{"id":3491,"date":"2026-09-29T07:39:08","date_gmt":"2026-09-29T00:39:08","guid":{"rendered":"https:\/\/www.pasirpengaraian.com\/?p=3491"},"modified":"2026-06-24T09:16:55","modified_gmt":"2026-06-24T02:16:55","slug":"cara-parkir-domain-di-cpanel-dengan-mudah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-parkir-domain-di-cpanel-dengan-mudah.html","title":{"rendered":"Cara Parkir Domain di cPanel dengan Mudah"},"content":{"rendered":"<p><strong>Parked domain<\/strong> adalah fitur yang bisa dipakai untuk mengarahkan domain ke sebuah website utama. Misalnya, platform media sosial Facebook punya alamat domain utama<strong>\u00a0facebook.com<\/strong>. Namun, websitenya juga bisa dibuka dengan mengetikkan alamat domain lain yaitu\u00a0<strong>fb.com<\/strong>.<\/p>\n<p>Nah, di artikel ini Anda akan pelajari cara parkir domain melalui cPanel dengan mudah, baik itu di shared hosting, cloud hosting, maupun\u00a0vps cpanel.<\/p>\n<p>Namun, sebelumnya simak dulu yuk pengertian apa itu parked domain berikut ini, untuk memperdalam pemahaman mengenai parking domain!<\/p>\n<h2 id=\"h-apa-itu-parked-domain\"><span id=\"Apa_itu_Parked_Domain\">Apa itu Parked Domain?\u00a0<\/span><\/h2>\n<p><a href=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/perbedaan-addon-domain-dan-parked-domain-yang-wajib-anda-tahu.html\">Parked\u00a0domain<\/a> adalah\u00a0fitur yang digunakan untuk mengarahkan satu atau beberapa domain tanpa konten ke satu website yang sama. Dengan fitur tersebut,\u00a0domain\u00a0yang Anda setting akan menampilkan website utama Anda. Supaya lebih mudah dipahami, mari simak contoh berikut.<\/p>\n<p>Semisal Anda punya website toko online dengan nama domain\u00a0<strong>tokosepatu.id.<\/strong>\u00a0Lalu, Anda juga punya domain\u00a0<strong>tokosepatu.com<\/strong>\u00a0yang tidak ada kontennya. Nah, Anda ingin domain tokosepatu.com menampilkan halaman tokosepatu.id, maka Anda bisa melakukan parked domain. Jadi, ketika ada orang yang mengakses tokobaju.com, mereka akan melihat halaman website tokobaju.id.<\/p>\n<p>Nah, biasanya, parked domain dilakukan untuk beberapa alasan, seperti:<\/p>\n<ul>\n<li>Domain website baru Anda belum selesai dibuat, sehingga butuh domain lain sebagai tujuan sementara.<\/li>\n<li>Anda memiliki lebih dari satu domain yang mengarah ke satu website utama Anda.<\/li>\n<li>Anda ingin mengantisipasi adanya pengunjung yang salah ketik nama domain website utama Anda.<\/li>\n<li>Meningkatkan trafik website utama.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Oya, perlu diingat bahwa untuk melakukan parkir domain, Anda harus membeli domain tambahan ya.<\/p>\n<h2 id=\"h-perbedaan-subdomain-parked-domain-addon-domain-dan-redirect-domain\"><span id=\"Perbedaan_Subdomain_Parked_Domain_Addon_Domain_dan_Redirect_Domain\">Perbedaan Subdomain, Parked Domain, Addon Domain, dan Redirect Domain\u00a0<\/span><\/h2>\n<p>Sekarang mungkin Anda bertanya-tanya, lalu apa bedanya parked domain dengan subdomain, addon domain, dan juga redirect domain. Nah, mari simak dulu penjelasannya berikut ini.<\/p>\n<h3 id=\"h-subdomain\"><span id=\"Subdomain\">Subdomain\u00a0<\/span><\/h3>\n<p>Subdomain adalah domain turunan dari sebuah domain utama. Misalnya, nama website Anda adalah tokosepatu.id. Lalu, Anda membuat\u00a0<strong>halaman blog<\/strong>\u00a0pada website tersebut. Nah, Anda bisa membuat file website blog dan meletakkan pada direktori domain utama\u00a0<strong>tokosepatu.id<\/strong>.<\/p>\n<p>Jadi, orang lain bisa mengakses halaman blog lewat situs\u00a0<strong>blog.tokosepatu.id<\/strong>.<\/p>\n<h3 id=\"h-parked-domain\"><span id=\"Parked_Domain\">Parked Domain\u00a0<\/span><\/h3>\n<p>Domain alias atau parked domain adalah satu atau lebih domain yang Anda miliki, tetapi tidak berisi konten apapun. Lalu, Anda mengarahkan domain-domain tersebut ke satu halaman website yang sama.<\/p>\n<p>Misalnya, website utama Anda adalah\u00a0<strong>tokosepatu.id<\/strong>. Anda juga memiliki domain\u00a0<strong>tokosepatu.com<\/strong>\u00a0dan\u00a0<strong>tokosepatu.store<\/strong>. Ketika ada orang yang membuka domain\u00a0<strong>tokosepatu.id, tokosepatu.com<\/strong>\u00a0dan\u00a0<strong>tokosepatu.store,\u00a0<\/strong>mereka akan melihat halaman website yang sama, yaitu\u00a0<strong>tokosepatu.id.\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>Untuk cara melakukan parked domain akan kami bahas pada pembahasan berikutnya.