Saat membangun website, Anda tentu perlu membeli alamat websitenya juga. Nah, domain adalah hal yang Anda butuhkan. Masalahnya, terkadang domain yang Anda incar sudah ada yang punya. Jadi, sebelum membeli domain, ada baiknya Anda cek pemilik domain websitenya terlebih dahulu.
đ Daftar Isi
Dengan mengetahui si pemilik domain, Anda bisa saja coba membeli domain dari si pemiliknya langsung. Jadi, Anda bisa memiliki domain pilihan Anda.
Tapi, bagaimana sih cara cek pemilik domain? Di artikel ini, kita akan membahasnya secara lengkap. Yuk simak sampai akhir!
Cara Cek Pemilik Domain Ga Sampe 1 Menit!
Anda bisa menemukan informasi kepemilikan domain dengan menggunakan WHOIS, yaitu layanan internet yang menyediakan informasi detail tentang suatu domain. Salah satu situs WHOIS yang bisa Anda gunakan adalah WHOIS Hostinger. Begini caranya:
- Buka halaman pengecekan WHOIS di Hostinger (https://www.hostinger.com/id/whois)
- Masukkan alamat web atau domain yang ingin Anda ketahui informasi kepemilikannya
- Klik Cek Sekarang atau tekan Enter
- Informasi terkait alamat website tersebut pun akan muncul
Selama pemilik domain tidak menggunakan layanan proteksi whois atau whois protection, berarti Anda masih dapat melihat informasi kontak pemilik domain tersebut.
Layanan tersebut berfungsi untuk melindungi data dan informasi pribadi pemilik domain. Anda jadi tidak dapat melihat detail informasi pribadi pemilik domain tersebut jika pemilik domain mengaktifkan layanan proteksi whois.
Jika pemilik domain tidak memproteksi informasi kepemilikannya, biasanya informasi yang akan Anda temukan berupa:
- Di mana domain tersebut didaftarkan
- Identitas pemilik domain seperti nama, alamat email dan nomor telepon pemilik domain
- Tanggal domain didaftarkan
- Tanggal kadaluarsa domain
- Alamat IP pemilik domain
Rekomendasi Website untuk Cek Pemilik Domain
Saat ini, ada banyak website yang bisa Anda gunakan untuk cek pemilik domain. Berikut beberapa listnya:
- whois.net
- who.is
- whois.domaintools.com
- Better Whois
- All Whois
- dan masih banyak lagi
Sudah Cek Pemilik Domain, Lalu Bagaimana?Â
Sekarang Anda sudah mengetahui pemilik domain yang Anda cari, bukan? Lalu apa yang bisa Anda lakukan dengan informasi tersebut? Simak tipsnya di bawah ini.
1. Bernegosiasi dengan Pemilik Domain
Anda masih bisa mengupayakan untuk memiliki domain pilihan Anda meski telah dipakai oleh lain. Anda bisa menghubungi pemilik domain melalui email ataupun nomor telepon. Lalu beritahukan minat Anda untuk membeli nama domain tersebut.
Harga yang perlu Anda keluarkan mungkin akan lebih mahal. Namun, informasi tanggal kadaluarsa yang tertera dapat membantu Anda menentukan penawaran yang tepat. Misalnya waktu kadaluarsa hanya tersisa beberapa bulan lagi, Anda bisa menawar harga sesuai sisa kadaluarsa.
Intinya, di sini Anda mencoba bernegosiasi dengan pemilik domain untuk mendapatkan domain website impian Anda.
2. Beli Domain dengan Ekstensi Lain
Jika akhirnya Anda tidak bisa mendapatkan domain tersebut, Anda bisa membuat domain website yang baru. Anda bisa mengganti extensi domainnya saja. Misalnya, Anda ingin membuat website dengan nama domain jualkomputer.com.
Namun, karena domain tersebut telah dimiliki orang lain, Anda bisa memilih extensi domain lain. Ada banyak pilihan extensi domain yang bisa Anda pakai, seperti .CO, .TECH, .WEBSITE, dan masih banyak lagi.
3. Pakai Layanan Proteksi WhoisÂ
Oh ya, jika Anda ingin memproteksi informasi kepemilikan domain, Anda bisa menggunakan layanan proteksi whois dari Whois Hostinger. Untuk cara mendapatkannya, Anda bisa menghubungi tim customer success melalui laman member area. Caranya, ikuti langkah berikut ini.
- Login ke member area Hostinger.
- Di menu sebelah kiri, klik menu Layanan Anda > Domain. Lalu, klik Kelola Domain pada domain yang Anda pilih:
- Klik menu tab Whois, kemudian klik Aktifkan
- Kemudian akan muncul popup. Klik Ya untuk melanjutkan.
- Terakhir Anda akan diarahkan ke tab Tagihan. Segera lakukan pembayaran sesuai tagihan.
- Konfirmasi pembayaran melalui tautan yang tersedia di email. Lalu, Anda dapat konfirmasi ke tim customer success supaya whois protect dapat segera diaktifkan.
Kini whois protect Anda telah diaktifkan, informasi pribadi whois Anda tidak akan dapat dilihat oleh orang lain saat mengecek informasi kepemilikan.
Yuk Cek Pemilik Domain dari Website yang Anda Inginkan!
Setelah menentukan nama domain dan mengecek ketersediaan nama domain, segera daftarkan nama domain Anda sebelum diambil orang lain.