{"id":3737,"date":"2026-07-14T08:15:44","date_gmt":"2026-07-14T01:15:44","guid":{"rendered":"https:\/\/www.pasirpengaraian.com\/?p=3737"},"modified":"2026-06-24T07:28:10","modified_gmt":"2026-06-24T00:28:10","slug":"mx-record-pengertian-fungsi-dan-cara-setting-nya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mx-record-pengertian-fungsi-dan-cara-setting-nya.html","title":{"rendered":"MX Record: Pengertian, Fungsi, dan Cara Setting-nya"},"content":{"rendered":"<p>Anda mungkin pernah menemukan opsi MX record ketika mengutak-atik pengaturan DNS domain Anda.<\/p>\n<p>Apa itu sebenarnya MX record? Apakah fungsinya? Di artikel ini Anda akan menemukan jawabannya. Tidak hanya itu, Anda juga akan mempelajari cara membuat pengaturan MX record baru. Selamat membaca!<\/p>\n<h2 id=\"h-apa-itu-mx-record\"><span id=\"Apa_Itu_MX_Record\">Apa Itu MX Record?<\/span><\/h2>\n<p>MX (<em>mail exchanger<\/em>) record adalah jenis DNS record yang berperan dalam pengiriman email. Informasi ini digunakan untuk menyatakan tujuan email yang dikirim ke alamat email domain Anda.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, Anda perlu memastikan bahwa pengaturan DNS record ini di panel setting domain Anda sudah benar. Nanti Anda dapat mempelajari cara setting-nya di bagian lain artikel ini.<\/p>\n<h2 id=\"h-fungsi-mx-record\"><span id=\"Fungsi_MX_Record\">Fungsi MX Record<\/span><\/h2>\n<p>Kegunaan MX record sebenarnya tidak jauh berbeda dengan\u00a0alamat IP. Ketika Anda mengakses sebuah website, komputer Anda menghubungi DNS untuk mencari alamat IP yang digunakan oleh domain situs tersebut. Hasilnya, Anda dapat mengakses website itu.<\/p>\n<p>Nah, katakan Anda sudah memiliki alamat email dengan domain Anda di belakangnya. Misalnya, andi@bisnisonline.com.<\/p>\n<p>Ketika seseorang mengirimkan email kepada Anda, email server yang digunakan akun orang tersebut menghubungi DNS untuk mencari MX record dari alamat email Anda.\u00a0<strong>Jadi, jenis DNS record ini digunakan agar alamat email domain Anda dapat menerima pesan.<\/strong><\/p>\n<p>Selain itu,\u00a0<strong>fungsi MX record pada\u00a0DNS adalah\u00a0untuk menyambungkan alamat email domain Anda dengan email client yang disediakan pihak ketiga.\u00a0<\/strong>Jika Anda menggunakan email client yang disediakan penyedia hosting (contohnya Horde dan RoundCube), kemungkinan besar Anda tidak perlu melakukan pengaturan jenis DNS record ini.<\/p>\n<p>Namun, Anda perlu membuat pengaturan baru apabila ingin menggunakan email client pihak ketiga (Zoho Mail, G Suite, dan lain-lain) untuk domain Anda.<\/p>\n<h2 id=\"h-cara-setting-mx-record-di-cpanel\"><span id=\"Cara_Setting_MX_Record_di_cPanel\">Cara Setting MX Record di cPanel<\/span><\/h2>\n<p>Menambahkan pengaturan MX record sangat mudah. Untuk melakukannya, Anda perlu mengakses Dashboard cPanel terlebih dahulu.<\/p>\n<p>Umumnya, Anda dapat mengakses cPanel dengan mengetikkan domain Anda diikuti dengan \/cpanel. Contohnya\u00a0<strong>websiteku.com\/cpanel<\/strong>.<\/p>\n<p>Kemudian, masukkan username dan password yang diberikan oleh penyedia hosting ketika Anda membeli hosting dan domain.<\/p>\n<p>Selain itu, Anda juga dapat mengakses cPanel tanpa perlu log in jika penyedia hosting memilikinya. Di Hostinger, misalnya, Anda dapat melakukan ini melalui Member Area.<\/p>\n<p>Setelah berhasil log in ke cPanel, ikutilah langkah-langkah di bawah ini.<\/p>\n<h3 id=\"h-1-cari-menu-zone-editor\"><span id=\"1_Cari_Menu_Zone_Editor\">1. Cari Menu Zone Editor<\/span><\/h3>\n<p>Scroll ke bawah hingga Anda menemukan kategori\u00a0<strong>Domains<\/strong>. Kemudian, klik menu\u00a0<strong>Zone Editor<\/strong>.<\/p>\n<p>Agar mudah, Anda juga dapat mengetikkan Zone Editor pada search bar yang terdapat di atas Dashboard cPanel.<\/p>\n<h3 id=\"h-2-buat-pengaturan-baru\"><span id=\"2_Buat_Pengaturan_Baru\">2. Buat Pengaturan Baru<\/span><\/h3>\n<p>Setelah masuk ke menu Zone Editor, temukan domain yang ingin Anda beri pengaturan record baru. Kemudian, klik tombol\u00a0<strong>+ MX Record<\/strong>\u00a0di sebelah kanan nama domain tersebut.