{"id":2979,"date":"2026-10-20T07:07:28","date_gmt":"2026-10-20T00:07:28","guid":{"rendered":"https:\/\/www.pasirpengaraian.com\/?p=2979"},"modified":"2026-06-24T10:25:51","modified_gmt":"2026-06-24T03:25:51","slug":"cara-membuat-breadcrumb-di-wordpress-dan-fungsinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-breadcrumb-di-wordpress-dan-fungsinya.html","title":{"rendered":"Cara Membuat Breadcrumb di WordPress dan Fungsinya"},"content":{"rendered":"<p>Jika Anda baru mulai membuat website, istilah breadcrumbs bisa jadi asing di telinga. Tapi Anda tak perlu terintimidasi. Breadcrumb adalah salah satu elemen pada website yang cukup mudah dipelajari.<\/p>\n<p>Lewat artikel ini, kami akan memberikan penjelasan lengkap mengenai apa itu breadcrumbs. Anda bisa menemukan definisi, fungsi, pentingnya breadcrumbs untuk SEO, serta cara menambahkannya pada website.<\/p>\n<h2><span id=\"Apa_Itu_Breadcrumb\">Apa Itu Breadcrumb?<\/span><\/h2>\n<p>Breadcrumb adalah salah satu elemen yang penting dalam website yang berfungsi untuk menunjukkan letak spesifik sebuah halaman pada website.<\/p>\n<p>Istilah ini dipinjam dari cerita anak, Hansel and Gretel. Di mana Hansel meninggalkan breadcrumb trail atau remahan roti di jalan sebagai petunjuk jalan untuk pulang dari hutan.<\/p>\n<p>Selain dari cerita tersebut, cara kerja breadcrumbs bisa Anda samakan seperti alamat. Ia berguna untuk menunjukkan letak sebuah halaman diambil dari menu navigasi sebuah website.<\/p>\n<p>Mari kita ambil contoh breadcrumbs dari blog <strong>Pediaon<\/strong>.<\/p>\n<p>Panjangnya breadcrumbs sangat tergantung dari struktur konten pada sebuah website. Jika Anda membuat struktur website dengan ringkas, hal yang sama akan ditunjukkan oleh breadcrumbs. Begitu juga halnya ketika Anda membuat struktur yang panjang.<\/p>\n<p>Dengan analogi alamat, Anda bisa anggap breadcrumbs pendek seperti alamat rumah di pinggir jalan. Ini berarti halaman atau post Anda cukup mudah ditemukan. Bandingkan dengan letak rumah yang cukup terpencil. Anda perlu menuliskan alamat lengkap hingga ciri-ciri rumahnya jika perlu. Begini pula yang tercermin pada breadcrumbs.<\/p>\n<p>Berikut adalah contoh lain yang diambil dari website sebuah portal berita.<\/p>\n<h2><span id=\"Apa_Fungsi_Breadcrumbs\">Apa Fungsi Breadcrumbs?<\/span><\/h2>\n<p>Breadcrumbs adalah bagian yang penging pada blog karena bisa berfungsi sebagai navigasi kedua setelah menu utama. Fungsi ini memudahkan pengunjung web untuk menjelajah website.<\/p>\n<p>Pengunjung tak perlu mengulangi navigasi dari awal untuk menemukan artikel dengan topik yang sama pada website. Ia hanya perlu mengklik breadcrumbs untuk kembali ke halaman yang sebelumnya diakses.<\/p>\n<h2><span id=\"Mengapa_Breadcrumbs_Penting\">Mengapa Breadcrumbs Penting?<\/span><\/h2>\n<p>Meski terlihat remeh, elemen satu ini sangat penting untuk website Anda karena dua hal.<\/p>\n<p>Pertama, breadcrumbs berguna untuk mengoptimalkan SEO website Anda. Hal ini pada akhirnya akan berpengaruh ke ranking di\u00a0<em>search engines<\/em>\u00a0(mesin pencarian).<\/p>\n<p>Mengapa bisa begitu?<\/p>\n<p>Breadcrumbs adalah elemen website yang disukai user dan bot dari search engine. Adanya breadcrumbs memudahkan Google untuk memahami struktur data di website. Dengan struktur website yang jelas, Google bisa menampilkan hasil pencarian yang relevan tentang sebuah website.<\/p>\n<p>Ketika konten tersebut dianggap relevan oleh user, maka posisinya di mesin pencarian akan semakin di atas.<\/p>\n<p>Kedua, ia mampu mengurangi\u00a0<em>bounce rate<\/em>\u00a0atau persentase pengunjung yang meninggalkan website tanpa mengklik apapun.<\/p>\n<p>Breadcrumbs mampu mengindeks halaman website hingga struktur navigasi terdalam. Ini tentu menjadikan hasil pencarian di Google semakin relevan. Pengunjung website bisa melewati navigasi yang rumit dari home page. Sebaliknya, mereka langsung bisa menemukan konten yang dicari dengan sekali klik.<\/p>\n<p>Bayangkan saja skenario ketika pengunjung tak menemukan apa yang dicari dengan cepat. Bisa aja mereka meninggalkan website dengan cepat. Tentunya ini tak baik untuk reputasi website.<\/p>\n<h2><span id=\"Cara_Membuat_Breadcrumb_di_WordPress\">Cara Membuat Breadcrumb di WordPress<\/span><\/h2>\n<p>Membuat breadcrumb di website berbasis WordPress sangatlah mudah. Di bawah ini kami memberikan tiga cara yang bisa Anda pilih salah satunya.<\/p>\n<h3><span id=\"Menginstall_Tema_yang_Kompatibel\">Menginstall Tema yang Kompatibel<\/span><\/h3>\n<p>Jika Anda menyukai kepraktisan, menginstall tema yang sudah kompatibel adalah solusi tepat.