara-menggunakannya.html\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu cPanel dan Cara Menggunakannya?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa Itu cPanel dan Cara Menggunakannya sebagai control panel hosting untuk mengelola website, domain, email, dan file dengan mudah dan cepat.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-cpanel-dan-cara-menggunakannya.html\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Pediaon\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-09T01:23:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-24T00:25:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Apa-Itu-cPanel-dan-Cara-Menggunakannya.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1040\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"19 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-cpanel-dan-cara-menggunakannya.html\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-cpanel-dan-cara-menggunakannya.html\",\"name\":\"Apa Itu cPanel dan Cara Menggunakannya? - Blog Pediaon\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-cpanel-dan-cara-menggunakannya.html#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-cpanel-dan-cara-menggunakannya.html#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Apa-Itu-cPanel-dan-Cara-Menggunakannya.webp\",\"datePublished\":\"2026-07-09T01:23:50+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-24T00:25:13+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\"},\"description\":\"Apa Itu cPanel dan Cara Menggunakannya sebagai control panel hosting untuk mengelola website, domain, email, dan file dengan mudah dan cepat.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-cpanel-dan-cara-menggunakannya.html#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-cpanel-dan-cara-menggunakannya.html\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-cpanel-dan-cara-menggunakannya.html#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Apa-Itu-cPanel-dan-Cara-Menggunakannya.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Apa-Itu-cPanel-dan-Cara-Menggunakannya.webp\",\"width\":1040,\"height\":500,\"caption\":\"Apa Itu cPanel dan Cara Menggunakannya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-cpanel-dan-cara-menggunakannya.html#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa Itu cPanel dan Cara Menggunakannya?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog Pediaon\",\"description\":\"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\",\"name\":\"Soni Indratmoko\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Soni Indratmoko\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu cPanel dan Cara Menggunakannya? - Blog Pediaon","description":"Apa Itu cPanel dan Cara Menggunakannya sebagai control panel hosting untuk mengelola website, domain, email, dan file dengan mudah dan cepat.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-cpanel-dan-cara-menggunakannya.html","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa Itu cPanel dan Cara Menggunakannya?","og_description":"Apa Itu cPanel dan Cara Menggunakannya sebagai control panel hosting untuk mengelola website, domain, email, dan file dengan mudah dan cepat.","og_url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-cpanel-dan-cara-menggunakannya.html","og_site_name":"Blog Pediaon","article_published_time":"2026-07-09T01:23:50+00:00","article_modified_time":"2026-06-24T00:25:13+00:00","og_image":[{"width":1040,"height":500,"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Apa-Itu-cPanel-dan-Cara-Menggunakannya.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Soni Indratmoko","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Soni Indratmoko","Est. reading time":"19 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-cpanel-dan-cara-menggunakannya.html","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-cpanel-dan-cara-menggunakannya.html","name":"Apa Itu cPanel dan Cara Menggunakannya? - Blog Pediaon","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-cpanel-dan-cara-menggunakannya.html#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-cpanel-dan-cara-menggunakannya.html#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Apa-Itu-cPanel-dan-Cara-Menggunakannya.webp","datePublished":"2026-07-09T01:23:50+00:00","dateModified":"2026-06-24T00:25:13+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00"},"description":"Apa Itu cPanel dan Cara Menggunakannya sebagai control panel hosting untuk mengelola website, domain, email, dan file dengan mudah dan cepat.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-cpanel-dan-cara-menggunakannya.html#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-cpanel-dan-cara-menggunakannya.html"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-cpanel-dan-cara-menggunakannya.html#primaryimage","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Apa-Itu-cPanel-dan-Cara-Menggunakannya.webp","contentUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Apa-Itu-cPanel-dan-Cara-Menggunakannya.webp","width":1040,"height":500,"caption":"Apa Itu cPanel dan Cara Menggunakannya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-cpanel-dan-cara-menggunakannya.html#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Itu cPanel dan Cara Menggunakannya?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/","name":"Blog Pediaon","description":"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00","name":"Soni Indratmoko","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Soni Indratmoko"},"sameAs":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3758","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3758"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3758\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6175,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3758\/revisions\/6175"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5873"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3758"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3758"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3758"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}