Blog Pediaon

Yogyakarta

DIY, Indonesia

Punya Pertanyaan?

(+62) 821 3688 3308

Kirim Email Anda

[email protected]



Home / Blog / Cara Install Laravel di cPanel Hosting

Cara Install Laravel di cPanel Hosting

šŸ“… June 26, 2026 šŸ“‚ Hosting, Teknologi

Apa itu Laravel?

Laravel adalahĀ framework PHP yang dibuat dengan tujuan memudahkanĀ developerĀ untuk mengembangkan situs web dengan sederhana, elegan, menyenangkan, dan ekspresif.

Framework Laravel diluncurkan sekitar tahun 2011 dan sekarang sudah banyak dikenal dan digunakan di berbagai situs web karena sifatnya yang elegan dan dinamis.Ā FrameworkĀ ini juga terkenal dengan dokumentasinya yang lengkap dan selaluĀ up to date, tak heran jika banyak orang yang ingin belajar laravel.

MVC atau Model, View, Controller menjadi pondasi Laravel yang dilengkapi dengan tool teks perintah (command line) yang bernama ā€œArtisanā€ yang bisa digunakan untuk packaging bundle dan instalasi bundle melaluiĀ command prompt.

Laravel bukan satu-satunya framework PHP yang saat ini populer, ada beberapa framework lain juga yang sama populernya, seperti Codeigniter, Symfony, Phalcon, Yii, dan lain sebagainya.

Kelebihan Laravel

Dan, apa keuntungan dan kelebihan menggunakan Laravel?

Sederhananya, kita bagi menjadi tiga, yaitu Expressif, Simple, dan Accessible.

  • Expressif, artinya ketika menggunakan Laravel, programmer diharapkan memahami langsung kegunaan dari suatu sintaks meskipun belum mempelajari atau bahkan menggunakannya.
  • Simple, artinya tidak perlu mendeklarasikan banyak fungsi untuk mengambil beberapa data. Sebagai contoh kita ingin mengambil semua data yang ada di dalam table users, maka hanya perlu membuat class model bernama user: kemudian memasukan semua data dari tabel users tersebut dengan cara sebagai berikut:

$all_user = User::all();

  • Accessible, artinya Laravel dapat dijangkau dengan mudah. Dokumentasi framework ini dibuat selengkap mungkin sehingga jika terdapat rilis terbaru akan segera mendapatkan panduan bagaimana cara menggunakannya.

Laravel di Softaculous

SoftaculousĀ adalahĀ auto-installerĀ ā€˜aplikasi instalasi otomatis’ untukĀ cPanelĀ danĀ DirectAdmin. Tersedia ratusan skrip dan ribuan PHP Class yang dapat dipasang di hosting. Proses instalasi sangat mudah dan sederhana.

Di Softaculous, Laravel dapat diinstall dengan mudah.

Cara Install Laravel di cPanel

Cara install Laravel di cPanel setidaknya terdapat lima langkah sederhana yang perlu dilakukan, yaitu:

  • Login ke cPanel
  • Akses Fitur Softaculous Apps Installer
  • Menjalankan Script instalasi Laravel
  • Pengaturan Software Setup
  • Pengecekan

Kelima langkah itu akan secara otomatis menginstall Laravel di hosting sesuai dengan domain yang dipilih.

Kebutuhan yang Perlu Dipersiapkan

Apa yang diperlukan sebelum menerapkan cara install Laravel?

  • Akses ke akun cPanel.
  • Pastikan Hosting Anda mendukung Laravel.

Bagi Anda pengguna layanan hosting di Hostinger tidak perlu khawatir, karena hosting tersebut sudah sepenuhnya mendukung penggunaan Laravel dan percobaan pada artikel ini menggunakan salah satu layanan hosting dari Hostinger.

Bagi Anda yang belum mempunyai hosting dan ingin mendapatkan layanan hosting dengan dukungan Laravel, silakan kunjungi halamanĀ web hosting IndonesiaĀ untuk mendapatkan layanannya dengan mudah.

Langkah-langkah Install Laravel di cPanel

Cara install Laravel di cPanel dapat diikuti melalui panduan di bawah ini.

Langkah 1 – Login cPanel Hosting

Langkah install Laravel di cPanel yang pertama adalah melakukan akses ke cPanel. Anda dapat membuka cPanel dengan mengakses URL:Ā https://namadomain/cpanel

Atau dapat mengikuti panduanĀ Cara Membuka cPanel Melalui Android dan DesktopĀ untuk membuka cPanel melalui Android.

Langkah 2 – Akses Fitur Softaculous Apps Installer

Di halaman utama cPanel, klik Softaculous. Akan lebih mudah jika Anda menggunakan kolom pencarian untuk membuka fitur ini.

Langkah 3 – Menjalankan Script instalasi Laravel

Di halaman utama Softaculous terdapat beberapa pilihan script yang bisa dijalankan. Gunakan kolom pencarian kembali untuk mencari Laravel.

Saat halaman instalasi Laravel terbuka, di sana akan terdapat beberapa informasi, termasuk update terakhir maupun alokasi penyimpanan dan fitur-fitur terbarunya.

Anda tinggal klikĀ ā€œInstall Nowā€Ā untuk mengakses halamanĀ Software Setup.

Langkah 4 – Pengaturan di Software Setup

Isi kolom sesuai dengan petunjuk.