<\/p>\n<p>Biasanya tema WordPress untuk ecommerce sudah otomatis menggunakan breadcrumbs. Ini karena website ecommerce cenderung memiliki items yang banyak dan menu navigasi yang dalam. Berikut adalah rekomendasi tema WordPress khusus untuk ecommerce:<\/p>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/themeforest.net\/item\/flatsome-multipurpose-responsive-woocommerce-theme\/5484319?ref=wpexplorer\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"><strong>Flat Some<\/strong><\/a><strong>\u00a0\u23bc\u00a0<\/strong>Tema WooCommerce dengan banyak pilihan demo. Ada pengaturan bawaan dari tema. Terintegrasi dengan Yoast.<\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/themeforest.net\/item\/shopkeeper-ecommerce-wp-theme-for-woocommerce\/9553045?ref=wpexplorer\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"><strong>Shopkeeper<\/strong><\/a>\u00a0<strong>\u23bc\u00a0<\/strong>Tema WooCommerce dengan desain yang elegan dan modern. Pengaturan bisa dilakukan dengan mudah.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Namun, jika Anda tak tertarik dengan ecommerce, kami merekomendasikan dua tema premium yang kompatibel.<\/p>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/themeforest.net\/item\/knowledge-base-helpdesk-wiki-faq-wordpress-theme\/3434096?ref=WPExplorer&amp;clickthrough_id&amp;redirect_back=true\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"><strong>Knowledge Base<\/strong><\/a><strong>\u00a0\u23bc\u00a0<\/strong>Tema WordPress khusus didesain untuk membuat pusat informasi.<\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/themeforest.net\/item\/smartmag-responsive-retina-wordpress-magazine\/6652608?ref=wpexplorer\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"><strong>Smart Mag<\/strong><\/a><strong>\u00a0\u23bc\u00a0<\/strong>Tema WordPress berbasis majalah. Cocok untuk blog, portal informasi, dan konten berbasis teks lainnya.<\/li>\n<\/ul>\n<h3><span id=\"Menggunakan_Plugin_NavXT\">Menggunakan Plugin NavXT<\/span><\/h3>\n<p>Cara membuat breadcrumb di blog yang mudah dan gratis adalah dengan menginstall plugin. Salah satu plugin yang kami rekomendasikan adalah\u00a0<a href=\"https:\/\/wordpress.org\/plugins\/breadcrumb-navxt\/\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">plugin NavXT<\/a>.<\/p>\n<p>Sebelum lebih lanjut mengeksplor pengaturan dan fitur plugin ini, Anda perlu membackup website Anda atau menambahkan kode di bawah ke dalam file\u00a0<strong>header.php\u00a0<\/strong>pada child theme.<\/p>\n<p>&lt;div class=\u201dbreadcrumbs\u201d typeof=\u201dBreadcrumbList\u201d vocab=\u201dhttps:\/\/schema.org\/\u201d&gt;<br \/>\n&lt;?php<br \/>\nif(function_exists(\u2018bcn_display\u2019))<br \/>\n{<br \/>\nbcn_display();<br \/>\n}?&gt;<br \/>\n&lt;\/div&gt;<\/p>\n<p>Kode tersebut berguna untuk menampilkan breadcrumbs di seluruh bagian header website. Akan tetapi, jika dirasa terlalu teknis, Anda bisa menambahkannya melalui\u00a0<strong>Appearance &gt; Widgets\u00a0<\/strong>lalu tarik widget Breadcrumb NavXT ke letak yang diinginkan.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Anda juga bisa mengatur bagaimana breadcrumb trail ditampilkan. Akses fitur ini melalui\u00a0<strong>Settings &gt; Breadcrumb NavXT<\/strong><\/p>\n<p>Melalui bagian ini Anda bisa mengkustomisasi breadcrumbs sesuai dengan tipe konten, mengubah taksonomi, dan sebagainya.<\/p>\n<h3><span id=\"Memaksimalkan_Fitur_Yoast_SEO\">Memaksimalkan Fitur Yoast SEO<\/span><\/h3>\n<p>Alternatif lain untuk membuat breadcrumbs adalah dengan memaksimalkan fitur dari plugin\u00a0<a href=\"https:\/\/wordpress.org\/plugins\/wordpress-seo\/\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Yoast SEO<\/a>.<\/p>\n<p>Yoast SEO adalah satu plugin yang mampu menangani segala hal soal SEO. Tak hanya soal technical SEO dalam website, plugin satu ini membantu penulis membuat konten berkualitas tinggi.<\/p>\n<p>Di samping itu, Yoast SEO memiliki fitur untuk mengoptimalkan snippet dan meta description. Kedua elemen tersebut akan menambah tampilan konten di mesin pencarian supaya lebih menarik. Hasilnya, ada kemungkinan besar konten Anda di klik oleh pengguna.<\/p>\n<p>Nah, untuk menambahkan breadcrumbs pada website, Anda perlu lebih dulu meletakkan kode di bawah ke\u00a0<strong>single.php<\/strong>,\u00a0<strong>page.php<\/strong>, atau<strong>\u00a0header.php<\/strong>.<\/p>\n<p>&lt;?php<br \/>\nif ( function_exists(\u2018yoast_breadcrumb\u2019) ) {<br \/>\nyoast_breadcrumb( \u2018&lt;p id=\u201dbreadcrumbs\u201d&gt;\u2019,'&lt;\/p&gt;\u2019 );<br \/>\n}<br \/>\n?&gt;<\/p>\n<p>Setelah itu, Anda bisa mengaktifkan breadcrumb melalui\u00a0<strong>SEO &gt; Search Appearance<\/strong>. Setelah itu pilih tab\u00a0<strong>Breadcrumbs\u00a0<\/strong>dan klik\u00a0<strong>Enabled\u00a0<\/strong>pada Breadcrumbs settings.