<\/p>\n<h3 id=\"h-addon-domain\"><span id=\"Addon_Domain\">Addon Domain\u00a0<\/span><\/h3>\n<p>Addon domain adalah domain yang ditambahkan setelah domain utama Anda dalam satu hosting. Jadi, Anda bisa mengelola banyak domain dalam satu hosting.<\/p>\n<p>Misalnya, Anda memiliki dua website toko online yang berbeda,<strong>\u00a0tokosepatu.id\u00a0<\/strong>dan<strong>\u00a0baksoayam.id.\u00a0<\/strong>Supaya lebih hemat biaya, Anda bisa meletakkan dua website tersebut untuk dikelola pada satu akun hosting yang sama.<\/p>\n<p>Untuk jumlah domain yang bisa kelola dalam satu hosting tergantung pada spesifikasi jenis hostingnya. Beberapa paket hosting ada juga yang menyediakan layanan unlimited addon domain.<\/p>\n<h3 id=\"h-redirect-domain\"><span id=\"Redirect_Domain\">Redirect Domain\u00a0<\/span><\/h3>\n<p>Redirect domain adalah mengarahkan suatu domain atau subdomain ke domain lain. Misalnya Anda punya domain\u00a0<strong>tokobaju.id\/gamis<\/strong>. Karena halaman tersebut sudah tidak relevan lagi dengan bisnis Anda saat ini, Anda ingin mengarahkan ke\u00a0<strong>tokobaju.id\/dress.<\/strong><\/p>\n<p>Saat ada orang yang klik\u00a0<strong>tokobaju.id\/gamis<\/strong>, mereka akan diarahkan ke laman\u00a0<strong>tokobaju.id\/dress<\/strong>. Di fitur redirect domain ini, Anda juga bisa mengarahkan domain secara sementara atau permanen.<\/p>\n<p>Sekilas fitur redirect domain ini mirip dengan parked domain. Namun, keduanya sangatlah berbeda.\u00a0<strong>Parked domain<\/strong>\u00a0akan mengarahkan domain ke directory root yang sama. Sementara,\u00a0<strong>redirect domain<\/strong>\u00a0akan mengarahkan ke domain yang berbeda.<\/p>\n<p>Perbedaan lainnya,\u00a0<a href=\"https:\/\/www.domainesia.com\/berita\/parking-domain\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\"><strong>parked domain<\/strong><\/a>\u00a0biasa digunakan untuk mengarahkan banyak domain ke satu website yang sama. Sementara,\u00a0<strong>redirect domain\u00a0<\/strong>biasa dipakai untuk mengarahkan domain lama ke domain baru.<\/p>\n<h2 id=\"h-cara-mengatur-parked-domain-melalui-cpanel\"><span id=\"Cara_Mengatur_Parked_Domain_melalui_cPanel\">Cara Mengatur Parked Domain melalui cPanel\u00a0<\/span><\/h2>\n<p>Berikut ini beberapa langkah cara parkir domain yang bisa Anda lakukan!<\/p>\n<h3 id=\"h-1-login-ke-cpanel-hosting\"><span id=\"1_Login_ke_cPanel_Hosting\">1. Login ke cPanel Hosting\u00a0<\/span><\/h3>\n<p>Langkah pertama, login ke cPanel hosting terlebih dulu. Jika Anda pengguna Hostinger, Anda bisa login ke cPanel melalui member area. Tinggal klik menu <strong>Layanan Anda &gt; Hosting &gt; Kelola Hosting<\/strong>. Setelah itu klik menu\u00a0<strong>All Features<\/strong>.<\/p>\n<h3 id=\"h-2-pilih-menu-aliases\"><span id=\"2_Pilih_Menu_Aliases\">2. Pilih Menu Aliases\u00a0<\/span><\/h3>\n<p>Setelah login ke cPanel hosting, cari dan klik menu\u00a0<strong>Aliases<\/strong> pada tab Domains.<\/p>\n<h3 id=\"h-3-tambahkan-nama-domain\"><span id=\"3_Tambahkan_Nama_Domain\">3. Tambahkan Nama Domain\u00a0<\/span><\/h3>\n<p>Pada bagian\u00a0<strong>Create a New Alias\u00a0<\/strong>tuliskan nama domain alias atau domain yang ingin Anda arahkan ke domain utama. Misalnya di tutorial ini kami akan parked domain \u201cdomainujicoba.com\u201d.<\/p>\n<p>Jika sudah, klik\u00a0<strong>Add Domain<\/strong>.<\/p>\n<h3 id=\"h-4-tunggu-proses-parked-domain-berhasil\"><span id=\"4_Tunggu_Proses_Parked_Domain_Berhasil\">4. Tunggu Proses Parked Domain Berhasil\u00a0<\/span><\/h3>\n<p>Setelah klik Add Domain, tunggulah beberapa saat sampai proses parked domain berhasil.<\/p>\n<p>Silakan tunggu beberapa saat, sekitar 24 sampai 48 jam untuk proses\u00a0propagasi DNS. Oya, pastikan juga domain yang ingin Anda parkirkan, telah aktif dan pastikan telah mengarah ke nameserver hosting sendiri ya.<\/p>\n<h3 id=\"h-5-cara-manage-redirection-parking-domain\"><span id=\"5_Cara_Manage_Redirection_Parking_Domain\">5. Cara Manage Redirection Parking Domain<\/span><\/h3>\n<p>Setelah muncul notifikasi seperti di atas, sebenarnya proses parked domain sudah selesai dilakukan. Namun, Anda juga dapat melakukan manage redirection untuk mengarahkan domain yang baru Anda ditambahkan tadi ke domain lain.<\/p>\n<p>Semisal, Anda sudah tidak ingin\u00a0<strong>domainujicoba.com<\/strong>\u00a0diarahkan ke website yang sama, maka Anda dapat melakukan redirect ke website lain.