{"id":3485,"date":"2026-09-24T16:28:09","date_gmt":"2026-09-24T09:28:09","guid":{"rendered":"https:\/\/www.pasirpengaraian.com\/?p=3485"},"modified":"2026-06-24T08:49:31","modified_gmt":"2026-06-24T01:49:31","slug":"apa-itu-ddns-dan-bagaimana-cara-membuatnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-ddns-dan-bagaimana-cara-membuatnya.html","title":{"rendered":"Apa Itu DDNS dan Bagaimana Cara Membuatnya?"},"content":{"rendered":"<p>Tahukah Anda? IP Address yang jadi identitas perangkat Anda bisa berubah-ubah.<\/p>\n<p>Penyebabnya, semakin banyak perangkat terhubung dengan internet, semakin terbatas juga IP Address yang tersedia. Itu kenapa perangkat Anda akan mendapat IP Address yang berbeda dari penyedia layanan internet.<\/p>\n<p>Nah, IP Address yang berubah-ubah ini tentu saja merepotkan. Semisal Anda memiliki portal online khusus internal perusahaan, Anda harus bolak-balik mengupdate IP Address-nya agar karyawan di luar kantor bisa mengakses portalnya.<\/p>\n<p>Nah, tak perlu pusing lagi. Keribetan itu bisa diatasi dengan menggunakan DDNS.<\/p>\n<p>Lalu, apa itu DDNS dan bagaimana cara membuat DDNS? Di artikel ini kami akan membahas pengertiannya lengkap dengan tutorial membuat DDNS. Yuk langsung simak saja!<\/p>\n<h2 id=\"h-apa-itu-ddns\"><span id=\"Apa_itu_DDNS\">Apa itu DDNS?<\/span><\/h2>\n<p>Dynamics DNS atau DDNS adalah metode untuk memperbaharui\u00a0IP Address\u00a0secara otomatis di Domain Name System (DNS) Anda.<\/p>\n<p>Bayangkan sebuah situasi. Misalnya, Anda menyediakan portal online untuk karyawan kantor Anda. Untuk mengaksesnya, karyawan perlu mengetikkan URL yang tersambung ke IP Address tertentu. Padahal IP Address bisa saja berubah-ubah tiap ada koneksi baru.<\/p>\n<p>Agar lebih mudah, Anda bisa saja menyediakan IP Address statis. Akan tetapi, IP Address statis harganya mahal dan cenderung punya risiko keamanan yag tinggi.<\/p>\n<p>Nah, solusi lain yang lebih murah dan praktis adalah dengan menggunakan DDNS. Portal yang Anda buat tetap bisa diakses tanpa harus melakukan update IP manual berkali-kali.<\/p>\n<p>Tak hanya untuk portal internal kantor saja, lho. DDNS juga biasa digunakan saat Anda melakukan\u00a0remote database MySQL di cPanel.\u00a0Remote database memungkinkan Anda mengakses database secara bersamaan dengan orang lain.<\/p>\n<p>Lalu, bagaimana cara kerja DDNS? Simak pembahasan selanjutnya.<\/p>\n<h2 id=\"h-cara-kerja-ddns\"><span id=\"Cara_Kerja_DDNS\">Cara Kerja DDNS<\/span><\/h2>\n<p>DDNS digunakan oleh perusahaan dan individu ketika akan mempublikasikan layanan atau platform online ke internet. Nah, layanan itu biasanya menggunakan hosting internal atau ada dalam suatu lokasi jaringan.<\/p>\n<p>Karena sifatnya internal, server memiliki\u00a0<strong>IP Address dan port internal<\/strong>\u00a0dan belum terkoneksi dengan internet.<\/p>\n<p>Lalu bagaimana cara menghubungkan internal server dengan internet?<\/p>\n<p>Anda membutuhkan\u00a0<strong>Network Address Translation (NAT) Router<\/strong>. NAT adalah suatu sistem yang menghubungkan banyak server dengan jaringan internet.<\/p>\n<p>Nah, NAT router akan menginformasikan\u00a0\u00a0<strong>IP Address dan port internal Anda<\/strong>\u00a0ke server. Untuk membuat keduanya tersedia secara eksternal, perlu ada yang namanya port forwarding serta\u00a0<strong>IP Address dan port eksternal\u00a0<\/strong>yang baru.<\/p>\n<p>Dengan begitu, portal atau database internal Anda bisa diakses oleh komputer atau client di luar lokasi jaringan.<\/p>\n<p>Masalahnya,\u00a0<strong>IP Address eksternal itu masih kerap berganti-ganti tiap sambungan koneksi baru<\/strong>. Kalau IP Address berganti, otomatis client tidak bisa mengakses server.<\/p>\n<p>Di sini lah peran DDNS dibutuhkan.