<\/p>\n<p>Anda bisa mengubah pengaturan yang lain di tab ini. Seperti pengaturan untuk memperlihatkan blog post ataupun bold breadcrumbs trail di halaman yang sedang di buka.<\/p>\n<p>Ketika Anda mengaktifkan fitur ini, Anda bisa mengakses pengaturan yang lebih spesifik di halaman atau post tertentu. Contohnya seperti di bawah ini.<\/p>\n<p>Ketika judul halaman atau post terlalu panjang, Anda bisa membuat judul khusus agar breadcrumbs terlihat lebih rapi. Caranya, cukup klik bagian\u00a0<strong>Advanced\u00a0<\/strong>dan tulis judul alternatif di bagian\u00a0<strong>Breadcrumbs Title<\/strong>.<\/p>\n<h2><span id=\"Kesimpulan\">Kesimpulan<\/span><\/h2>\n<p>Meskipun terlihat kecil di website, breadcrumbs adalah elemen website yang tak bisa Anda abaikan. Elemen yang satu ini tak hanya memudahkan pengunjung menjelajah website, tetapi juga berpengaruh ke SEO.<\/p>\n<p>Breadcrumbs membantu Google mengindeks halaman website dengan tepat. Pun, keberadaannya akan mengurangi bounce rate pada website.<\/p>\n<p>Lewat artikel ini, kami menyuguhkan tiga alternatif cara memasang breadcrumb di WordPress. Kami harap tutorial ini membantu mengoptimalkan potensi website Anda. Selamat mencoba!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jika Anda baru mulai membuat website, istilah breadcrumbs bisa jadi asing di telinga. Tapi Anda tak perlu terintimidasi. Breadcrumb adalah salah satu elemen pada website yang cukup mudah dipelajari. Lewat artikel ini, kami akan memberikan penjelasan lengkap mengenai apa itu breadcrumbs. Anda bisa menemukan definisi, fungsi, pentingnya breadcrumbs untuk SEO, serta cara menambahkannya pada website. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6041,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5,8,10],"tags":[4,13,6,7,9],"class_list":["post-2979","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-teknologi","category-website","category-wordpress","tag-plugin","tag-tema","tag-tutorial","tag-website","tag-wordpress"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v23.3 (Yoast SEO v23.3) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Membuat Breadcrumb di WordPress dan Fungsinya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cara membuat breadcrumb di WordPress dan fungsinya untuk meningkatkan navigasi, UX, dan SEO website agar lebih mudah dipahami mesin pencari.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-breadcrumb-di-wordpress-dan-fungsinya.html\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Membuat Breadcrumb di WordPress dan Fungsinya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara membuat breadcrumb di WordPress dan fungsinya untuk meningkatkan navigasi, UX, dan SEO website agar lebih mudah dipahami mesin pencari.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-breadcrumb-di-wordpress-dan-fungsinya.html\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Pediaon\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-20T00:07:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-24T03:25:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Membuat-Breadcrumb-di-WordPress-dan-Fungsinya.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1040\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Soni Indratmoko\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-breadcrumb-di-wordpress-dan-fungsinya.html\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-breadcrumb-di-wordpress-dan-fungsinya.html\",\"name\":\"Cara Membuat Breadcrumb di WordPress dan Fungsinya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-breadcrumb-di-wordpress-dan-fungsinya.html#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-breadcrumb-di-wordpress-dan-fungsinya.html#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Membuat-Breadcrumb-di-WordPress-dan-Fungsinya.webp\",\"datePublished\":\"2026-10-20T00:07:28+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-24T03:25:51+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\"},\"description\":\"Cara membuat breadcrumb di WordPress dan fungsinya untuk meningkatkan navigasi, UX, dan SEO website agar lebih mudah dipahami mesin pencari.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-breadcrumb-di-wordpress-dan-fungsinya.html#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-breadcrumb-di-wordpress-dan-fungsinya.html\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-breadcrumb-di-wordpress-dan-fungsinya.html#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Membuat-Breadcrumb-di-WordPress-dan-Fungsinya.