<\/p>\n<p>Sebagai contoh, di tutorial ini, Anda ingin meredirect ke https:\/\/google.com. Jadi, ketika pengunjung membuka domainujicoba.com, mereka tak lagi melihat halaman website utama Anda, tetapi laman Google.<\/p>\n<p>Begini caranya. Pada list domain Aliases, tinggal klik\u00a0<strong>Manage Redirection<\/strong>\u00a0pada domain yang ingin Anda manage.<\/p>\n<p>Lalu tulis URL domain tujuan Anda pada kolom Alias Redirection. Lalu klik\u00a0<strong>Save<\/strong>.<\/p>\n<p>Tunggu proses dan muncul notifikasi redirection berhasil. Nah, Anda juga bisa menghapus redirection dengan klik\u00a0<strong>Disable Redirection.<\/strong><\/p>\n<h3 id=\"h-6-cara-menghapus-parking-domain-di-cpanel\"><span id=\"6_Cara_Menghapus_Parking_Domain_di_cPanel\">6. Cara Menghapus Parking Domain di cPanel\u00a0<\/span><\/h3>\n<p>Terakhir, apabila Anda ingin menghapus parked domain atau domain alias, tinggal klik\u00a0<strong>Remove<\/strong>\u00a0pada domain alias yang ingin Anda hapus.<\/p>\n<p>Lalu, klik<strong>\u00a0Remove Alias<\/strong>.<\/p>\n<p>Tunggu beberapa saat sampai notifikasi remove alias berhasil.<\/p>\n<h2 id=\"h-yuk-lakukan-parked-domain-sendiri-gampang-kok\"><span id=\"Yuk_Lakukan_Parked_Domain_Sendiri_Gampang_Kok\">Yuk Lakukan Parked Domain Sendiri, Gampang Kok!<\/span><\/h2>\n<p>Parked domain adalah sebuah fitur yang digunakan untuk mengarahkan domain baru Anda ke alamat website lain.<\/p>\n<p>Jika Anda ingin melakukan parked domain, panduan di atas bisa Anda coba lakukan. Tinggal login ke cPanel hosting, pilih menu Aliases, masukkan nama domain alias, dan tunggu proses parked domain selesai.<\/p>\n<p>Nah, dengan melakukan parked domain, Anda dapat memiliki dua atau lebih domain yang mengarah ke satu website utama Anda.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Parked domain adalah fitur yang bisa dipakai untuk mengarahkan domain ke sebuah website utama. Misalnya, platform media sosial Facebook punya alamat domain utama\u00a0facebook.com. Namun, websitenya juga bisa dibuka dengan mengetikkan alamat domain lain yaitu\u00a0fb.com. Nah, di artikel ini Anda akan pelajari cara parkir domain melalui cPanel dengan mudah, baik itu di shared hosting, cloud hosting, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5952,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[15,5],"tags":[14,16,6,9],"class_list":["post-3491","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-domain","category-teknologi","tag-domain","tag-hosting","tag-tutorial","tag-wordpress"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v23.3 (Yoast SEO v23.3) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Parkir Domain di cPanel dengan Mudah - Blog Pediaon<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cara parkir domain di cPanel dengan mudah dan cepat. Panduan lengkap menghubungkan domain tambahan ke hosting tanpa ribet.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-parkir-domain-di-cpanel-dengan-mudah.html\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Parkir Domain di cPanel dengan Mudah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara parkir domain di cPanel dengan mudah dan cepat. Panduan lengkap menghubungkan domain tambahan ke hosting tanpa ribet.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-parkir-domain-di-cpanel-dengan-mudah.html\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Pediaon\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-29T00:39:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-24T02:16:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Parkir-Domain-di-cPanel-dengan-Mudah.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1040\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-parkir-domain-di-cpanel-dengan-mudah.html\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-parkir-domain-di-cpanel-dengan-mudah.html\",\"name\":\"Cara Parkir Domain di cPanel dengan Mudah - Blog Pediaon\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-parkir-domain-di-cpanel-dengan-mudah.html#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-parkir-domain-di-cpanel-dengan-mudah.html#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Parkir-Domain-di-cPanel-dengan-Mudah.webp\",\"datePublished\":\"2026-09-29T00:39:08+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-24T02:16:55+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\"},\"description\":\"Cara parkir domain di cPanel dengan mudah dan cepat. Panduan lengkap menghubungkan domain tambahan ke hosting tanpa ribet.