Blog Pediaon

Yogyakarta

DIY, Indonesia

Punya Pertanyaan?

(+62) 821 3688 3308

Kirim Email Anda

[email protected]



Home / Blog / Membuat Email Domain Sendiri dengan Zoho Mail

Membuat Email Domain Sendiri dengan Zoho Mail

šŸ“… October 26, 2026 šŸ“‚ Domain, Teknologi

Bagi Anda yang sedang mencari layanan email gratis tapi profesional,Ā Zoho MailĀ bisa menjadi pilihan. Meskipun belum sepopulerĀ Gmail, Zoho Mail menawarkan fitur yang tak kalah lengkap. Salah satunya, Anda bisa menggunakan sendiri sendiri untuk layanan email yang digunakan.

Dengan menampilkanĀ domainĀ sendiri, email Anda tidak hanya akan terlihat profesional. Namun, juga bisa membantu upayaĀ brandingĀ dan membangun kepercayaan konsumen dan rekan bisnis Anda.

Bagaimana cara membuat email dengan domain sendiri pada Zoho Mail? Di artikel ini, kami akan menjelaskan langkahnya untuk Anda.

Apa itu Zoho Mail?

Zoho Mail adalah salah satu produk dari Zoho yang menawarkan layanan untuk membuat email pribadi maupunĀ email bisnis.

Layanan email ini bisa bersifat multi platform. Anda bisa menggunakannya melalui browser, aplikasi desktop (macOS,Ā Windows, danĀ Linux), serta aplikasi mobile (AndroidĀ danĀ iOS).

Zoho Mail memiliki keunggulan dalam hal kemudahan penggunaan berkat tampilan yang intuitif. Tidak hanya itu, layanan ini juga memberikan jaminan keamanan tinggi yang membuatnya dipercaya lebih dariĀ 11 ribu penggunaĀ di seluruh dunia.

Untuk menggunakan Zoho Mail, Anda bisa melakukan registrasi dengan gratis. Pun demikian, Zoho Mail juga menyediakan layanan berbayar dengan berbagai pilihan fitur premium. Nah, bagaimana cara mendaftarnya?

Cara Membuat Email Zoho Mail

Langkah awal untuk dapat menikmati layanan Zoho Mail adalah melakukan registrasi melaluiĀ https://www.zoho.com/mail/.

Anda bisa membuat akun baru atau menghubungkan layanan lain sepertiĀ Gmail,Ā LinkedIn,Ā FacebookĀ danĀ Twitter. Pada contoh kali ini, kami akan membuat akun Zoho Mail baru untuk email pribadi.

Pada kolom yang disediakan di atas, isikan informasi berikut:

  • Nama email untuk akun Zoho Mail Anda
  • Password yang akan digunakan
  • Nama lengkap Anda
  • Nomor telepon

Setelah semua informasi benar, centang bagianĀ Saya setuju untuk Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi. Lalu, klikĀ Daftar Gratis.

Ketika mendapatkan SMS berisi kode verifikasi, masukkan pada kolom yang disediakan dan klikĀ VerifyĀ My Mobile.

Setelah terverifikasi, Anda akan diminta mengaktifkan perlindungan keamanan denganĀ Two Factor Authentication.Ā Jika, belum ingin melakukannya langsung, klikĀ Remind Me Later.

Selamat! Anda sudah berhasil membuat akun Zoho Mail. Selanjutnya, Anda akan langsung diarahkan ke halaman dashboard.

Cara Setting Zoho Mail dengan Domain Sendiri

Email Zoho Mail Anda sudah siap. Saatnya melakukan setting custom domain untuk Zoho Mail. Ikutilah langkah berikut:

1. Menyiapkan Domain yang Aktif

Pastikan Anda sudah memiliki domain yang aktif untuk digunakan.Ā Domain adalahĀ nama atau alamat website Anda. Nah, jika belum memiliki domain, berikut ini cara membeli domain:

Masuk ke halaman https://www.Hostinger.com/domain-murah. Cek ketersediaan domain yang Anda inginkan.