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Membuat-Breadcrumb-di-WordPress-dan-Fungsinya.webp\",\"width\":1040,\"height\":500,\"caption\":\"Cara Membuat Breadcrumb di WordPress dan Fungsinya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-breadcrumb-di-wordpress-dan-fungsinya.html#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Membuat Breadcrumb di WordPress dan Fungsinya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog Pediaon\",\"description\":\"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00\",\"name\":\"Soni Indratmoko\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Soni Indratmoko\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Membuat Breadcrumb di WordPress dan Fungsinya","description":"Cara membuat breadcrumb di WordPress dan fungsinya untuk meningkatkan navigasi, UX, dan SEO website agar lebih mudah dipahami mesin pencari.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-breadcrumb-di-wordpress-dan-fungsinya.html","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Membuat Breadcrumb di WordPress dan Fungsinya","og_description":"Cara membuat breadcrumb di WordPress dan fungsinya untuk meningkatkan navigasi, UX, dan SEO website agar lebih mudah dipahami mesin pencari.","og_url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-breadcrumb-di-wordpress-dan-fungsinya.html","og_site_name":"Blog Pediaon","article_published_time":"2026-10-20T00:07:28+00:00","article_modified_time":"2026-06-24T03:25:51+00:00","og_image":[{"width":1040,"height":500,"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Membuat-Breadcrumb-di-WordPress-dan-Fungsinya.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Soni Indratmoko","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Soni Indratmoko","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-breadcrumb-di-wordpress-dan-fungsinya.html","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-breadcrumb-di-wordpress-dan-fungsinya.html","name":"Cara Membuat Breadcrumb di WordPress dan Fungsinya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-breadcrumb-di-wordpress-dan-fungsinya.html#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-breadcrumb-di-wordpress-dan-fungsinya.html#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Membuat-Breadcrumb-di-WordPress-dan-Fungsinya.webp","datePublished":"2026-10-20T00:07:28+00:00","dateModified":"2026-06-24T03:25:51+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00"},"description":"Cara membuat breadcrumb di WordPress dan fungsinya untuk meningkatkan navigasi, UX, dan SEO website agar lebih mudah dipahami mesin pencari.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-breadcrumb-di-wordpress-dan-fungsinya.html#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-breadcrumb-di-wordpress-dan-fungsinya.html"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-breadcrumb-di-wordpress-dan-fungsinya.html#primaryimage","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Membuat-Breadcrumb-di-WordPress-dan-Fungsinya.webp","contentUrl":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Membuat-Breadcrumb-di-WordPress-dan-Fungsinya.webp","width":1040,"height":500,"caption":"Cara Membuat Breadcrumb di WordPress dan Fungsinya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/cara-membuat-breadcrumb-di-wordpress-dan-fungsinya.html#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Membuat Breadcrumb di WordPress dan Fungsinya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/","name":"Blog Pediaon","description":"Artikel Tips Digital Marketing &amp; Berita Website Terbaru","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/2e7d44f3d6a5bab9b9e60b19fdc72c00","name":"Soni Indratmoko","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52bfeee1a9c39b9b35b4cd9cf40b5ec8afad9025fd2b187f7f560d86091e65b3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Soni Indratmoko"},"sameAs":["https:\/\/www.pediaon.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/author\/soniindratmoko"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2979","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2979"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2979\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5682,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2979\/revisions\/5682"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6041"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2979"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2979"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pediaon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2979"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}