Blog Pediaon

Yogyakarta

DIY, Indonesia

Punya Pertanyaan?

(+62) 821 3688 3308

Kirim Email Anda

[email protected]



Home / Blog / Domain Masking: Pengertian dan Cara Melakukannya

Domain Masking: Pengertian dan Cara Melakukannya

šŸ“… July 20, 2026 šŸ“‚ Domain, Teknologi

Alamat website Anda panjang dan memiliki embel-embel nama platformnya, seperti website.blogspot.com? Jangan khawatir! Anda bisa menyingkatnya dengan melakukanĀ domainĀ masking.

Akan tetapi, apa itu masking domain? Bagaimana cara melakukan domain masking?

Nah, artikel ini akan menjawab dua pertanyaan itu. Di sini juga akan dijelaskan hal-hal yang perlu Anda perhatikan jika ingin melakukan masking domain. Jadi, simak hingga selesai, ya!

Apa Itu Domain Masking?

DomainĀ masking adalah salah satu jenisĀ redirectĀ atau tindakan untuk mengarahkan pengunjung dari satu URL ke URL lainnya. Bedanya dengan redirect biasa, URL hasil masking domain tidak akan berubah meski pengunjung berpindah ke halaman lain di website Anda.

Contohnya, jika URL halaman blog website Anda seharusnyaĀ websiteku.com/blog, URL-nya tetapĀ websiteku.comĀ jika merupakan hasil masking domain.

Setidaknya ada dua situasi dimana Anda membutuhkan masking domain, yaitu:

  • Mengubah alamat website gratisan yang menunjukkan nama platform, sepertiĀ websiteku.blogspot.com.
  • Menyembunyikan kode tracking atau kode referral afiliasi di URL, sepertiĀ websiteku.com/?affiliate=754.

Dengan melakukan masking domain, Anda bisa mengubah kedua contoh alamat website di atas menjadiĀ websiteku.comĀ saja agar terlihat lebih rapi.

Namun demikian, penggunaan domain masking juga memiliki kelemahan karena URL semua halaman website Anda jadi sama.

Hal itu menyebabkan dua masalah.Ā Pertama, pengunjung yang menyadari bahwa URL tidak berubah bisa menganggap website Anda tidak kredibel.Ā Kedua, peringkatĀ SEOĀ website Anda akan buruk. Alasannya, URL yang tidak sesuai dengan konten halaman website tidak bisa bersaing di hasil pencarian Google.

Untuk menghindari dua hal itu, sebaiknya Anda melakukan domain forwarding alih-alih masking domain.

Perbedaan Domain Masking dan Domain Forwarding

Masking domain dan domain forwarding tujuannya sama, yaitu untuk melakukanĀ redirectĀ dari URL A ke URL B. Namun, hasil domain forwarding berbeda.

Jika Anda melakukan domain forwarding, URL berubah sesuai dengan halaman yang diakses pengunjung.

Jadi, domain forwarding tidak akan membuat pengunjung mempertanyakan kredibilitas website Anda. Selain itu, domain forwarding tidak menyulitkan website untuk mendapatkan peringkat tinggi di pencarian Google.

Cara Domain Masking cPanel

Nah, apabila Anda tetap ingin melakukan masking domain, berikut ini adalah cara domain masking di cPanel hosting:

1. Log In ke cPanel

Akses cPanel dengan mengetikkan domain Anda dan diikuti dengan /cpanel. Misalnya,Ā domain.com/cpanel. Kemudian, log in dengan username dan password yang diberikan penyedia hosting.

2. Buka File Manager

Di halaman utama cPanel, klik menuĀ File Manager.

Buka folderĀ public_htmlĀ dan cari fileĀ index.html.

Jika tidak ada, buat dulu file tersebut dengan klik menuĀ + File di bagian atas File Manager.

Ketikkan index.html di kolom nama file, lalu klikĀ Create New File.

3. Buka File index.html di Editor

Buka index.html di editor denganĀ klik kanan > Edit.

4. Tambahkan Kode Domain Masking

Silakan salin kode berikut ini di dalam index.html:

<html lang="en">

<head>
  
 <meta charset="utf-8">
 
 <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1">
 
 <link rel="stylesheet" href="https://maxcdn.bootstrapcdn.com/bootstrap/3.3.7/css/bootstrap.min.css">
 
 <script src="https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/3.1.1/jquery.min.js"></script>
 
 <script src="https://maxcdn.bootstrapcdn.com/bootstrap/3.3.7/js/bootstrap.min.js"></script>
 
</head>
 
<body>
 
 <div class="embed-responsive embed-responsive-16by9" style="height:100vh">
 
 <iframe class="embed-responsive-item" src="https://domain.com"></iframe>
 
 </div>
 
</body>
 
</html>

Kemudian, gantiĀ domain.comĀ diĀ  barisĀ  <iframe class=ā€embed-responsive-itemā€ src=ā€https://domain.comā€></iframe> dengan domain yang ingin Anda gunakan untuk masking domain.

Jika sudah, simpan file dengan klikĀ Save ChangesĀ di pojok kanan atas.

Dengan demikian, Anda telah berhasil melakukan masking domain.

Sudah Tahu Apa Itu Domain Masking, Kan?

Domain masking adalah salah satu cara untuk mengarahkan pengunjung website dari satu URL ke URL lainnya. Cara tersebut merupakan solusi jika Anda ingin mengubah alamat website gratis atau menyembunyikan kode tracking atau referral di URL.

Soni Indratmoko

Penulis aktif di Pediaon yang membahas teknologi, website, WordPress, digital marketing, dan berbagai tutorial internet.
ARTIKEL

Lainnya