Blog Pediaon

Yogyakarta

DIY, Indonesia

Punya Pertanyaan?

(+62) 821 3688 3308

Kirim Email Anda

[email protected]



Home / Blog / Cara Membuat Subdomain di cPanel

Cara Membuat Subdomain di cPanel

šŸ“… September 14, 2026 šŸ“‚ Domain, Teknologi

Anda punya website dan ingin membuat laman khusus seperti forum atau blog? Tak usah beli domain baru, bikin subdomainnya aja.

Subdomain merupakan anak dari domain utama Anda. Format dari subdomain ini ialahĀ subdomain.domainanda.comĀ atau dapat diakses melaluiĀ domainanda.com/subdomain.

Cara membuat subdomain ini juga tidak sulit, kok. Di artikel ini kami akan jelaskan cara membuat subdmain sendiri di cPanel. Simak tutorialnya di berikut ini!

Apa itu Subdomain?

Subdomain adalah ekstensi dari sebuah domain. Subdomain memiliki fungsi yang terpisah dariĀ nama domainĀ utama, sehingga dapat Anda gunakan untuk menginstal website lain.

Misalnya Anda memiliki domainĀ domainanda.com.Ā Kemudian, Anda ingin membuat forum atau blog untuk domain utama. Forum atau blog ini dapat Anda letakkan di domain utama Anda menggunakan subdomain. Anda dapat menginstalnya padaĀ forum.domainanda.comĀ danĀ blog.domainanda.com.

Subdomain tersebut juga dapat diakses melaluiĀ domainanda.com/forumĀ danĀ domainanda.com/blog.

Nah, itu tadi pengertian subdomain dan sepintasĀ perbedaan domain dan subdomain.

Cara Membuat Subdomain dengan Mudah

Berikut ini cara membuat subdomain sendiri di cPanel yang bisa Anda ikut!

1. Login ke cPanel Hosting Anda

Langkah pertama, cara membuat subdomain adalah login ke cPanel hosting Anda. Jika Anda pengguna hosting Hostinger, Anda bisa login cPanel melalui member area.

Tinggal pilih menuĀ Layanan Anda > Hosting > Kelola Hosting.Ā Anda akan melihat akan melihat menu dari cPanel. Selanjutnya klikĀ All Features.

2. Pilih Menu Subdomains

Setelah login cPanel, pilih menuĀ SubdomainsĀ pada tab Domain.

3. Buat Menu Subdomain Anda

Di dalam menu subdomain itu, masukkan nama dan subdomain yang Anda inginkan. Berikut detail penjelasannya:

  • Subdomain – Isi dengan nama subdomain yang ingin Anda gunakan. Pada bagian ini hanya ekstensi subdomain yang dimasukkan.
  • Domain – Silakan pilih domain yang ingin Anda tambahkan subdomain.
  • Document Root – Folder dari subdomain. Folder ini dibuat dalam direktoriĀ public_html.

Setelah itu klikĀ CreateĀ untuk membuat subdomain. Jika telah berhasil akan muncul pesan seperti berikut.

4. Upload File ke Folder Subdomain

Setelah berhasil membuat subdomain, akan ada folder baru diĀ public_htmlĀ dengan nama sesuai dengan subdomain yang Anda buat. Di contoh ini kami membuat dengan nama ā€œsubdomainā€, maka akan ada folder dengan nama subdomain.

Nah, sekarang Anda tinggal upload file website ke folder tersebut. Jika subdomain yang dibuat berasal dariĀ Addon Domain, folder dari subdomain akan berada di dalam direktori addon domain. Sebagai contoh:Ā public_html/direktori_addon_domain/direktori_subdomain.

5. Cara Menghapus Subdomain

Jika subdomain tidak lagi diperlukan atau terjadi kesalahan penulisan nama, Anda dapat menghapusnya. Subdomain dapat dihapus dengan menekan tombolĀ RemoveĀ pada menuĀ Subdomains.

Setelah itu, silakan tekan tombolĀ Delete Subdomain.

Nah, itu tadi tutorial cara membuat subdomain.

Buat Subdomain Sendiri dengan Mudah, Sekarang!

Kini Anda telah memahami tutorial cara membuat subdomain dari domain utama Anda. Mudah, bukan? Jika pada langkah berikut ini terjadi kesalahan, silakan hubungi penyedia layanan hosting Anda.

Penggunaan subdomain dapat cukup efektif membantu Anda membuat laman website tanpa perlu membeli domain baru. Baik itu forum, blog, toko online, dan lainnya. Anda hanya cukup menginstal website pada subfolder domain utama Anda.

Soni Indratmoko

Penulis aktif di Pediaon yang membahas teknologi, website, WordPress, digital marketing, dan berbagai tutorial internet.
ARTIKEL

Lainnya

2 Responses