<\/p>\n<p>Pada pop-up yang muncul, masukkan\u00a0<em>priority<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>destination<\/em> yang diberikan email client pihak ketiga yang ingin Anda gunakan.<\/p>\n<p><em>Priority<\/em>\u00a0biasanya berupa angka dan menunjukkan tingkat prioritas client email yang Anda gunakan . Apabila domain Anda memiliki lebih dari satu MX record, yang memiliki angka prioritas lebih tinggi akan diutamakan.<\/p>\n<p><em>Destination<\/em>\u00a0merupakan domain server milik penyedia email client. Oleh karena itu, informasi ini berupa URL.<\/p>\n<p>Kedua informasi tersebut hanya dapat Anda temukan ketika Anda sudah membuat akun di penyedia email client pihak ketiga. Di bawah ini adalah contoh\u00a0<em>priority<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>destination<\/em>\u00a0yang diberikan oleh Zoho Mail.<\/p>\n<p>Jika Anda sudah memasukkan keduanya pada kolom yang tersedia di cPanel, klik\u00a0<strong>Add an MX record<\/strong>.<\/p>\n<p>Dengan demikian, Anda telah berhasil membuat pengaturan MX record baru. Namun, proses menyambungkan email server dengan domain Anda dapat memakan waktu hingga 24 jam. Jadi, Anda perlu menunggu sebelum dapat menggunakan email client.<\/p>\n<h2 id=\"h-cara-cek-mx-record-di-cpanel\"><span id=\"Cara_Cek_MX_Record_di_cPanel\">Cara Cek MX Record di cPanel<\/span><\/h2>\n<p>Apabila di kemudian hari Anda ingin mengubah record yang telah digunakan, Anda dapat mengeceknya di menu Zone Editor.<\/p>\n<p>Kali ini, klik tombol\u00a0<strong>Manage<\/strong>\u00a0yang terdapat di sebelah kanan tombol\u00a0<strong>+ MX Record<\/strong>. Di sini Anda akan melihat daftar semua DNS record yang dimiliki domain Anda.<\/p>\n<p>Temukan pengaturan yang Anda gunakan, lalu klik\u00a0<strong>Edit<\/strong>. Jika sudah selesai, klik\u00a0<strong>Save Record<\/strong>.<\/p>\n<p>Anda juga dapat menghapus pengaturan yang telah dibuat dengan meng-klik tombol\u00a0<strong>Delete<\/strong>. Ini perlu dilakukan apabila Anda sudah tidak menggunakan suatu email client atau berpindah ke yang lain.<\/p>\n<h2 id=\"h-cara-setting-mx-record-di-member-area-niagahoster\"><span id=\"Cara_Setting_MX_Record_di_Member_Area_Hostinger\">Cara Setting MX Record di Member Area Hostinger<\/span><\/h2>\n<p>Di Member Area Hostinger Anda dapat membuat pengaturan MX Record tanpa harus masuk ke cPanel. Ikutilah langkah-langkah berikut untuk melakukannya.<\/p>\n<h3 id=\"h-1-akses-halaman-kelola-domain\"><span id=\"1_Akses_Halaman_Kelola_Domain\">1. Akses Halaman Kelola Domain<\/span><\/h3>\n<p>Di halaman Beranda, klik tab\u00a0<strong>Domain<\/strong>. Kemudian, klik tombol\u00a0<strong>Kelola Domain<\/strong>\u00a0di sebelah kanan domain yang ingin Anda beri pengaturan baru.<\/p>\n<h3 id=\"h-2-buat-pengaturan-mx-record\"><span id=\"2_Buat_Pengaturan_MX_Record\">2. Buat Pengaturan MX Record<\/span><\/h3>\n<p>Klik tab\u00a0<strong>DNS Management<\/strong>, kemudian klik tombol\u00a0<strong>Add New Record<\/strong>.<\/p>\n<p>Setelah pop-up muncul, ubah jenis DNS record-nya ke MX record.<\/p>\n<p>Selanjutnya, Anda tinggal mengetikkan domain email client dan\u00a0<em>priority<\/em>-nya. Jika sudah, klik\u00a0<strong>Save Record<\/strong>.<\/p>\n<p>Seperti di cPanel, sinkronisasi email client dengan domain Anda akan memakan waktu.<\/p>\n<h2 id=\"h-miliki-email-domain-sendiri-dengan-setting-mx-record\"><span id=\"Miliki_Email_Domain_Sendiri_dengan_Setting_MX_Record\">Miliki Email Domain Sendiri dengan Setting MX Record!<\/span><\/h2>\n<p>MX record bertanggung jawab untuk memastikan akun email domain Anda dapat menerima email. Selain itu, jenis DNS record ini juga berfungsi untuk menyambungkan domain Anda dengan email client pihak ketiga seperti G Suite dan <a href=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/membuat-email-domain-sendiri-dengan-zoho-mail.html\">Zoho Mail<\/a>.<\/p>\n<p>Apabila Anda ingin menggunakan email client pihak ketiga, Anda dapat membuat pengaturan MX Record baru melalui cPanel. Anda juga dapat melakukannya di panel khusus milik penyedia hosting Anda jika ada.<\/p>\n<p>Kami harap artikel ini dapat membantu Anda untuk memahami kegunaan MX record. Jika ada pertanyaan, jangan sungkan untuk meninggalkan komentar pada kolom yang tersedia di bawah.