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-parkir-domain-di-cpanel-dengan-mudah.html#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-parkir-domain-di-cpanel-dengan-mudah.html\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-parkir-domain-di-cpanel-dengan-mudah.html#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Parkir-Domain-di-cPanel-dengan-Mudah.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Parkir-Domain-di-cPanel-dengan-Mudah.webp\",\"width\":1040,\"height\":500,\"caption\":\"Cara Parkir Domain di cPanel dengan Mudah\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-parkir-domain-di-cpanel-dengan-mudah.html#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Parkir Domain di cPanel dengan Mudah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog Pediaon\",\"description\":\"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\",\"name\":\"Soni Indratmoko\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Soni Indratmoko\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Parkir Domain di cPanel dengan Mudah - Blog Pediaon","description":"Cara parkir domain di cPanel dengan mudah dan cepat. Panduan lengkap menghubungkan domain tambahan ke hosting tanpa ribet.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-parkir-domain-di-cpanel-dengan-mudah.html","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Parkir Domain di cPanel dengan Mudah","og_description":"Cara parkir domain di cPanel dengan mudah dan cepat. Panduan lengkap menghubungkan domain tambahan ke hosting tanpa ribet.","og_url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-parkir-domain-di-cpanel-dengan-mudah.html","og_site_name":"Blog Pediaon","article_published_time":"2026-09-29T00:39:08+00:00","article_modified_time":"2026-06-24T02:16:55+00:00","og_image":[{"width":1040,"height":500,"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Parkir-Domain-di-cPanel-dengan-Mudah.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Soni Indratmoko","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Soni Indratmoko","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-parkir-domain-di-cpanel-dengan-mudah.html","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-parkir-domain-di-cpanel-dengan-mudah.html","name":"Cara Parkir Domain di cPanel dengan Mudah - Blog Pediaon","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-parkir-domain-di-cpanel-dengan-mudah.html#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-parkir-domain-di-cpanel-dengan-mudah.html#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Parkir-Domain-di-cPanel-dengan-Mudah.webp","datePublished":"2026-09-29T00:39:08+00:00","dateModified":"2026-06-24T02:16:55+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00"},"description":"Cara parkir domain di cPanel dengan mudah dan cepat. Panduan lengkap menghubungkan domain tambahan ke hosting tanpa ribet.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-parkir-domain-di-cpanel-dengan-mudah.html#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-parkir-domain-di-cpanel-dengan-mudah.html"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-parkir-domain-di-cpanel-dengan-mudah.html#primaryimage","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Parkir-Domain-di-cPanel-dengan-Mudah.webp","contentUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Parkir-Domain-di-cPanel-dengan-Mudah.webp","width":1040,"height":500,"caption":"Cara Parkir Domain di cPanel dengan Mudah"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-parkir-domain-di-cpanel-dengan-mudah.html#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Parkir Domain di cPanel dengan Mudah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/","name":"Blog Pediaon","description":"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00","name":"Soni Indratmoko","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Soni Indratmoko"},"sameAs":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3491","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3491"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3491\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6324,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3491\/revisions\/6324"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5952"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3491"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3491"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3491"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}