Jika tersedia, silakan klikĀ Selanjutnya.

Kemudian pilihĀ Order Tanpa HostingĀ dan lanjutkan denganĀ Pembayaran.

Setelah domain Anda aktif, saatnya melanjutkan ke langkah berikutnya untuk setting domain sendiri pada Zoho Mail.

2. Menghubungkan Domain dengan Zoho Mail

Untuk menghubungkan domain dengan Zoho Mail, silakan masuk ke halaman Zoho Mail Anda. Kemudian, pilih menuĀ ProfileĀ di sisi kanan atas.

Selanjutnya, Anda bisa klik menuĀ Enable Mail Hosting.

Pada halamanĀ Enable Mail Hosting, pilihĀ Sign up with a domain I already own, lalu masukkan nama domain Anda. Kemudian, klikĀ Add.

Setelah berhasil, Anda akan diarahkan ke halamanĀ Domain Setup. Pastikan nama domain sudah Anda tulis dengan sesuai sebelum melakukan verifikasi domain.

Pada bagianĀ Select your domain’s DNS Manager (DNS Hosting provider) from the list, pilihĀ Others.

Di tahap selanjutnya, Anda bisa memilih 3 pilihan metode untuk melakukan verifikasi domain, yaituĀ TXT,Ā CNAME, danĀ HTML.

Pada contoh ini, kami akan menggunakanĀ TXT Method. Yang perlu dilakukan adalah mencatat informasi yang diberikan, yaitu:

  • Name/Host/Alias/TXT
  • Value/Point To/Destination

Selanjutnya, ikuti panduan yang diberikan.

Pertama, silakan mengakses halaman berikut: https://panel.Hostinger.com/login. Kemudian, masukkan username dan password untuk masuk ke Member Area.

Kedua, silakan masuk ke bagianĀ Domain, dan pilihĀ Kelola Domain.

Ketiga, pilih menuĀ DNS ManagementĀ untuk memasukkan TXT record yang sudah dicatat. Silakan klikĀ Add New Record.

Keempat, masukkan informasi Name dan Value pada kolom yang disediakan. PastikanĀ Record TypeĀ dipilih yangĀ TXT Record, ya? Jika informasinya sudah benar, klikĀ Save Record.

Jika sudah berhasil, Anda akan melihat penambahan DNS record tersimpan pada sistem.

Kelima, Anda bisa melakukan verifikasi pada halamanĀ Domain SetupĀ Zoho Mail. KlikĀ Verify by TXT.

3. Membuat Akun Admin Zoho Mail

Setelah proses di atas berhasil, Anda akan diarahkan untuk membuat username untuk admin akun Zoho Mail Anda. Isikan username pada kolom yang disediakan dan klikĀ Create Account.

Setelah berhasil, sesuai dengan kewenangan Anda sebagai Admin, Anda bisa menambahkan user lain di dalam akun Zoho Mail Anda. Hal ini terutama bermanfaat bagi email bisnis dengan banyak pengguna. Silakan klikĀ Proceed to Add Users.

Jika tidak ingin melakukannya, cukup klikĀ Skip.

4. Menambahkan User

Bagi Anda yang ingin menambahkan user di dalam akun Zoho Mail Anda, silakan ikuti langkah berikut:

  • Masukkan informasiĀ namaĀ lengkap pengguna,Ā emailĀ yang akan digunakan, danĀ password.
  • KlikĀ OKĀ untuk menyimpan perubahan.
  • KlikĀ Back to SetupĀ untuk melanjutkan tahapan setting.

5. Menambahkan Grup

Seperti halnya menambahkan user, Anda bisa menambahkan grup email. Grup ini misalnya adalah departemen dari perusahaan Anda atau yang lainnya.

Silakan klikĀ Proceed to Create GroupsĀ untuk melakukannya.