Keterangan:

  • Quick Install, pilihan ini untuk melakukan proses instalasi secara lebih sederhana, hanya memilih folder penyimpanan dan domain saja.
  • Choose Protocol, pilihan ini untuk memilih protokol apa yang ingin dipakai: HTTPS atau HTTP. Jika domain sudah menggunakan SSL, maka disarankan untuk menggunakan protokol HTTPS.
  • Choose Domain, pilihan ini untuk memilih domain yang akan diinstall dengan Laravel. Jika domain yang dimaksud tidak ada, kemungkinan domain belum terhubung ke hosting, jadi harus dihubungkan terlebih dahulu.
  • In Directory, pilihan ini untuk memilih folder penyimpanan yang akan digunakan untuk Laravel. Jika ingin menyimpan di folder utama, cukup membiarkan kolom terisiĀ http://mydomain/Ā atau jika ingin menyimpan di ā€œfoldersayaā€Ā maka diisiĀ http://mydomain/foldersaya.Ā Ā 
  • Backup Location (Advance Mode), pilihan ini untuk menentukan folder yang digunakan untuk mem-backupĀ folder Laravel.
  • Email installation details to, masukkan email jika ingin mendapatkan informasi ke email jika proses instalasi sudah selesai.

Periksa kembali, pastikan tidak ada ada kesalahan.

Langkat selanjutnya adalah klik tombolĀ ā€œInstallā€Ā untuk melanjutkan proses instalasi.

Catatan! Jika pada saat proses instalasi munculĀ ā€œAn installation already exists at https://duniakaktus.com as per our records. To re-install the application please uninstall the existing installation!ā€. Maka bisa jadi sudah ada instalasi sistem lain yang ada di domain itu, hapus terlebih dahulu kemudian ikuti kembali proses cara instalasi Laravel.

Langkah 5 – Selesai! Laravel Berhasil Diinstall

Jika proses instalasi sudah berhasil dan tidak ada masalah, maka akan muncul informasi sebagai berikut.

AksesĀ https://namadomain/Ā atauĀ https://namadomain/Ā untuk mengecek hasil instalasi, pada contoh di atas saya menggunakan folder utama di public_html.

Panduan Upload File Laravel ke cPanel Hosting

Kebutuhan yang Perlu Dipersiapkan

Apa yang diperlukan sebelum menerapkan cara install Laravel?

  • Akses ke akun cPanel
  • File backup Laravel

Langkah-langkah Upload File Laravel ke cPanel Hosting

Catatan!Ā Ada dua cara upload Laravel ke hosting: (1) Menggabungkan folder ā€œpublikā€ dengan folder ā€œlaravelā€. (2) Memisahkan folder ā€œpublicā€ dengan folder ā€œlaravelā€. Supaya mudah, kita akan menggunakan cara yang pertama terlebih dahulu.

Pada panduan ini kita akan memindahkan file dari akses localhost ke domainĀ https://duniakaktus.com/public.

Langkah 1 – Mengarahkan Rute ke Folder Laravel

Secara default, Laravel akan mengakses folder root Laravel dan tidak langsung mengakses folderĀ publicĀ miliknya. Sehingga perlu dibuatkan rute agar ketika mengakses domain, maka akses langsung diarahkan ke fileĀ index.phpĀ di folderĀ ā€œpublicā€.

Caranya? Buat file index.php di dalam folder root Laravel.

Kemudian isi dengan script berikut:

<?php

header(ā€˜Location: public/’);

Simpan dan pastikan ketika mengakses domain atau localhost langsung mengarah ke halaman Laravel.

Cara ini adalah salah satu cara yang dapat dipakai, cara lainnya adalah dengan memodifikasi file .htaccess pada root folder Laravel di hosting.

Langkah 2 – Compress Seluruh File Laravel

Langkah selanjutnya adalah mengumpulkan seluruh file Laravel menjadi satu buah file dengan cara di-compress. Agar dapat di ekstrak di cPanel, gunakan ekstensi .zip pada file.

Langkah 3 – Akses Halaman cPanel Hosting

Langkah cara upload file Laravel ke cPanel selanjutnya adalah melakukan akses ke cPanel. Anda dapat membuka cPanel dengan mengakses URL:Ā https://namadomain/cpanel.

Langkah 4 – Klik Fitur ā€œFile Managerā€

Gunakan kolom pencarian untuk mencari fitur File Manager, kemudian akses fitur tersebut.

Langkah 5 – Upload File Laravel

Arahkan navigasi ke folder root yang ingin digunakan untuk penyimpanan Laravel.

Catatan! Pada contoh menggunakan folder utamaĀ public_html, sehingga file zip dari lokal diunggah di folder tersebut. Anda dapat mengunggah file zip keĀ public_html atau folder lain yang ingin digunakan untuk mengakses file Laravel.

Saat file zip sudah terupload, klik kanan file itu danĀ ā€œExtractā€, maka susunan file dan folder akan sesuai dengan yang di atas.

Langkah 6 – Tes Hasil Upload File Laravel

Pengecekan dapat dilakukan dengan mengakses domain atau subdomain yang digunakan untuk menyimpan file Laravel.

Kesimpulan

Cara install Laravel dapat lebih mudah dilakukan menggunakan fitur Softaculous yang ada di cPanel. Prosesnya tidak membutuhkan waktu yang lama dan hanya membutuhkan beberapa langkah saja secara otomatis Laravel dapat terinstall. Proses upload file Laravel ke hosting juga dapat dilakukan dengan cara yang sederhana dan ringkas seperti melakukan upload file situs web dengan framework lain.

Setelah mengikuti panduanĀ Panduan Upload dan Cara Install Laravel di cPanel Hosting, Anda bisa mengembangkan website sesuai dengan kebutuhan.

Soni Indratmoko

Penulis aktif di Pediaon yang membahas teknologi, website, WordPress, digital marketing, dan berbagai tutorial internet.
ARTIKEL

Lainnya

One Response