Blog Pediaon

Yogyakarta

DIY, Indonesia

Punya Pertanyaan?

(+62) 821 3688 3308

Kirim Email Anda

[email protected]



Home / Blog / Briefly Unavailable for Scheduled Maintenance dan Cara Mengatasinya

Briefly Unavailable for Scheduled Maintenance dan Cara Mengatasinya

šŸ“… September 5, 2026 šŸ“‚ Teknologi, Website, WordPress

Bagi pengguna WordPress, mungkin Anda pernah menemui pesan ’Briefly unavailable for scheduled maintenance. Check back in minute’. Hal ini menyebabkan website Anda tidak dapat diakses. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena penanganannya sebenarnya cukup mudah.

Penyebab dari error ini adalah terjadinya masalah saatĀ updateĀ website. Ketika prosesĀ updateĀ gagal, website akan diarahkan ke modeĀ maintenance.

Nah, di artikel ini kami akan menjelaskan langkah mengatasi error tersebut. Simak sampai selesai ya.

Mengapa Muncul Briefly Unavailable for Scheduled Maintenance Error?

Sebenarnya, errorĀ briefly unavailable for scheduled maintenance error. Check back in minuteĀ adalah semacam notifikasi bahwa website Anda sedang dalam proses update. Pesan tersebut akan tetap muncul selama proses belum selesai.

Ketika proses update dijalankan, WordPress akan secara otomatis membuat fileĀ .maintenanceĀ yang bertugas untuk memberikan notifikasi. Pesan inilah yang akan dilihat oleh pengunjung website Anda.

Jika proses pembaruan berjalan lancar, maka fileĀ .maintenanceĀ akan dihapus secara otomatis.

Sayangnya, tak jarang terjadi kendala. Walaupun proses update berhasil, terkadang fileĀ .maintenanceĀ tersebut tidak hilang. Penyebabnya, bisa karena kendala server yang tidak berjalan dengan baik.

Hal itulah yang membuat website tetap menampilkan pesan seperti di atas walaupun proses update telah selesai. Lalu, bagaimana cara mengatasi masalah tersebut?

Cara Mengatasi Briefly Unavailable for Scheduled Maintenance Error di WordPress

ErrorĀ briefly unavailable for scheduled maintenance. Check back in minuteĀ memang terkait dengan modeĀ maintenanceĀ yang aktif di WordPress.

Untuk mengatasi error seperti ini, Anda bisa menghapus fileĀ .maintenanceĀ melalui FTP atau cPanel. Pada contoh kali ini Anda akan belajar cara melakukannya dengan menggunakan FTP.

Langkah pertama, buka FTP client Anda. Kemudian, Anda bisa mencari fileĀ .maintenance. File ini terletak di dalam folderĀ public_html. Jika Anda tidak menemukan file tersebut, centang bagianĀ Force showing hidden filesĀ untuk melihat file yang tersembunyi.

Setelah berhasil menemukan fileĀ .maintenance, Anda bisa menghapus file tersebut. Kemudian, cobalah untuk membuka website Anda kembali.

Jika pada tahap ini website Anda masih tidak bisa dibuka, maka Anda perlu melakukan sedikit perubahan pada fileĀ wp-activation.php. Langkah ini bisa Anda lakukan menggunakanĀ  FTP Client di direktori yang sama dengan fileĀ .maintenance.

Pertama, Anda bisa mencari kodeĀ define (ā€˜WP_INSTALLING’, true)Ā dan mengubahnya menjadiĀ define (ā€˜WP_INSTALLING’, false)Ā di dalam fileĀ wp-activation.php. Setelah itu, coba buka kembali website Anda. Jika langkah yang Anda lakukan sudah benar, website Anda akan bisa diakses kembali.

Lalu, apa yang bisa Anda lakukan supayaĀ briefly unavailable for scheduled maintenance errorĀ tidak terjadi lagi?

Cara Mencegah Maintenance Error di WordPress

Cara terbaik untuk mencegahĀ briefly unavailable for scheduled maintenance errorĀ adalah dengan memastikan prosesĀ updateĀ website berjalan lancar.

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan. Yang utama, Anda bisa memilih layananĀ web hostingĀ yang sesuai dengan kebutuhan. Sebab, dengan spesifikasi yang pas, website Anda tidak mudah mengalami error terkait storage atau bandwidth.

Jika dirasa kebutuhan paket hosting sudah tidak sesuai, Anda bisa melakukan upgrade. Namun, jika belum memiliki keinginan untukĀ upgrade, lakukanlah prosesĀ update pluginĀ danĀ theme satu per-satu. Tujuannya, agar tidak membebani website.

Cara Melakukan Kustomisasi Tampilan Maintenance Mode

Seperti yang kita tahu,Ā briefly unavailable for scheduled maintenance errorĀ menyebabkan website tidak bisa diakses penuh. Namun, hal ini hanya berlangsung sementara. Nah, untuk memastikan pengunjung tahu, ada baiknya Anda melakukan kustomisasi tampilanĀ maintenance modeĀ dengan informasi yang sesuai.Ā 

Ada 2 cara untuk melakukan kustomisasi tampilan, yaitu dengan menggunakanĀ pluginĀ atauĀ coding.

Jika ingin menggunakanĀ plugin,Ā Anda bisa memasangĀ SeedProd.

Plugin ini memungkinkan Anda menampilkan halaman error dengan lebih menarik. Anda bebas memilih beberapa template yang disediakan untuk menampilkan halaman atauĀ maintenance.

Jika ingin melakukannya secara manual, Anda bisa membuat file bernamaĀ maintenance.phpĀ dengan menggunakanĀ text editorĀ seperti Notepad++. Kemudian paste kode di bawah:

<?php
$protocol = $_SERVER["SERVER_PROTOCOL"];
if ( 'HTTP/1.1' != $protocol && 'HTTP/1.0' != $protocol )
$protocol = 'HTTP/1.0';
header( "$protocol 503 Service Unavailable", true, 503 );
header( 'Content-Type: text/html; charset=utf-8' );
?>
<h2>Website sedang dalam tahap perbaikan</h2>

Selanjutnya, upload file tersebut pada folderĀ wp-content.

Anda bisa menuliskan informasi sesuai kebutuhan Anda. Jika menggunakan kode di atas, contoh hasilnya seperti ini:

Kesimpulan

Langkah melakukan update WordPress sangat disarankan. Sayangnya, bisa saja terjadiĀ errorĀ seperti munculnya errorĀ briefly unavailable for scheduled maintenance. Check back in minute. Hal ini menyebabkan website masuk ke mode maintenance sehingga tidak bisa diakses.

Untungnya, Anda sudah belajar cara mengatasiĀ errorĀ tersebut dengan mudah. Jadi, Anda tinggal menerapkannya baik dengan plugin atau coding sendiri.

Selamat mencoba dan semogaĀ errorĀ pada website Anda dapat segera teratasi.

Soni Indratmoko

Penulis aktif di Pediaon yang membahas teknologi, website, WordPress, digital marketing, dan berbagai tutorial internet.
ARTIKEL

Lainnya