<\/p>\n<p>DDNS akan melakukan monitoring pada IP Address eksternal. Ketika ada perubahan, NAT akan secara otomatis mengupdate infonya dan mengirimkan data ke DNS server. Dengan kata lain, DDNS lah yang akan terus memperbarui IP Address server. Proses ini terjadi secara berulang dan otomatis.<\/p>\n<p>Nah, ada banyak layanan software DDNS yang bisa Anda gunakan. Misalnya,\u00a0<a href=\"https:\/\/www.noip.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">No-Ip<\/a>,\u00a0FreeDNS, atau\u00a0DynDNS. Anda tinggal install software pada komputer yang Anda gunakan sebagai server file atau server website.<\/p>\n<p>Setelah mengetahui apa itu DDNS dan bagaimana cara kerjanya, saatnya mempraktekkan tutorial membuat DDNS. Yuk simak pembahasan selanjutnya!<\/p>\n<h2 id=\"h-tutorial-membuat-ddns\"><span id=\"Tutorial_Membuat_DDNS\">Tutorial Membuat DDNS<\/span><\/h2>\n<p>Cara membuat Dynamic\u00a0DNS adalah\u00a0sebagai berikut:<\/p>\n<h3 id=\"h-1-membuat-akun-ddns\"><span id=\"1_Membuat_Akun_DDNS\">1. Membuat Akun DDNS<\/span><\/h3>\n<p>Pertama-tama, akses website penyedia DDNS. Dalam tutorial ini kami mengunakan Free Dynamic DNS (<a href=\"https:\/\/www.noip.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">https:\/\/www.noip.com\/<\/a>). Lalu\u00a0<strong>klik Sign Up<\/strong>.<\/p>\n<p>Anda akan menemukan form sign up. Isi form tersebut dengan informasi sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>Email<\/li>\n<li>Password<\/li>\n<li>Isi nama\u00a0subdomain\u00a0dan pilih ekstensi untuk hostname DDNS<\/li>\n<\/ul>\n<p>Setelah itu scroll ke bawah,\u00a0<strong>klik Free Sign Up.<\/strong><\/p>\n<h3 id=\"h-2-lakukan-verifikasi-akun\"><span id=\"2_Lakukan_Verifikasi_Akun\">2. Lakukan Verifikasi Akun<\/span><\/h3>\n<p>Setelah itu lakukan verifikasi akun Anda. Caranya, buka inbox email dan temukan email dari no-ip. Lalu\u00a0<strong>klik Confirm Account<\/strong>.<\/p>\n<p>Akun Anda sudah terverifikasi. Lalu\u00a0<strong>klik Get started with Dynamic DNS\u00a0<\/strong>untuk masuk ke dashboard Anda.<\/p>\n<h3 id=\"h-3-kelola-akun-ddns\"><span id=\"3_Kelola_Akun_DDNS\">3. Kelola Akun DDNS<\/span><\/h3>\n<p>Pada menu dashboard,\u00a0<strong>klik Dynamics DNS &gt; No-IP Hostnames\u00a0<\/strong>untuk mengelola hostname Dynamic DNS Anda.<\/p>\n<p><strong>Klik<\/strong>\u00a0<strong>Create Hostname\u00a0<\/strong>untuk membuat hostname baru. Selain itu Anda juga bisa\u00a0<strong>klik Modify<\/strong>\u00a0untuk mengupdate IP Address Anda secara manual.<\/p>\n<h3 id=\"h-4-lakukan-pengaturan-update-ip-address-otomatis\"><span id=\"4_Lakukan_Pengaturan_Update_IP_Address_Otomatis\">4. Lakukan Pengaturan Update IP Address Otomatis<\/span><\/h3>\n<p>Silakan unduh aplikasi Dynamic Update Client untuk update IP Address secara otomatis.\u00a0<strong>Klik Dynamic DNS &gt; Dynamic Update Client &gt; Download DUC<\/strong>.<\/p>\n<p>Setelah aplikasi diunduh, install aplikasi di PC atau Laptop Anda.<\/p>\n<p>Buka aplikasi no-ip kemudian login menggunakan username dan password Anda.\u00a0<strong>Klik Sign In<\/strong>.<\/p>\n<p>Centang host DDNS yang ingin dihubungkan dengan aplikasi DUC. Lalu\u00a0<strong>klik Save<\/strong>.<\/p>\n<p>Setting DUC sudah selesai. Begini tampilan aplikasi DUC Anda setelah terkoneksi dengan hostname pada no-ip.<\/p>\n<p>Itu artinya, ketika IP berubah, IP DNS pada hostname ujicobaddns.ddns.net akan otomatis berubah sesuai dengan IP terbaru.<\/p>\n<h2 id=\"h-sudah-siap-pakai-ddns\"><span id=\"Sudah_Siap_Pakai_DDNS\">Sudah Siap Pakai DDNS?<\/span><\/h2>\n<p>Nah, sekarang Anda sudah memahami apa itu DDNS. DDNS adalah metode untuk memperbaharui IP Address secara otomatis. Tujuannya agar saat IP Address Anda berubah-ubah, Anda tetap bisa mengakses internet tanpa melakukan update berkali-kali secara manual.<\/p>\n<p>Jangan salah! DDNS ini sangat penting dan biasanya digunakan untuk portal internal perusahaan, database, dan bahkan akses CCTV.