<\/p>\n<div style=\"background: #f8f9ff; border: 2px solid #673DE6; padding: 20px; border-radius: 10px; text-align: center; margin: 25px 0;\">\n<h3 style=\"margin-top: 0;\">Siap Membuat Website?<\/h3>\n<p>Dapatkan hosting cepat, gratis domain, dan SSL gratis dari Hostinger.<\/p>\n<p><a style=\"background: #673DE6; color: #fff; padding: 12px 30px; text-decoration: none; border-radius: 6px; font-weight: bold; display: inline-block;\" href=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id?REFERRALCODE=1SONI71\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow sponsored noopener\">\ud83d\udc49 Cek Promo Hostinger<br \/>\n<\/a><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anda mungkin pernah menemukan opsi MX record ketika mengutak-atik pengaturan DNS domain Anda. Apa itu sebenarnya MX record? Apakah fungsinya? Di artikel ini Anda akan menemukan jawabannya. Tidak hanya itu, Anda juga akan mempelajari cara membuat pengaturan MX record baru. Selamat membaca! Apa Itu MX Record? MX (mail exchanger) record adalah jenis DNS record yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5885,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17,5],"tags":[16,6,7,9],"class_list":["post-3737","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hosting","category-teknologi","tag-hosting","tag-tutorial","tag-website","tag-wordpress"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v23.3 (Yoast SEO v23.3) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>MX Record: Pengertian, Fungsi, dan Cara Setting-nya - Blog Pediaon<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"MX Record: Pengertian, fungsi, dan cara setting di DNS untuk mengatur pengiriman email agar lebih stabil, cepat, dan bebas error.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mx-record-pengertian-fungsi-dan-cara-setting-nya.html\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"MX Record: Pengertian, Fungsi, dan Cara Setting-nya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"MX Record: Pengertian, fungsi, dan cara setting di DNS untuk mengatur pengiriman email agar lebih stabil, cepat, dan bebas error.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mx-record-pengertian-fungsi-dan-cara-setting-nya.html\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Pediaon\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-14T01:15:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-24T00:28:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/MX-Record-Pengertian-Fungsi-dan-Cara-Settingnya.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1040\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mx-record-pengertian-fungsi-dan-cara-setting-nya.html\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mx-record-pengertian-fungsi-dan-cara-setting-nya.html\",\"name\":\"MX Record: Pengertian, Fungsi, dan Cara Setting-nya - Blog Pediaon\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mx-record-pengertian-fungsi-dan-cara-setting-nya.html#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mx-record-pengertian-fungsi-dan-cara-setting-nya.html#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/MX-Record-Pengertian-Fungsi-dan-Cara-Settingnya.webp\",\"datePublished\":\"2026-07-14T01:15:44+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-24T00:28:10+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\"},\"description\":\"MX Record: Pengertian, fungsi, dan cara setting di DNS untuk mengatur pengiriman email agar lebih stabil, cepat, dan bebas error.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mx-record-pengertian-fungsi-dan-cara-setting-nya.html#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mx-record-pengertian-fungsi-dan-cara-setting-nya.html\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mx-record-pengertian-fungsi-dan-cara-setting-nya.html#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/MX-Record-Pengertian-Fungsi-dan-Cara-Settingnya.