Blog Pediaon

Yogyakarta

DIY, Indonesia

Punya Pertanyaan?

(+62) 821 3688 3308

Kirim Email Anda

[email protected]



Home / Blog / Panduan Menggunakan Reusable Blok Gutenberg di WordPress

Panduan Menggunakan Reusable Blok Gutenberg di WordPress

šŸ“… September 15, 2026 šŸ“‚ Teknologi, Website, WordPress

SejakĀ update 5.0 di tahun 2018Ā silam, editor WordPress berubah menjadi Gutenberg yang mengusung Block Based User Interface. Di mana tampilan editor tersusun dari kotak (block) yang bisa dipindah-pindah hanya dengan menggesernya saja.

Nah, salah satu fitur ā€œrahasiaā€ Gutenberg yang tak banyak orang ketahui adalah reusable blok. Padahal, fitur ini bisa mempermudah pengalaman Anda dalam membuat post di WordPress, lho.

Penasaran tentang apa itu reusable blok dan cara menggunakan reusable blok? Tenang, kami akan menjelaskan semuanya di artikel ini.

Apa Itu Reusable Blok?

Singkatnya, reusable blok adalah kotak yang bisa Anda gunakan lagi karena sudah disimpan sebelumnya. Sehingga Anda bisa menghemat waktu dan tenaga karena tak perlu membuat kotak-kotak yang sama lagi dari nol.

Anda bisa menyimpan berbagai jenis kotak dengan reusable blok. Mulai dari yang simpel seperti teks, gambar danĀ CTA, hingga kombinasi berbagai elemen website dalam satu kotaknya.

Dengan kata lain, Anda bisa menyimpan apapun di Gutenberg dengan reusable blok ini. Sangat berguna, bukan?

Cara Menggunakan Reusable Blok Gutenberg

Kami akan membagi panduan cara menggunakan reusable blok menjadi empat bagian. Mulai dari pembuatannya hingga cara menggunakan reusable blok yang barusan dibuat di website lainnya.

1. Membuat Reusable Blok Baru

Sebelum bisa menggunakan reusable block, Anda harus membuatnya terlebih dahulu dengan cara di bawah ini.

  • Pertama, Anda harus membuat atau mengedit post/halaman di website Anda. Setelah masuk ke Gutenberg Editor, klik tombolĀ Add BlockĀ di kiri atas.
  • Anda bisa memilih blok apapun di menu yang terbuka. Sebagai contoh, kami memilih blokĀ ParagraphĀ karena ingin menyimpan paragraf penutup artikel.
  • Setelah selesai membuat blok sesuai kebutuhan, klik blok Anda tersebut lalu klik tiga titik yang muncul di atasnya. Lalu, pilih opsiĀ Reusable Blok.
  • Anda bisa memberikan nama apapun di reusable blok yang barusan dibuat. Namun, usahakan membuat nama yang sesuai dengan blok dan tujuannya dibuat. Sehingga Anda bisa mencarinya dengan mudah saat ingin dipakai nanti. Setelah itu, klikĀ Save.
  • Oh ya, Anda juga bisa menyimpan reusable block untuk dua blok atau lebih, lho. Misalnya, selainĀ ParagraphĀ di atas, kami juga ingin menyimpan blokĀ ButtonĀ sebagai CTA.
  • Lalu, klik tiga titik yang ada di atasnya dan pilihĀ Reusable Blok. Berikan nama, klikĀ SaveĀ dan selesai! Beberapa blok Anda sudah tersimpan dan siap dipakai dengan satu klik saja.

2. Memasukkan Reusable Blok

Setelah reusable blok dibuat, berikut kami berikan cara untuk memasukkannya di post atau halaman website Anda.

  • KlikĀ Add BlockĀ di kiri atas. Lalu, geser ke bawah sampai Anda menemukanĀ Reusable. Klik saja panah yang ada di sampingnya untuk membuka menu yang berisi reusable block yang pernah Anda simpan.
  • Cara lain yang lebih cepat adalah dengan memasukkan nama reusable block Anda di kotak pencarian. Maka dari itu, buatlah nama reusable blok yang mudah diingat dan sesuai kebutuhan.
  • Kemudian, klik saja reusable blok yang ingin Anda gunakan. Ia akan langsung muncul di editor setelahnya. Mudah sekali, bukan?

3. Cara Mengedit Reusable Blok

Bagaimana kalau Anda ingin mengubah isi reusable block? Mungkin menambahkan kata-kata atau sekedar mengganti warnanya? Tak perlu khawatir, Anda juga bisa melakukannya.

Peringatan!

Mengedit reusable blok akan mengganti semua blok di post/halaman sebelumnya dengan reusable blok versi baru. Jadi, misalnya saja Anda mengedit reusable blok untuk mengganti warnanya. Nah, berarti semua post/halaman yang menggunakan reusable blok tersebut juga akan secara otomatis berganti warnanya.

  • Pertama Anda harus klik tombolĀ Add BlockĀ di kiri atas. Lalu, geser ke bawah hingga Anda menemukanĀ Reusable. Klik panah di sampingnya, kemudian pilihĀ Manage all reusable blocks. Anda akan dibawa keluar dari Gutenberg Editor, jadi pastikan post/page sudah Anda simpan dulu sebelumnya.
  • Pilih reusable block mana yang ingin Anda ubah, lalu klikĀ EditĀ di bawahnya.
  • Setelah itu, Anda akan dibawa ke editor. Lakukan perubahan yang Anda inginkan, kemudian klikĀ UpdateĀ di kanan atas.

4. Cara Menggunakan Reusable Blok yang Sama di Website Lainnya

Kelebihan reusable blok lainnya adalah penggunaannya tak hanya terbatas pada satu website saja. Anda juga bisa menggunakan reusable blok yang sama di website lain tanpa perlu membuatnya dari awal. Ini tentu saja sangat berguna bagi Anda yang mempunyai banyak website atau pemilikĀ bisnis jasa pembuatan website.

  • Untuk melakukannya, Anda harus mengklikĀ Add BlockĀ di Gutenberg Editor. Lalu, geser ke bawah hingga menemukan menuĀ Reusable. Klik panah di sampingnya, kemudian pilihĀ Manage all reusable blocks
  • KlikĀ Export as JSONĀ tepat di bawah reusable blok yang ingin Anda gunakan di website lainnya. Dengan begini, reusable blok tersebut akan disimpan di komputer Anda.
  • Nah, setelah itu Anda login ke website lainnya. Ulangi langkah di atas, tapi sekarang Anda harus memilihĀ Import from JSONĀ alih-alih Export as JSON.Ā Kemudian pilih reusable blok yang sudah Anda simpan di komputer tadi melaluiĀ Choose FIle, lalu klikĀ Import.
  • Selesai! Reusable blok Anda sudah siap digunakan di website tersebut. Cukup ikuti langkah nomor dua di atas untuk memasukkannya di post/halaman Anda.

Hemat Tenaga dan Waktu Anda dengan Reusable Blok!

Setelah membaca artikel ini, Anda tak perlu lagi repot-repot membuat blok yang sama dari awal setiap kali membuat post/halaman. Cukup simpan sekali dengan reusable blok dan Anda bisa menggunakan sepuasnya dengan beberapa klik saja. Hemat waktu dan tenaga!

Soni Indratmoko

Penulis aktif di Pediaon yang membahas teknologi, website, WordPress, digital marketing, dan berbagai tutorial internet.
ARTIKEL

Lainnya