<\/p>\n<p>Nah, kami sudah menjelaskan\u00a0<strong>cara daftar DDNS<\/strong>\u00a0dan tutorial membuat DDNS di artikel ini. Cukup mudah, kan? Kalau begitu saatnya mempraktikkan penggunaan DDNS ke server website Anda.<\/p>\n<p>Jika Anda sudah mempunyai hosting website, Anda bisa mengelola DDNS di cPanel Anda masing-masing. Selain DDNS, masih ada banyak setting yang bisa dilakukan lewat cPanel.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahukah Anda? IP Address yang jadi identitas perangkat Anda bisa berubah-ubah. Penyebabnya, semakin banyak perangkat terhubung dengan internet, semakin terbatas juga IP Address yang tersedia. Itu kenapa perangkat Anda akan mendapat IP Address yang berbeda dari penyedia layanan internet. Nah, IP Address yang berubah-ubah ini tentu saja merepotkan. Semisal Anda memiliki portal online khusus internal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5913,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[15,5],"tags":[14,16,6,9],"class_list":["post-3485","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-domain","category-teknologi","tag-domain","tag-hosting","tag-tutorial","tag-wordpress"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v23.3 (Yoast SEO v23.3) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa Itu DDNS dan Bagaimana Cara Membuatnya? - Blog Pediaon<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu DDNS dan bagaimana cara membuatnya di router atau layanan gratis. Panduan lengkap untuk akses jaringan dinamis dari mana saja.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-ddns-dan-bagaimana-cara-membuatnya.html\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu DDNS dan Bagaimana Cara Membuatnya?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu DDNS dan bagaimana cara membuatnya di router atau layanan gratis. Panduan lengkap untuk akses jaringan dinamis dari mana saja.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-ddns-dan-bagaimana-cara-membuatnya.html\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Pediaon\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-24T09:28:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-24T01:49:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Apa-Itu-DDNS-dan-Bagaimana-Cara-Membuatnya.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1040\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-ddns-dan-bagaimana-cara-membuatnya.html\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-ddns-dan-bagaimana-cara-membuatnya.html\",\"name\":\"Apa Itu DDNS dan Bagaimana Cara Membuatnya? - Blog Pediaon\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-ddns-dan-bagaimana-cara-membuatnya.html#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-ddns-dan-bagaimana-cara-membuatnya.html#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Apa-Itu-DDNS-dan-Bagaimana-Cara-Membuatnya.webp\",\"datePublished\":\"2026-09-24T09:28:09+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-24T01:49:31+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\"},\"description\":\"Apa itu DDNS dan bagaimana cara membuatnya di router atau layanan gratis. Panduan lengkap untuk akses jaringan dinamis dari mana saja.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-ddns-dan-bagaimana-cara-membuatnya.html#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-ddns-dan-bagaimana-cara-membuatnya.html\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-ddns-dan-bagaimana-cara-membuatnya.html#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Apa-Itu-DDNS-dan-Bagaimana-Cara-Membuatnya.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Apa-Itu-DDNS-dan-Bagaimana-Cara-Membuatnya.webp\",\"width\":1040,\"height\":500,\"caption\":\"Apa Itu DDNS dan Bagaimana Cara Membuatnya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-ddns-dan-bagaimana-cara-membuatnya.html#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa Itu DDNS dan Bagaimana Cara Membuatnya?