Inilah data yang harus Anda tentukan ketika membuat grup:

  • Group Name. Nama grup email yang akan digunakan.
  • Group Logo. Logo untuk mengenali grup yang dibuat.
  • Group Email Address. Nama email untuk grup tersebut.
  • Access Level. Hak akses untuk email grup yang dibuat (semua orang, anggota organisasi, anggota grup, atau moderator )
  • Moderators. Pengguna yang akan mengawasi aktivitas di dalam grup email.
  • Member. Daftar nama anggota grup email.
  • Description. Penjelasan dari grup yang dibuat.

Setelah mengisikan informasi tersebut, klikĀ Create Group. Lalu, pilihĀ Back to Setup.

6. Konfigurasi Pengiriman Email

Untuk dapat menerima email tanpa kendala menggunakan Zoho Mail dengan custom domain, Anda perlu melakukan konfigurasiĀ MX Record. Namun, Anda harus menghapus MX Record yang tercatat pada domain Anda terlebih dahulu.

Caranya, silakan masuk kembali keĀ Member Area Hostinger.

Kemudian, masuk ke menuĀ DomainĀ ->Ā Kelola Domain. Pada bagianĀ DNS Management, hapus MX Record seperti petunjuk di bawah ini:

Langkah berikutnya adalah menambahkan MX Record. Ada tiga MX Record Zoho Mail, yaitu:

Host Name Address Priority
@ mx.zoho.com 10
@ mx2.zoho.com 20
@ mx3.zoho.com 50

DariĀ DNS ManagementĀ padaĀ Member AreaĀ Anda, klikĀ Add New Record. Kemudian, isikan informasi MX Record tersebut satu per satu.

KlikĀ Save RecordĀ untuk menyimpan perubahan.

Pada halaman Zoho Mail Anda bisa melakukan pengecekan MX Lookup untuk memastikan konfigurasi berhasil. Caranya pada bagianĀ Choose Your Domain Provider, pilihĀ Others. Lalu klik,Ā MX Lookup.

7. Pengaturan Spam Email

Zoho Mail memiliki fitur untuk mengelola spam email. Artinya, Anda menambahkan tanda tangan digital untuk memvalidasi bahwa email yang Anda kirimkan memang berasal dari akun Anda. Hal ini untuk mencegah akun email Anda menjadi korban email spoofing atau kejahatan pemalsuan email.

Hal tersebut bisa dilakukan dengan melakukan konfigurasiĀ SPF/DKIM. Jika ingin melakukannya, Anda bisa mencatat TXT Hostname dan TXT value yang ditampilkan.

Kemudian, tambahkan sebagai TXT Record pada halamanĀ DNS ManagementĀ Member Area HostingerĀ tanpa menghapus TXT Record lain yang sudah ada. (Seperti di panduan langkah sebelumnya)

Setelah itu, Anda bisa mengaktifkanĀ DKIM (DomainKeys Identified Mail)Ā sebagai digital signature email Zoho Mail Anda.

Aktifkan agar DKIM dalam menjadi dalam keadaanĀ Enabled. Kemudian, klikĀ Back to Setup.

Jika tidak ingin melakukan konfigurasi SPF/DKIM, Anda bisa langsung klikĀ NextĀ dari halaman tersebut.

8. Migrasi Email

Tahapan selanjutnya adalah melakukan migrasi email. Hal ini bermanfaat bagi Anda yang telah menggunakan layanan email lain sebelumnya. Terdapat 5 pilihan migrasi yang bisa dilakukan:

  • Migrasi IMAP/POP
  • Migrasi dari layanan G Suite untuk pengguna Google
  • Migrasi dari layanan Office 365
  • Migrasi dari Microsoft Exchange Server
  • Zoho Exchange Migration Wizard

Silakan tentukan migrasi mana yang ingin Anda gunakan, dan lakukan langkah berikut:

KlikĀ Proceed to MigrateĀ pada bagianĀ Email MigrationĀ di halamanĀ Domain Setup. Jika tidak ingin melakukannya.

