Saat calon visitor website mau mengakses sebuah situs, apa yang akan mereka ketikkan ke mesin pencari? Anda bisa menyebutnya domain atau alamat website, tapi sebenarnya, ada istilah second level domain.
š Daftar Isi
- Apa yang Dimaksud dengan Second Level Domain?
- Mengapa Second Level Domain Penting?
- 1. Membangun Kesan PertamaĀ
- 2. Meningkatkan Branding Website
- 3. Sebagai Pedoman untuk Email Bisnis
- 4. Mendongkrak Performa SEO
- Contoh Second Level Domain
- 1. Pediaon.com
- 2. Paketpernikahan.co.id
- 3. Therichjogjahotel.com
- 1. Gunakan Brand Anda atau Kata Kunci Tertentu
- 2. Hindari Menggunakan Angka, Singkatan, dan Tanda Hubung
- 3. Daftarkan SLD untuk Durasi yang Panjang
- Yuk Tentukan Second Level Domain Anda Sekarang!
Percaya tidak percaya, second level domain adalah bagian domain yang akan paling diingat pengunjung website Anda. Sebab, second level domain atau SLD menyerupai nama website.
Misalnya, Wikipedia.org. Wikipedia adalah SLD situs ensiklopedi tersebut. Biasanya, orang-orang akan mengatakan, āCoba deh cek di Wikipediaā daripada āCoba cek di Wikipedia.orgā.
Tapi, itu baru segelintir info tentang SLD. Anda akan lebih jauh memahami apa itu second level domain setelah membaca artikel ini sampai akhir.
Apa yang Dimaksud dengan Second Level Domain?
Second level domain adalah nama domain Anda. Pediaon.com, misalnya, punya SLD āPediaon.ā
Yang pasti, second level domain selalu berada di sebelah kiriĀ ekstensi domainĀ alias sisi depan domain.
Bukan hanya sebagai identitas website, manfaat second level domain cukup penting. Anda akan mengetahui pada pembahasan berikutnya.
Mengapa Second Level Domain Penting?
Second level domain penting karena ini mempengaruhi performa hingga kredibilitas website Anda. Kira-kira, ini manfaat second level domain:
1. Membangun Kesan PertamaĀ
Second level domain kemungkinan besar adalah kata pertama yang orang baca saat melihat domain website Anda. Oleh sebab itu, SLD ikut membangun kesan pertama calon pengunjung terhadap situs Anda.
Misalnya, kalau Anda mendengar domain sewajas.com, pasti yang terlintas di pikiran Anda yaitu website tersebut menawarkan persewaan jas.
2. Meningkatkan Branding Website
Salah satu cara termudah untuk meningkatkanĀ brandingĀ yaitu menjadikannya SLD. Sebab, second level domain adalah hal yang biasanya paling diingat orang untuk berkunjung ke website tertentu.
3. Sebagai Pedoman untuk Email Bisnis
Tahukah Anda bahwa namaĀ email bisnisĀ mengikuti second level domain yang Anda gunakan?
Misalnya saja, Pediaon punya website pediaon.com. Maka dari itu, setiap karyawan dan hingga tim resmi dalam Pediaon punya email dengan embel-embel namakaryawan/[email protected].
Dengan email bisnis yang sejalan dengan domain website, kesan profesionalnya pun lebih kuat karena email terlihat lebih resmi.
4. Mendongkrak Performa SEO
SLD dapat mendongkrak performaĀ SEOĀ Anda. Alasannya, SLD adalah keyword yang orang-orang masukkan ke mesin pencari untuk menuju website Anda.
Itu sebabnya, terkadang beberapa brand menyelipkan kata kunci tambahan untuk memperjelas konteks website. Misalnya, lokasi bisnis, seperti jasaweddingjogja.com.
Contoh Second Level Domain
Ini dia beberapa contoh second level domain yang bisa Anda jadikan inspirasi:
1. Pediaon.com
Contoh second level domain yang pertama, pediaon.com. Pediaon memasang nama brand-nya sebagai SLD.
Nah, Anda juga bisa kok menggunakan nama brand, proyek, ataupun merek dagang yang sudah terdaftar, menjadi SLD website.
2. Paketpernikahan.co.id
Selanjutnya, paketpernikahan.co.id. Sebenarnya, ini adalah website milik Makna Wedding.
Faktanya, Anda memang tidak harus menggunakan nama brand sebagai SLD. Melainkan, bisa memakai kata kunci tertentu yang menunjukkan layanan Anda sekaligus mendongkrak performa SEO.
3. Therichjogjahotel.com
Selain menjadikan kata kunci tertentu sepenuhnya sebagai SLD, Anda juga bisa kok memakai nama brand dan menambahkan keyword juga. Seperti keyword yang berhubungan dengan lokasi bisnis Anda. Misalnya, therichjogjahotel.com.
Dengan begitu, Anda lebih mudah menjaring target audiens spesifik dan juga meningkatkan local SEO. Local SEO adalah optimasi rank website agar muncul di halaman teratas pencarian lokal.
Yap, itu tadi beberapa contoh second level domain dari berbagai website bisnis di Indonesia.
Ini dia tips menentukan second level domain terbaik untuk website:
1. Gunakan Brand Anda atau Kata Kunci Tertentu
Tips pertama, gunakanlah nama brand Anda ataupun kata kunci tertentu. Kami akan menjelaskannya satu per satu.
Jika Anda sudah memiliki brand atau bahkan sudah mendaftarkannya secara hukum, memakai nama brand sebagai SLD adalah pilihan tepat. Selain meningkatkan branding, email bisnis Anda nantinya juga terlihat lebih kredibel.
Tapi kalau brand Anda masih dalam proses ataupun Anda ingin menguasai hasil pencarian pada satu keyword tertentu, bisa juga kok menjadikannya SLD. Yang penting, keyword harus mudah diingat dan dieja.
2. Hindari Menggunakan Angka, Singkatan, dan Tanda Hubung
Adanya angka, singkatan, dan tanda hubung akan menyulitkan SLD untuk diingat ataupun diketikkan. Jadi, sebaiknya SLD hanya memuat susunan huruf yang sederhana saja.
3. Daftarkan SLD untuk Durasi yang Panjang
Sebelum membeliĀ domain, pikirkan dahulu apakah Anda akan membutuhkan SLD tersebut dalam jangka panjang. Sebab, pembelian domain itu durasinya terbatas.
Kalau Anda hanya sewa domain setahun, kalau waktunya sudah lewat, domain tersebut boleh dibilang tidak bertuan sehingga siapapun bisa mengambilnya.
Maka dari itu, sebaiknya daftarkan SLD Anda untuk durasi yang panjang atau beberapa tahun.
Yuk Tentukan Second Level Domain Anda Sekarang!
Ada banyak pertimbangan untuk menentukan second level domain terbaik bagi sebuah website. Tapi yang jelas, jika Anda memilihnya dengan tepat, SLD akan memberi dampak yang cukup positif.
Pertama, SLD akan menciptakan kesan pertama alias persepsi visitor terhadap situs Anda. Kalau SLD Anda mudah diingat, tentu branding bisnis makin oke. Apalagi, jika email bisnis Anda juga sejalan dengan nama SLD.
Dari sisi teknis, SLD juga mampu meningkatkan performa SEO. Baik untuk pencarian secara global ataupun lokal.
Nah kalau Anda sudah memutuskan apa second level domain Anda, jangan lupa pilih penyedia domain terpercaya.