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog Pediaon\",\"description\":\"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\",\"name\":\"Soni Indratmoko\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Soni Indratmoko\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu DDNS dan Bagaimana Cara Membuatnya? - Blog Pediaon","description":"Apa itu DDNS dan bagaimana cara membuatnya di router atau layanan gratis. Panduan lengkap untuk akses jaringan dinamis dari mana saja.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-ddns-dan-bagaimana-cara-membuatnya.html","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa Itu DDNS dan Bagaimana Cara Membuatnya?","og_description":"Apa itu DDNS dan bagaimana cara membuatnya di router atau layanan gratis. Panduan lengkap untuk akses jaringan dinamis dari mana saja.","og_url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-ddns-dan-bagaimana-cara-membuatnya.html","og_site_name":"Blog Pediaon","article_published_time":"2026-09-24T09:28:09+00:00","article_modified_time":"2026-06-24T01:49:31+00:00","og_image":[{"width":1040,"height":500,"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Apa-Itu-DDNS-dan-Bagaimana-Cara-Membuatnya.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Soni Indratmoko","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Soni Indratmoko","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-ddns-dan-bagaimana-cara-membuatnya.html","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-ddns-dan-bagaimana-cara-membuatnya.html","name":"Apa Itu DDNS dan Bagaimana Cara Membuatnya? - Blog Pediaon","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-ddns-dan-bagaimana-cara-membuatnya.html#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-ddns-dan-bagaimana-cara-membuatnya.html#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Apa-Itu-DDNS-dan-Bagaimana-Cara-Membuatnya.webp","datePublished":"2026-09-24T09:28:09+00:00","dateModified":"2026-06-24T01:49:31+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00"},"description":"Apa itu DDNS dan bagaimana cara membuatnya di router atau layanan gratis. Panduan lengkap untuk akses jaringan dinamis dari mana saja.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-ddns-dan-bagaimana-cara-membuatnya.html#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-ddns-dan-bagaimana-cara-membuatnya.html"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-ddns-dan-bagaimana-cara-membuatnya.html#primaryimage","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Apa-Itu-DDNS-dan-Bagaimana-Cara-Membuatnya.webp","contentUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Apa-Itu-DDNS-dan-Bagaimana-Cara-Membuatnya.webp","width":1040,"height":500,"caption":"Apa Itu DDNS dan Bagaimana Cara Membuatnya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/apa-itu-ddns-dan-bagaimana-cara-membuatnya.html#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Itu DDNS dan Bagaimana Cara Membuatnya?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/","name":"Blog Pediaon","description":"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00","name":"Soni Indratmoko","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Soni Indratmoko"},"sameAs":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3485","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3485"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3485\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5617,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3485\/revisions\/5617"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5913"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3485"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3485"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3485"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}