Pada halaman Migration, silakan Anda mengisikan informasi pada kolom yang disediakan sesuai jenis migrasi yang diinginkan, antara lain:

  • Migration Name. Nama untuk langkah migrasi yang akan Anda lakukan.
  • Migration Protocol. Jenis migrasi yang akan dilakukan (App, POP, IMAP).
  • Server Type. Layanan yang Anda gunakan (Gsuite, Office 365, Exchange).
  • Applications. Layanan yang akan dimigrasikan (Mail, Contacts, Calendar).
  • Maximum Connection Limit. Silakan tentukan jumlah koneksi maksimum, antara 0 hingga 50.
  • Exclude Folder List. Folder yang ingin dikecualikan dari proses migrasi.
  • Do not list migrated mails in POP. Biarkan dalam keadaan default, Yes.
  • Storage usage during migration. Tentukan jumlah storage yang akan digunakan selama proses migrasi berjalan. Jika ragu, biarkan dalam keadaan default.

Setelah mengisikan semua informasi dengan benar, silakan klikĀ Authenticate. Selanjutnya, klikĀ Back to SetupĀ untuk melanjutkan setting.

9. Akses Perangkat Mobile

Sebagai layanan multiplatform, Zoho Mail memungkinkan Anda untuk mengelola email di manapun dan kapanpun. Untuk melakukannya, Anda bisa menggunakan aplikasi mobile yang sudah disediakan baik untukĀ AndroidĀ danĀ iOS:

  • Zoho Mail Admin AppĀ bisa digunakan oleh administrator untuk mengelola pengguna, mereset password, dan task lainnya dengan hak akses admin.
  • Zoho Mail Inbox InsightĀ merupakan aplikasi untuk mengelola notifikasi email yang diterima berdasar pengirim dan folder email tertentu yang penting.
  • Zoho MailĀ adalah aplikasi utama untuk mengirim dan menerima email menggunakan layanan Zoho secara mobile.

10. Selamat! Setting Zoho Mail Telah Berhasil!

Langkah setting Zoho Mail dengan Custom Domain sudah berhasil jika Anda mendapatkan tampilan sebagai berikut:

Anda sudah bisa menggunakan layanan Zoho Mail dengan domain tersebut. Silakan klikĀ Go to WorkplaceĀ untuk masuk ke halaman dashboard Zoho, dan silakan pilihĀ Mail.

Pada saat Anda membuat email baru, Anda bisa menggunakan nama Alias, yaitu nama domain Anda dan Tampilan pada inbox penerima yang menunjukkan domain Anda sendiri.

Saat ada seseorang mengirimkan email ke alamat dengan domain tersebut, Anda bisa langsung menerimanya, termasuk melalui aplikasi mobile.

Siap Tampil Profesional dengan Zoho Mail?

Demikianlah cara setting email dengan domain sendiri menggunakan Zoho Mail. Cukup mudah ya?

Berbekal membeli domain, Anda sudah berhasil membuat email yang terlihat lebih profesional dengan Zoho Mail.

Sebagai layanan email, Zoho Mail memang memang memiliki banyak fitur dan tak kalah dengan Google Mail. BahkanĀ Free PlanĀ mereka bisa Anda gunakan selamanya. Sayangnya, terdapat beberapa batasan penggunaan seperti bandwidth hanyaĀ 5GBĀ saja dan attachment limit sebesarĀ 25 MB.

Untuk mengelola email dengan lebih optimal, ada pilihan untuk menggunakanĀ Email Hosting dari Hostinger. Cukup dengan Rp80.000/ bulan, Anda akan mendapatkanĀ storage 25GB,Ā akun email unlimited,Ā backup otomatis, danĀ layanan support 24 jam! Tertarik?

Soni Indratmoko

Penulis aktif di Pediaon yang membahas teknologi, website, WordPress, digital marketing, dan berbagai tutorial internet.
ARTIKEL

Lainnya

One Response