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/MX-Record-Pengertian-Fungsi-dan-Cara-Settingnya.webp\",\"width\":1040,\"height\":500,\"caption\":\"MX Record: Pengertian, Fungsi, dan Cara Setting-nya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mx-record-pengertian-fungsi-dan-cara-setting-nya.html#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"MX Record: Pengertian, Fungsi, dan Cara Setting-nya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog Pediaon\",\"description\":\"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\",\"name\":\"Soni Indratmoko\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Soni Indratmoko\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"MX Record: Pengertian, Fungsi, dan Cara Setting-nya - Blog Pediaon","description":"MX Record: Pengertian, fungsi, dan cara setting di DNS untuk mengatur pengiriman email agar lebih stabil, cepat, dan bebas error.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mx-record-pengertian-fungsi-dan-cara-setting-nya.html","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"MX Record: Pengertian, Fungsi, dan Cara Setting-nya","og_description":"MX Record: Pengertian, fungsi, dan cara setting di DNS untuk mengatur pengiriman email agar lebih stabil, cepat, dan bebas error.","og_url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mx-record-pengertian-fungsi-dan-cara-setting-nya.html","og_site_name":"Blog Pediaon","article_published_time":"2026-07-14T01:15:44+00:00","article_modified_time":"2026-06-24T00:28:10+00:00","og_image":[{"width":1040,"height":500,"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/MX-Record-Pengertian-Fungsi-dan-Cara-Settingnya.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Soni Indratmoko","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Soni Indratmoko","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mx-record-pengertian-fungsi-dan-cara-setting-nya.html","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mx-record-pengertian-fungsi-dan-cara-setting-nya.html","name":"MX Record: Pengertian, Fungsi, dan Cara Setting-nya - Blog Pediaon","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mx-record-pengertian-fungsi-dan-cara-setting-nya.html#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mx-record-pengertian-fungsi-dan-cara-setting-nya.html#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/MX-Record-Pengertian-Fungsi-dan-Cara-Settingnya.webp","datePublished":"2026-07-14T01:15:44+00:00","dateModified":"2026-06-24T00:28:10+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00"},"description":"MX Record: Pengertian, fungsi, dan cara setting di DNS untuk mengatur pengiriman email agar lebih stabil, cepat, dan bebas error.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mx-record-pengertian-fungsi-dan-cara-setting-nya.html#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mx-record-pengertian-fungsi-dan-cara-setting-nya.html"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mx-record-pengertian-fungsi-dan-cara-setting-nya.html#primaryimage","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/MX-Record-Pengertian-Fungsi-dan-Cara-Settingnya.webp","contentUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/MX-Record-Pengertian-Fungsi-dan-Cara-Settingnya.webp","width":1040,"height":500,"caption":"MX Record: Pengertian, Fungsi, dan Cara Setting-nya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/mx-record-pengertian-fungsi-dan-cara-setting-nya.html#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"MX Record: Pengertian, Fungsi, dan Cara Setting-nya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/","name":"Blog Pediaon","description":"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00","name":"Soni Indratmoko","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Soni Indratmoko"},"sameAs":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3737","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3737"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3737\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6195,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3737\/revisions\/6195"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5885"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3737"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3737"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3737"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}